Jungkat

Saya Relain Komisi Demi PC Gaming Murah buat Kalian! Agres x DKID Collab (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Buat kalian yang pengen PC idaman tapi harga komponen ini lagi enggak karu-karuan kayak serangannya AS ke Iran, padahal THR kalian itu cuma numpang lewat sakutan. Nah, kalian harus tonton video ini karena PC yang bakal kita bahas ini dia murah tapi benar-benar berkesan. Ya udah daripada kesurupan, selamat menonton yang senyumnya tipis kayak ibu-ibu yang enggak dapat alat. [musik] Hai Andika, Guys. Di sini di belakang saya ini ada PC yang harusnya pasti bisa kalian dapetin dengan harga termurah saat ini. Kenapa bisa kayak gitu? Kenapa saya PD banget? Jadi saya ceritain dulu ya awal mulanya kenapa kita bisa punya project PC ini. 1 tahun lalu sebenarnya kita itu dikonakct sama Agr. Mau enggak kalau kita kolaborasi PC Agress XDKID? ada komisinya loh. Saya masih nimbang-nimbang waktu itu. Terus akhirnya pas di tootal itu sebelum harga RAM naik ya. Terus saya masih nimbang-nimbang sampai akhirnya harga RAM naik terus berubah lagi harganya. Dan pas di tootal-total setelah ada komisi ke saya harganya jadi masih mahal. Akhirnya beberapa bulan yang lalu kita call Agress terus saya bilang, "Oke deh, boleh project ini jalan." Tapi komisi yang buat DKI di setiap penjualannya yang ya persenannya sih enggak banyak sebenarnya ya itu dimasukin aja ke modal atau dimasukin aja ke harga buat audiens-nya di KID biar harganya jauh lebih murah. Makanya saya berani bilang kalau PC Agress XDKID ini bisa dibilang ini adalah PC dengan spek yang bisa kalian dapetin dengan harga paling murah saat ini. Karena saya sudah menghanguskan komisi saya untuk kalau setiap ada penjualannya. Kalau misalkan nanti enggak lebih murah, kalian bisa komen [musik] aja atau DM saya ya. Nanti saya tinggal kumpulin ke Ares murahin lagi. Karena mungkin toko lain lebih murah. Jadi kita harus paling murah intinya kan komisi saya juga udah enggak dapat ya. Harusnya bisa lebih murah. Cuman saya enggak mau PC ini cuma sekedar ya collabs gitu aja. [musik] Jadi saya minta ke tim Agrja ke tim overclock-nya DKID yang di situ ada Rodi dan juga ada teman-teman [musik] UC yang lain. Dan fun fact ya tim UC-nya DKID itu sekarang nangkring di top five harusnya ya. Labi. Terakhir tuh top five untuk OC dari [musik] Indonesia. Jadi saya angkat topi eh saya enggak pakai topi. Jadi saya salut buat tim UC-nya di Kidi. Semoga bisa nomor satu lah ya. Jadi nanti kalau misalkan kalian beli PC ini, nanti link pembeliannya saya taruh di deskripsi atau di pojok kiri video ya. Nanti sebelum di-ship ke kalian atau dikirim ke kalian, saya udah ngajarin. Jadi timresnya itu kita ajarin gimana tuningannya di KID biar sebelum dikirim itu udah dapat tuningan yang optimal. lumayan banget ya setelah kita tuning itu performanya itu wah jauh lebih baguslah nanti kita bahas. Tapi sekarang kita bahas apa sih spesifikasinya PC [musik] ini. Jadi PC rakitan Agress XDKID ini prosesornya dia pakai AMD Ryzen 7 [musik] 5700X. Prosesor yang punya 8 core dan 16 thread. Ini masih jadi prosesor yang sweet spot sih ya kalau kalian butuh prosesor yang kencang tapi kalian pengen efisien. Tapi sayangnya karena ini bukan prosesor baru ya, jadi dia masih pakai soket AM4. yang artinya dia cuman bisa pakai RAM DDR4 karena kalau kita paksa pakai motherboard yang baru, wah budgetnya bisa lebih melar lagi. Tapi tenang aja, seperti yang udah saya bilang tadi, PC ini udah kita tuning. Jadi bisa dibilang [musik] di DDR4 rasa di DR5 lah ya. Wuh, cakep. Prosesor ini juga masuk ke kategori prosesor yang cukup oke untuk soket AM4 dan performanya masih mirip-mirip sama Ryzen 7 5800X tapi dengan daya yang lebih hemat listrik. Lanjut untuk grafik card-nya kita pilih RTX 50 series. Tapi maaf bukan yang 5080 atau 5090 karena itu tadi budgetnya kita usahakan biar kalian itu bisa beli dengan harga terjangkau. Jadi kita pakai Nvidia RTX 5050 8 GB. Alasannya kita pakai ini kenapa enggak 4060, kenapa enggak 4070? Ya, minimal saya mintanya sih di RTX 50 series ya. Jadi kalian bisa menikmati fitur-fitur terbaru dari RTX 50 series. Contohnya kayak DLS S4, terus multifame generation. Intinya biar bisa nyaman aja sih kalau kita gunain untuk main game triple A. Nanti saya tunjukin lah gimana performanya. Untuk RAM-nya mohon maaf karena ya kalian tahu sendiri harga RAM dan SSD itu lagi naik haji, naik daun. Jadi RAM-nya kita cuma bisa kasih RAM 16 GB [musik] dengan storage NVME itu di 1/2 TB. Kalau untuk spesifikasi lengkapnya biar editor saya itu lebih giat kerjanya ya. Jadi, spesifikasinya bisa kalian lihat aja di super teks yang ada di sini atau nanti saya juga bakalan taruh di deskripsi atau kalian cek juga tokonya Agres. Jadi, seharusnya [musik] sih spesifikasinya harusnya sama. Kalau ada Taipo. Berarti kalau enggak agres timnya yang salah, tim DKID yang salah. Tapi nanti kita pastiin bener lah, jangan ada yang salah-salah atau Taippo. Dan untuk spesifikasi itu tadi, kalian bisa dapetin PC ini plus monitor, plus keyboard, plus mouse dengan harga R jutaan. Dan saya udah bisa jamin sih dengan harga segitu kalian gak bakalan bisa dapetin dengan spesifikasi yang sama bahkan merek yang sama di toko lain. Karena ya itu tadi komisi saya sudah saya ikhlaskan enggak usah komisi buat nekan kos HP-nya aja. Nah, tapi saya juga butuh bantuan kalian kalau misalkan nanti harganya naik atau harganya ada toko yang lebih murah, kabarin saya aja ya. Saya tinggal komplain ke-nya aja nanti. Dan kalau kalian milh yang full set, PC kalian bakal ditemenin sama monitor 24,5 inch dari Digital Alliance yang punya refresh range 200 Hz dengan resolusi full HD IPS. Color profile-nya ada empat dan untuk color gambut di mode standarnya dapat angka 94% sRGB dengan brightness 254 nits. Nah, ini yang menarik nih performanya karena ternyata setelah kita tuning naiknya lumayan. Jadi di DKID ini kan ada Rodi yang dia juga sempat beberapa kali ikut lomba overclock. Terus juga ada timnya DKID overclock. Nah, kalian bisa lihat di page ini kalau kita itu [musik] bukannya sombong ya, tapi kita memang top five lah ya. Nah, buat kalian yang mungkin pengen join timnya overclocker di KID nanti hubungi aja email yang ada di kolom deskripsi. [musik] Jadi kita bisa sharing bareng, kita belajar bareng-bareng aja tentang gimana caranya overclock, tentang gimana caranya tuning komputer biar komputer kita itu lebih optimal tapi juga tetap efisien. Yang jelas sih saya sudah percaya ya sama tim overclock DK yang sekarang karena full potensi PC-nya ini benar-benar muncul. Tapi bedanya apa sih? Jadi biar fair ya, biar kalian bisa tahu perbedaannya, kita tesnya itu pakai tiga skenario. Pertama jelas default ini kalau kalian rakit, kalian nyalain udah kalian enggak setting apa-apa. Ini bisa [musik] dibilang ya settingan pabrik lah. Kedua, XMP on. Ini kondisi standar kalau fitur XMP RAM-nya kita nyalain. Nah, skenario 12 ini adalah skenario yang paling gampang. Jadi kalian bisa dapetin performa ini. Mungkin kalau kalian beli di toko lain yang enggak colollab sama DKID ya performanya bakalan mirip kayak gitu. Kalian tinggal nyalain XMP on-nya kan. Nah skenario yang ketiga nih yang beda karena kita pakai tuningan kita sendiri. Jadi langsung aja deh kita coba di game kompetitif dulu ya CSGO. Jadi kalau kalian lihat chart-nya ini chartnya itu yang garis merah itu skenario 1, garis hijau skenario 2, garis biru itu skenario kita atau skenario yang udah kita tuning. Dan hasilnya di sini benchmark workshop bisa kalian lihat FPS yang dihasilkan PC yang sudah dituning itu punya kisaran di 136 FPS untuk low-nya. Terus untuk rata-ratanya ada di 459 FPS lebih tinggi dibanding yang belum diuning yang punya rata-rata FPS di 372-an. ini sebenarnya pentingnya untuk optimize memori ya. Bukan sekedar hanya untuk dapat FPS yang tinggi, tapi gimana FPS-nya itu juga bisa stabil. Karena game itu kan gak mungkin main cuma 5 atau 10 menit. Jadi kalau kita main 3 jam, FPS-nya itu harus tetap stabil, enggak ada yang throttle. Jadi saat scene rame atau banyak musuh dan kalian main berjam-jam tetap bisa dapat performa yang optimal. Di game lain kayak contohnya di Valoran ya kita coba. Kalau default-nya itu average FPS di 272, XMP on itu di 332 FPS. di tundangan kita naik di kisaran 357 fps ini dengan settingan yang sama ya. Terus di Dota 2 kalau misalkan default average FPS-nya dapat di 95 XMP on cuma naik 2 FPS jadi 97 FPS average-nya dan kalau di tuningan kita jadi 175 fps. Gokil naiknya hampir dua kali lipat. Saya berbang dengan settingannya ini. Kalian bisa lihat sendiri aja settingannya kayak gimana. average FPS-nya kalau default itu 76, XMP on 162 FPS lumayan ya. Dan kalau di tune by DKID itu naiknya naik sih dibandingkan XP on tapi enggak yang kayak Dota 2 tadi dengan 173 FPS average-nya. Tapi PC ini kita build bukan cuma untuk gamer aja sih. Buat kalian [musik] yang suka render, suka editing, kita juga coba build juga. Jadi setelah kita research game-nya setting-nya gimana, game-nya udah dapat bagus, kita coba juga R&D juga. kayak bukan Rend si ya, lebih kayaknya coba-coba aja untuk rendering dan juga editing. Dan kalau kalian lihat di tuningannya di Kedi, dia lebih kencang sih ya dengan 1 menit 15 detik. Kalau misalnya export ke 4K full HD-nya juga lebih kencang. Walaupun kalau dibilang kencang bukan yang [musik] kencang gimana, tapi selisih beberapa detik aja kalau kalian render file yang [musik] panjang ya ngaruhnya bakal beberapa menit atau bahkan jam juga. Terus di blender sempat kita coba juga. Kalau di mode tuningnya sih ya selisihnya cuman 1 detik ya dengan XP [musik] on dan juga yang dituning sama DKID. Terus kalau GPU rendernya sayangnya kalau untuk rendering 3D mirip-mirip aja sih hasilnya ya. Terus kalau kita lihat suhunya ketika full load tadi ya, CPU-nya kalau mode default itu dia di 60-an derajat celcius dengan pake power 45 watt. XMP on juga mirip-mirip. Nah, kalau pakai tuningan kita memang TDP-nya jadi lebih tinggi ya dengan 65 watt dulu terus coba kita jaga di kisaran 55 watt. Paling enggak lebih tinggi dibandingkan TDP default-nya yang 45 watt. Dan untuk hasil benchmark lengkapnya nanti saya minta tolong tim saya untuk taruh di deskripsi juga lah ya. Saya taruh di drive terus kalian bisa lihat screenshotan tes-tes kita. Jadi kalian bisa tahu bedanya ketika udah dituning sama DKID. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja PC collaps antara DKID dan Agress. Saya enggak tahu namanya apa sih ya, karena saya pure enggak mau cari profit di sini. Enggak ada komisi juga. Jadi kalau kalian pengin namain PC ini apa gitu, coba tulis di kolom komentar deh. Tapi pelajaran yang bisa kita ambil sebenarnya kalau kita ngomongin PC karena PC itu kan sebenarnya dibuat memang untuk orang yang suka otak-atik ya, orang yang suka tuning. Kalau laptop kan ya udah selesai beres gitu ya. Walaupun masih bisa di otak-atik tapi PC itu lebih advance di otak-atiknya. [musik] Jadi kalau beli PC, pelajaran yang bisa kita ambil dari video ini kalau misalkan nanti kalian memutuskan untuk gak beli, tenang aja tetap ada pelajarannya ya. Jadi kalau kalian beli PC masih bisa dipers banget gimana performanya biar lebih optimal. Jangan cuma mengandalkan settingan default dari pabriknya aja. Karena biasanya pabrik itu [musik] setting untuk ya amannya dia biar prosesornya itu aman, enggak panas. Tapi kalau kita mau tuning terus kita tes-tes kayak kita lihat TDP-nya J jatuhnya dia bisa lebih kencang. Tapi kita juga harus tetap jaga limitasinya biar dia enggak terlalu panas. Karena kalau panas, panas itu musuhnya semua hardware. Kalau terlalu panas, ya jadinya performanya enggak bakal optimal dan sering trotol. Secara teknis, PC ini ngebuktiin kalau optimasi subtiming dan tuning pada BIOS yang tepat itu pengaruhnya jauh lebih kerasa dibanding cuma sekedar pasang komponen mahal tapi didiamin standar. [musik] Kenaikan di 0,1% low FPS-nya bikin pengalaman main game kompetitif jadi jauh lebih konsisten. Tapi ada beberapa kompromisi sih yang harus kalian terima kayak soketnya. Ini masih soket AM4. yang sebenarnya udah di pengujung usia juga. Jadi kalau tahun depan kalian mau ganti CPU Ryzen seri terbaru terus pindah ke RAM di DDR5, kalian harus siap-siap ganti motherboard juga. Tapi ya gimana ya, saya enggak mau harganya itu di atas Rp15 juta gitu. Saya [musik] pengin tetap jadi terjangkau dan kalian bisa beli di kondisi gonjang-ganjing kayak gini. Tapi menurut saya karena di kondisi situasi kayak gini ya pasar-pasar karena kan sekarang itu kondisinya harga komponen naik tapi ekonomi kita enggak naik. Jadi kayak UMR tetap, harga bahan baku naik, harga [musik] komponen naik. Jadi kayak ya opsinya adalah orang yang dulunya bisa dapat R juta dengan spek mungkin lebih tinggi. Sekarang R juta ya harus mau ngalah dengan spek yang lebih rendah. Dan menurut saya rakitan ini bakal masih relevan kok sampai beberapa tahun ke depan karena ya itu tadi harganya lagi gila-gilaan. [musik] Dan buat kalian yang pengen beli PC ini, harganya kalau misalkan kalian udah punya monitor harganya bakalan ada di Rp1.200. [musik] Tapi kalau kalian pengen full set sama monitor harganya bakal di Rp1.200 200 bukan 139 ya. Karena kalau saya bilang thumbnail-nya R jutaan, tapi 139 tuh banyak yang marah tuh. Padahal secara bahasa baku 1399 tetap R jutaan, bukan 14 jutaan. 14 juta kembali R000. Ah, ya gitulah pokoknya. Tapi menurut kalian gimana? Kalau kalian mungkin juga expert di bidang overclock, er di bidang tuning, tuningannya kita kurang apa, coba tulis aja di kolom komentar kita sharing bareng. Siapa tahu kita bisa dapat performa yang lebih. Tapi performa yang lebih ini saya juga mau diimbangi dengan efisien gitu. Jadi buat apa performa kencang 1 jam pertama kalau throttle? Ya percuma ya saya penginnya performa kencang tapi stabil terus gitu. Jadi kalau kalian ada feedback tulis [musik] aja di kolom komentar. Kudi and see you on the next video.

Lihat di YouTube