Sepatu Kanky Terbaru! Apa Pengaruhnya Upgrade di Sepatu Ini? - PODCAST Sepatu (YouTube Video)
Jumpa lagi Jib TV. Jumpa lagi di kali ini kita bilang apa ya? Udah review sepatu. Udah ya. Udah bukan podcast sepatu. Formatnya udah berubah nih. Oke, masih bareng dengan Angga dan yang akan kita bahas kali ini adalah Kangki Tirx Tirta story sensu V2. Oke, Kanki Xtirta Story Sensu V2. Yes. Gua masti baca nih namanya nih Sensu tuh. Udah lama ya. Udah, udah lama ya. Kita kita background story dulu aja deh. Ini berarti kolaborasi antara Kanki dengan dokter Tilta. Drta Cipeng Pengpeng. Iya, Cipeng Pengpeng. Iya, betul betul betulakan dirinya gitu. He. Ee dan biasanya menghasilkan yang asik-asik. Contohnya, contohnya yang sudah pernah kita review sebelumnya. Nah, kanki story mic. Harusnya ini Kanki Xtirta Story Michi. Iya kan? Yang enak banget ya. Gua nyobain ini. Enak banget. semuanya udah cocok dengan satu pengecualian ini di bawahnya mesti dikasih penguat aja. Betul karena gampang kekikisahud enggak ada komplain yang lain bawahnya kasih penguat aja dan selesai. Bisa dibilang almost perfect almost perfect. Perfect. Dipakai buat lari ini. Perfect. Dipakai buat jalan ini harus tambahin sedikit sini biar enggak gampang jebol. Karena ini cuma tiga kali jalan doang nih. Bawahnya udah agak kerak. Iya terkikis. Jadi based on itu harusnya sangat menarik sekali nih kalau udah Kanki Xtirta gitu kan ya. Pelari paham kan. Betul. Nah. Nah ini kebetulan kita sudah sama masing-masing ini jarang-jarang ya. Ini jarang-jarang ya. Jarang-jarang kami berdua sama-sama punya. Nah, dan beli dua-duanya. I dan ini biasanya kan kita review-nya sepatu yang vulcanized ya, yang ada ukurannya. Nah, ini sepatu performance loh. Masuknya ke kaki atletika soalnya. Ini performance ya? Performance. Karena masuknya ke atletika. Oh, gitu ya. Iya. Oke. Ada kok gambarnya nanti kita tampilin. Oh, I maksudnya gitu ya. Performance ya? Performance. Lalu lalu lalu ini banyakan dari Angga nih yang akan membahas. Nanti gua akan nambahin dari perspektif kalau kaki lo besar gimana. Oke. Nah, gitu. Kaki lu 46 lah. Besar tuh 46 ya. Gua tahu dek mungkin ada yang 48 ya. Gua cuma 46 aja lah. 46 sekarang pakai atlet enggak sih, Pak? 48 Pak. Kaki alet basket. Basket basket. Oke, berarti kalau gitu seperti biasa kita masuk ke impresinya dulu nih. Tampilannya dulu. Nah, kalau di KK Story Sensu V2 ini heeh. Mereka tampil dengan looks yang berbeda lumayan jauh dibandingkan versi pertamanya. Oh, dari sensunya beda. Dari sensonya juga beda beda beda. Tapi kalau dari Michi kok agak-agak mirip ya loh. Jangan-jangan ini sebenarnya Michi tarikannya kayak Michi. Iya, benar. Benar. Michi itu identik loh. Iya kan? Identik loh. Sebenarnya kalau silet-silet mirip mirip siluet doang tapi detailnya beda nih. Coba coba detailnya. Detail. Oke, detailnya kalau di Sensu V2 ini dia pakai Nit yang full. Bahkan kalau teman-teman lihat ya, ini uncage look. Kalau uncage tuh e istilahnya Adidas lah ya. Di Adidas Ultrabus tuh ada yang uncage di mana bagian nit banget. Nah, dari upper sampai shock linernya itu nyatu. He. Dan bisa dilihat semuanya ini un body. Jadi unib unib uni nah unit. Semnya satu rajutan lah ini. Sem satu rajutan lah. Ini ikatan hampir kayak buat apa gitu ikatannya karena dia ada rajutannya juga di situ kan dengan beberapa aksen yang di bagian depan ini dibikin agak lebih tebal rapat supaya dia ngebentuk tobox yang ya tampilan tampilannya seperti tobox seperti tobox. Tapi sebenarnya dalamnya enggak ada apa-apa sih. Enggak apa-apa. Ini memang nit masih nit aja cuma lebih rapat lebih kenc tampilannya seperti kaos kaki J. Betul. Nah, di sisi belakang bedanya nit-nya ini dilapisin ada plastik gitu dia untuk buat kestabilan ya. Masih kestabilan lebih ngegenggam tumit. Heeh. Dan ada pulap baik di bagian belakang. Tapi lumayan gede ataupun depan. Iya. Bisa masuk dua jari nih. Iya. Depan belakang gede full tap-nya ini. Oke nih. Tuh full tap-nya oke. Depan belakang. Terus terus terus di sisi laing juga nih di Nah ini lubang tali sepatunya. tali sepatu tambahan lubang tali sepatu tambahan lubang tali sepatu padahal harusnya kalau shock line ya e ya shock line yang udah nyatu gini harusnya sih udah uncage gini udah langsung tanpa tali sepatu pun udah oke gitu ya harapannya sebetulnya kan lu sudah ngebikang kak harapannya ee dengan adanya tali sepatu tali sepatu tambahan harusnya bisa lebih mengekang kaki lagi. lebih kencang tapi ya lnya ini ada ada ceklikan ya tombol kayak tombol on off gitu kan kalau dibuka dia ngebuka gitu kalau ini nyeklik gitu klik problemnya ee ini enggak bisa ngencengin iya atau ada cara enggak ada cara si Oh caranya begini kayaknya sepertinya ini bukan talinya pun fleksibel Pak Nah iya sebetulnya cara ngencengin talinya ada ya lu bisa buka di sini ya di pangkal Soalnya tiap satu ini bisa dibuka terus ditarik bisa sebetulnya. Oke. Cuma problemnya ini talinya bukan tali biasa tapi tali fleksibel masih karet juga kayak karet kolor juga nih talinya pada akhirnya akan melar-melar juga seiring berjalannya waktu. Jadi tuh melar banget. melar karet ini ini fleksibel banget gitu jadinya ya dia enggak terlalu banyak bantu untuk mengekang justru karena ya mengikuti aja dia fleksibel aja iya itu nanti akan dibahas juga dari sisi pengalaman tapi sekarang kita ke pultap-nya dulu ada aksen logo kanki di sini yang selalu kayak logo. Oke, kembali gitu. Iya. Oke. Oke. Dan masuk ke sisi yang paling menarik, mid perhatian. Mitsoul. M soul. Kenapa? Karena bukan cuma dia pakai ETPU yang dipakai di boost juga. Jadi kayak beats-beats atau biji-biji busa gitu yang dipadatkan dan akhirnya jadi mids. Ada aksen tambahan yang bikin makin menarik. Apa tuh? Ini si aksen plastik ini secara tampilan tuh bikin kelihatan lebih sama futuristik. Keren. Keren. Ini keren dan dia karena mungkin karena lumayan solid ya plastiknya, dia harusnya ngasih e beban untuk bikin spatnya jadi lebih stabil. Ngasih teoritis lah. Iya. Dia ngasih rangka. Ngasih rangka. Jadi bentuk juga lebih kejaga dan harusnya karena lebih berat jadi lumayan ngimbangin si mid soalnya yang empuk ini. Iya. Ditambah terakhir bagian outso. Dia juga full rubber dari depan sampai belakang. Tutupin. Tutupin semua. Ini beda sama Michi kemarin yang memang beda. Tujuannya Michi adalah biar lebih enteng. Iya. Dia ada panel-panelnya yang cukup depan sama bagian belakang untuk traction. Tapi ini full. He. Dan kalau lihat dari postingannya dokter Tira sendiri, sepatu ini tuh di bisa dikatakan cocok untuk orang-orang yang commuting ee jogging, lari-lari ringan sama angkat beban. Kalau mungkin karena agak flat ya. Iya. Karena dari bentuknya sih mendukung ya. Cuma aku enggak tahu nih karena aku bukan yang ngangkat beban juga buat pemula kira-kira aman enggak ya? Mungkin bisa teman-teman berbagi pendapatnya dengan sepatu yang empuk banget kayak gini. Yang penting bawahnya masih lumayan flat. Jadi masih lumayan aman sih harusnya teoritis ya masih lumayan aman. Oke. Nah itu. Oh tinggal terakhir ya. Inso nothing ya nothing special semua ya. Kangki aja ya. foam EVA dan mungkin bisa langsung karena jarang-jarang kita nemu sepatu yang ada ukuran ekstranya, ukuran besarnya. Iya. Langsung aja mau tanya pendapatnya Pak Didi selama menggunakan Nah, ini ini kita dua pasti dua pendapat ya yang berbeda ya. Masih diingat bahwa rata-rata sepatu lokal itu kalau bikin size gede itu feel-nya bisa beda dengan size kecilnya. Iya. Apalagi golden size ya. Bisa banget. Iya. Beda banget ni. Kita anggap pakai 42, saya pakai 46. Bahkan 46,5 itu beda banget. Kalau kita lihat dari kanki yang sebelumnya yang ini ya, si Orca ini. Oh punya masalah dengan tengahnya agak sempit. Oke ya. Di bagian sininya itu agak sempit. Walaupun ini lebar kan kayaknya enggak sempit di gua ini terjadi lagi tepat di bagian yang sama. Iya 46-nya nih agak sempit sininya. Enggak ada lebih tinggi lagi. Ya sudah mentok ya. Tapi kalau bilang, "Bang, keekecilan lu belinya, Bang. Entar dulu depannya jauh." Nah, itu kan masti nyesuain juga ya depannya masih pas. Masih benar saya ee dari ke depan belakangnya tuh pas benar gitu. Oke. Cuma kanan kirinya agak sempit. Jadi itu feel-nya terasa agak sempit dan itu mengganggu berarti ya. Kalau kaki lu lebar, gua enggak bisa bilang kaki enggak lebar ya, tapi mungkin agak lebar itu terasa. Heeh. Kalau kaki lu kurus mungkin enggak kalau kaki lu soalnya iya itu terjadi di gua enggak enggak masalah. Enggak merasa ya. Gua malah berasa banget ini. Ini insolnya pinggir-pinggirnya terasa. Pernah gua coba gua buka insolnya enak. Kalau dibuka malah enak ya malah enak tapi agak keras jadinya ya kan ya. Oke. Kan ini soal dibuka jadi agak sedikit lebih lega kanan kirinya. Jadi ya mungkin mau ngakalin dengan ganti insol yang lebih tipis gitu mungkin ya atau yang ya ya gitulah. Ngakal-ngakalin mungkin masih bisa lah. Masih bisa itu itu dari sisi fitting ya. He fitting di bawahnya gua merasa seperti itu. Kemudian gua punya masalah berikutnya nih. Apalagi tuh dengan NIT-nya yang di pinggir sini nih. Oh iya bisa teman-teman lihat eh langsung lihat aja deh. Iya nit-nya ini nih. Berhubung gua pakai beberapa sepatunya ada nit-nya juga NMD Nit kan lah. Bapak pernah bantuin saya kan NMD itu. Nah betul itu sedemikian dia mencengkeramnya. Heeh. saya yang di NMD itu harusnya 462/3 bisa pakai size 48. Iya saya juga NMD gitu soalnya kan bisa pakai size 48 karena dia mencengkeram sekali. I ya gua pernah nyoba sih kalau benar-benar di 4623 gimana? Iya mencengkeram bagus enak tapi bahkan 48 pun masih dicengkeram lah. Ini enggak? Iya nih ini lepas. Keriting juga sih. Iya lepas. Jadi bahkan tumit gua naik agak naik turun gitu. Di sini di belakang ada penahan sedikit. Iya, tapi tidak ada bantuan. Nah, gue tadi berpikir, oh seharusnya ini bisa terbantu kalau talinya bisa dikencangkan. Ya, sayangnya. Sayangnya itu tidak membantu karena talinya tidak bisa dikencangkan. Iya, jadi gua gua masih belum tahu apa yang terjadi kalau misalnya gua mesti ee mungkin beli tali baru yang berbeda. Iya. Terus bongkar dulu tali ini dipotong berarti eh bisa sih dibuka dari ujung sini dibuka talinya terus beli beli tali baru yang bukan tali karet gitu ini kan tali karet nih i bukan tali karet mungkin mungkin bisa membantu tapi enggak yakin juga tapi tetap di bagian belakang sini akhirnya ya kendorak enggak ngekang kaki ya iya di gua itu masalnya kalau misalnya suar kalau bicara suara empuk sebetulnya ya sejujurnya ini enak empuknya karena gua suka empuk yang model bus tuh gua enak gua gua suka rasanya ya ee bawah gua masih belum tahu ya masalah grip segala macam karena terus terang kan ini kemarin beli buka fitting ini masih ada fresh buka fitting pakai di kantor terus mulai berpikir enggak berani kayaknya gua pakai olahraga bahkan enggak berani enggak karena enggak ada enggak ada pengikatnya di sini enggak ada ikikatnya sama sekali mau pakai jalan cepat enggak berani gitu. gitu. Enggak ada jaminan yang ngejaga kaki enggak ada. Enggak terasa ngejaga apaapa. Iya enggak enggak stabil mungkin bisa, tapi kan lepas ya atasnya berasa lepas banget gitu. Di gua enggak berasa enggak berasa nyaman aja. Jadi sampai sekarang gua belum pernah pakai ini buat serius karena buat di pakai jalan dalam kantor aja rasanya udah lu pakai kayak apa ya setengah-setengah kelepas-kelepas gitu. Again ini untuk size 46 I. Oke ya. yang mungkin kebesaran, mungkin fittingnya enggak pas, mungkin dokter Tirta enggak nyobain kali karena size-nya bukan segitu. Iya juga sih. Enggak mungkin dipaksain dong pakai jangan dipaksain juga gitu proses kegedean gitu mungkin enggak enggak pas dapatnya enggak pas aja gitu. Nah, kalau lu gimanaitu oke dari golden size user dengan bentuk kaki yang normal enggak white, enggak narrow juga dan enggak high arc ya. Nah, kalau di gue jujur enggak ada masalah sama sekali. Hm. Eh, kecuali di sisi visual tadi memang benar bagian belakangnya dia ke belakang sebenarnya kayak pakai Sketchers Go walk 5. Oh, ya udah Sketchers kan ya udah. Iya. Terus selevel kanki harusnya udah bisa buat bikin shock liner yang memang kalau mau uncage lebih lebih nyatu lagi sehingga penggunanya ngerasa benar-benar kakinya tuh di pergelangan kakinya tuh tercengkerram lah ya dengan baik buat ngasih feel yang lebih oke. Tapi sejauh ini buat pakai si Sensuf itu memang ada ee dia membal-nya feel-nya benar-benar mirip sama boost. Iya. Feel itu yang yang bikin gua jadi senangnya. Oke, dengan gua ngerasa berat distribusi ee beratnya itu sangat seimbang di ketika dipakai langkah. Terlebih dia naruhnya di luar. Jadi ketika lagi jalan dan ditambah e outsall-nya yang memang full dari depan ke belakang itu rubber jadi lebih jejak aja gitu. Lebih pasti ketika dipakai buat ngelangkah terus dipakai jalan lumayan rama ya kat ee nyari 5.000 8.000 belangka ini adem dipakai buat komuting iya harusnya adem harusnya adem ini adem karena nit kan dan insol-nya juga ngebantu dia lebih nyaman sih lebih nyam lebih empuk lah jadi memang si kombinasi sebenarnya kombinasi mids yang ditambah outsall rubber dan juga katakanlah pemberat kali ya ini ya ini tuh penyetabil enak enak balance gitu ada penyetabilnya di situ. Iya. But in a way, sebagai yang biasa pakai sepatu dengan lace yang bisa di-adjust sesuka hati, he ini jujur kalau harus bongkar-bongkar lumayan merepotkan. Iya juga. Iya juga. Dan kalau harus ganti-ganti lagi berarti kan nambah cost lagi. Sementara ini pun cost-nya udah lumayan sebenarnya hitungannya lumayan buat sepatu Kanki yang kita kenal. Sejujurnya gua mtanyakan sama Kanki dan Doter Tirta juga, kenapa enggak ini aja sih yang diberesin? Harga Rp200.000-an. Enggak apaudah seimbang? Naikinlah naikin enggak apa-apa naikin enggak apa-apa. Ini aja bawahnya ditambahin. Cuma nambah itu. Cuma udah gitu kasih warna baru gitu kan yang polosan. Naiklah harganya jadi berapa hampir 300 mungkin gitu. Ngomongin warna. Heeh. yang dikasih warna baru justru ini Sensuvit ini ada dua warna baru warna hijau sama warna pink dengan range ukuran yang berbeda ya. Semoga berguna buat mereka-mereka yang kakinya besar di 46-nya itu kurus kakinya dan mungkin yang ee golden golden size gitu mungkin siapa tahu berguna. Siapa tahu berguna. Sebenarnya kalau dari gua sendiri ee kalau gua ditanya apakah bisa dipakai buat olahraga? Enggak sih kalau buat gue? Buat gua enggak soalnya kendor atasnya. Apakah gua enggak salah nih, Bang? Kenapa lu enggak ambil yang lebih kecil lagi? Enggak bisa. Kalau gak ambil lebih kecil lagi depannya mentok. Udah enggak bisa. Ee ini sebetulnya udah benar-set di gua gitu. Udah benar. Sayangnya itu doang build-nya agak sedikit salah, agak sedikit enggak ngepas buat size gue, buat ee ukuran kaki gua mungkin enggak tahu ya butuh disesuaikan gitu. Iya. Atau butuh tester yang 46,5. Oh, saya siap. Itu sayang sekali. Makanya ini sayang banget. Padahal ini sangat potensial dari membalnya enak semuanya enak gitu ya. The of the day harus bilang sih sebetulnya ini enggak bisa kalau buat gua ini enggak cocok buat dipakai untuk olahraga. Cocoknya menurut gua ee dipakai buat jalan santai aja. Jalan santai. Jalan santai di mall gitu ya. Karena kalau jalan serius juga ini belakangnya naik turun. Iya. Enggak bisa di enggak bisa diikat lu. Lecet-lecet itu entar kalau jalan serius juga. Jadi buat jalan-jalan santai di mall yang sebetulnya agak disayangkan. Iya. Karena masuknya ke kanki. atletik. Nah, itu atletik masuknya yang harusnya kan ekspektasinya atletik ini. Ini bisa ini buat easy running loh. Ini ini buat easy running. Beneran ini buat easy running. Jadi sebenarnya kalau mic masih ada tolonglah mici aja lagi dibikin aja. Iya. Udah gitu lengkap lagi Michi ada kunciannya di belakangnya gitu. Ini enggak punya tali. Tali beneran ini tali karet gitu kan. Iya. Kalau ini dibikin nit. Wah. [Musik] berici bawahnya dibungkus tambahin lagi di sini bikin nit keren 358.800 enggak apa-ap lah ya 399 lah. Oh bahkan dinaikin soalnya ini 35800 harga rilnya 399 lah enggak apa-apa. Uh, tuh. Michi di-upgrade 399 masih enak loh. Maka beneran enak. Tahu dari mana enak. Habis gua nyobain ini, gua nyemplungin kaki gua ke Mic terus nostalgiah enakan ini gitu langsung nostalgia. Andai. Ya terlepas dari mungkin gua salah atau mungkin enggak cocok gitu sama pengalaman kalian. Tapi paling enggak itu yang bisa gua share kalau dari sisi gua sebagai pengguna kaki ee dengan kaki yang di 4646,5 ini gitu. Kalau dilihat dari Angga tadi, Angga masih lumayan happy gitu. Tapi ada satu common mistakes yang menurut kami enggak cocok di sini. Yang jadi masalah adalah kalau dia mau disebut sebagai suatu olahraga, tolong dong ee bisa ngunci dong ininya ikatannya bisa ngunci biar lebih secure gitu rasanya lebih firm. Gua enggak tahu ya, apakah ada sepatu olahraga lain yang tidak bisa ngunci bisa dianggap sepatu olahraga. No gua takutnya lepas gitu kan. Iya sih soalnya bisa bisa kendor di sininya atau mungkin karena fittingnya yang kurang pas aja. H aja yang kurang kurang asik gitu gitu. Kalau dari diri gue tuh sayangnya di situ ya. Entah sampai kapan nanti nih label masih nempel di sini. Terus mungkin sampai ada cara mungkin ada yang bikin tutorial cara mengakali. Iya. Mungkin dia cara ngakali. Iya. Jadi konten atau dia mau mengambil masih tag loh cuma dipakai di dalam ruangan tinggal hubungi di Hei hei cukup. Oke kalau gitu ee ada lagi yang mau ditambahin enggak dari sepatu yang satu ini? Kalau dipakai buat jalan-jalan sih masih oke lah ya. Ini pakai jalan-jalan. Oke. Heh. Tapi ya kalau dibelinya pakai diskon yang bisa sampai 300 kecil bahkan di 200-an. Wah tuh nice. Oke sih ya. Tetap fitting tergantung fitting di kaki sih. Karena tampilannya ini gagah dan futuristik menurut gue. Hmm. Gua suka yang ininya. Iya ini sentuhan suka ini. Keren banget sua. Iya suka tapi enggak makai. Suka dilihat kan bisa. Suka dilihat aja. Suka dilihat. Oke, kalau gitu ada lagi yang mau ditambahkan enggak sebelum kita tutup untuk yang kali ini? Udah, udah yang sejauh ini itulah sensu titipan kita cuma itu ya. Ini aja dibalikin lagi nih. Tolong ini aja balikin. Oke, kalau gitu see ya.
