Jungkat

Security Berlapis di Rumah! CCTV Proview dan Homekit Door Lock (YouTube Video)

  • 15/08/2025

grab handle-nya ini ke dalam. Nah, itu dia ngasih kunci dua lapis gitu, tuh. Jadi, satu ke arah dapur, satu ke arah kita nih yang lagi syuting. Yo, what's up, guys? And welcome back to Best YouTube channel sama gua Malvin dan yes kita syuting di rumah lagi. Karena di video kali ini gua pengen share ke kalian gadget-gadget buat security, buat keamanan rumah yang gua pasang di rumah gua setelah gua renovasi. Ini sebenarnya bisa dibilang yang basic-basic dulu aja sih, bukan yang kayak smart home, automation segala macam. Ini gua rasa yang kalian tinggal pasang, setting-setting sebentar langsung tinggal pakai biar enggak ribet. dan mana buat kalian yang pengin upgrade yang simpel-simpel gitu bisa coba lihat video ini. Jadi langsung aja tanpa basa-basi lagi kita mulai videonya. Let's go. Oke, jadi kalau ngomongin keamanan sendiri pastinya ngomongin soal CCTV ya biasanya ya itu udah standar lah. Tapi kalau gua ada beberapa tambahan lain yang bisa dibilang juga pintar dari segi keamanan, yaitu ini dia si door handle-nya yang mana ini sebenarnya brandnya gua kemarin sempat bahas juga di video smart home appliances dari brand Akara. Ini adalah smart door lock dengan kode A100. Jadi yang bikin gua tertarik banget sama si Smart Lock Acara ini adalah satu, yaitu dia bisa dibuka pintunya pakai iPhone, pakai produknya Apple. Kayak Apple Watch juga bisa. Jadi kalian tinggal tempelin aja di door lock-nya, dia langsung akan otomatis ngebuka dan itu pun kalian bisa atur dari aplikasinya. Nah, untuk aplikasinya ini kalian bisa akses namanya Akarah Home sama kayak CCTV-nya kemarin. Cuma yang di versi Smart Doorlock ini awalnya dia menggunakan Bluetooth. Jadi dia dipairing pakai Bluetooth. Cuma nanti bisa diakses pakai Wii menggunakan hub yang nanti mungkin gua akan bahas. Nah, intinya setelah kalian pairing, kalian bisa langsung bikin usernya di user managemennya kayak gua sekarang bikin buat gua bisa bikin kunci buat kunci rumah pakai kunci NFC sama bisa pakai buat istri gua nih. Istri gua gua kasih fingerprint bisa ada password juga bisa. Setelah itu, nah gunanya buat apa? gunanya buat si locks ini ya. Lock ini adalah history-nya nih. Beberapa orang yang keluar masuk rumah itu ada semua di sini. Misalnya gua pakai jempol kiri dia akan ada atau gua pakai Home kita, tulisannya. Jadi kita bisa tahu siapa aja yang keluar masuk lah kurang lebih lewat history si fingerprint-nya ini. Kemudian paling bawah. Nah, ini ada one time password. Di mana one time password ini itu tuh fungsinya bisa diaktifin setelah kalian gabungin si doorlock-nya ke hub dari wifi akara gitu. Jadi, Akara ini ada semacam smart home hub yang mana dia fungsinya itu buat ngoneekin si smart home device ini ke Wii dan juga bisa ngonekin ke aplikasi si Apple Home Kit. Cuma untuk yang door ini fungsi utamanya lebih ke si oneetime password ini. Jadi kalau kalian misalnya ada tamu datang atau ada orang tua datang yang pengin nginp dan enggak terdaftar fingerprint ya, kalian bisa kasih si one time password. Nah, untuk onet password-nya sendiri memang cuma bisa available sekitar 10 menit. Jadi misalnya ada orang yang mungkin bakal keluar masuk ya mesti dikasih oneetime password berikutnya. Nah, selain itu juga kalau kalian klik tiga titik di atas ini, dia ada beberapa settingan-settingan lagi ya. Kayak tadi yang gua bilang soal hub untuk bisa terkonnect Wii itu dia harus dihubungkan di sini nih, paired hub. Nah, di sini gua pakai hub M. M2 dari Akara. Sebenarnya ini item lama cuma ada yang orang jual second jadi gua beli aja. Tapi sebenarnya kalian bisa pairing hub ini ke beberapa kamera. Ada kamera dari Akara yang juga punya fitur hub untuk Apple Home Kit di dalamnya. Kemarin kamera G2H Pro sama G3 itu ada hub-nya. Kemudian di bawah sini kalian bisa setting-setting lagi tambahan ada away mode. Jadi kalau kalian misalnya di luar mesti di create automation-nya. Ini gua belum bikin sejujurnya jadi gua enggak terlalu pakai. Cuma yang setting berikutnya di bagian alarm ini. Nah, di sini kita bisa atur nih. Kalau kalian ada pintu yang enggak dikunci atau pintu yang e enggak ketutup itu bisa ada suara alarmnya dan ada delay-nya juga kurang lebih berapa detik gitu. Kemudian ada settingan untuk volume juga tadi ya. volume alarmnya kalian bisa setting. Gua bikin low aja karena kadang agak berisik kalau kencang. Ada volume unlock sama ada bahasa nih. Kita bisa atur bahasa Inggris atau bahasa Mandarin aja. Nah, untuk Home Kit binding ini gua udah bound ya, udah gua pairing ke Home Kit-nya. Kalau kalian belum tinggal dipairing aja dan dia nanti akan masuk ke Apple Home Kit kalian tadi. Nah, ini untuk aplikasi Home Kit. Kalau gua cek di living room ada Akara Smart Door Lock yang mana sekarang terkunci. Kalau gua mau buka, gua juga bisa pakai si aplikasi Apple Home Kit ini. Lagi di posisi unlocking baru dia kebuka. Kurang lebih kayak gitu. Kita bisa kunci lagi juga langsung. Kalau udah binding sudah tinggal manualnya. Ini ada beberapa manual kalau kalian perlu. Dan by the way ini juga ada lubang kuncinya ya. Seperti kalian bisa lihat di manualnya. Lubang kuncinya itu ada di sini nih ya. Jadi ada key di sini. Tapi kalau kalian misalnya jaga-jaga baterainya habis-abis banget terus pengen ngebuka, dia ada port USB type C di bagian bawahnya ini yang bisa dipakai buat ngecas ya atau jumper baterainya sebentar buat ngidupin power-nya biar kita bisa buka pintunya. Nah, kalau terjadi apa-apa juga sama si Smart Dock ya kita bisa reset dari bagian belakang ini yang mana ini juga tempat kompartmen baterainya ada di bawahnya nih ada tombol setting sama tombol reset. Di sini kita bisa pairing ke aplikasinya tadi. Nah, kalau ngomongin baterainya sendiri, klaimnya sendiri Akara ini bisa sampai 1 tahun klaimnya dia ya. Dan yang uniknya juga adalah dari 8 baterai yang terpasang sebenarnya itu cuma empat baterai aja yang dipakai untuk dia berjalan ya. Jadi kalau kalian pasang empat baterai aja itu dia tetap bisa jalan. Jadi sisanya ada apa? Kenapa ada delapan di sini? Karena empatnya itu dipakai buat cadangan. Oke, Guys. Ternyata baterainya tinggal 88%. Yang mana kalau dihitung-hitung gua pakai 2 bulan berarti berkurang 12%. Sebulan kurang lebih 6%. Jadi setahun sekitar 72% lah. Masih bakalan sisa sih harusnya. Terus di bawahnya juga ada kunciannya ya. Di mana kita bisa kunci e permanen di sini dan kita bisa grab handelnya ini ke dalam. Nah, itu dia ngasih kunci dua lapis gitu. Jadi, ya dijamin bakalan aman. Mungkin yang gua bisa bilang minus dibandingin gua sebelumnya juga bisa dibilang pakai semacam smart door lock. Dia itu gak bisa diset permanen untuk buka gitu. Yang mana memang di satu sisi e bikin lebih santai sebenarnya kalau kita pengin keluar masuk karena enggak harus scan fingerprint atau scan pakai iPhone segala macam. Cuma di sisi lain juga jadi lebih aman sih ya memang ya kita kalau masuk ya mesti pakai tadi authenticity-nya lah istilahnya kayak gitu ya. Karena gua waktu itu di rumah sebelumnya gua pakai smartlock itu tuh gua akhirnya kebiasaan enggak ngunci dan ujung-ujungnya ada orang yang enggak dikenal itu bisa masuk gitu. Dan itu memang lumayan bahaya makanya dan sekarang ya agak repot sedikit tapi paling enggak jadi lebih aman. Nah, untuk Akara Smart Dock ini gua kemarin belya di sekitar R jutaan kalau enggak salah R,5 juta pas lagi promo ya. Harga normal itu sekitar 2,7 gitu. Jadi nanti gua taruh link seperti biasa udah ada di bawah tinggal diklik aja nanti di sana. Oke, itu tadi yang menurut gua esensial dan ini pemasangannya bisa dibilang susah-susah gampang sih ya. Gua minta tukang untuk pasangin. Dan kalau kalian bisa lihat ini terlalu rapat sih sebenarnya masangnya. Bagusnya agak di tengah dikit gitu. Cuma karena udah ada lubang bawaan dari pintunya ya mau enggak mau ngikutin lubangnya aja gitu biar lebih mudah. Sip. Kita lanjut. Oke, jadi kalau kalian bisa lihat di atas sana ada sebuah CCTV ya yang bisa dibilang CCTV analog ya kelihatannya ya. Tapi sebenarnya itu adalah IP kamera karena dia terhubungnya menggunakan kabel LAN RJ45 ke servernya. Dan kalau kalian mungkin ingat dulu gua juga pernah bahas sejenisnya ya kamera yang bisa connect via LAN dan juga via Wii. Yes, ini sejenis yang sama tapi dia menggunakan aplikasinya sekarang udah jadi satu dari Profiew. Nah, Prof sendiri itu punya beberapa jenis kamera ya, bisa buat indoor dan buat outdoor. Nah, sistemnya sendiri yang gua beli untuk rumah ini itu yang delan kamera ya, jadi empat indoor dan empat outdoor. Nah, yang indoor sendiri kameranya ada beberapa jenis ya, salah satunya yang kayak gini. Ini ada lampunya juga di bagian bawahnya ya, yang mana kalau pas malam dia juga terang. Nah, ada beberapa juga kamera yang outdoor yang mana nih semua kamera IP itu langsung nyambung ke NVR-nya tadi. Jadi, NVR-nya tadi bisa dimasukin hardisk yang mana fungsinya untuk nyimpan data dari kameranya. Nah, untuk akses kameranya tadi kita bisa pakai aplikasi di HP dan juga bisa lewat si NVR-nya tadi. Nah, untuk aplikasi di HP namanyaw yang mana dia itu bisa tadi ya karena NVR gua 16 channel, kita bisa nampilin 16 kamera kurang lebih. Tapi ini juga bisa ditambahin dengan kamera-kamera WiFi-nya yang mana kamera Wii-nya bisa kita gabungin ke dalam satu penampilan atau satu tampilan ini atau kita bisa pisahin. Kalau kita pisahin itu bisa banyak banget kameranya. Enggak perlu kalian gabungin jadi satu. Cuma kalau gua, gua gabungin jadi satu. Jadi totalnya itu gua ada sekitar 9 10 11 kamera dari Prow yang gua pakai untuk rumah ini. Nah, yang menarik dari kameraw terutama yang versi Wii-nya adalah dia tuh ada versi dual lens ya. Jadi ada kamera yang PTZ yang mana dia itu bisa nge-capture dua angle sekaligus dan itu juga ada yang buat outdoor-nya. Jadi kalian enggak butuh dua kamera. Cukup satu kamera bisa langsung nge-capture dua angle sekaligus. Nah, kalau kalian lihat sekarang gua udah ada satu kamera dual yang PTZ di belakang ini yang mana gua pakai tujuannya sebenarnya satu bisa mantau ke angles. Ini living room dan satu lagi bisa mantau ke dapur karena ini kayak perbatasan gitu dan gua ngerasa kayak pas posisinya. Jadi, gua bisa atur aja nih satu kamera itu dia bisa ngelihat ke arah dapur nih ya. Tuh, jadi satu ke arah dapur, satu ke arah kita nih yang lagi syuting. Jadi preview-nya nanti kurang lebih kayak gini. Kalian bisa lihat dua angle sekaligus. Dan gua senang sih pakainya karena gua bisa lihat misalnya ada keluarga gua lagi di living room atau lagi masak di dapur itu kelihatan semua lewat satu kamera aja. Nah, yang unik juga dari kamera provision ini adalah kalau kalian yang pakai NVR-nya HI Vision itu bisa dicross dalam arti si kamera profiw ini bisa bekerja di NVR-nya Hick Vision yang mana biasanya emang NVR-nya HIG Vision tuh sedikit lebih mahal ya, tapi memang dia secara respon lebih cepat gua lihat dibandingin sama NVR-nya yang Eew ini. Jadi kalian bisa pilih sih sebenarnya ya kalau kalian mau pakai kameranya Proiew terus NVR-nya HIV Vision itu bisa. Ini possible karena kamera preview ini juga menggunakan sistem on viif yang mana banyak dari kalian juga suka komen kalau gua ngomongin CCTV suka ditanya bisa onif enggak? Ini bisa jadi sebenarnya bisa digabung mungkin ke NVRNVR lain yang kompatibel atau kalau kalian punya NAS yang kompatibel dengan Onif itu juga mungkin bisa. Nah untuk Prof ini sendiri gua harus bilang secara kualitas gua puas ya pemakaiannya. Harganya juga bisa dibilang affordable banget dan garansinya juga jelas garansi 2 tahun dan selalu bisa ganti baru kalau rusak. Kalau kalian pengen dipasangin itu juga bisa ada jasa pasangnya ya yang bisa langsung ke rumah itu dengan harga yang juga bersahabat. Sama satu lagi kalau kalian masang kamera outdoor terus kalian enggak ada colokan di outdoor kalian bisa pakai kabel extension. Jadi dijual juga sama Proiew. Jadi mereka mikirin banget sih secara user experience biar gampang pakai CCTV yang smart. Nah, untuk CCTV-nya yang gua pakai ada tiga jenis nih ya. Kalau yang Wii pertama yang indoor tadi PTZ yang 4 megapel itu di harga Rp200.000-an. Kalau yang dual lens yang PTZ yang bisa gerak-gerak itu di Rp300.000-an. Sama ada juga yang dual outdoor itu sedikit lebih mahal karena ada IP rating-nya itu di R00.000-an. So, yang menarik kalau kalian yang memang lagi pengen upgrade ya, security di rumah, selain tadi bisa pakai doorlock yang oke, bisa pakai smart CCTV. Kalau gua sendiri pakai Smart CCTV buat di kamar, tapi juga penting punya CCTV yang emang udah pasti bekerja. Karena kan CCTV yang Wi-Fi itu bergantung sama Wii. Kalau ini yang analog istilahnya ya atau yang pakai kabel, dia akan selalu ngerekam 247 gitu dan jarang bermasalah sih selama gua pakai. Makanya kalau kalian pengen cek nanti gua taruh link seperti biasa di bawah. Ini rekomendasi dari gua. Gua bayar sendiri semua enggak di-endorse tapi gua pengen share aja mana tahu bisa bermanfaat buat kalian semua. Oke, itu aja, Guys. Thank you semua yang udah nonton video ini. Mungkin kita nanti akan next bahas lebih ribet, lebih ruwet lagi. Lebih ada automation, lebih ada canggih-canggihnya di next video. Jadi, kalau kalian pengen make sure diike dulu video ini, di-subscribe, dan dikomen di bawah, ya. Jadi, gua tahu kalian pengen kita bahas apa nih, terutama buat di rumah. Sekarang gua lagi senang-senang ya bikin konten di rumah, soal rumah dan mana tahu bisa bermanfaat juga buat kalian semua. Oke, thanks semua sudah nonton. Nama gua Malvin. I'll see you guys on the next video Coo. H

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.