Jungkat

Sepatu Slip On Nyaris Tanpa Cela, Lebih Mantap dari Skechers! Review Brodo Arte (YouTube Video)

  • 12/09/2025

Jumpa lagi Jibu TV. Jumpa lagi di review sepatu namanya sekarang ya. Bukan podcast sepatulah review sepatu. Jadi lebih straight to the point kita bahas soal sepatu bareng n diulas bareng sama Angga dan kali ini yang kita bahas adalah Brodo RT. Oke. Brodo arte. Art art ar pakai aksin biasanya biar kesannya lebih tahu gitu. Tah brod maksudnya arte itu apa ya? Art mungkin ya ya mungkinnya mereka kalau tapi terlepas dari namanya ini dia bendanya ya. Brodo arte slip on shoes. Sepatu slip on. Sepatu slip on ini ternyata ee lumayan tricky ya. Tricky gimana nih? tricky coba ambil yang pojok situ tuh. Nah, ini kan salah satu slip on juga nih yang enggak berhasil kita review dari Mark enggak beril-review. Iya karena karena waktu ngambil sepatu yang sama, ukuran-ukuran yang sama dengan Mark yang lain. Heeh. Kegedean kayak mau lepas dari kaki gitu. Jadi ya udah enggak terlepas dari K juga sih yang satu ini sebetulnya ya. Nah, ini kebetulan ee datang dengan rekomendasi dari teman yang pakai size besar kakinya. Dia bilang pakai size segini. Oke, gitu. Jadi size-nya adalah lucu. Gua biasa pakai 4 E 6 en 46 dan di Brodo pun pakainya 46. Terus di Esnova waktu itu ya? Iya, Snoo di sini pakainya 45. Ah, apakah karena bahannya? kayaknya karena stepnya karena di Mark terjadi hal yang sama. Size yang sama dengan Mark-mark yang lain begitu slip on salah kegedean. Oke ya. Ya. Gitu. Ternyata ada seperti itu juga paling enggak di size yang gede ya. Size gede gitu. Tapi sebelum kita mulai bahas ini kebetulan gua yang nyobain. Tapi sebelum sebelum masuk ke dalam bagaimana rasanya sepatu ini mungkin dari Angga yang akan bahas tentang detailnya. Oke, kita akan bahas seputar upper, mids dan outs-nya serta ins. Pasti di sini kita bisa langsung lihat kalau bahan uppernya itu adalah nit nit ya alias rajut ya. Dan ya enggak bisa banyak dibahas sebetulnya kalau rajut ini karena e memang sudah umum dipakai di slip on. Mungkin itu yang bikin kenapa mesti turun satu ukuran karena ya nit biasanya lebih elastis, lebih fleksibel. Bapak sebetulnya NIT-nya enggak seperti NIT-nya NMD zaman dulu yang benar-benar Iya. Iya. Fleksibel banget itu. Banyak banget tuh. Turun dua masih bisa tuh. Oh enggak enggak cuma turun dua. Naik dua pun bisa. Gua pakai size 48. 48 47,5 waktu itu NMD Husnya ukuran 44 soalnya. Nah, itu mak dari 42 kan. Dari 42 tuh kan naik dua masih bisa karena dia segitu ceketnya. Cuman memang ee Adidas tahu banget di bikinnya kecil banget gitu ya. Dibikinnya lebih kecil sampai yang size bawah juga bisa masuk gitu. Nah, kalau yang ini sebetulnya ee enggak terlalu apa enggak terlalu fleksibel cuma di pinggir-pinggirnya ni fleksibel gitu. bagian shock line-nya. Iya, shock line tuh tuh kan main banget gitu. Cuman kalau di sininya sih enggak di tengah-tengahnya ini enggak terlalu fleksibel ya. Lebih fleksibel daripada yang biasanya sih gitu. Lanjut nih ya. Kalau tadi udah ngomongin upper yang dari Nit, nah di tobox-nya ini ada seperti bahan poliflex yang ngasih aksen. Dan jujur ini aksen garis ini manis sih. Ngasih kesan minimalis tapi tetap premium. Kelihatannya premium. Ada kesan rapi ya. rapi juga rapi kalau pas ini dipakai kalau kataan slipon kan biasanya kelihatannya e casual banget tapi kalau dipakai kan ini ketutupan nih sama sama apa sama celana nih iya ya yang kesisa adalah atasnya doang iya cuma atasnya doang begitu yang kesisa kelihatan ih rapi juga ya kelihatannya gitu iya dan kalau enggak ada ini sebenarnya boring mungkin sepatu ini kalau enggak ada si tobox betul boring atau jadinya seperti sketchers yang go walk oh iya kelihatan lembek gitu Ben benar, benar, benar, benar kelihatan. Ya, ya udah gitu sepatunya gitu banget itu kalau kebetulan belinya kekecilan walaupun masih nyaman tapi kelihatan kelihatan kayak berusaha pengin bebas ke aku. Betul, betul betul. Sementara di sini katanya emang emang jadi proper gitu proper rapi. Terus juga di sisi side panelnya ini ada logonya si rooster bignya. Iya, ada di sini. Berhubung ini ya hitam di atas hitam jadi enggak terlalu kelihatan. Kelihatan tapi ya nice touch. Heeh. Jadi enggak enggak sepi-sepi banget lah ya. Dan ini enggak kayak di Esnova yang nongol-nongol gitu ya. Ini enggak nih. Ini masuk ke dalam dia. Masuk dalam juga di bagian tang karena semuanya udah nyatu ya. He di sini tapi ada full tap yang ngebantu juga mau dia. Tapi kecil sih. Iya sih. Malah gua jarang jarang pakai. Nah ini lu car nanti nanti gua cerita P pak. Oke. Oke. Oke. Gua hampir enggak pernah pakai ini full tab. Oh tapi ni to have lah. Nice to have. Tapi gua hampir enggak pernah nanti kenapanya itu yang menarik. Oke, oke, boleh. Eh, kita lari ke belakang dulu deh di heill counternya. Nah, ini ada ee kerasa seperti foam ya di bagian belakang ini. Nah, ini lucu nih. Ini heill counternya ada namanya. smart slip ini ada namanya di sini smart slep. Jadi, unit di belakang ini ada nama khususnya. Ada namanya kelihatan beda banget kan unit di belakang itu beda sama unit depannya. Depannya kan pakai mes belakang kan bukan ni bahan apa sih nih yang di belakang ini? Ini mesh juga ya. Mesh juga ya. K mesh-nya. Oh, karena ada support. Ada support. Nah, ini yang menarik sebetulnya. Supportnya ini tuh full benar-benar dari sisi sini nih. Rasa sih kalau dipegang dari sisi sini ke belakang. Itu untuk ee bukan ilusi tapi memang menyangga tumit dengan sempurna. Betul. Ini bagus banget. Ini good approach dan ngasih karenaak kalau dikasih full Tap mungkin enggak kelihatan juga dan estetiknya kurang maka dikasih bentuk shock line yang shock ke belakang banget gitu ya. Bikin tampilannya kalau dipajang tuh manis. Iya. Kalau saya sih enggak melihat manis, tapi nanti saya lucu ni. Iya. Ini tampilannya mirip sama Fly E is eh Converse Chuck Taylor. Oh i i. Nah itu Fly East ini ini manis manis menurutku. Ee tampilan yang okelah enggak bikin boring. Biasanya slip on ya udah boring gitu kan karena shockline-nya nit-nya ya udah menyeluruh sampai ke belakang. Nah ini enggak. Ini nice touch. Terus di sisi mid, mid langsung kita ke mid dulu sebelum yang lain-lainnya. Nah, mid-nya ini juga kalau biasanya sepatu-sepatu yang asal empuk kan ya udah ee lu boring plain aja. Nah, ini ada ini ada garis-garis ger garis-garis itu wavy gitu ya. Wave-nya dikit gitu. Jadi dikasih ornamen supaya ya benar-benar sepatu casual yang enggak boring tapi tetap proper lah. Iya tetap proper karena zigzagnya juga kecil-kecil tipis-tipis jadi rapi kelihatannya. Iya rapi. Heeh. Lanjut ke bagian insol dulu sebelum kita ke dalam. Oh ke dalam. Oke kita ke dalam dulu. Nah ini yang perlu nanti diceritain juga soal brodo Zen Stride. Ini Zen Stride ya karena beda biasanya kan Zen Rolling yang Bapak cintai sekali itu Zen rolling. Zen Stripe ini sedikit lebih tipis. Lebih tipis. lebih tipis ketimbang ketimbang zen rolling. Kalau zen rolling itu tebal. Oke. Zen rolling itu udah kayak mid. Berarti ada perubahan ada perbedaan dong ketika dipakai ya. Ada beda. Ada teoritis. Teoritis ada beda. Iya. Teoris ada beda. Oh teoritis. Oh menarik. Iya teoritis ada beda. Kita tunggu bagian itu. I nah outs-nya nih. Ini cakep outs-nya kaget sih gua pas pertama kali lihat ya outsnya formal banget kelihatannya. jadinya enggak berasa seperti sepatu silip on yang casual biasa gitu ya, yaitu brand S I yang paling sering bentuk kayak begini kan saya lihat kayak begini brand S itu ya ini enggak berasa seperti itu. Ming seperti itu. Jadi apa ya bentuk masih keras juga di bagian sini. Jadi jadi ini bukan ini bukan satu bagian yang sama ya. Ini berar seperti dua dua part ya. Masih ada outernya nih soalnya nih. Masih ada bagian bawahnya. Mids-nya dijaga dengan outer yang full kejaganya nih. full banget kejaganya. Jadi enggak separuh-separuh kejaga full semuanya bintik-bintik doang jadi minimalistik juga. Minimalis ya. Cuman ee efek sampingnya ya ini lumayan griepy sih. Oh which is good sebenarnya. Good. Bagus. Bagus, bagus. Jadi ee menarik bahwa dipilih seperti ini. Kaget juga, Mas beda ya sama broder-broder yang lain ya. ini menarik sih. Dan ini ini sebuah detail yang bagus ya. Iya. Ya kan ada beberapa brand local brand itu di ee outornya ini enggak bisa ada tulisan brandnya sendiri. Iya kan? Teknologi mungkin maksudnya bukan maksudnya teknologi juga pesenannya. Iya dong. Kalau pesenannya udah main bikin belinya generic ya biasanya enggak bisa ada namanya nih. Maaf ya buat benar-benar saya sudah mencoba melindungi kalian enggak tapi banyak kok brand-band yang kayak gitu tuh kayak gini tuh le ada tulisan le gitu kan pantus cuma beberapa brand lokal enggak usah dibilang kalian carinya sendiri itu kalau dibalik kayak begini nama brandnya ke mana gitu ada brandingannya emang full di atas kalau ini ada ini brandingannya full gitu walaupun ya cukup minimalistik sih se minimalistik minimalistik mungkin bukan buat semua orang terutama yang suka ee heboh ya sepatunya enggak saya enggak nyindir diri sendiri ini saya juga suka soalnya Ini ada varian warna ee black on white. Oh iya i ya iya. Yang mid soul-nya putih terus ee outer bawahnya apa sih? Gam ya? Eh iya di sini gam. Gam coklatcoklat coklat-coklat kuning gitu. Cokat-coklat karet kuning gitu ya. Ee coklat karet gelang. Oh karet gelang. Benar yang kuning? Iya. Yang lebih tebal dibanding yang hijau sama merah tuh. Iya. Iya. Masih ada enggak sih? Masih. Masih. Masih, masih. Masih. Ya, kayak gitu tuh. Kayak apa ya? Kayak karet alami gitu. Ada kayak gitu juga. Kalau ini yang ee entahlah namanya apa yang full hitam semua lah gitu. Ada apa lagi nih yang bisa terlihat dari bagian luarnya nih? Dari bagian luar sih semua sudah kesebut ya. Ini yang paling bikin belakangnya ya. Mencuri perhatian saya sih ini belakangnya ya yang ada namanya tadi tuh ya smart slip. Smart slip TM loh. TM loh. Trademark. Trademark loh. Smart Slip TM ini trademarknya siapa enggak tahu. Tapi ini trademark gitu. Paten. Di paten. Eh oke. Jadi gimana pengalaman pakainya? Mau mulai dari mana? Gua mulai langsung dari smart slip-nya deh. Oh, boleh. Gua merasa pulp-nya ini kenapa jarang kepakai? Karena ini beneran smart. Beneran smart. ini beneran smart. Jadi bentuknya itu kayak cawan ngelebar begitu ya kan. Dia ngelebar banget begini. Kalau kalian lihat ini dari samping ini melebar. Sebuah ketakutan kalau melebar adalah ee mungkin dia gampang untuk masuk ya karena dia ngelebar gini tapi pasti longgar. Dia tidak jadi begitu dia melebar begitu masuk nonjol kan. Iya. Ada tonjolan yang dalam yang tebal banget di belakang ke sini. Jadi begitu masuk klek dia ngunci kaki kita dan ini masuknya mulus banget lancar. Slep lang masuk-masuk gitu kakinya. Iya iya i masuknya itu lancar banget di sini. Kalau kalau diinjek langsung masuk plung masuk tapi ee terkunci di belakangnya langsung dapat belakang nih. Iya ini kekunci sama si tumit tumit ketahan nih bagian belakang nih. Heal-nya ketahan nih langsung gitu. Belum pernah gua ngerasain yang kayak begini. Ini saya bukan anak desain produk ya, tapi mungkin bisa ngejelas ee yang paham soal ergonomitas sebuah produk nih bisa mungkin enggak kalau yang bikin jadi nyaman karena bentuk tumit kita kan sebenarnya bulat nih. Membulat ya. Iya. Dan dengan miringnya ini jadi ngedorong langsung. Iya ngedorong masuk dan begitu masuk ngunci dia ngambil tekukan tumit di Betul dikunci sama si ini nih kalau lihat soalnya bentuknya agak Nah. Nah, nonjol di belakangnya. Nonjol masuk ke situ. Jadi, blek masuk situ. Jadi, setelah mencoba masuk slep gitu terus lihat ini smart slip saya terima terima. Iya. Enggak overclaim overlaim. Enggak overclaim. Sedemikiannya sampai saya sangat jarang nyentuh ini. Gua jarang banget nyentuh ini buat buat ngelebarin. Mungkin bisa nanti dikasih lihat ketika Iya iya iya kasih. Jarang banget nyentuh yang ini blup masuk aja udah gitu. Jadi part itu ee hal pertama itu menyenangkan. Ya, begitu diinjak yang dirasakan adalah nyaman. Nyaman banget. Belakang memang kejaga, tapi memang ee gua enggak dapetin rasa stabilnya Ece Noova. Ace Nova kan ngejejeknya gitu kan. Mitsh kayaknya. Mitsek dari Mits yang gua rasakan adalah mitol-nya ini empuk. Oke. I sih. Dan di belakang masih berasa oh ini agak empuk ya di belakang ya. Ee gua wondering nih nanti kalau dipakai buat jalan kira-kira atau buat berdiri capek enggak? gitu kan. Ee betis capek enggak nih? Biasanya kan kalau terlalu empuk gitu. Nah, dipakai jalan ee berapa kali coba ke mall lah. Ini belum sempat sampai di bawa keluar kota. Ee karena ini emang bukan tipikal yang buat dipakai jalan Rp2.000 ya. Bukan ini bukan slip on bukan buat kayak gitu biasanya. Ini buat ngantor-ngantor ya. Buat buat ngantor masih oke lah. Buat ngantor sedikit commuting gitu kan. Terus ke kantor masih oke. Nah, yang gua harusin adalah gua fine-fine aja. Oke. Enak-enak aja. Kaki gua enak, kaki gue nyaman gitu kan. Tidak merasa ee ada ketidakstabilan yang luar biasa gitu atau kayak jalan di atas ee kasur gitu. Enggak, enggak berasa kayak gitu. Overall kayaknya mungkin ngera depannya lumayan lebar menjaga mungkin. I don't know. Mungkin mungkin jadi belakangnya enggak terlalu terganggu gitu. Terganggu. Heeh. Heeh. Heeh. Heh. Di sini ya. Sini sini. Kalau bicara soal gripy, yes. Dia griepy. Oke. Ini grip juga. Oke, dia grip dia nge-grip lah ke ke lantai ini seraya Bapak ngomong saya mencoba cari kurangnya nih. Mau nanyain dia ng-grip dia ng-grip ke lantai. Ee satu hal mungkin yang harus diperhatikan kalau tadi dari dari penampilan tuh enaknya karena ini bentuk siing bentuknya di kininya depannya ujungnya ya e dibikin townya dibikin kayak gini. Jadi begitu pakai jeans yang nutupin sepatunya blek ujungnya terlihat e proper. Proper. Heeh. Jadi kayaknya mau dipakai ngantor oke banget nih. pakai ngantor oke banget. Nah, emm mungkin satu yang buat gua ee agak bikin mungkin jadi masalah adalah kalau gua sampai pakai size gua sendiri. Oh, kegedean. Kegedean pasti ini pasti kegedean. Gue yang bisa pakai size 46 di Brodo ya. Ini harus pakai 45. Oke. I harus pakai 45. 45-nya 29,4 kalau enggak salah ya. Sementara ee 46-nya itu 30,1. 30,1 kan gua bisa di sekitar 30 tapi itu yang bisa diikat. Ini enggak bisa diikat gitu. Nah, kemudian gua harus bilang kalau misalnya pakai sepatu ini kalau pakai kaos kaki tipis buat gua sedikit kegedean ini Bang Rongga masuknya. Oh iya sih rongga ya ini pasti enggak bakal jadi enggak bakal smart lagi kalau kegedean. Iya sedikit kegedean. Jadi benar-benar ya ee mungkin hal yang perlu diperhatikan adalah kalau mau nyari sepatu ini harus difitting. Iya. Untungnya untungnya untungnya brodo banyak juga toko-tokonya lumayan banyak ya. Tolong ini kalau mau dicari ini harus difiting. Kalau enggak difiting takutnya nanti Y atau udah paranoid kekecilan nanti kan. Benar. Karena di gua pun udah hampir kena di ujung nih. Atas nama gua nyari yang lebih kecil di mulutnya ini kaki gua tuh udah hampir nyampai ujung. Untungnya ngepas. Untungnya ngepas gitu. Iya. Selisih tipis. Kerasa. Tapi kalau dia iya kerasa. Kalau dia terlalu lebar wah nabrak nih kaki gua nih. Nah untungnya ngepas. Mungkin ini salah satu masalah dari eh Nit-nya bukan NIT yang super elastis. He. Jadi dia enggak bisa bikin NIT-nya tuh dikecilin aja gitu biar spotnya betul-betul ketempel gitu kan. Iya. Ya. Iya. Jadi kan dia harus harus cari kompromi. Iya. Tapi harganya kan kalau nit yang kayak begitu kita sudah tahulah sih karena material beda. Iya beda. Cuman overall sih buat gua sih ini luar biasa nyaman sih pakai ini. Permintaan gua mungkin adalah tadi ya itu aja harus e harus hati-hati sama buat gua belakangnya itu bukan yang super stable. Oh ya. Tapi siapa yang minta super stable di sepatu slip on gitu? Yang penting kan cepat satsat. Cepat satsat gitu. Paling ini soal bratability-nya gimana? Breatability. Sayangnya gua bukan orang yang cocok ya buat ditanyain itu. Tapi menurut gua ini karena udah terbiasa tersiksa dengan gorex. Udah terbiasa tersisa dengan gortex. Tapi buat gua ini sih enak. Ini enggak panas. Hmm. Itu pun masih belum jadi kekurangan. Apa ya? Ini tidak panas, Pak. Gitu. Ini ini tidak tidak panas sepatunya. Buat gua sih kelemahan dia adalah bagaimana lu mau fittingnya dia gitu. Bagaimana lu mau fitting buat dapat dia yang pas gitu. Itu satu. Terus opsi warna. Oke. Paling ya itu tapi subjektif banget karena mungkin bisa jadi hal yang diperhatikan sih. Kalau Iya memang itu itu yang jadi masalah buat gua. Ee warna tuh opsi cuma dua. Untuk sepatu sebagus ini H brodo ini satunya bagus ya dan ini bisa sampai size besar karena bahkan yang ee punya kaki di 46 set,5 mungkin bahkan 47 mungkin bisa masuk. Benar gitu. Karena gue yang 46,5 aja pakainya 45. 45 gitu. Jadi kalian yang punya kaki besar mungkin bisa masuk ke sini e yang satu size di atasnya dia ada 46 ya soalnya dia. Nah ee PR-nya itu warna kalau buat gua. Oke. Cuma ada all black sama black. Basically buat buat orang secara umum warnanya yang ada itu adalah hitam. Betul. Iya sih ngelihatnya. Ya udah hitam cuma pilih midle ma hitam. Iya tinggal bawahnya mau yang putih atau mau yang hitam. Hitam. Iya. H gitu. Oke. Gua cariin lagi satu masalah Heh. Enggak ada satu masalah ya. Apa tuh? Ini kan empuk ya soalnya baru dipakai sebentar doang seminggu 2 minggu ya du mingguan berkerut tapi ini membuktikan kalau dia menyokong dengan iya sih i dia menyong atau mau bilang membuktikan bahwa gua berat ini bagus ini bagus ini bagus ya mitnya bekerja bekerja main ya dia main ya jadi enak sih menurut gua ini akan cocok buat banyak orang sangat banyak sih beberapa skenario yang kepikiran dan kemarin pas ini juga ee ada kemungkinan kalau gua traveling ke luar negeri ini adalah salah satu sepatu yang pasti gua bawa. gitu. Soalnya kalau di pesawat enak tuh bisa lepas. Ah, bener sih. Iya, kan? Iya. Lagi iya i lu kebayang di pesawat mesti pakai sepatu terus mesti ngikat. Pas mau turun lu mesti ngikat. Ah, capek banget ya. Kalau satu cuma sejam doang sih gua pakai aja sih sepatunya. Masalahnya kan masalahnya kan gua sering kena yang 12 gitu ya. Lu malah pakai sepatu terus 12 jam tu. Ngap pak. Ngap kan. Jadi enak bisa lepas slep masuk gampang sekali masuk. Ee Oh benar tuh. Iya kan? Terus tiba-tiba 12 jam pasti pasti ke toilet dong. Pasti. Nah pas mau ke toilet ribet tuh. ya kan? Apalagi kalau pesawat-pesatnya yang enggak dapat sendal. Ada aja yang enggak dapat sendal kan. Nah enak kan kalau gini cup masuk. Nah, langsung kalau pakai sepatu yang enggak selip mesti jinjit sih jalannya biar enggak repot-repot mesti selama memang di airport-nya bukan yang harus jalan jauh-jauh banget gitu. Benar di beberapa bandara kan juga mesti lepas sepatu. Oh, I Amerika. Iya, Amerika benar. Oh, iya. Kalau Amerika ini enak banget sih. Enak banget. P enak banget ya. Lepas sepatu se itu harus lepas sepatu soalnya enggak ada ngeluh lagi tu sebelum ah lepas sepatu itu tiap kali mereka pas mau pulang ma pas mau pulang tuh ini apa sih gitu mesti lepas sepatu lagi pakai lagi sepatu gitu dan itu berpotensi ngerusak sepatu sebetulnya ya kan iya iya karena lu susah loh buat cepat-cepat ngambil narik dari belakang yang ada diinjakin aja udah langsung kalau buru-buru gitu yang ada sepatunya rusak sebenarnya pangsanya bangsa premium yang dikejar iya sebetulnya harus sampai ke premium juga dapat. Harusnya harusnya menurut gua ini sepatu butuh direvisit lagi, mungkin dirapiin lagi, mungkin dikasih versi-versi yang lain lagi karena ini awal yang luar biasa bagus banget itu tadi ya buat traveling. Kemudian bayangkan buat kalian yang ngantor ya, terutama yang muslim. Oh, skenario zuhur sama asar. Senario. Nah, zuhur sama asar pasti penginnya magrib sudah di rumah dong. Iya. Ya, lah saya magrib pun gitu kan Buka pasang sepatu tuh agak menyebalkan bukan I kan. Ya, terlepas dari memang harus dibuka ya, tapi nyebelin tuh ngikat ngikat gitu kan. Agak repot ya. Memang bisa pakai sendal tapi kadang-kadang pakai sendal tukar sendal juga. Ini dititipin dulu kan titipin dulu tuh habis pakai sendal gitu mungkin disediain sendalnya atau ada yang pakai ngian bakiak lah segala macam gitu kan. Terserahlah. Tapi yang jelas buka pasangnya cepat banget banget banget. I dan sebenarnya saya ada potensial potensial em kekurangan ya kekurangan potensial di sisi NIT tapi biasanya itu terjadi kalau yang nit-nya full dari depan sampai belakang ini kan enggak ada jadi enggak ada celahnya lagi nih. Terus iya kalau dia full ya kan itu berpotensi nitnya kendor. ya kan full karena muter nitnya. Ini kan nitnya cuma separuh di depan doang. Separuh depan doang jadi yang belakang tetap steady. Betul. Tuh, itu terus ya terakhir nih benar-benar nyari-nyari ya nyari-nyari saya rapi lagi rapi lagi land-nya rapi lagi. Kalau mau cari-cari nih gua dapat nih ada nih apa tuh kalau enggak dapat diskon lumayan sih harganya. Oh iya benar berapa sih ni retail berapa sih? Kalau retailnya sih di website-nya mereka sekarang sebenarnya 799 tapi dicoret jadi 49 dicoret dan sering ketemu kepala empat. iya kan sering ketemu 400-an ecommerce. Benar. Jadi kalau kalian harga lihat harga retailnya seram sih. Iya 799 799 terlepas dari sebetulnya kalau dari sisi penggunaan sih wajar-wajar aja. Cuman apalagi dengan adanya yang memang sudah di trademark ini ya harga 7 jadi terjustifikasi ini. Ini menurut gua sih sangat sangat oke banget. Ada smart slip-nya. Ini menurut gua nih salah satu sepatu yang ee layak punya. Iya. Eksekusinya pintar soalnya. Eksekusinya pintar banget. Entah kenapa dari Brodo sepatu yang ini terkesan agak kurang diangkat. Iya, kurang keangkat. Kurang keangkat ketimbang eh S Nova terus S-S yang lain gitu ya. Terus ee Neptun ya. Seharusnya sih ini sepatu fungsional seperti ini lebih lebih didorong lagi sih. Ini soalnya semua orang bisa diuntungkan dengan bukan cuma dari styling ya, tapi function sih. Ya dong. Ini function banget. Ini sepatu fungsional sekali. Iya. ST fungsional banget. Ee gua kepikiran cuman kalau misalnya gua gabungkan yang dua tadi ya. Kalau gua traveling ke Turki. Traveling ke Turki itu ee objek wisatya masjid, Pak. Oh iya. Dan lu harus buka sepatu dong. Pakai banget. Benar benar benar benar. Harus buka sepatu itu. Ini enak sih. Enak banget. Jadi grip iya dapat empuk dapat. Bukan yang paling stable ya. Ini bukan yang paling stable. Ee desain bukan yang paling flashy. Jelas desainnya enggak flashy. Sizing itu harus benar-benar dicek dulu biar pas dapatnya. Soalnya kalau dapat kegedean slip on kayak gini enggak enak gitu. Cuma buat gua sih ya kalau ada yang nyari slip on ketimbang cari brand S sih mendingan cari ini sih. Iya dan kalau slip on nyari yang stable kayaknya terlalu demanding ya. Karena ini sepatu yang santai banget. Jadi memang sesantai itu. Tapi ketimbang slip on yang itu ini lebih stable. Oh iya iya iya iya. Ini lebih stable berasa stable banget kalau saat ini ketimbang yang itu gitu ya. Terasa dari dari struktur pegangnya kerasa kansalnya kerasa gitu. Nah dan lu ada apa lagi nih? Masih mau nyari lagi nih salahnya di mana? Aduh saya masih nyoba dulu ini baru bisa mau cariin lagi deh nih nih. Enggak masuk di jari gua nih. Yah masa ini mah nyari-nyari banget namanya enggak masuk di jari gua tuh. Tu ini. Oke, saya mesti nyoba dulu. Tapi coba dong ada warna lain dulu dong. Tapi kalau kalau hitam putih doang ini makanya either all black atau black dengan white mid soul udah gitu doang. Warna warna coklat lah gitu kan. Tapi ketahuan kayaknya Brodo sendiri sadar bahwa ini sepatu yang diwarna-warna ini memang sepatu fungsional aja gitu. Iya sih. Iya sih Jadi buat gua ini salah satu sepatu yang mungkin kalau misalnya bilang highly recommended, tapi highly recommended-nya kalau kalian punya jajaran sepatu, kalian harus punya satu beginian deh. Iya sih, demi kenyamananudah. Kemudahan dan kenyamanan pada saat skena enggak perlu terlalu dipikirin dan kenyamanan itu adalah yang penting, slip on, jebret, semuanya dapat, beres. Tapi seandainya nih dari Brodo bisa bikin dia lebih keren lagi sih. Boleh loh. Sangat sangat ditungguh. Oh, sangat boleh loh. Sangat ditunggu loh. Gitu. Apalagi lagi garang-garangnya mereka lagi agresif-agresifnya. Tahun 2025, Brodo apa-apaan sih? Sampai buat padle pun ada. Buat tanpa susah gua nyarinya. Gua mau nyari nyari yang e seri-seriya tuh agak sulit ya. Iya iya iya gitu. Tapi ini bukan sepatu lari ya. Bukan bukan bukan bukan. Ini bukan sepatu lari ini bukan sepatu jalan yang eksesif bukan. Mungkin recovery juga oke pakai ini. recovery masih oke lah. Masih oke. Santai ini. Santai. 5.000 lah. 3.000 lah. 3.000 5.000 langk. Oke, kalau gitu rasanya udah cukuplah kita membahas yang satu ini dan menurut kalian seperti apa? Tulis aja pendapat kalian di kolom komentar. Oke, sampai jumpa lagi di review sepatu berikutnya. Siap.

Lihat di YouTube