Selalu lebih murah! Unboxing POCO X7 5G Indonesia! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini, dan mari kita cobain Poco X7. X7, HP yang secara spek, mirip banget sama Redmi Note 14 Pro 5G. Yang nggak terkejut juga sih, soalnya tahun lalu juga kayak gitu. Ini ada Poco X6, dia punya spek yang mirip kayak Redmi Note 13 Pro 5G. Jadi angkatan tahun lalu sifatnya juga sama, dan waktu itu kesimpulannya gampang ya. Pilih Poco kalau cari performa, karena mesinnya sama, tapi dia lebih murah, valuenya lebih tinggi. Tapi kalau anda cari kamera, pilih Redmi. Satu-satunya spek yang beda, resolusinya lebih tinggi, lowlightnya lebih bagus. Worth it kalau nambah beberapa ratus ribu. Milihnya enak ya, ada pasarnya sendiri. Kalau tahun ini, apakah ceritanya juga sama? Mari kita cobain! Oh iya, pas saya bikin video ini, harga resmi dari Poco X7 ini belum diumumin ya, tapi harusnya dia tetap bakal sama kayak Poco X6 waktu itu di 3999. Kalau beda pun, paling 100-200 ribu ya, tapi semoga tetap sama lah. Soalnya Redmi Note 13 ke 14, dia semuanya tetap sama. Aneh kalau Poco malah beda. Mari kita unboxing saja! Di sini kita bakal banyak bandingin sama si Note 14 Pro 5G ya, karena ya memang temanya, kedua HPnya mirip banget. Di sini ada logo Poco, ada tulisan Poco X7, terus di sebelah kiri ada HyperOS, terus di sini Poco X7 lagi. Di sini mirip-mirip saja, termasuk spek kuncinya yang ada di sini. Dibuat di Indonesia tentu aja garansi 15 bulan, dia pake prosesor Mediatek Dimensity 7300 Ultra, terus layarnya AMOLED 1.5K, 120Hz, dan ini nih, yang beda dari si Redmi. Kamera Poco ini, dia 50MP aja dengan OIS, sementara Redmi, dia punya resolusi 200MP. Bedanya, yang utamanya satu ini saja. Kalau IP68, dia tetap punya, dan baterainya juga sama persis, 5110 mAh, dan variannya juga RAM 12GB, internal 512GB. Harusnya ada yang 256GB ya. Jadi memang persis dibikin sama-sama di SAT Nusapersada. Mungkin jalur rakitannya juga sebelahan doang ya, ada yang kurang, minta sama belakang. Mari kita lihat isinya. Harusnya kalau dari kelengkapan, ada beda-beda dikit lah. Coba kita bandingin ya, ini ada kotaknya jadi hitam lawan putih, tapi isinya putih, hitam, isinya kuning ada. Poconya beraksi, si Redmi ini dia dapetin casing, oke, Redmi juga dapetin casing, yang warnanya sama. Nih, udah dibilang, kalau casing di line Poco abis, dia tinggal minta sama... Nggak boleh sih. Ternyata ini tulisannya beda. Wih, ada Poco, ada Redmi, jadi ketahuan kalau misalnya ada tuker-tukeran. Dalamnya juga beda, ada garis-garis tapi Redmi dan Poco. Kalau Redmi ada tulisan surat cinta yang panjang, kalau di Poco dia dikasih pembatas buku ya. Ya, ini intinya sama-sama. Berterima kasih kalau kita udah pilih HP mereka. Oh, Poco juga ada stiker-stikeran, oke. Dan di dalamnya harusnya isinya sama juga, charger 45W dan kabel USB A to USB C. Jadi sama persis, beda di stiker sama sambutan selamat datangnya saja. Di plastiknya ada tulisan-tulisan soal fitur kuncinya tadi, ada logo Poco juga sih, tapi ini tipis banget. Sip, kita keluarin HPnya, dan penampilannya adalah seperti ini. Warna hijau, yang metallic-metallic gitu, mengkilat-mengkilat gitu, seperti terbuat dari logam. Padahal belakangnya ini bukan dari logam ya, ini terbuat dari polikarbonat. Bahkan bagian framenya juga masih terbuat dari polikarbonat, cuma gayanya aja yang pengen terlihat seperti besi-besian. Dan itu lumayan beda dari si Redmi yang kelihatan lebih kalem ya, dia kelihatan pakai kaca, padahal ini juga dari polikarbonat. Jadi kesannya beda aja. Kalau si Redmi ini mungkin pengennya lebih elegan, kalau si Poco ini pengennya lebih mencolok, lebih garang, tulisan Poco-nya aja gede sekali! Poco di sini! Kalau dari kamera, semuanya sama. Dari layoutnya, ini mirip kayak fidget spinner, atau kompor, nggak sih, ini fidget spinner sih, lebih mirip sih. Di sini ada beda juga tulisan kalau Redmi 200MP, kalau Poco dia 50MP. Susunannya sama, ini ada LED Flash, ada kamera utama di kiri atas, ada kamera ultrawide 8MP, dan kamera makro 2MP, alias kamera gimmick. Dari sisi-sisinya juga sama, ada tombol power, tombol volume di bagian atas juga sama persis, ada mikrofon, ada air blaster, ada speaker, sama ini yang kemarin dibilang apa? Ini lubang buat service, tukang servicenya, yang cuma bisa diakses mereka. Saya nggak tahu itu bener atau nggak, intinya kita nggak usah peduli, ini intinya banyak lubang aja yang kelihatan simetris, sementara di sisi kirinya, dia polos semua, di bagian bawah juga tentunya sama persis, dia bisa dual nano SIM, terus ada mikrofon, ada port type C, dan ada speaker. Dan kemiripan itu nggak bikin heran ya, soalnya memang kayak gitu, cara main Redmi sama Poco, udah bertahun-tahun mereka lakuin, mungkin caranya sukses, jadi mereka lakuin tiap tahun, dan di sini... cara bedanya kalau misalnya anda baru pertama kali nemuin kasus beginian, nggak terlalu ngikutin dunia HP, kalau misalnya Redmi, dia ada dijual offline dan online, sementara Poco ini, dia dijualnya online doang. Makanya dia pasti lebih murah. Terus modelnya dibedain dikit, silahkan sesuaiin sama selera anda, atau speknya dibedain dikit juga, kadang ada yang sama juga nggak heran. Jadi 3 itu mungkin model online offline sama kalau ada beda speknya, dan di 2 ini kameranya yang beda banget speknya. Kalau dari modelnya sendiri mirip ya kali ini ya. Oh iya, ini dari tadi ada 1 HP, ini Poco X7 juga dari tadi, dari awal, nongkrong di sini, ini juga varian dari Poco X7. Ini lebih metallic lagi sih, ini rasanya lebih ngejreng lagi. Sekarang mari kita hidupkan saja. Biasanya kalau HP Poco itu dia modelnya lebih berani lah, lebih... kalau istilah marketing mereka itu lebih gaul, lebih ekstrim, kalau Redmi lebih mainstream. Jadi walaupun mirip, finishingnya beda. Sep! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Poco X7. Poco yang elegan ya. Layarnya nge-curve-nge-curve gini, karena emang DNA-nya sama kayak Redmi yang pengen tampil elegan juga. Dari brightness, dari resolusi, refresh rate, semuanya sama persis pake Corning Gorilla Glass Victus 2 juga. Jadi kalau pengen tau kualitasnya lebih detail, bisa ke Redmi aja. Video Redmi-nya. Video review Redmi-nya. Kok susah banget ngomongin. Yang beda di sini paling Poco UI-nya aja ya. Yang bulet-bulet begini. Terus kalau Redmi, dia bentuknya lebih kotak-kotak, sama bisa di scroll kanan-kiri, tapi itu semuanya bisa di setting. Sisanya sih sama-sama aja ya. Iklannya pasti sama juga, aplikasi bawaannya juga sama. Tidak banyak perbedaan, selain kosmetik-kosmetik gitu doang. Skor AnTuTu-nya juga tentu saja sama, karena dia pake prosesor dan RAM dan lain-lain yang tipenya sama. Ini Dimensity 7300 Ultra. Ya, persis sekali. Cuma beda 2000 pun itu luar biasa mirip sih. Seh! Oke. Ini mainnya santai-santai aja sih regionnya. Misinya juga santai aja, karena performanya udah di tes dan emang sama sih. Jadi tidak ada kejutan sama sekali di performa dari Poco X7 ini. Dia tetep sama-sama enak buat dipake main game berat, atau game yang enteng-enteng, mainstream, semuanya mantep. Tapi kalau game berat, dia nggak terlalu maksimal ya. Udah sewajarnya sebagai HP mid-range. Buat suhunya juga sama-sama aja, beneran persis, dalemannya pasti sama juga, karena dia kena di 41/42 derajat aja. Mirip kayak si Redmi. Ini... Woh! Kelihatannya keren ya, padahal udah 26 ini. Ini settingnya di Super Ultra. Jadi frame ratenya, batasnya di 90 fps, tapi grafisnya bisa maksimal. Ah! Oke. Hop! Kena nggak? Oh kirain gitu. Dan frame rate yang didapet juga maksimal ya, jadi bisa mentok 90 fps, stabil juga buat main Mobile Legends. Oke. Wah! Jadi kalau misalnya pengen cari performa, ya ini sama-sama aja dengan harga yang seharusnya lebih murah 400 ribu. Dari speaker juga bagus, sama-sama aja kayak si Redmi. Sekarang mari kita bandingin kameranya. Tapi ini sampel-sampel sedikit, sebelum kita compare sama si Redmi, kalau dia sendiri dan di dalam studio kira-kira seperti ini. Hop! Nah... Ini saya kasih beberapa preview dulu sebelum saya komenin, apakah si Redmi kualitasnya lebih baik dari si Poco? Kalau menurut saya sih nggak ya. Ini lumayan gado-gado hasilnya, kadang Poco lebih bagus karena dia lebih terang, warnanya lebih berani, sementara si Redmi lebih kalem, sedikit lebih gelap, kontrasnya lebih pekat. Cuma ini bukan sifat warna yang permanen ya, karena kita bisa naik turunin exposure, kita bisa atur-atur sendiri, jadi tergantung selera juga, semua foto yang diambil di sini tuh nggak setting apa-apa lagi, langsung pencet, jepret aja mode auto, perbedaan paling jelas cuma ada di vocal lengthnya aja. Kalau Redmi, dia 23mm, Poco 26mm. Jadi si Redmi tangkepannya lebih luas. Sama satu lagi, justru bagian ini Poco yang unggul ya, dia f-nya, atau bukaan lensanya bisa lebih lebar maksimal f1.5. maksimal di f1.65 aja. Kamera Poco bisa nangkep cahaya yang lebih banyak dari Redmi. Dan buat saya, hasilnya sama aja sih, malah kalau misalnya kita foto suasana malem, si Poco nggak kalah juga dari si Redmi. Jadi ini lumayan beda dari komparasi tahun lalu, dimana Poco jelas kalah dari si Redmi. Kali ini Poco bisa bersaing lho. Si Redmi cuma menang di bagian zoom aja. kita pencet zoom 2 kali, pas kita motret pake Redmi, dia bakal pake sensor yang resolusinya gede banget, biar hasilnya tetep tajem ya, sensornya di crop. Dan kalau kita bandingin sama Poco, hasilnya jelas Redmi yang lebih bagus. Ini zoomnya harus dari HP ya, pas kita motret ya, bukan pas kita motret sekali terus kita crop nggak. Sementara kalau video sih sama aja ya. Keduanya tetep sama-sama ada sifat yang nyendut-nyendut, autofocusnya kayak kurang mantep aja, buat ngunci satu titik, buat fokus ke sana terus, rasanya nyendut-nyendut aja yang udah sering orang komenin. Di Poco juga sama. Kalau misalnya harus pilih yang mana yang lebih bagus, soal video, Poco buat saya lebih oke ya. Misalnya di bagian indoor gini, di suasana yang banyak lampunya, agak remang-remang, warna dari Poco lebih keluar aja daripada si Redmi. Kalau buat hasil perekaman kamera depannya, keduanya juga sama settingannya di 1080p 60fps. Kalau dilihat dari warnanya, detailnya, belakangnya, putihnya, semuanya mirip-mirip ya. Jadi tidak ada yang berbeda. Dari stabilisasi juga mantap, sama-sama stabil. Coba dinilai suaranya kayak gini, seharusnya sama juga. Kesimpulannya, siapa yang lebih cocok sama Poco, dan siapa yang lebih cocok sama Redmi, kalau anda nggak pentingin kualitas zoom yang jelas lebih bagus di Redmi, atau suka-suka aja sama pilihan warna yang ada di Poco, atau anda nggak masalah beli HP online, jelas Poco ya kemana-mana ya, soalnya harganya lebih murah, dan mesinnya sama, display sama, semuanya sama, kecuali kamera dan model. Apalagi kali ini kualitas fotonya juga nggak jauh beda ya, malah videonya bisa lebih bagus. Zoomnya aja yang dia jelas kalah. Kadang saya geregetan sih sama langkah Xiaomi yang ngeluarin 2 HP yang mirip-mirip gini, mungkin bisa bikin pasar bingung ya, tapi kalau kita ambil sisi positifnya, justru ini kesempatan buat dapetin HP yang mirip, tapi harganya lebih murah. Kemarin Redmi Note 14 Pro kita udah review dan hasilnya cakep, dan sekarang ada yang sama, tapi lebih murah lagi. Mantap! Soal Poco makan Xiaomi ya... Itu urusan kantor mereka, gudang mereka yang pusing. Demikian unboxing Poco X7. Like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption by @subbox.id Poco, Poco... Tulisannya... Oh nggak, lighting-nya aja. Bukan tulisannya yang ilang-ilang. Wow!
Video Lainnya
Berburu ponsel baru di rentang harga Rp 1 hingga 5 jutaan kini terasa seperti menjelajahi medan perang spesifikasi yang sangat sengit. Menariknya, pergeseran tren...
Membeli ponsel baru di rentang harga Rp 3 hingga 5 juta kini terasa seperti menjelajahi medan perang yang penuh kejutan, di mana batas antara perangkat kelas...









