Jungkat

Sang PERUSAK Pasar? - Advan X1 (YouTube Video)

  • 04/06/2025

Congrats, akhirnya ada brand lokal yang bangkit kembali di ranah smartphone. Udah beberapa tahun nih ya, Advance sunyi di hal perhp-an sampai tiba-tiba munculin HP budget entry level rasa-rasa nyerempet [Musik] midrange. Advan X1. Yes, namanya sangat simpel. Tidak ada plus, tidak ada Pro, namanya cuma dua digit. Apakah mungkin nanti ada X1 Plus, X1 Pro, X1 Ultra atau langsung skip ke X2? Kurang tahu ya. Tapi setelah menggunakan HP ini selama semingguan terakhir, Advance akhirnya berhasil bikin smartphone yang actually bisa diandelin rata-rata warga kelas menengah dengan fitur yang relatif lengkap. Enggak sekedar masalah memori dan storage ya, yang sekarang udah 8128 gig mengingat terakhir Advance bikin HP yaitu NASA Pro cuma dikasih konfigurasi 2 gig 32 gig. Well, peningkatan 4 kali lipat, not to mention storage-nya udah UFS. Advance akhirnya ngerilis HP beresolusi full HD plus, chipset 6 nanm, kamera 64 megap, baterai 5000 mAh, dan ada fitur NFC. Sebelum kita masuk ke spek dan fitur secara teknis, apakah Advan X1 punya sesuatu yang spesial dari segi penampilan? Jujur aja enggak. Ini HP yang tampilannya standar HP entry level dengan body full polymer layar whole punch berdagu tebal, frame finishing metalic dengan catatan cover belakangnya punya motif alam armer yang cukup unik. Sayangnya estetika cover belakangnya ini dirusak oleh desain triple kamera yang dipaksakan karena aslinya hanya ada satu lensa yang fungsional. Still ini improvement besar dibanding HP-HP Advance manapun yang pernah rilis sebelumnya. Sebuah langkah yang bagus. Ayo kita cek layar. Panel IPS full HD plus 120 Hz whole punch-nya not bad. Warna, kontras, dan viewing angle gak ada masalah. Di harga segini, misalkan pun Advance milih pakai layar HD Plus macam Galaxy A065G, gue enggak komplain. Mungkin kalau nanti Advan mau ngerilis macam Advan X1 Pro pakai layar AMOLED, wah itu bakal makin keren lagi. For now, karena ini layar IPS, maka sensor fingerprint ada di tombol power. Di sisi bawah ada speaker mono, USBC 2.0, dan jack 3,5 mili. Di sisi kiri ada tradewall SIM 4G plus micr SD per Juni 2025. Ini adalah HP berisi Mediatchek Helio G100 paling murah di Indonesia. Helio G100 punya performa yang lebih mumpuni dibanding Helio G80 series yang umum di harga sejuta. Setara Di 6300 yang lebih baru namun belum support 5G. Chipset ini dipakai buat jalanin di OS berbasis Android 14 yang so far pengalamannya oke, smooth, dan yang terpenting bebas iklan di dalam OS setelah pai HP ini selama seminggu. Helio G1 basically sebuah Helio G99 yang upgrade ISP. Jadi udah bisa ditebak performanya gimana. Dia tembus R00.000-an di Antutu V10. Terus relatif lancar kok gua pakai daily zinless Zone Zero setting low, Girls Frontline 2 setting medium. Belum lagi teman nyobain Gensin setting lowest 60 fps. Adem pula gak ada panas setelah gue pakai daily login dan main game selama setengah jam. Dikombinasiin layar full HD 120 Hz ini enggak berasa HP harga R1,6 jutaan. Asli deh. Chipset tersebut dibantu RAM 8 gig LPDDR4X dan storage UFS 128 gig. Would be nice andai langsung ada opsi 256 gig. Tapi untuk user base HP entry level harusnya 128 gig masih cukup dan toh bisa ditambah micro SD kalau kurang. Selling point yang dikasih marketing Advance selanjutnya adalah kamera utama 64 megap yang merupakan satu-satunya kamera fungsional di cluster kamera bertema boba ini. Dibanding merek-merek lain yang lumayan not bad. Focusing distance bisa rada-rada makro pakai fitur dua kali digital zoom dan hasilnya relatif tajam. Performa low light terbatas dengan night mode sekalipun. So, harap maklum. Video bisa rekam resolusi QHD, namun sangat disayangkan belum ada fitur image stabilization. Dan itu bisa jadi deal breaker buat kalian yang berencana ngonten video di IG dan TikTok misalnya. Kamera depan 8 megap cukuplah buat Zoom meeting dan video call. Perlu diingat, HP ini punya fitur NFC, giroskop hardware, dan kompas. Jadi, buat yang tinggal di kota besar dan sering pakai IMani atau Flash, kalian aman pakai Advance X1. So, di manakah kekurangannya? Speaker mono di harga sejutaan? Enggak bisa komplain, itu normal. Baterai 5000 mAh juga oke, kuat sekitar 9 jam playback YouTube atau 4 jam main game. Problemnya adalah soal charging nih. Advance claim charging-nya 18 watt, dikasihnya adapter 18 watt, terus pas ngecas muncul angka 18 watt. Tapi pas dites ini kenapa bisa 2 jam lebih ngecasnya? Anehnya hanya terdetect enggak sampai 10 watt selama ditinggal ngecas. Hm, apakah ada bug software? kurang tahu ya. Semoga bisa di-fix melalui update. Advance juga belum cerita nih bakal ada software update Android apa enggak. Semoga ada kemajuan dari sisi jaminan update ini. Dengan harga enggak sampai R juta, Advan X1 jelas sangat amat menggetarkan dunia HP 1 jutaan di Indonesia. HP ini punya segala fitur modern selain 5G, chipset mumpuni dan efisien, RAM besar dan lain sebagainya membuat brand lokal yang satu ini punya kesempatan untuk bikin brand luar macam Poco dan Infinix ketar-ketir. Well, seperti biasa pertanyaannya soal after sales, spare part, dan software support jangka panjang. Jika Advance emang serius mau balik invasi market smartphone Indonesia, semoga kita akan lihat wujud komitmen yang lebih nyata. Well, inilah Advance X1 yang kelihatannya sulit dimenang-mendingin. Jadi, langsung beli aja di link toko online di bawah. Sekian dari gue Mike and as always stay safe, stay healthy. He.

Lihat di YouTube