SAMSUNG CUCI GUDANG π Galaxy Buds Core Unboxing Indonesia (YouTube Video)
Apa? Samsung rilis TWS R00.000an pakai. Wah, udah di sini, Guys. Yes, ini dia Samsung Galaxy BD score yang dari kemarin kalian semua request langsung gua pesan dan udah nyampai di studionya Basin Rottech. Makanya kita bakal coba testing di video kali ini. Kita unboxing, kita review si Samsung Galaxy Budore. Gila, R00.000-an ribuan aja Samsung lagi. Let's go. [Musik] Maaf guys, openingnya masih efek kopi nih kayaknya ya. Dan ya emang menarik banget dan bisa dibilang kayak Samsung terkesan diam-diam ya ngerilis si Samsung Galaxy Budor ini. Tiba-tiba aja kalian kemarin sempat gua baca di beberapa kolom komentar video botech kalau pengen gua ngecekin nih si Samsung Galaxy Score. Karena memang yang paling menarik pastinya harganya yang katanya cuma Rp700.000-an. Enggak katanya sih emang R799.000 ya Rp800.000 lah kembali 1.000 buat bayar parkir gitu kan. Dan ya yang kita lihat di sini bisa dibilang secara desain memang mirip ya sama Galaxy Budge yang legendaris. Bisa dibilang gitu legendary yang mana jadi favorit dari banyak orang. Gua tahu masih banyak dari kalian pengen tipe earbuds kayak gini yang mana sekarang kan di Galaxy Buds 3 itu udah ganti total ya desainnya ya. Udah kayak Airpods gitu bisa dibilang. Udah enggak Samsung lagi gitu kan. Makanya ketika ini dirilis hmm menarik buat kita coba dan gua penasaran juga pengen coba ngecekin. Jadi langsung aja kita coba unboxing. Oke, ini dia untuk Samsung Galaxy Budore. Nah, ini yang ini warna putih. Dia ada dua warna ya, satu lagi warna hitam. Dan kalau kita cek di box sebenarnya cukup simpel ya, enggak ada apa-apa cuma tulisan ini aja. Galaxy Budore, Bluetooth dan spesifikasinya ya. Jadi mesti pakai smartphone dengan Android 11 ke atas dan punya RAM-nya 1,5 GB. Kalau RAM kalian enggak nyampai 1,5 GB ya gua agak bingung sih. Mungkin karena ini Galaxy Bud Score sendiri tuh seri kalau kita bilang kan mirip FE ya, fan edition ya. Tapi sekarang mungkin udah berubah. Fans-fans itu sebelumnya udah jadi core-nya Samsung gitu kan. Core tuh apa sih intinya gitu kan. Jadi jiwanya Samsung tuh ya ini yang pada beli device-nya core nih. Yang dari segi harga ini benar-benar emang terjangkau banget. Some features may be not available for non Samsung mobile device users karena memang secara fitur kayaknya ini banyak e fitur-fitur yang cuma di-support di HP Samsung. Salah satunya adalah Galaxy AI yang memang cuma ada di HP Samsung gitu. Enggak ada di HP Android lain apalagi iPhone. H. Alright. Uh. Oke, ini dia. Uh. Hmm. Terus di dalamnya sudah selesaikah? Oh, enggak ada apa nih? Oke, ada silikon tips-nya ya. ada empat biji alias dua pasang ya. Jadi mungkin ini yang ukuran large sama yang small yang medium yang terpasang. Terus di bagian sini ada yang menarik yaitu ada karet untuk bagian ee luar ya untuk semacam kayak dekat wing tip-nya. Tapi ini bukan buat wing-nya sih, ini cuma kayak karetnya aja. Mungkin ini ukurannya yang lebih gede gitu ya atau cadangan doang gitu. Nanti kita coba cek. Udah guys enggak ada apa-apa lagi. Jadi kabel aja kita enggak dapat ya. Oke. Jadi ini dia untuk manualnya juga ya. kitab-kitabnya silakan dibaca kalau kalian pengin cek ya. Tadi ada tulisan wing tip, antena, ada touch, ada ear tips-nya dan charging contact plus ada touch sensitive sensor alias itu proximity-nya. Jadi yes, earbuds walaupun R00.000 dia udah ada proximity sensor yang artinya apa? Artinya kalau kalian taruh di kuping kalian, dia bisa auto play dan kalau kalian copot dia bisa auto pause. Oke, tadi baru diinfo untuk segi box memang ini agak beda ya. Kalau sebelumnya tuh Galaxy Bud F dia tipe yang diangkat plek gitu kan. Jadi lebih mewah. Kalau ini kan boknya yang konvensional lah gitu bisa dibilang. Oke, sip. Sekarang kita cekin untuk si earbuds-nya sendiri ya. Nah, ini dari segi finishing finish glossy. Bahannya plastik sih seperti biasa. Ini tuh mirip banget ke bawa kebetulan ada si Budd F di kanan ya. Kalian mungkin enggak bisa lihat bedanya nih kalau dilihat kasat mata. Cuma di bagian belakang aja yang mana ini cuma CE. Sedangkan batch F ini banyak nih tulisan-tulisannya. Mungkin karena faktor FI dijual lebih e banyak negara kayaknya di Eropa juga. Sedangkan si BD Score ini kayaknya cuma di negara-negara tertentu deh kalau enggak salah India, Indonesia ya. Karena kalau gua cek di YouTube review-review-nya yang berada itu di India kebanyakan. And here we go. Tada. Oke, tuh ya. Desain Legendary Galaxy Buds gitu kan. Nah, ini dia, Guys. E, dia full glossy, ya. Sampai ke bodinya juga ini glossy. E, waktu gua buka langsung nongol di smart monitor kita ada tulisan Galaxy Budd score, ada pop up-nya ya buat kita connectin. Karena yes, ini fitur ekosistem dari Samsung sendiri. Kalau kalian yang pakai device-device Samsung ya, tuh ya langsung nongol pop up Galaxy Budd score yang mana kita langsung pairing aja ya, sambil dia akan ee mungkin download beberapa aplikasi atau pluginnya tuh jadi secepat itu dan kebetulan gua juga pakai oh ada telepon pakai Samsung Watch 8 sebentar ada telepon. Oke, there you go. Ya sudah terpairing. Simpel aja tinggal next next next next aja. Dan di sini kita cekin secara fitur-fitur daripada si Galaxy Budge Core. Nah, kalau lihat di aplikasinya enggak terlalu banyak. Ya wajar aja memang karena versi yang bisa dibilang basic ya. Cuma kalau kita cek nih di sini udah ada penghilang kebisingan aktif atau bahasa Inggrisnya adalah active noise cancellation dan ada juga fitur yang ambiience sound-nya. Kita testing left and right tuh. Oke. Nah, ini untuk ambient mode-nya. Kita akan coba. Uh, noise cancelling-nya oke juga sih. Kita coba putar suara berisik, Kris. Coba ya. Uh, tuh pas dipakai dia langsung aktif ANC-nya. Coba gedein lagi. Not bad sih ya. Cuma memang karena mungkin gua sudah terekspose sama a-insc yang gilaan kayak dari bose eh Sony, dari Airpods Pro gitu kan. Ini memang tergolong enggak terlalu heavy noise cancelling-nya. Nah, gua harus bilang mungkin dari tadi dengan suara berresik gua mungkin keredam sekitar 60 sampai 70%. Which is not bad. Udah ada active noise cancelling aja dari Samsung ya di kelasnya Samsung di harga Rp700.000 ya Rp800.000. Menurut gua ini udah sebuah fitur yang ya layak dimanfaatkan lah gitu di harga segini. Nah, untuk ambientience sound-nya sendiri menurut gua memang ini bukan yang kayak natural banget, tapi ini cukup membantu kalau kita memang perlu dengar lingkungan sekitar kayak suara gua, gua bisa dengar dengan cukup jelas di sini ya. Sedikit ada e kerasa masih silikon ya. Ini kayak kita pakai earphone yang ada silikonnya. Untuk ngomong sehari-hari menurut gua masih oke. Cuma ada sedikit kayak mendem dari tadi si karet silikonnya aja. Sekarang kita cek untuk bagian fitur-fitur. Ada touch control ya. Di sini kita bisa tap untuk eh play, double tap untuk next rewind-nya, previews-nya triple tap, touch and hold. Di sini kita bisa switch untuk noise control dan di sini bisa untuk jawab telepon matiin telepon double tap decline untuk touch and hold. Nah, jadi kalau kita mau tukerin si noise cancelling mode, kita tahan. There you go. Dia ada suara tem. Nah, itu kayak lagi noise cancelling kalau kita tahan lagi. Nah, dia langsung ambient mode. That's good sih. Karena biasanya gua tuh ada benci beberapa TWS yang harganya lebih terjangkau. Dia tuh dari active noise cancelling ke off dulu baru ke ambient mode. Padahal kan kita cuma penginnya ambient mode aja gitu biar langsung kebuka. Dan kalau kita pengen kedat kita langsung aktifin noise cancelling dalam satu kali tap and hold aja gitu. That's good. Mungkin itu bisa dietting di sini ya. Nah, switch eh noise control-nya itu bisa. Nah, ini pun bisa dicustom ya. Switch noise controlnya bisa kalian custom tadi kalau misalisa ada active noise cancelling ke off atau ambient sound ke off. Kalau gua sukanya yang ini nih, active cancelling ke ambient sound. Good. karena udah ada pilihannya dan kalian juga bisa ganti sih. Kalau yang kanan mau noise control, yang kiri bisa yang lain. Salah satunya tadi fitur interpreter nih yang ada di Samsung Galaxy Budge core ini dan ada juga fitur kayak kalau kalian yang suka mindfulness ya untuk meditasi Spotify, Spotify tab ya kalau enggak salah namanya ya itu juga ada jadi langsung playing Spotify kalau kalian eh subscribe kayak gitu. Nanti kita testing ya untuk si Galaxy AI. Tapi sekarang kita cek dulu di bagian bawah masih ada beberapa lagi earbud setting. Nah, di sini kita ada equalizer, coy. Jadi, ada equalizer, kita bisa base boost, smooth, dynamic, clear and trible boost. Yang mana ini memang kita enggak bisa custom sendiri. Dan ini juga yang terjadi waktu itu di Samsung Galaxy Buds FE. Ya, gua sendiri suka yang dynamic biasanya karena ini tendensinya bass-nya sama vokalnya dia lebih clear di sana. Bassnya lebih bulat. Jadi, gua suka yang dynamic. Cuma nanti kita coba tes untuk kualitas suaranya. Ada earbud fit test yang mana? Kita coba aja langsung ya sekalian ya. Noh oke good fit. Karena gua memang kuping gua kayaknya kuping pasaran sih ya. Jadi ukurannya rata-rata pas. Ada read notifications. Kita bisa cek untuk settingan baru ada beberapa alarm sama miss call aja ya. Tapi kita juga bisa aktifin atau matiin ketika kita lagi pakai HP-nya. Use ambient sound during calls ini juga penting karena kalau kita kadang lagi teleponan kan kita itu suka dengerin suara kita juga ya. Karena kalau kita enggak dengerin suara kita, kadang kita tendensinya teriak-teriak gitu. Jadinya ini bisa diaktifin kalau kalian perlukan. In ear detection for calls. Iya, kalau kita lagi di kuping, dia bisa tahu dan dia bisa pindahin langsung ke kuping kita gitu kan. Canggih. Dan ada seess earbud connection. Nah, kalau kalian pakai Samsung device lain, tabletnya tadi kita pakai smart monitornya, mungkin kalian pakai TV-nya itu bisa dipindahin langsung ke TV-nya selama dia di satu Samsung account yang sama. Canggih kan? Nah, ini dia yang menarik nih. Ada gaming mode-nya di mana kalau kalian aktifin dia akan bikin delay-nya pasti jadi lebih minimal gitu kan. Nanti kita coba tes. Dan terakhir ada reset accessibility untuk ngatur left and right-nya. Terus bisa noise control with one earbuds. Oh, kalau kalian pakai satu earbuds bisa di noise cancelling juga, tapi kadang kan aneh gitu ya. Kalau cuma satu earbuds doang yang noise cancelling yang ini kita bisa dengar dari luar tapi bisa just in case diperlukan. Ada software update ya, download and install misalnya ada software update itu bisa di earbud R00.000-annya Samsung gitu kan. Kalau Samsung aja bisa ya sebuah perusahaan besar kenapa yang lain tidak bisa gitu kan. Dan diagnostics aja kalau ada masalah ya pakai Samsung members. Dan terakhir si earbudge-nya sendiri ya kita bisa cek juga di sini untuk baterainya. Nah, di sini tertulis ya di case-nya itu sekitar 500 mAh tipical dan per earbuds itu di 65 mAh. Yang mana kalau gua cek berdasarkan timnya Samsung ini lumayan banget loh. Kalau kalian enggak pakai ANC itu total bisa 35 jam ya. Tapi kalau kalian pakai ANC itu katanya di 20 jam. Jadi hampir setengahnya aja. W. Oke. Uh. Wow. Jadi kalau memang secara ngomong enggak tahu ya, gua ngerasa drivernya ini kayaknya sama yang ada di Samsung Galaxy Buds Fe. Memang dengan ee penambahan fitur gitu istilahnya dengan penambahan fitur Galaxy AI. Kayak gua pakai settingan yang dynamic. Menurut gua tetap yang paling enak di antara settingan-settingan lain ya. Dan kita enggak perlu ribet custom walaupun gua tahu ada yang pengen custom-custom juga. Cuma kayak tadi lagu eh jam Blackpink ya, bassnya tuh bulat banget ya. Dem dem. Cuma memang beberapa kali pas gua kayak lagi senyum gitu ya, kayaknya ini ketarik kan. Terus jadinya agak-agak kebuka sedikit gitu ya. itu yang mungkin ya masalah fitment aja di kuping orang mungkin beda-beda. Buat gua sih memang gua kendala kalau ada wing itu dia suka nyangkut ee di kuping gua yang mungkin bentuknya agak berbeda jadinya kadang suka ngebuka aja sedikit tapi pas gua lagi diam enjoy musik itu enjoyable banget suaranya bassnya bulat trble vokalnya crispy sound stage-nya juga cukup udah enaklah memuaskan gitu enjoyable sip lanjut kita bakal cobain ini dia fitur Galaxy AI interpreter ya jadi kita bisa allow mereka untuk akses mikrofon nah ini adalah interface dari Galaxy AI. Kita download sebentar untuk e language pack-nya ya. Uh, 300 meg. Nah, sekarang gua akan coba putar video. Sekarang di depan gua udah ada video dengan bahasa Inggris ya. Jadi dia tuh ada dua mode ya. Yang pertama ini mode conversation. Jadi, kita bisa langsung ngobrol dengan orang yang ada di depan kita. Dia kayak real time banget nih ya. Oke. Terus dia langsung tuh langsung dianslate ya dengan bahasa Inggris. Nah, sekarang gantian dia misalnya ngomong. Yes. Vol 7 iser than this. Jadi tuh. Jadi, itu dia cara dia m-translate ya. Dan kita bisa langsung ngecek juga tulisan yang ee kita ngomongin gitu kan. Dan setelah kita selesai ngomong, kita tinggal tekan ini aja tuh kita bisa dengar langsung di sini juga. Ini juga bisa eh listening mode ya. listening mode. Kalau ini cuma ngomong aja. Jadi kita misalnya lagi nonton atau lagi ada seminar, kita tinggal tekan. Oke, jadi make sure bahasannya udah benar dulu. Oke, so itu tadi untuk fitur Galaxy AI. Paling catatan utamanya adalah fitur Galaxy AI ini cuma bisa di HP-HP yang punya Galaxy AI fitur interpreter M tadi yang mana kalau gua cek di website-nya tertulis ya dari S23 FI ke atas itu baru bisa ya S24 S25. Kemudian fault sendiri itu dari fault 5 ya sampai fault yang terbaru sekarang fault 7. Kemudian flip juga sama dari flip 5 sampai flip yang terbaru. Dan untuk tab sendiri itu dari tab S9 sampai ke yang ya sekarang S10 enggak tertulis siarnya tes yang F itu support atau enggak. Hm. Oke sih. Ini udah gaming mode-nya nyala nih. Kalau gaming mode-nya mati. terlalu delay sih aslinya, tapi emang lebih akurat kalau dia gaming mode-nya nyala. Oke, cek cek. 1 2 3 1 2 3 tes tes tes. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari Samsung Galaxy Bud Core. Di kondisi yang tenang ya. Ini kualitas mikrofon dari tiga mikrofon yang ada di tiap earbud-nya. Not bad ya secara kualitas suara. Tapi yang menarik ini nih karena kalau kita putar ya suara ambient sound ini suara di cafe ya di restoran yang berisik. Kalau kalian bisa dengar mikrofon studio kita ya berisik banget. Tapi kalau di-switch ke mikrofon Galaxy Watch SC langsung hening ya. Enggak kedengaran suara berisiknya. Karena memang di earbuds ini di TWS Samsung ini ada ENC. Jadi environmental noise cancelling-nya. Jadi dia bisa meredam suara dari sekitar dengan cukup baik sih menurut gua ya untuk overall quality-nya. Cik cik 1 2 3 1 2 3 tes tes tes. Yo, what's up guys and welcome back to Bas YouTube channel sama gua Mavin dan habis ini gua bakal adu sama kakak seniornya ya si Samsung Galaxy Buds 3 Pro yang gua pakai juga. Oke, cek cek 1 2 3 1 2 3 tes tes tes. Ini dia untuk kualitas mikrofon dari Samsung Galaxy Budge 3 Pro ya. untuk mikrofon dari Samsung Galaxy Bud Core di kondisi yang tenang ya, kakak senior ya bisa dibilang dari core yang bisa dibilang varian Galaxy Watch terjangkau paling terjangkau saat ini ya. Ini kualitas mikrofon dari tiga mikrofon yang ada di tiap earbud-nya ya. Untuk mikrofonnya sendiri memang Galaxy Bud Pro semenjak dia merubah desainnya bisa dibilang kualitas mikrofonnya jadi bagus banget ya. jadi clear banget suaranya dan balik lagi sih kalau gua coba compare side by side memang Galaxy Bos Core tetap ngasih value yang oke banget ya buat R00.000 karena dapat mikrofone, dapat ANC. Tapi ini sendiri memang it's on another level terutama kalau kita putar ya. Ya, ada suara ambient sound cafe restoran dan kalau kita pindahin lagi ke Galaxy Bud kalian bisa dengar ya seberapa clear tetap suara kita. Kita bisa tetap ngomong dengan jelas. Jadi memang Galaxy Watch Score langsung hening ya, enggak kedengaran suara berisiknya. Ya, balik lagi. Overall kualitas yang dikasih dengan harga yang diberikan menurut gua udah value for money-nya oke banget. Oke, guys. Satu tambahan sebelum kita tutup sekarang di depan gua ini udah ada tiga ya. Tadi kita sempat awal bandingin sama batch FVI, ternyata juga masih pakai si Samsung Galaxy Budge 2 Pro. Dan kalau kita lihat ya secara side by side ya. Nah, ini perbedaan utama memang kalau yang Budge 2 Pro desainnya udah Galaxy Budge 2. Sedangkan Budge Fi sama Budge Core ini sebenarnya mirip desainnya. Cuma perbedaannya ada di bagian ini nih. Kalau kita lihat ya secara finishing. Kalau kita bisa lihat sekarang di Bud F yang ada di tangan kanan gua, Buds core yang ada di kiri. Kita lihat perbedaannya signifikannya itu ada di bagian bodnya di mana Buds F ini matte ya finishing-nya ya. Sampai ke bagian dalam ini juga matte. Sedangkan si buts core ini glossy. Sampai bagian dalamnya ini juga glossy. Bagian sampingnya ini juga glossy. Yang mana mungkin untuk ee pegang kalau tangan kalian berminyak ini agak sedikit lebih licin mungkin ya. Tapi ya perbedaannya cuma di sana aja dan mungkin secara look overall bakalan lebih wah gitu kan karena glossy mengkilap kayak gitu kan. Cuma ya perbedaannya ternyata di bagian fisik aja. Karena setelah gua cek juga di bagian fitur ternyata Galaxy Buds F itu juga udah ada Galaxy AI-nya. Walaupun ya kalau katanya Haris sebagai pengguna dia enggak pernah pakai. Cuma ya for you guys to know aja mana tahu ada Galaxy Bud Fi yang masih dijual dan harganya juga terjangkau. Karena Haris dapatnya lumayan terjangkau Ris ya kalau enggak salah R500.000-an ya dari harga awal rilis di R1 jutaan gitu. Lumayan banget kan. Tapi ya kalau kalian pengin yang update terbaru baru aja dibikin produksi baterainya juga mungkin masih lebih oke kan ya. Ini bisa jadi pilihan si Galaxy Bud Core. Dengan yang dengan ini Nat mesti pensiun kali udah ya ganti ke Galaxy Watch 3 Pro. Sip. Itu aja untuk unboxing kali ini. Oke, jadi itu aja buat unboxing dan testing dari si Samsung Galaxy Budd score. Menurut gua di harga R700.000-an sih ya ini enggak bakal salah memang ya. Memang perbedaan utama menurut gua tadi di baterainya aja yang lebih awet. Suara masih khasnya Samsung yang oke, Vsape, bullet bass-nya, tribal-nya crispy. Jadi settingannya pakai yang dynamic aja. Dan tadi fitur-fitur aplikasi Galaxy Warable juga lengkap ada di sini. Ditambah juga udah ada Galaxy AI yang ada di Galaxy Budge Core. Cuma balik lagi ya kalau kalian pengin pakai Galaxy AI-nya mesti pakai HP yang support juga. Oke, itu aja, guys. Thank you semua yang udah nonton. Semoga videonya bermanfaat dan kalau kalian pengen beli si Samsung Galaxy Bore, gua juga nanti taruh aja linknya di bawah biar gampang aksesnya. Dan itu juga link yang official ya. Jadi enggak bakal bodong, jadi tenang aja. Dan itu aja. Kalau kalian suka videonya bisa kasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa subscribe ke B channel. Dan itu aja nama gua Mafin. Thank you so much for watching. Dadah dadah dadah. Dad dadah dadah dah. Huh. Okelah buat penyegar gitu kan di tengah-tengah musim HP-HP mahal gitu. Ah.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















