SERASA LEBIH DARI MENTERI KALAU NAIK TOYOTA CROWN TERBARU INI (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang di channel Fit Riri. Kembali lagi ke Evans Motor dan mobil di sebelah saya ini, ini mestinya jadi mobil menteri karena menteri sebelum-sebelumnya itu memakai Toyota Crown. Tapi tahun ini menteri harus memakai maung menurut berita yang saya terima. Namun itu tidak menghalangi bagi Anda yang ingin Toyota Crown untuk di Indonesia tersedia di Evans Motor. Dan ini adalah review dari Toyota Crown generasi ke-16. Generasi ke-16. Yes, Toyota Crown sudah 70 tahun berada di sekitar kita. Pertama kali Toyopet Crown namanya. Itu tahun 1955. Dan Crown itu kemudian berevolusi menjadi mobil atau sedan termewahnya Toyota. Bahkan sebelum ada Lexus itu orang-orang kaya di Indonesia menggunakan Toyota Crown. Nah, tapi sayangnya Crown tidak lagi dilanjutkan di Indonesia. Dia digantikan oleh Camry. Yang Camry itu sebenarnya adalah corona ya. Sekelas corona dia di atasnya corona satu tingkat. Tapi tetap di bawahnya crown. Crown hanya dimasukkan secara khusus, tidak lagi dimasukkan oleh APM. Dan di kabinet terakhir Pak Jokowi, Crown digunakan sebagai mobil menteri. Nah, tapi yang digunakan mobil menteri itu adalah crown generasi ke-15 dan sekarang ini adalah crown generasi ke-16. Ini ada yang menarik. Crown generasi ke-15 itu pertama kali dikeluarkan tahun 2018. Sedangkan crown generasi 16 ini pertama kali dikeluarkan di Jepang itu tahun 2022. Artinya hanya 4 tahun. Sedangkan life cycle mobil ini mestinya antara 7 sampai 8 tahun. Karena sejatinya di tahun 2022 Toyota itu berencana untuk mengeluarkan versi facelift dari generasi ke-15. Tapi Aki Toyota turun tangan. Dia bilang kita harus melakukan sesuatu ke crown. Tidak ada lagi facelift, kita langsung bikin generasi baru yang revolusioner. Jadilah generasi ke-16 ini. Dan untuk pertama kalinya juga crown itu hadir dalam beberapa tipe body. Ada yang sedan seperti ini, kemudian juga ada yang sport. Sport itu bentuknya seperti SUV. Dulu sempat disebut sebagai crown SUV. dan juga ada versi yang crossover. Nah, yang di sebelah saya ini adalah yang versi sedannya. Dan uniknya versi sedan dengan sport dan crossover itu berbeda platform. Kalau ini platformnya masih normal dengan konfigurasi mesin di depan penggerak belakang. Sedangkan yang sport dan crossover itu menggunakan platform baru TNGAK dan dia basisnya penggerak depan. Walaupun untuk versi hybrid ada motor di belakangnya. Artinya ini crown ya dengan model yang sangat modern yang terbaru tapi masih mengusung nilai tradisional dari crown. Nah, sekarang kita lihat mobil ini besar. Mobil ini panjangnya lebih dari 5 m. Dan kalau kita bandingkan dengan crown generasi pertama tahun '5, crown pertama panjangnya tidak sampai 4,3 m, bahkan lebih pendek dibandingkan Yaris Cross sekarang. Tapi Crown sudah menjelma menjadi mobil yang eh besar ya, karena ini adalah mobil eksekutif. Dan kenapa crown itu tiba-tiba sekarang jadi ada tiga model, ada sedan, ada sport, ada crossover. Karena Toyota menyadari bahwa eksekutif-eksekutif yang biasanya menggunakan crown jabatan direktur atau senior manager itu sekarang semakin muda usianya sehingga mereka menawarkan beberapa pilihan yang lebih berjiwa muda. Tapi ini tetap adalah yang paling konvensional dan yang paling crown dan mungkin yang paling mature di antara tiga jenis crown. Nah, yang masuk ke EV Motor ini dia sudah menggunakan body kit modelista. Bannya 20 inci di depan dan di belakang. Dan ini finishing dari velegnya mengingatkan kita kepada sedan-sedan dari Lexus ya. Jadi, ini mungkin bisa disetarakan dengan eh Lexus ya karena mewahnya walaupun dia masih menyandang emblem Toyota tapi tidak ada Toyota di sini. Ini adalah logo legendaris dari Crown. Nah, walaupun ini adalah resminya Crown sedan, tapi kalau dilihat ke belakangnya ini seperti fastback ya belakangnya. Jadi melandainya body itu benar-benar sampai ke ujung bagasi. Tapi ini tetap sedan karena dia tetap bagasinya tidak membuka berbarengan dengan kaca. Tetap ada bagasi yang terpisah. Anda bisa lihat bagasinya juga enggak terlalu besar, tapi cukuplah untuk satu big size luggage atau dua koper medium. Di bawahnya udah enggak ada apa-apa lagi. Cuman ada sedikit tempat penyimpanan. Jadi dari belakang walaupun ini adalah crown yang paling mature tapi tetap terlihat dinamis. Lihat ini lampu LED-nya memanjang dari kanan sampai kiri. Ditambah ada spoiler di sini sehingga bentuknya juga ada ke arah sporty-nya. Tidak terlalu sedan sekali seperti pendahulu pendahulunya. Tapi secara proporsi body ini tetap memiliki wibawa yang kuat. Nah, kalau Anda lihat di sini ada tulisan HEV hybrid electric vehicle. Yes. Karena crown di sebelah saya ini adalah yang tipe hybrid. Kita lihat mesinnya. Wah, dia sudah pakai pegas ya. Jadi, ee bagian-bagian pinggirnya ini ditutupi supaya lebih rapi. Tapi Anda tetap bisa melihat unit mesinnya. Ini mesinnya tidak terlalu besar untuk ukuran crown 2.500 cc 4 silinder hybrid. Jadi, dia menggerakkan mobil bukan hanya dari mesinnya, tapi juga ada bantuan dari motor listrik. Tenaganya sendiri juga tidak kecil. Dari mesin bensinnya dihasilkan tenaga 185 HP dan torsi 225 Nm. Sedangkan dari motor listriknya ada tambahan tenaga lagi 180 HP dan torsi 300 Nm yang semuanya itu memberikan tenaga ke dua roda belakang lewat transmisi CVT yang juga bisa disimulasikan seperti transmisi sekuensial 10 speed. Nah, ini mobil dalam keadaan hidup. Jadi kalau misalnya mobil dalam keadaan hidup tuh kadang-kadang dia mati. Terus ketika level baterainya sudah mulai berkurang, dia akan nyala lagi seperti ini. Tenaganya besar seperti tadi saya bilang. Uh, agak berat ya. tenaganya besar dan itu membuat mobil yang bobotnya sekitar 2 ton ini bisa melaju 0 sampai 100 km/h hanya dalam 5,7 detik dan diiringi pula oleh konsumsi bahan bakar yang memukau. Menurut hasil tes dari Toyota yang itu sudah sesuai standar di Jepang, untuk rute dalam kota ini masih bisa di 14,5 km/l. Sedangkan di rute kombinasi bisa hampir 19 km/l. Bagian depannya ini unik sekali. Perpaduan antara desain modern dan desain retro. Anda bisa lihat desain modernnya ini di atas lampunya pipi sekali. Ada empat buah LED proyektor di dalamnya dan ada daytime running light yang memanjang dari kiri sampai ke kanan dan dipadukan dengan model grill retro di bawah yang vertikal. Jadi ini adalah bukan perpaduan ya. Ini benar-benar dua desain yang berbeda zaman disatukan di satu mobil dan menimbulkan karakter yang unik. karakter yang memberikan kesan bahwa yes, saya crown yang sudah lama berada di dunia. sekaligus juga kesan ee elegan dan berwibawa. ada kesan powerful gitu dari grillnya ini serta detail modernnya memberitahukan bahwa ini adalah the latest technology yang dimiliki oleh Toyota yang diaplikasikan ke Crown baru ini. Di antara teknologi-teknologi yang diaplikasikan tentu saja ada Toyota Safety Sense. Yang ini fitur radar yang sudah bisa membuat mobil ini seperti autopilot. Dia di level 2. level 2 e autonomous ya. dan membuat mobil ini akan semakin aman di jalan raya. Nah, tapi crown itu bukan hanya untuk dikendarai. Crown itu kita akan banyak spend di bangku belakang dan driver kita yang akan mengemudikan di depan. Jadi, saya akan langsung masuk ke bagian belakangnya dulu. Ini pintunya dia sudah vakum ya. Nah, dia tafakum di keempat pintu. Serta yang menarik di depan itu bening sesuai dengan peraturan di Jepang. Tapi di belakang ini kacanya gelap. Ini gelapnya udah mungkin minimal sudah 60% di belakang gelapnya. Jadi memberikan privacy walaupun tanpa Anda berikan kaca film. Oke, sekarang kita masuk. Oke, ini adalah bagian belakangnya dan di lantainya itu kita dapat tatakan kaki seperti ini. Ini asli dari Toyota, tapi saya enggak begitu suka. Jadi, ini akan saya letakkan di sebelah kanan. Nah, ini adalah posisi duduknya. Ini eh lega ya di belakang ya. Ini adalah sebuah crown tapi headro ah. tipis lah masih. Oke. Jadi triknya pintar. Ini adalah ee ada panoramic roof-nya yang kalau panoramic roof-nya kita buka, dia akan menggulung. Tapi gulungannya cuman sampai di sini. Nah, di belakangnya dibikin lebih ke atas supaya headroom kita ee memadai. Kemudian kalau kita sebagai bos ini bisa kita majukan naik khasnya Toyota nih. Kita bisa majukan bangku ini sampai depan dan akan ada Nah, ini sering kejeduk di sini. Nah, cuman itu kenapa ee headroom-nya sempit kalau di bawah jendolan ini? Karena bangkunya tinggi dan bangku tinggi itu akhirnya membuat paha itu tersangga dengan baik. kita duduk lebih tinggi dibandingkan penumpang depan sehingga paha tersangga dengan baik, lebih nyaman duduknya. Dan di sini kita ada pengaturan kursi. Nah, ini bisa reclining secara elektrik. Nah, ini reclining maksimalnya. Dan di sini sangat rileks sudutnya. Kemudian bangku belakang ini juga punya pemanas, punya pendingin, punya massas juga di sini. Kemudian pengaturan audio bisa dilakukan dari sini. AC juga bisa dilakukan dari sini pengaturannya. Sini ada laci kecil dan di sini ada cup holders. Jadi cup holders-nya tidak mengganggu tangan sama sekali. Tapi memang ada beberapa hal yang masih kurang modern di mobil ini. Satu adalah ini resolusi dan fontnya ini bukan yang terkini, paling terkini gitu ya. Dia seperti dari beberapa tahun yang lalu gitu ee font-fontnya semua. Serta ini tirainya juga masih manual. Maksudnya kalau mau menambah kenyamanan bisa pakai yang elektrik. Tapi ini masih manual. But anyway, duduknya nyaman. Dan ini rasanya tidak bisa untuk lima orang. Walaupun sebenarnya disediakan ya disediakan tempat untuk lima orang dan ada ada seat belt-nya juga. Tapi coba lihat deh. Saya balikin dulu. Oke. Sini. Kalau saya duduk di tengah sini, ini kepala saya. Ah, harus di belakang. Enggak bisa. Ini harus anak kecil yang di tengah ini. Dan karena dia lebih tinggi ya, dia lebih tinggi lagi di sini. Dan di sini ada channel yang sangat-sangat besar. Aduh, duduk lagi kan ada channel yang sangat-sangat besar ini karena mobil ini masih layout-nya yang tradisional. Mesin di depan, penggerak belakang. Nah, tapi yang modern di sini, di sini ada ventilasi AC yang suhunya Anda bisa atur dari eh layar ini, layar sentuh di sini. Kemudian ada USBC di sini, ada USBC serta ada listrik AC B eh 100 volt ya, karena ini dari Jepang. Tapi enggak masalah sekarang peralatan elektronik bisa 220 volt, bisa 100 volt. Tapi dia bisa sampai 1500 watt. Artinya mau masak nasi di sini juga bisa pakai rice cooker. Oke, sekarang kita akan balikin lagi. Kalau dibandingkan seperti Mercy S Class gitu ya, memang belum setara seperti Mercy S Class ini. Mungkin setara seperti Lexus. Tapi kalau misalnya dibandingkan dengan BMW seri 5 gitu ya atau Mercy E Class ini lebih nyaman di belakangnya dengan jok yang juga empuk. Sekarang kita akan ke bagian depan. Oke. Oh, mewah ya. Perpaduan antara kulit kemudian soft panel dan wooden panel yang berkontur memberikan kesan yang mewah di dalam. Setir sudah bisa tilt dan teleskopik secara elektrik. Dan ini posisi berkendaranya sangat ergonomis. Nah, entertainment system di sini masih bahasa Jepang karena mungkin mobil juga baru datang jadi belum sempat di ee ubah ya. Coba kita ubah bisa enggak ya? Ah, language kita bisa ubah. Language kita ubah jadi English. Oke, sip. Sudah bahasa Inggris sekarang. Hah? untuk menu semua menu ini sudah bahasa Inggris kecuali connected karena connected ini berlaku untuk di Jepang kan sedangkan di Indonesia tidak ada e connected-nya ini karena dia termasuk ke operator. Jadi ini fitur yang khusus Jepang, tapi yang lainnya sudah bisa bahasa Inggris di sini. Instrumen full digital dan Anda bisa ganti tampilannya sesuai dengan keinginan Anda. Anda bisa setel di sini AC ini masih saya suka sekali ini. Ini masih dengan tombol-tombol fisik yang feel-nya itu sangat solid. tidak terjebak dengan mobil sekarang yang semuanya dimasukkan ke layar. Masih ada nilai-nilai heritage-nya di sini. Di sini ada cup holders yang kalau kita enggak pakai, kita bisa tutup dengan wooden panel ini. Kemudian transmisinya memang sesuai seperti hybrid-hibrid Toyota. Jadi kalau mau maju itu ke kanan belakang, kalau mau mundur itu ke kanan depan dan dia bisa ada manual mode. Nah, manual mode dia disediakan juga ini apa? Pedle shift. Jadi bisa 10 speed eh ininya simulasinya. Cruise control sudah adaptif karena memang Toyota safety sense-nya itu. Dan di sini juga masih ada laci penyimpan tidak terlalu besar tapi bisa dibuka dari kanan dan dari kiri. Laci di sini sudah soft opening, enggak terlalu besar tapi lumayan. Di sini mewah. Kemudian ini material empuk, material empuk. Kulitnya juga kualitas yang sangat baik. Serta di sini ada head up display juga. Jadi kita punya head up display dan ini juga ada tirai elektrik. Nah, tirai elektriknya itu di belakang ini bisa diaktifkan dari sisi pengemudi maupun dari penumpang belakang. Visibilitas ke belakang enggak terlalu lega karena ee atapnya landai dan ada headr di belakang. Tapi ya it's ok ke depan dan ke sampingnya visibilitasnya luas. Walaupun untuk yang ke depan kita masih bisa melihat cup mesinnya yang besar. Jadi ada perasaan membawa mobil yang besar di sini. Di sini ada dua buah USBC. Kemudian di sini juga ada ee tempat yang ini bukan cup holders. Jadi ini adalah wireless charger. Jadi kalau handphone kita masukkan tegak seperti ini, dia langsung nge-charge. Jadi dia bukan horizontal, tapi dia vertikal wireless chargernya. Di sini juga ada driver monitoring system yang akan cerewet kalau misalnya kita melank, kita ngelihat handphone, atau kita ngantuk, kita nguap, dia akan cerewet memberitahukan ke kita untuk kembali konsentrasi berkendara. Jokrik dan juga ada dua buah memori di sini. Serta kaca ini sudah double glass untuk yang depannya saja. Serak Toyota bilang bahwa untuk Crown ini mereka membuat sound insulation yang lebih spesial dibandingkan kebanyakan Toyota yang lain. Mereka menyebutnya sebagai crown insulation atau pokoknya insulasi suara khas crown. Dan kita tahu crown dari zaman dulu memang selalu hening mobilnya. Kemudian kalau kita sudah hening, maka itu saatnya kita menikmati audionya. Dan ini audionya premium dengan 14 speaker yang ada di sekeliling mobil dari depan sampai belakang. Bahkan di sini ada center speaker juga. Center front speaker yang akan membuat staging-nya itu sangat baik. Ini akan menjadi kendaraan yang nice to drive menurut saya. Ini saya sudah bisa membayangkan nyamannya. Saya bisa menggambar apa membayangkan effortless-nya, halusnya mobil ini ketika berjalan. Tapi ya ini bukan unit test jadi saya enggak bisa coba. Tapi nice sekali dalamnya dan Anda mengendarai crown gitu ya. Mungkin Lexus gitu ya memberikan yang mirip-mirip tapi ya bukan mobil yang eksklusif. Ini eksklusif enggak ada bahkan menteri pun enggak boleh pakai ini sekarang. Anda boleh kalau ada uangnya. Nice. Senang sekali ngelihat crown itu masih berlanjut. dan versi sedannya masih dipertahankan. Masih ada beberapa fitur lagi yang dimiliki mobil ini. Salah satunya adalah parkir otomatis. Jadi, mobil ini sudah bisa parkir, bisa scanning tempat parkir dan memarkirkan mobil ini dengan me memanuverkan mobil dan mengendalikan setir sendiri. Tapi rasanya mungkin enggak terlalu berguna di Indonesia karena biasanya Anda akan menggunakan driver dan mungkin saja mobil ini akan selalu mendapatkan parkir yang VIP. Kemudian ada satu mode berkendara yang unik di mobil ini yaitu dia ada ada eco, ada normal, ada sport itu biasa, ada custom dan ada rear comfort. Jadi mode berkendara untuk memaksimalkan kenyamanan di penumpang belakang. ya mungkin dengan pengaturan suspensi multilink-nya yang ada di belakang. Kemudian kamera 360 juga sudah menjadi standar di mobil ini. Tapi ya crown bukan masalah fitur-fitur tersebut. Crown adalah sebuah legacy yang terus berlanjut sampai sekarang. Sudah 70 tahun Crown hadir di tengah kita. Dan senang rasanya saya melihat Crown itu masih dilanjutkan oleh Toyota. Walaupun sekarang jadi bukan hanya sedan, tapi juga ada yang versi SUV-nya, versi sport, dan ada versi crossovernya. Tapi minimal crown sedan tetap hadir di antara kita menjadi flagship sedannya dari Toyota. Ya, mungkin di bawah Senturi ya. Tapi kan Centuri itu mobil yang sangat spesial ya. Tapi kalau buat yang produksi massalnya di seluruh dunia, Crown ini berada di atasnya Camry dan tetap ada aura berwibawanya dari mobil ini. Apalagi di warna hitam seperti ini. Buat Anda yang ingin keterangan lebih lanjut mengenai Toyota Crown ini, Crown Hybrid, Anda bisa langsung hubungi Evans Motor. Instagram mereka di sini @vansmotor.offic. official atau Anda bisa main ke showroom mereka, showroom baru yang megah dan keren dan nyaman ini di arteri Pondok Indah di Jalan Sultan Iskandar Muda. Untuk sekarang sekian dulu pertemuan saya dengan Toyota Crown Hybrid ini generasi ke-16. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini, komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra jika Anda belum. Follow Instagram saya @vitra. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya.
