SEJUTAAN SERBA BISA | Amazfit BIP Max Indonesia (YouTube Video)
Smartwatch satu jutaan tapi udah bisa highrock. Yes, ini adalah Amazfit Bip Max yang kalian bisa pakai di highrock Indonesia akhir Juni nanti. Amazfit bilang sih ini adalah sebuah jam entry level, tapi fiturnya itu bikin gua enggak habis pikir. [musik] Ini adalah sebuah jam yang bongsor ya. Dia bentuknya kotak yang mengoval di setiap sudutnya. Panjangnya ada di 4,9 cm dan lebarnya ada di 4,2 cm. Tebalnya sendiri ada di 1,3 cm dan bobotnya ada di 52,6 gram. Frame-nya sudah menggunakan aluminium alloy yang terasa solid banget, apalagi buat harganya yang ada di satu jutaan. Terus di bagian belakangnya, bagian yang ada sensornya dan yang terkena kulit kita itu menggunakan material plastik. Pas digunakan di tangan gua yang mungil ini sih masih terasa pas, enggak berasa kegedean. Untuk bagian belakangnya dan strap-nya terasa nyaman di kulit gua. Jam ini juga terasa ringan pas digunakan. Walaupun untuk harga satu jutaan, dia enggak punya kesan murah ya. Bip Max ini menggunakan sistem navigasi dua tombol. Gua suka tombol yang di dia cukup besar dan pas kita gunakan feedback-nya itu terasa enak, rasanya solid dan grip-nya juga enak karena dia punya tekstur gitu. Tombol yang di atas ini punya warna merah, fungsinya untuk masuk ke menu training dan yang di bawah ini fungsinya untuk masuk ke menu utama. Ke depan ada layar yang gede, 2,07 inci AMOLED dengan resolusi 432 * 514 piksel. Kerapatan pikselnya ada di 324 PPI dan peak brightness-nya ada di 3.000 nits. Untuk lapisannya menggunakan tempered glass dengan anti fingerprint coating. Untuk layar ini terasa tajam banget, apalagi buat harga di bawah dua jutaan. Touchscreen-nya juga responsif. Dengan peak brightness yang tinggi gini, kita enggak bakal nemuin masalah untuk dipakai di outdoor. Dia juga sudah support always on display. Buat connect-nya dia masih menggunakan Zepp OS. Dia sudah tersedia baik di Play Store ataupun App Store. Untuk Bip Max sendiri sudah menggunakan OS terbaru mereka, Zepp OS versi 5 yang terasa makin ringan dan smooth, enggak ketemu lagging sama sekali. Buat di-scroll-scroll itu terasa fluid banget. Buat heart tracking-nya, dia sudah menggunakan sensor BioTracker 6.0 PPG yang punya lima PD dan 2 LED. GPS-nya sendiri menggunakan single band dengan 5 satellite positioning. Sayangnya nih, dia tidak punya sensor altimeter dan barometer. Jadi, kita enggak bakal mendapatkan data elevasi. Untuk heart tracking-nya juga terasa sangat baik. Gua set semuanya di continuous ya. Jadi, Bip Max ini bakal tracking kayak heart rate dan blood oxygen gua secara terus-menerus. Untuk data tidurnya juga sudah cukup lengkap dan sudah ada sleep HRV juga. Ada fitur bio chart atau semacam body battery juga. Dia akan update setiap pagi kalau kita gunakan pas tidur. Bio chart saya ini juga sudah berkurang secara live sepanjang hari. Ini sesuatu banget ya, karena fitur ini cuman biasanya ada di sport watch yang mahal. Yang gong lagi, Amazfit Bip Max ini sudah punya fitur offline maps yang kita harus download dulu. Nah, dia punya storage 4 GB tipenya eMMC. Lumayan buat kita yang mau download maps masih bisa dapat banyak. Buat dipakai lari, dia punya akurasi GPS yang cukup baik. Gua coba pakai lari 5 km samping-sampingan dengan sport watch flagship mereka, Cheetah 2 Pro. Hasilnya dia cuman selisih sekitar 30 m dari Cheetah 2 Pro. Gua juga suka dia sudah support tracking mileage sepatu dan langsung ditanya setelah kita selesai lari. Data lari juga cukup lengkap. Ada cadence, stride, vertical oscillation dan rasio, ground contact time, sampai real time performance juga sudah ada ya. Yang missing banget di sini tuh kita enggak dapatin data untuk power dan elevasi. Buat strength training, dia juga sudah dilengkapi dengan muscle heat maps. Jadi, kita tahu otot mana saja yang kena impact selama kita latihan. Bip Max ini juga sudah punya fitur high rock, bike race, ataupun training dan menu hybrid training. Ya, gua enggak sempat coba karena kelas simulasi high rock tuh sekarang penuh terus. Bip Max ini juga sudah dilengkapi dengan speaker dan mic. Konektivitas ke Strava juga lancar. Dan buat lari, dia enggak kena pajak Strava sama sekali. Sesuai dengan apa yang di-tracking sama Bip Max ini. Nah, kalian bisa lihat ya garis tracking di map Strava-nya itu cukup lurus. Enggak keluar-keluar jalur atau keliwir-keliwir gitu. Bip Max ini juga sudah dilengkapi dengan speaker dan mic. Kita bisa angkat telepon termasuk WhatsApp call langsung dari jam ini. Kualitas kedua cukup decent. Baterainya ada di 550 mAh dan diklaim bisa bertahan 20 hari dengan pemakaian normal. Kesimpulannya buat harga di bawah 2 juta nih, Amazfit Bip Max ini udah kasih fitur olahraga termasuk high rock dan heart tracking yang lengkap. Dia juga punya layar yang bagus, gede dan baterai yang tahan lama. Deal breaker-nya tuh satu-satunya cuman dia enggak punya altimeter, jadi kita enggak dapat data elevasi.
