Jungkat

Sepatu Lokal Terbaik? Tahan Air, Sol Empuk & Ada Size Besar - PODCAST Sepatu (YouTube Video)

  • 21/09/2025

Jumpa lagi Jibo TV. Jumpa lagi di sekarang namanya ganti ya jadi review sepatu jagat gitu aja ya. Karena kan emang ngwev jadi yang ngulas. Iya iya dan kali ini kita mau bahas sepatu apa enggak? Li kumu 2. Oke. Li Kumo 2. Ini mirip kayak sepatu lu ya persis ini mirip banget ya. Arti kuno. Mir mirip banget. Tapi waktu Arti kuno gua enggak tertarik karena ya biasa aja. gitu. Tapi begitu yang ini nongol, langsung gua kejar dengan satu alasan apa tuh? Ada sedikit water repellent-nya. Nah, jadi kalau dia pakai buat jalan-jalan pas lagi hujan enggak terus cuman gara-gara nyebrang dari satu gedung ke gedung yang lain, e kaosaki basah. Oh iya, malas sih. Nah, jadi gua incar ini dan sebetulnya ernya juga beda ya. Iya,nya juga beda. Nah, tapi kalau kayak gini biasanya sih kalau bicara struktur dan desain silakan Bapak Angga. Oke. Baiklah sebelum bahas pengalamannya kita bahas sepatunya dulu. Yes. Nah, ini Liumo 2 ini sebetulnya salah satu sepatu iconicnya. Oh, iya. Karena di Likumu 1 Heeh. Itu ada Likumu Racer namanya. Dia memang jadi salah satu staple-nya leag lah untuk performance. Oh, gitu. Banyak dicari juga berarti ya. Iya, terutama yang varian warna eh nama varian colorwaynya crossb. Crossb. Nah, jadi warna upernya tuh harusnya hitam sama kuning. Nah, ini juga ada nih k dua hitam kuning. Bedanya yang cross bar itu ada kayak garis polis lainnya gitu. Oh, keren. Parah. Keren parah. Itu yang paling kerennya ya. Tapi fokus ke kumo dunya 2-nya. Heeh. Jadi Liumo 2 ini seperti tadi yang sudah diucap disebutkan apa yang bikin menarik adalah watery palent-nya itu water bangbang all terutsall juga gitu ya. Betul dan sesuai klaimnya League ya. Outsall-nya tuh bisa cocok untuk allterain karena mereka pakai rubber yang memang ee bisa dibilang sturdy jadi enaklah buat dipakai di banyak kondisi. Betul. Sterd tapi enggak seperti sepatu-sepatu trail. Iya ya. Jadi mau dipakai di aspal, mau dipakai dalam mall gitu, baik-baik aja ya. Kan kalau ada yang pakai XT6 kan di dalam mall agak aneh sebetulnya. Iya sih. Enggak, enggak tidak peruntukan. Iya bukan peruntukan terlepas dari gua melakukannya juga sih. Iya iya iya tapi lebih kearah flexing. Oke lanjut yang ini. T sebelum sebelum ke out-nya ya kita bahas yang tampilan paling depannya dulu. Tampil paling luar. Nah, di dalam paling luarnya ini dia pakai kalau leak nyebutnya bahan span mesh. Span mesh. Jadi meshnya namanya span mesh. Iya, sebenarnya mesh sih, cuma eh spannya ini kalau ternyata kita coba search di mesin pencarian itu akan keluar ternyata span match ini yang biasanya dipakai di luva atau di eh spons mandi. Spons mandi. Luva ya. Span. Nah, kenapa akhirnya mereka berani klaim water repellent atau lebih tahan air? Enggak benar-benar kedap ya, tapi tahan air karena materialnya itu menolak air lah ya. Sedikit menolak air. Mungkin kalau dilfa kan airnya masih tembus karena kan Iya. ruang e ruasnya besar-besar ya pori-porinya katanya besar-besar. Ini kan lebih rapat. Jadi ah dirapetin dan dia jadi sedikit lebih tahan. Ini ini jangan sama kan kalau kita pakai yang gortex gitu ya. Ya harganya beda dong Pak. Jangan kalau gort sama hujan deras pun tak masuk itu. Itu kan kayak sertifikasi sendiri itu. Ini kan enggak ada sertifikasi send ini enggak ada. Iya. Tapi katanya melindungi cuma nanti melindungi ya nanti. Iya. Sempat dicobain kok. Sempat dicobain. Tapi harusnya di atas kertas ini sudah water repellent atau tahan air. Bukan kedap ya, tapi tahan. Nah, terus juga di bagian tobox sampai ke side panelnya. Ini ada dari ee apa ya? Kayak polflex. Poliflex itu ya atau yang jersey nih. Iya. dengan dengan bentukan dengan bentukan seperti yang onoh ya yang Prancis punya itu. Iya. Itu dia Zigizigi. Iya. Ada ada begini-begini kayaknya akhir akhirnya lumayan ya. Itulah langsung teringat lah ya. Langsung teringat lah gitu langsung teringat walaupun kalau dari silet enggak beda sih. Beda beda beda. Oke. Nah di sisi heill counter-nya ini ada beberapa eh fitur juga bisa dibilang fitur ya. pertama ada pul ya. Ada pulta yang lumayan soalnya masuk banget. ya. Jari masuk banget di sini. Mau dua jari juga bisa gitu. Dan kokoh banget sih ini kalau ditarik-tarik. Iya. Pullp-nya serius. Ini bukan fullp yang waktu itu kita coba ditarik krek bunyi gitu. Aduh itu yang mana ya? Ini ada itu Mas ada ini Mas tarik krek ya bunyi. Yang ini lebih benar nih. Ini lebih benar dan di bagian belakangnya pun ada di heill counternya itu ada supportnya juga. ada supportnya kebantu ya buat ngecengkerram bagian tumit ya jalan. Nah, yang berbeda dengan arti kuno ini adalah di midala bisa dilihat bagian bagian belakangnya di midsou-nya itu ada tulisan ke slide 40 plus. Iya. Apakah ini plus 40? Plus 40. Eh, plus iya plus 40. 40 plus itu gua. Oh, bukan. Masuk masuk masuk. Iya, plus 40. Nah, yang menurut klaimnya leag itu 40% lebih. Jadi, maksudnya plus 40 itu 40% lebih empuk, lebih ringan daripada yang Oh, gitu. Jadi bentuk moldingannya aja sama. Bentuknya doang yang sama tapi mid soul-nya sebetulnya beda. Oh, pantes. Oke, oke, oke. Kalau bentuk sih total sama. Mungkin nanti bisa dibandingin tuh ya. Iya, iya. Nah, lanjut ke bagian yang lumayan. krusial karena bentuknya apa? Dia enggak yang manual lacing ya, tapi ini udah ee tab i full lacing ya, full tab lacing. Iya, full tab lacing. Nah, ini nanti perlu di-share juga karena harusnya kalau mereka kan klaim sepatunya sepatu running. Heeh. Bisa buat running ya katanya ya. Katanya iya karena kalau lihat katalog-katalognya running man shoes. Oh, gitu ya. Running man shoes. Oke. Iya. Di website-nya juga di Shopee di website-nya. Kayak gitu. Nah, ini yang perlu nanti di-share juga karena biasanya kalau pultap ya pasti tingkat keamanannya ee lumayan dipertanyakan soalnya kan berarti ya enggak bisa benar-benar sesuai tergantung sih. Tergantung pultap-nya siapa. Balik lagi Salomon sih baik-baik aja ya. Oke. Oke. Lokal tapi kan belum pernah menjawab. Belum belum belum pernah belum pernah menjawab. Belum pernah menjawab. Betul betul betul. tapi jelas ini bukan bukan karet ya. Bukan tali beneran. Tali beneran. Jadi masih masih ada sisi fungsionalnya. Kalau yang pakai udah model e adjustment kayak begini pakainya talinya karet lupain aja dah. Itu itu enggak bisa diapa-apain. Itu itu slip on sebetulnya ya. Itu cucuk lagi slip on gitu ya. Itu slip on. Ada beapa kita berapa kali ngetes ya. Terus terus terus terus e sebelum masuk ke insol di sini ada tangkang juga. Tangknya Mas e sama pakai bahan yang sama e si span match tadi dengan ada logo leag yang diheit press di sini. Iya. Yang lucunya logoliknya ketutupan sama iya sih full-nya. Iya ya. Ya, kalau bicara detail ya kok logo ketutup sama full tap full-nya ya. L gimana sih? Naikin dikit kali logonya tuh. Iya biar orang tahu gitu ini leak gitu soalnya ya. Minim juga ya brandingannya ya. Cuma di belakang sini. Minim di samping di pojok kanan belakang doang. Iya. Ini kan ada ini bolehlah gitu. Eh malah ketutupan sama full tab-nya. Jadi enggak maksimal. Iya jadi kurang maksimal. brandingannya bukan rasanya sengaja di fitur kali karena waterelan ini ada di depan depan. Oh iya waterelnya depan udah diklaim terang-terangan. Iya. Nah masuk ke insya-nya. Insol-nya ya enggaknya beda sama Iya enggak beda sama yang articuno sih. Standar-standar aja installnya udah standar enak ya maksudnya standar enak. Iya standarnya udah enak tapi bukan yang spesial-spesial banget gitu ya. Jadi enggak yang lembek gitu enggak. Heeh. Heeh. Jadi masih stabil lah masih stability. Nah, sekarang bagian outsold-nya nih bawah ini kan jadi perhatian utama karena ngomongin all terterain tadi klaim terin tadi ini harus dipertanyakan buktinya apakah benar-benar cocok dibawa di kondisi jalan yang early berbagai skenario karena kalau dilihat sama kayak yang diarticulo dan pengalaman gua pakai yang articuno itu lumayan oke. He gitu di waktu pakai 5K buat yang ee eh lagi kondisi setelah gerimis tuh masihnya. Nah, sekarang setelah bahas ini semua langsung ke pengalamannya Pak Dedi. Betul dong. Ini mohon maaf nih dokumentasinya kurang kemarin karena terlalu menikmati dan enggak buru-buru sebetulnya karena menikmati apa perjalanannya apa sepatunya perjalanannya. Perjalanannya waktu itu sempat ada perjalanan singkat ke Jepang cuma beberapa hari doang. 2 hari doang kalau enggak salah di sana ya. Du du malam apa 3 malam di sana. Nah cuman pas habis beli ini langsung pakai. Kebetulan begitu mendarat itu hujan. kayak langsung diuji gitu. Iya, pas hujan. Oh, pas nih cobain langsung. Dan hujannya itu yang model gerimis sebetulnya, tapi semua orang udah pakai payung. Oh, gerimis tapi semua orang sudah pakai payung. Jadi, ya udahlah gitu sudah pasti basah kalau kita enggak pakai payung. Jadi, pakailah ini langsung itu berat PD aja sekitar 1 km jalan kaki ke mulutnya station. Oke. Nah, jalan kaki di situ ya otomatis di trotoar segala macam ini pasti kena hujan juga karena gua enggak pakai payung gede. payungnya ya namanya traveling ya. Payung kecil-kecil kan gitu pakai payung kecil biar ringkas gitu. 1 km jalan kaki di becekan walaupun bukan becek Jakarta ya. Yang beceknya bisa setengah sepatu enggak cuma agak ceprot-ceprot aja gitu ya. agak cepat-cepat gitu dan dan masih ketiban hujan ee gerimis sampai di ee stasiun tidak basah sama sekali kaos kakakinya. 1 km ya. K udah digempur hujan. Udah digempur hujan. Tapi hujan gerimis memang bukan hujan badai deras banget. Jadi seharian itu memang hujan panas, hujan panas dan memang kawakinya tidak basah sama sekali. Sesuai klaim lah ya. Sesuai klaim. Tapi memang nah waktu dicobain diguyur. Jadi diguyur ya diguyur gitu masih rembes. Kalau diguyures. Oh masih tembus. Kalau diguyur masih tembus. Jadi jangan iseng ya beli ini terus diguyur di bawah keran tembus memang masih bisa masih bisa tembus walaupun enggak yang bior masuk langsung ke dalam tapi masih bisa tembus kalau hujan gua ngerasanya ini lebih berasa seperti waktu pakai ee Brodo apa ya itu ya Esnov Esnova. Iya kayak pakai Brodo Esnova yang gua gua sekitar 1 2 jam dibasa-basahin tuh loh kok enggak tembus gitu ya gitu. Tapi setelah 1 2 jam ya tembus pasti karena pasti tembus cuma paling enggak enggak parah lah gitu. Jadi ada benarnya kalau pakai ini kalau hujan tipis-tipis ini lolos. Tidak seperti sepatu yang mesnya lebar-lebar gitu. Oh itu memang mengundang ya. Iya mengundang. Cuma memang kemungkinan ini akan bawa masalah sedikit. Kalau gua udah terbiasa dengan sepatu panas karena gua sering pakai sepatu gortex. Gua sering pakai sepatu gortex. Misalnya kalau gua liputan gua cari yang bisa buat macam-macam buat sepatu gortex aja gitu kan biasanya. Nah gitu di satu panas ini rasanya mirip-mirip kayak pakai gortex Oh berarti agak hanget ini. Lumayan agak kedap ya. Tidak sepanas kalau pakai gortex. Cuman memang terasa tidak dingin. Oh ini bukannya dingin-dingin ap. Again gua balikin lagi. Ini mirip waktu pakai Brodo Snova. Oh yes. Oke. Bukan yang paling adem. Bukan yang paling adem. Masih breatable. Masih. Tapi enggak brble-bable amat gitu. Cuma yang jelas ee sesuaikan aja dengan penggunaannya. Kalau emang dicari dalam kondisi yang butuh water repellent ya bu water water bukan untuk dibawa ke pantai ya. Terus diculup-culup. Enggak enggak enggak enggak bisa enggak bisa enggak bisa. Ini emang buat yang harian ee e butuh yang satu yang ringan buat yang city. City lah. C city semi semi-semi. Jalan-jalan keluar dikit tipis-tipis. Karena kalau dibilang gripnya enak. Gripnya enak. Ini enggak yang licin. Licin-licin banget. Bukan yang super griepy, tapi enggak kayak kayak Nom 14 yang kalau kena air langsung gitu. Jangan sedih loh. Itu sepatu sepatu skena yang itu kalau bawahnya kena itu uh licin gitu. Bukannya ini sih masih enak. Ini masih enak banget. Kena kena gravel-gravel dikit masih oke. Cuma memang bukan kayak apa ya? Bukan kayak XT6 gitu. Bukan bukan bukan sepatu-sepatu trail running bukan. Tapi memang kalau ee mau coba dipakai lari terus ee ada sedikit jalan pintas gitu bisalah. Ah ini bisa kalau pakai Fosl ada jalan pintas ada basa-basa kepeleset jangan terlalu membel. Iya ada jalan pintas yang misalnya oh itu kalau mau ke komplek yang sana lewat jalan pintas tipis-tipis tuh terus dia agak basah gitu kan ada ber apa ee tanah gitu pakai FSL. Jangan. Mendingan nyeker aja dulu ya. Mendingan nyeker aja dulu. Kalau ini enggak apa-apa ya pakai aja enggak apa-apa gitu. Iya ini oke gitu ini masih oke. Jadi lumayan dalam dia in the middle of everything in the middle of everything. ee mungkin satu-satunya eh bukan satu-satunya si ada beberapa hal sih yang mesti diperhatiin di sini tetap ada berapa hal yang mesti diperhatiin. Pertama ee buat gua dari dari si pemakaian yang bisa diperhatiin adalah wahai kalian kaum milenial milenial ya bukan jeni bukan jeni milenial yang suka banget pakai kaosaki pendek ada kemungkinan bagian belakangnya ini bisa bikin lecet tipis-tipis ya karena kalian tuh kalau pakai kaos kaki tuh supaya tidak kelihatan Heeh. kan gitu. Nah, ini ujung atasnya ini bisa nyenggol tipis-tipis ke e bagian tumit ya. Eh, kok tumit? Ke bagian apa sih? Heya, di bagian belakang kakinya ya. Sama kaki yang kalau kalian mau jalan 10.000 langkah sih kemungkinan besar ada ada udah merah-merah di situ pasti. Jadi pakailah kaos kaki yang agak tinggi sedikit dan itu wajar ya. Karena kalau dilihat memang selain dia agak lancip dia agak maju dia. Iya. Dan dia agak kaku kan. Ini bukan yang bukan yang empuk banget gitu bukan. Iya. Dan benar-benar di bagian Akeles tuh ngedorong ke dalam. Iya memang harus betul tapi fittingnya jadi enak. fittingnya jadi enak. Tapi benar harus pakai kos kaki. Harus pakai kos kaki. Ya ya setengah lah. Setengah semata kakiah. Engak harus kayak Ronaldo sih. Engak. Iya. Enggak. Panjang banget sampai betis sampai lutut eh tumit. Jangan ya. Jangan kasih kasihani ee pembuluh darah kalian juga. Ada sebabnya kan pemain bola juga dirobek-robek kalau sakinya kan gitu. Jangan, jangan, jangan. Semata kakiah. Semata kaki. Udah oke kok. Ini gua merasakan gua kecolek-coleknya cuma tipis-tipis soalnya. Oh, kurang naik dikit doang nih kaos kakinya nih. Gitu. Tapi kalau kalian pakai kaos kaki yang enggak kelihatan itu ee jangan. Enggak cocok Terus ee bagian tangnya ini, bagian lidahnya ini dalamnya bukan termasuk yang empuk-empuk banget. Ya. Jadi again kaos kaki. Again kaos kaki. Jangan telanj. Aduh. Jadi kayak apa itu? Gerah lagi tadi. Iya. Makanya. Nah, terus kalau bicara soal ini talinya, heh. Gua agak mempertanyakan kenapa Le enggak ngasih aja tali sepatu beneran. Oh, jadi ada I di dalam satu boknya ya. Dalam tali sepatu biasa karena gua agak kesulitan bikin pengaturan di sini. Kalau pakai tali sepatu biasa kan lebih gampang. Udah gitu dia punya runners not punya lubang buat runners not. Iya. Sebenarnya di belakang ada ya. Iya kan? Dengan dengan talinya sendiri seperti ini enggak bisa dipakai tuh lubang. Nah. Karena itu enggak bisa dipakai tolak. Menurut gua sih masih mending ini diganti pakai tali biasa. Hmm. Benar, benar, benar, benar, benar. Muk dengan begini. Tapi kalau emang mau dipakai agak serius menurut gua mendingan ganti tali biasa aja. jadi adjustmentnya bisa lebih gampang juga. Terus runner slot bisa dipakai kalau emang dibutuhkan gitu. But in general makainya enak eh empuk. Ini empuk ini enak tapi lumayan stable. Jadi enggak enggak yang membuat kita kalau berdiri kelamaan misalnya ada yang commuting naik bus apa naik naik kereta, naik MRT, KRL gitu ya, berdiri lama harusnya masih enak ya. Karena enggak pegal, enggak perlu nyari-nyari. Iya. Heeh. Enggak perlu. Iya. Enggak enggak itulah enggak apa ya? Enggak kelembekan gitu. Jadi masih lumayan stable. Dipakai jalan enak. Jadi buat gue ini buat harian enak banget sebetulnya. Oke. Buat harian enak ya? Buat harian enak. Sedikit bertanya-tanya ini ada all black-nya enggak sih sebetulnya? Triple black-nya. Kalau ini kan cetakan kedua ya. Cetakan kedua datang dengan empat warna baru. Warna barunya semuanya black red sama black yellow yang iconicnya itu tuh ini kalau ada all black lucu sebetulnya buat daily. Iya sih. Cuma saran gua ee ganti ininya aja ganti talinya kalau emang mau diseriusin. Kalau enggak kalau mau dipakai jadi ini buat gua jadi lebih ke arah slip on. Oke. I betul. Slep masuk masuklah gitu. Tapi kalau mau serius pasang talinya aja. Eh, sama ini enggak tahu sih ini mesti perhatiin aja ee desainnya beberapa orang mungkin akan pertanyakan kesannya ini lancip banget. Iya. Iya. Itu juga mau aku tanyain sih sebenarnya ini toboknya kelihatan benar-benar narrow loh. Tapi pas dipakai gimana? Enggak apa-apa. Oh iya enggak apa di gua enggak apa-apa. Dan ee kaki gua lumayan lebar. Bukan yang paling lebar yang kita bisa pakai buat ngetes di sini itu ada kameramannya ya. L ngurusin sound tuh. Nah, itu kalau mau ngetes tuh kelebaran enggak eh kurang lebar enggak. Nah, itu ya. Oke. Tapi enggak menyakitkan Dan yang sangat menyenakkan buat gua ini size-nya gede. Gede. Jadi kalau enggak salah gua dibilang sampai 48 ada. Ee iya tapi secara resmi kalau enggak salah cuma sampai 47 eh 47 ya 4. Jadi jadi tolonglah di dijelaskan sebetulnya ini sampai 46 47 atau 48 karena waktu mau beli ini ditawarin 47-nya. Ah dan oh berarti kalau mau bahkan dibilang katanya di situ bisa lu 48. Hah? Ada mesti ke toko berarti. Mesti ke toko. Harusnya mesti ke toko. Atau linknya doang tolong diperjelaskan sampai saya sampai berapa berapa kayak gitu kan enggak enggak terpampang gitu loh. Maksudnya mau cari tahunya gimana kalau Nah itu makanya. Iya tapi yang jelas kalau datang ke tempat yang benar apanya kalau ke apa sih area namanya apa sih sekarang PRJ itu apa sih namanya? JXO. JXpo. Nah kebetulan ng belinya di JXPO gitu kan ee pas lagi pameran. Pameran pas lagi PRJ. Nah. Wah diskonnya mantap sekali. Tuh, paseran berarti kan beda dong harganya. Iya. Ini berapa sih harga resminya? Harga resminya Rp699.000. Saya tidak pernah merasakan harga itu. Oh, emang dapatnya berapa? Seingat gua setelah diskon-diskonnya mereka plus diskon dari tiket masuk PRJ ini di bawah 500. [Tertawa] saya nyesok ya beli ini 600 ya di 1500. 1500 dan karena waktu itu lagi PRJ dapat gratis tiga pasang sepatu random. Tiga. Jadi dapat ini harga di tambah tiga sepatu render. Sebetulnya saya agak sebel sih kalau mau kalau lagi mau ngelepas sepatu ya ngelepas aja. Tapi boleh dong saya memilih untuk tidak dapat gitu kan karena pulang dari PRJ dia banyak bawa. Udah gitu karena sepatu random ya enggak ada yang size gua. Bentar itu yang randomnya Legas bukan? Legas ya. Legas kan enggak ada yang masuk di gua semua ya. Cuman memang sih kelar dari itu mulai merasakan bahwa wah Pak Dedi itu dermawan ya. Bagi-bagi sepatu. Padahal yang diincer cuma padahal yang diincer cuma ini doang dan untungnya sama sekali tidak mengecewakan. Oh ya sama sekali tidak. Jadi ini enak mau dipakai buat traveling enak. Cuma mungkin yang akan gua lakukan adalah ganti talinya. Biar dia bisa lebih mantap lagi. Feedback tuh link. Iya. Jadi kalau dipakai traveling keluar gitu ya enggak terlalu takut. Hujan tipis doang kan. Kita mau lari cuman dari misalnya dari ee misalnya kita traveling ke luar negeri gitu ya atau traveling ee ke tempat lain lah gitu. Paling-paling kita kan cuman lari dari ee mungkin taksi atau Grab gitu ya. Lari sebentar ke dalam mall atau lari ke dalam kantornya sebentar itu loh. yang paling nyebelin kan cuman gara-gara lari ee 5 sampai 10 langkah. Kena genangan tipis-tipis kaos kaki basah. Disuruh meeting. Basah. Niat cuma ya kan malas banget. Malas banget meeting dingin-dingin gitu ujungnya lagi dingin ruangan dingin. Enak banget tuh. Nah, kalau ini harusnya aman. Oke. Dan pas lari juga enggak reset. Nah, itu yang penting kan penting. Iya, benar. Benar kombinasi I kombinasi yang tepat tuh water repellent upper mids-nya eh outs-nya juga greepy. Iya. Kalau dari F. Jadi buat gua ini salah satu yang highly recommended Oke, Lagi dapat harga di Ball 500. Iya, itu sih itu sih memang lagi ini 700 pun dengan warna kayak 17.000 pun dengan warna kayak gini sih buat gua sih di enggak ada yang lirik ya. Buat gua sih di 500 600-an ini masih layak. Ini kalau di colorway kayak gini di sepatu-satu culture lainnya sebutannya koi kan. Apa tu? Oh koi. Koi. Oh itu maksudnya apa tu ya? Ya ikan ikan koi soalnya. Oh kayak ikan koi. Iya ini color koi. Cuma ya kalau ya harga Rp700.000 dengan semua fitur yang dikasih dan kalau bisa ini diganti aja udah on. Iya sebetulnya gini deh ee harganya kan sebetulnya harga resminya agak tinggi Iya harga tinggi. Ayolah bisalah Lik tambahin aja tali sepatu. Betul. Tambah tali sepatu. Jadi kita bisa bebas memilih. Mau pakai gini slip on kalau mau santai harian atau kalau mau diajak olahraga buka dulu ganti tali beneran bisa dikencengin trak bisa di bisa difitting banget gitu. Atau kalau mungkin dari sisi sosialnya bisa R00.000-nya Ibunya dapat tiga sepatu Legas lagi. Itu ngarep banget ini. Jadi ada ngarep lu pengin kan ya in in anyway buat gua nih eh hanya recomended. Sayangnya lu enggak ngerasain ya satu yang sama. Jadi enggak ada dua pendapat di sini. Cuma dari gua ee berhubung e badannya besar, kakinya besar. Jadi buat kalian-kalian yang punya kaki besar ini adalah satu pilihan yang menarik banget karena opsinya ada. I dan bisa nyoba ya banyak mall sebetulnya yang punya ini Pondok Indah Mall paling kalau di Jakarta ya Pondok Indah Mall ada di mana di Mall-mall itu ada dan langsung tanyain aja ada enggak yang size gedenya kalau memang kebetulan size-nya gede atau nyari size gede. Iya begitu. Dari lu ada lagi yang mau ditambahin tentang sepatu ini? Emm paling ini ya soal water repeller-nya ini. Coba tolong ee klik diperbanyak soalnya betul betul Jakarta lagi hujan terus. Betul. Jakarta kayaknya enggak ada musim panas deh. Ini mulai jadi gotong cuma sebentar doang. Iya jadi mendung terus kan. Iya. Lagian kalau kalau dipikir-pikir South e South East Asia Asia Tenggara itu 50 kondisi terbaiknya adalah 50% dari 1 tahun itu hujan dan 50% tidak ya kan? Berarti yang kayak begini-begini mungkin leak mau bikin ada satu seri memang water repellance semua karena ini works jadi diperbanyak aja. It works. It works. Enggak perlu banyak gteek-gekak enggak usah. Iya. Kalau mau pakai GTEX itu urusannya beda. Saya tahu harganya jadi beda nanti ya. Ini udah ini udah pas fitting the bill gitu. Oke, kalau gitu berarti ini highly recommended ya. Highly recommended. Recommended. Oke, kalau gitu sampai sini dulu. Nah, kalau menurut kalian seperti apa sih sepatu ini menurut kalian? Ya, ya komentar deh di bawah di kolom komentar. Oke, sampai di review sepatu berikutnya. See ya. [Musik]

Lihat di YouTube