SAMSUNG, GILA YA KAMU !! Samsung Galaxy A18 (YouTube Video)
7,8 juta rupiah buat HP yang RAM-nya cuman 4 GB. Jujur aja pertama kali denger hal itu saya langsung pengen buka thread langsung ngetik hujatan Samsung. Tapi untungnya 7,8 juta atau sekitar 450 euro itu untuk harga Samsung A18 di Eropa. Nah, ketika masuk Indo untungnya harganya enggak segitu dan varian RAM-nya ada yang sampai 8 GB. Kayaknya Samsung Indonesia sadar deh kalau netizen netizen Indonesia itu buas-buas. Coba kalau misalkan 7,5 RAM 4 GB habis tuh dihujat sama netizen di thread. Di Indonesia harganya nanti bakalan di 4299 buat varian 4128 dan 5299 buat 8128. Sebenarnya masih kemahalan apalagi kalau kalian lihat IHSG juga lagi anjlok, UMR enggak naik-naik. Tapi ternyata ketika saya coba HP ini punya poin yang cukup menarik setelah [musik] saya cek jeroannya, isi paket penjualannya sampai bandingin sama versi global, ternyata Samsung Indonesia masih punya cara yang cukup cerdik untuk mengatasi kenaikan komponen ini. Karena beberapa hal memang bikin HP ini kayak jadi kesannya mahal tapi ketika dihitung pakai matematikanya orang yang enggak have masih oke sebenarnya. Jadi pertanyaannya apakah si Samsung Galaxy A18 ini [musik] kemahalan di kondisi krisis Indo eh sorry krisis chip ini? Jadi langsung aja kita bahas. [musik] Hai Andika guys di sini. Jadi kenalin ini adalah Samsung Galaxy A18 yang tampangnya udah kayak seri S ya ya mirip-mirip aja. Yang tampangnya itu kelihatan kalem tapi bikin pusing. Bikin pusing tim Samsung sih karena mereka harus muter otak buat ngadepin isu inflasi, harga komponen, krisis memori global, kebakaran [musik] hutan. [berteriak] Ya, saya yakin Samsung juga mikirin kok kebakaran hutan itu. Yang enggak mikirin kan cuma Tapi di kondisi kayak gini sebenarnya bukan brand aja yang puyeng. Kita sebagai customer pun juga puyeng. Harus milih mana yang sekiranya masih worth it buat dibeli, apalagi in this economy. Tapi coba kita lihat gimana Samsung ngeracik HP 4 sampai 5 jutaan in this economy. Dan pertama mungkin langsung aja kita bahas spesifikasinya. Jadi buat konteks, ceritanya itu gini ya. Samsung A18 Samsung Eropa sana itu pakai chipset bikinan Samsung sendiri yang namanya itu Exynos 1610. Tapi gara-gara harga RAM global lagi tinggi, Samsung Eropa ngambil keputusan agak sadis. Semua SKU storage-nya entah 64 GB, 128, bahkan sampai 256 itu udah dikunci setang pakai RAM 4 GB. Nah, pas sampai mau masuk Indo kayaknya Samsung Indonesia ini sadar kalau netizen kita ini buas-buas [musik] ya. Kaum mendang-mending kita ini banyak banget. Kalau harga segitu RAM cuma 4 GB, habis pasti Samsung ini habis di-trash. Nah, akhirnya untuk Samsung Indonesia mereka putar otak jadi racikannya agak beda. RAM-nya dikasih pilihan ada yang 8 GB dan chipset-nya di-tuning tuh biar harganya tetap terjangkau jadi pakai MediaTek Helio G99. Tapi Helio G99-nya ini bukan Helio G99 standar ya. Ada kata plus-nya. Pasti dalam hati kalian, "Ah, chipset itu lagi. G99 plus." Tunggu, kalian kan denger ya tadi ada kata plus-nya yang kata Samsung klaimnya ya, itu performanya naik sekitar 20%. Cuma dengan penamaan plus aja. Dan gara-gara pakai chipset ini jadi Samsung Indo bisa nambahin untuk RAM-nya jadi 8 GB plus storage-nya pakai UFS 2.2. Tapi dari segi RAM sebenarnya nya ada sedikit anomali ya. Agak kemahalan Samsung ngasih RAM-nya. Karena untuk RAM 8 GB ini, ini RAM yang dipakai sama chipset flagship. Jadi, RAM LPDDR5. Tapi, kalau saya lihat di device checker lah, ya, software-software device checker itu tulisannya bukan LPDDR5, tapi LPDDR4X 2.133 MHz. Apakah Samsung typo? Mau tekan 4 jadi 5? Enggak, Guys. Jadi, ceritanya si Helio G99 Plus ini mentoknya cuma di-support memori DDR4 saja. Jadi, teknologi itu backward compatibility. Jadi, walaupun LPDDR5, karena chipset-nya bottleneck, enggak support, jadi mundur ke LPDDR4X. Sayang banget, ya. Harga LPDDR5, tapi support-nya cuma sampai LPDDR4. Nah, karena in this economy, RAM dan juga storage itu sensitif, menurut saya. Kan kata Samsung ini pakai UFS 2.2. Jadi, kita tes juga untuk read dan juga write-nya. Biasanya saya jarang untuk ngetes speed itu. Tapi, ya, ini terbukti, sih, ya, ketika kita coba, skornya itu di 37.000-an. Read-nya 10.000 Mbps, write-nya 10.000 Mbps. Yang intinya ini tembus 1 GB lebih dan beneran pakai UFS 2.2. Karena takutnya kan, ya, dia memang storage-nya gede 256, tapi UFS versi lama atau eMMC, buat apa? Dan misalkan kalian ngerasa storage-nya ini kurang, untungnya di sini juga sudah dikasih slot micro SD hybrid yang support up to 2 TB. Jadi, aman banget lah kalau untuk urusan storage. Nah, kalau untuk performanya, si G99 Plus ini langsung saja kita coba. Jadi, di AnTuTu, ya, performanya naik, tapi dikit sih, ya, enggak sampai 20% kayaknya. Karena AnTuTu-nya itu dapatnya di 629.000. Geekbench 6, kalian bisa langsung lihat di sini untuk single core dan multi core dan juga skor GPU-nya. Kalau untuk skor 3D Mark, kalian juga bisa lihat langsung footage-footage ini. Tapi, yang mau saya highlight itu di Wild Life Stress Test-nya, ya. Karena dia lolos di 98 dan 99% yang artinya memang, ya, dia enggak throttle lah. Secara stability, dia aman. Nah, kalau untuk main game, kita coba main game-game yang casual saja lah ya karena ini memang ya HP sebenarnya HP entry level walaupun harganya sudah lumayan mid range di 2 tahun yang lalu. Jadi Mobile Legends kita coba G99 Plus ini average FPS-nya dapat di 55 dengan grafik high. Terus kalau untuk PUBG dia kebuka nya di 60 FPS tapi sayangnya enggak nyampe di 60 FPS ya dengan smooth extreme-nya itu average FPS di 45. Kalau untuk permukaan pas kita mainin game suhunya itu di bagian belakang cuma 37 derajat Celsius depan 38 derajat Celsius jadi hangat saja enggak. Nah, sebenarnya kalau dari hasil performa nya tadi kalau misalkan saya konversi untuk jadi bahasa awam lah ya misalkan kalian enggak mau HP ini untuk gaming tapi untuk kebutuhan harian saja. Sebenarnya sih Helio G99 Plus dan UFS 2.2 di HP ini sudah punya potensi enak kalau untuk multitasking. Cuman saran saya ya kalau bisa kalau ada duitnya ambil yang varian 8 GB saja karena 4 GB di 2026 biar orang Eropa saja lah yang pakai RAM 4 GB. Orang Indonesia minimal walaupun IHSG-nya anjlok minimal HP-nya RAM-nya itu harus 8 GB. Tapi sebenarnya bukan berarti RAM 4 GB-nya itu enggak bisa diapa-apain ya ya jadi multitasking-nya itu kerasa agak kurang enaklah dibandingin 8 GB itu saja. Tapi kalau mau main game masih bisa asalkan enggak terlalu banyak buka aplikasi dan game-nya juga ya diturunin setting-annya agak ke kiri. Tapi saya yakin di harga segitu pasti kalian mikir wah harga segitu mending brand lain Bang masa harga hampir 5 juta speknya cuma kayak gitu. Ya tapi Samsung seperti yang kalian bilang biasanya di kolom komentar Samsung itu cuma jualan software karena memang software-nya enak dan software yang enak itu juga diturunkan di Samsung Galaxy A18. Kayak kalian buka dari boks saja HP ini sudah pakai OS paling baru One UI 9 dengan basic-nya Android 17 bukan Android 16 Go ya. Dan untuk jangka panjangnya walaupun ini seri A18 Samsung tetap ngasih update selama 6 tahun. 6 tahun tuh udah ganti presiden kalau beneran ganti atau kalau kalian nyicil motor itu udah lunas. Apalagi kalau soal security di seri A0 series-nya aja itu udah ada Samsung Knox, jadi kalau kalian tanya apakah di seri A1 yang lebih tinggi dibandingkan A0 ada Samsung Knox-nya atau enggak? Ada ya, jadi ada Samsung Knox Vault juga buat nyimpen data penting kalian di chip khusus biar aman dari malware. AI-nya ada walaupun AI-nya itu enggak selengkap di seri S atau di seri yang flagship-nya ya, tapi untuk AI-AI yang kita pakai sehari-hari kayak contohnya itu kayak contohnya Gemini dan juga circle to search itu ada, tapi kalau untuk AI-AI yang kayak di seri S kayak contohnya kalian nyari gambar cuman pakai keyword itu enggak ada terus voice recorder juga enggak ada. Ya AI-AI basic-nya sih tetap ada. Tapi Gemininya ini udah support Gemini yang circle to search dan punya kemampuan AI seamless action across apps yang artinya Gemininya itu bisa manggil beberapa aplikasi untuk dikerjakan sekaligus. Kayak contohnya ya kalian panggil Gemini terus kalian ngomong aja Gemini risetkan poin soal turunnya IHSG dan carikan apa dampaknya buat masyarakat terus langsung simpan rangkumannya ke Samsung Notes. Nah, dalam satu perintah Gemini langsung nyariin datanya, ngerangkum plus nyimpen hasil catatannya rapi di Samsung Notes. Jadi kalian enggak perlu copas dulu hasilnya Gemini terus paste di Samsung Notes ribet, ini bisa across apps langsung dalam satu kali perintah. Sekarang kita geser ke kameranya walaupun kameranya ini kayak seri S ya kayak ter seolah-olah punya tiga kamera gitu ya. Tapi yang kepakai bakalan cuman satu aja sih, cuman main kameranya aja sisanya sih ya bonus aja ya. Nah, di Samsung A18 ini kamera mainnya itu 50 megapixel, ultra wide-nya 5 megapixel dan makro 2 megapixel. Kalau untuk selfie-nya 13 megapixel. Dan surprisingly ya hasil kameranya itu masih oke ya untuk seri A18, jadi kalau kalian mau sekedar untuk upload sosmed, dokumentasi itu masih oke. Cuman memang kesayangannya, kesayangannya lagi sayangnya dia belum punya OIS. Jadi kalau foto itu kalian wajib tenang, tahan nafas, enggak boleh gerak ketika kurang cahaya. Ya kayak simulasi jadi WNI lah. Kalau untuk hasil kameranya gimana? Langsung aja sama Mbak Azura ya, biar kalian enggak bosen nontonin muka saya nih. [mendengus] Oke, ini adalah kamera depan dari Samsung A8 18. Kalau soal gempa dia masih gempa ya. Tapi kalau soal warna dia masih natural terus perpindahan dari terang ke gelap juga masih oke. Tekstur pun juga masih oke gitu, masih kelihatan, masih natural. Terus kalau soal dynamic range-nya tuh langit tuh masih kelihatan gitu guys. Tekstur-tekstur awannya masih oke, warna biru langitnya masih kelihatan. Terus habis itu kalau kita giniin juga tuh kelihatan jelas sunset-sunset, tone langit juga masih oke. Terus ini maksimal dia resolusinya di FHD 30 fps. Tapi surprisingly masih oke loh buat FHD 30 fps. Oke, ini adalah kamera belakang dari tidak gempa sama sekali. Kalau soal warna ya warnanya Samsung lah ya, masih cukup natural kalau aku bilang. Terus dari dynamic range ini juga masih oke, tekstur awan masih kelihatan, tekstur-tekstur langit oke kelihatan. Terus kalau fokus gimana? Kita coba fokusnya deh. Walaupun dia ini masih apa ya maksimal itu cuman FHD 30 fps, tapi ternyata cukup halus ya. Terus kalau soal fokus ini, nih coba lihat. Fokus ke sini fokus ke belakang. Perpindahan fokusnya enggak patah sih guys. Cuman memang enggak yang halus banget, tapi enggak yang kayak tek langsung patah gitu enggak sih, masih cukup oke. Dan dia enggak loncat-loncat gitu fokusnya. Tuh. Cakeplah. Geser kita ke sektor layar. Beh, untuk layar sih Samsung sudah pakai Super AMOLED ya 6, 67 [musik] inch resolusinya full HD plus, terus refresh rate 90 Hz ada proteksi uh Corning Gorilla Glass 3-nya. Jadi aman. Untuk kualitas AMOLED-nya sih khas Samsung lah ya. Untuk kelas harganya sih menurut saya warnanya hidup, hitamnya pekat, gambarnya tajam, dan buat scroll feel-nya juga masih berasa mulus mirip-mirip 120 Hz walaupun cuman 90 Hz. Dan untuk hasil tes layar kita pakai Calman, kalian bisa langsung lihat grafik ini aja karena ya enggak usah diomonginlah Samsung itu layarnya the best banget. Walaupun cuma ada satu anomali menurut saya di seri A2 18 ini dari selfie kameranya itu masih pakai waterdrop dan dagunya secara bezel masih tebal. Dia pakai Infinity U display dan jujur ya ini kayak penampilannya Om Deddy Corbuzier pas masih gelap. Jadi dagu tebal, terus ada kayak Mickey Mouse-nya gitu mirip-mirip kayak gini. Tapi untungnya kekurangan ini ditutupin dengan visual layar yang cakep sih ya. Jadi mata kita itu enggak begitu ke-distract sama [musik] dagunya Om Deddy Corbuzier tadi. Buat Netflix HP ini sudah dapat sertifikasi Widevine L1 jadi buat streaming bisa full HD dan satu lagi yang wah dari layar HP ini tuh brightness-nya ya. Kalau kalian geser slider manual brightness-nya di dalam ruangan dia mentok di kisaran 385 nits. Tapi begitu kalian bawa di outdoor dengan mode auto brightness dia bisa nge-boost sampai 775 nits dan peak-nya bisa sampai 1.100 nits. Tapi kalau bisa jangan di outdoor lah ya karena di Malang aja sekarang suhunya itu nyentuh 37 derajat Celsius. Panas. Mungkin HP-nya kuat dan tahan panas, brightness oke, tapi kalian enggak mungkin [musik] kuat ya 37°C hari ini feels like 40°C. Panas banget asli lanjut kalau untuk feel genggamnya sih ya enak sih ya Samsung ini punya bobot yang cuman ya 196 [musik] gram terus tipisnya 7,7 mili dipegang dengan satu tangan lama juga enggak gampang bikin tangan cepat pegal cuman karena HP ini agak lebar jadi dia kayak agak tinggi. Kalau tangan kalian kecil kayak tangannya Azura bagian jempol kalian bakalan agak susah ngeraih bagian yang jauh dari jempol. Tapi kalau kayak saya sih masih bisa walaupun agak sedikit effort ya. Varian warnanya ada black, silver sama light finishing-nya mid feel-nya masih smooth cuman buat orang yang tangannya cepat berkeringat kayak saya back cover-nya ini masih sedikit gampang nempel fingerprint jadi harus sering-sering dibersihin juga. Kalau untuk proteksinya selain Corning Gorilla Glass tadi dia juga udah punya IP 64 jadi masih aman kalau kecipratan air atau enggak sengaja jatuh. Kalau kita bandingin sama A17 ini ada upgrade-nya sih A17 itu di IP 54. Untuk baterai sayangnya dia belum pakai silikon ya padahal di seri fold-nya itu udah mulai pakai silikon saya kira bakalan semua Samsung sejak fold itu pakai silikon battery. Tapi sayangnya enggak jadi baterainya tetap di 5000 mAh dan pas kita coba sih kayak PUBG 30 menit berkurang 7% Mobile Legends tadi berkurang 5% [musik] selama 30 menit. Kita juga udah coba PC Mark dari baterai 100% sisa 20% dia bisa tahan 17 jam 56 menit. Kalau untuk charging-nya dia udah support di 25 watt udah lumayan ya untuk ukuran Samsung seri A. Untuk ngecasnya itu butuh waktu kisaran 1 jam 25 menit dari 0 ke 100%. Untuk konektivitas sayangnya karena pakai G99 jadi dia belum support sama 5G tapi kalau untuk bluetooth-nya udah pakai 5.3 Wi-Fi-nya pakai Wi-Fi 5. Sensor-sensor lengkap fingerprint-nya jadi satu sama tombol power jadi bukan under display. Terus kalau kalian lagi buka maps enggak perlu khawatir titiknya meleset karena dia punya modul GPS yang lengkap, ada gyroscope hardware juga, ada NFC juga, sensor amanlah. Okelah, tapi mungkin cukup segitu aja video review dari Samsung Galaxy A18 2026 yang harganya ya untungnya enggak ambil harga Eropa sih. Harganya 4299 untuk yang 4128, 8128-nya di 5299. Nah, satu hal terakhir yang mungkin menarik kalau kalian beli pas promo, box-nya itu bentuknya kayak gini. Jadi udah ada bundling-nya lengkap. Di dalamnya ada charger 25 watt, nah ini pasti [musik] karena Samsung Indonesia ya. Kalau kalian beli di Eropa pasti enggak dapat charger karena aturannya udah kayak gitu. Terus ada earphone type C juga, ada kartu perdana Axis kuota 300 GB total bonus bundling-nya itu sekitar 927.000. [musik] Kalau dihitung-hitung harga HP ini setelah bundling ya untuk yang 4128 tadi di 3,3 jutaan, kalau yang 8128 itu di 4,3 juta. Dengan harga segitu kita udah dapat HP yang kalau dipakai harian udah nyamanlah ya. Samsung pokoknya kalian mau nyari aman itu ya Samsung ya. Layar dan desainnya juga cakep, update OS dan security patch-nya panjang, bisa-bisa buat pembelian jangka panjang. Jadi kalau misalkan saya bisnis itu misal saya beli alat itu kan saya pasti depresiasikan ya. Ini kan 6 tahun nih. Sebenarnya gampangnya kalian tinggal 4,3 juta kalian bagi 6 tahun. Ketika kalian pakai ya sebenarnya per bulannya kalian cuman ngeluarin harga segitu aja. Storage-nya udah UFS, RAM-nya udah LPDDR5 walaupun kebaca-nya tetap di-limit di LPDDR4. Paket pembeliannya juga lengkap, ini kalau kata Mas Dedy Irfan itu ada charger-nya, ada charger-nya, ada charger-nya. Cuman dia punya beberapa kompromi sih ya, desainnya terutama bagian layar masih dedicated user banget. Jadi dia enggak pakai punch hole, bezel bawahnya juga lumayan tebal, support record videonya itu masih di 1080p 30fps, belum ada OIS dan dan back cover-nya walaupun matte itu masih lumayan nempel fingerprint. Tapi overall kalau kalian cari HP yang udah mumpuni buat kegiatan sehari-hari yang fiturnya udah lengkap bahkan buat keamanan dan jangka panjang, Samsung Galaxy A18 ini untuk di 2026 ya jangan compare sama 2 tahun lalu atau tahun lalu. Ya untuk 2026 Samsung Galaxy A18 ini bisa jadi opsi di harga 4 jutaan yang paling aman. Ya untuk bezelnya anggap aja ini Samsung collab sama Deddy Corbuzier lah ya karena mirip banget enggak sih?

