Jungkat

Serius ini Basic? Kameranya Terlalu Gahar! | HUAWEI Pura 80 Review (YouTube Video)

  • 10/10/2025

Hai Andika, Guys. Di sini ini adalah HP yang di luar ekspektasi saya karena ini HP paling terjangkaunya Huawei. Si Huawei Pura Basic, tapi kelasnya udah kayak level. Mau apa? Desainnya cakep, plus ramping pasti. Kamera bagus, enggak usah ditanya ya, bahkan hasilnya mirip sama apa yang kita lihat. Mau apaagi? fitur AI ada dan masih banyak hal lagi yang menarik dari HP ini. Jadi langsung aja kita bahas. [Musik] Jadi kenalin ini adalah Huawei Pura 80 Basic. Varian paling murahnya Huawei Pura 80 series. Adik paling bontot dari jajaran Pura 80 series. Nah, yang namanya adik pastikan ada kemiripan ya sama kakaknya ya. Kalau enggak mirip berarti beda bapak, beda Ibu. Si Huawei Pura 80 ini juga gitu. Dia punya beberapa kesamaan dari kakaknya seri Pro dan seri Ultra. Contohnya kayak di bagian desain. Dari segi desain, DNP Pura series melekat banget di sini. Frame kameranya alat tombol play dengan tiga sensor kamera yang kesusun rapi kayak gini. Bedanya Pura X ini lebih kompact, lebih tipis, lebih ringan, dan bodinya flat. Sementara di Ultra dan Pro dimensinya sedikit lebih gede dan agak curve. Tapi bukan berarti jelek ya, karena dimensinya buat nyesuaiin komponen yang lebih advance kayak modul kamera, baterai, dan sistem cooling. Jadi proporsinya lebih berisi. Secara looks, Spura 8 ini juga udah cakep. Back cover-nya ini pakai glass yang enggak gampang nempel fingerprint dan frame-nya juga pakai metal. Yang pinggirannya ini dibikin agak tumpul, bikin lebih nyaman waktu digenggam dan warna frame-nya disamain kayak back cover-nya. Jadi enggak cuma berquality aja yang udah solid, tapi looks-nya juga udah elite. Fan warnanya juga cakep-cakep, ada yang frosted gold seperti yang kita bahas dan black. Tinggal disesuaiin aja sama selera warna kalian. Oh ya, HP ini juga udah punya dual IP rating 68 plus 69. Jadi mau nyelup di air, mau cuaca ekstrem, aman aja. Di bagian layar juga ada yang bikin lebih aman karena proteksinya dia pakai Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim 20 kali lebih kuat dibanding layar biasanya. Dan bukan cuma kuat ya, secara tampilan layar juga udah cakep dan nyaman pakai teknologi Huawei X3 display yang diklaim punya brightness sampai 2800 nit. panelnya LTPU AMOLED yang refresh r-nya tetap bisa adaptif 1 sampai 120 Hz dan resolusinya udah 1,5K bukan full HD plus ya jadi enggak cuma durable dan cakep aja layarnya ini tajam lebih smooth ya emang layar-layar kelas flagship lah. Layernya ini juga udah sempat kita tes pakai Kalman juga buat lihat seberapa tinggi color gambutnya dan hasilnya kalian lihat sendiri aja deh. Dari hasil color gambut yang kita dapat bisa kita lihat kalau akurasi warna dari laynya ini udah cukup akurat. Jadi, udah enak kalau buat ngedit foto atau cuma sekedar preview foto yang udah kita ambil dari Huawei Pura 80 ini. Tapi sebenarnya kalau fotonya pakai Huawei Pura Xic series ini enggak perlu diedit lagi sih, karena udah bagus, udah ready to push lah. Bahkan kalau kalian bukan yang ahli di bidang perfotoan, hasil fotonya itu masih bakal cakep. Poin shoot aja udah cakep lah. Karena salah satu selling point utama dari HP ini adalah di bagian kameranya. Pertama ada yang namanya ultra chroma kamera. Apa ini? Ini adalah sensor yang bikin warna yang kita tangkap itu mirip seperti apa yang kita lihat. Ya, ibaratnya kalau kita mau bikin film kayak ada sutradara di sebelah kita terus dia bilang gini nih, "Wah, itu warna sesuai yang saya mau." Mekanismenya kayak gimana? Udah pernah saya jelasin ya di videonya Huawei Pura 73 Ultra dulu. Kalau kalian belum lihat videonya, tonton aja di sini. Tapi intinya ultra chroma kamera ini bisa nangkap spektrum warna dari apa yang kita jepret buat digabungin sama hasil jepretan dari lensa yang lain yang hasilnya kayak gini nih. Tuh, mirip banget dengan apa yang kita lihat. Spesifikasi kamera lain bisa kalian lihat aja di layar. Dan dari ketiga lensa ini otomatis dikombinasiin sama ultra chroma kameranya. Jadi buat skenario foto apa aja kayak landscape, putrit atau nge-foto objek apapun hasilnya cakep. Terus fitur snapsoot buat nge-foto objek bergerak ada di sini walaupun ini versi basic ya. Jadi kalau kalian pengen ngefoto, nge-smash waktu pedal dengan kualitas foto yang tajam bisa pakai snapsoot ini. Terus untuk videonya juga gak kalah cakep kualitasnya gimana. Langsung aja kita tes di luar. Oke, jadi ini adalah kualitas kamera depan dari Huawei Pura XT yang basic ya. Sekali lagi saya ingatkan ini yang basic. Yang basicnya aja udah kayak gini ya. Stabil, skin tone bagus, bopeng saya juga lebih terlihat yang artinya berarti lebih detail tuh. Jerawat-jerawat. Biasanya kan kalau HP lain kayak pixelated ya, kayak cat air gitu. ini lebih kelihatan. Dan untuk dynamic range, wah ya tipis ya. Jadi kalau kalian lihat ya enggak jadi satu dengan tembok memang, tapi bagian atasnya kayak over expose terus bagian daun yang bagian kanan. Nah, itu juga dia agak kesulitan kalau misalkan nangkap cahaya yang berlebih untuk kamera depannya. Tapi overall kalau buat nge-vlog kira-kira seperti ini kualitasnya. Ini saya gunain untuk jalan aman aja. Terus kalau misalkan digunain untuk fast movement enggak ada cheater aman juga. Kita coba jalani lorong ini dengan satu tangan aja sambil coba autofokus. Set. Aman terkendali. Kita coba paing ke sini. Set. Oke, mantap. Kita coba lagi dari sini ke Dan kalau untuk tilting-nya aman juga sih. Noh, dynamic range-nya cakep. Jadi daun yang tadi over expos pakai kamera depan langsung kelihatan tuh shadow dan juga bagian terangnya seimbang. Sebelum ke ultrawide-nya, kita coba untuk si lensa telenya ya. Ini dua kali 5,5 kali. 5,5-nya detailnya noise lumayan. Tapi kalau udah move ke 10 kali lah malah lebih bagus ya 10 kalinya ya. Tuh 10 kalinya warna tomatnya lebih cerah. Oise-nya juga masih ada di lensa telenya tuh. Ini saya gerak-gerakin enggak terlalu shaky di 10 kali. Nah, ini sekarang ultrawide. Kalau ultrawide dia cuman bisa di 4K 30 FPS dan bisa switching lens-nya dari main kamera ataupun tele ya. Tapi kalau mau pakai ultrav-nya harus dirubah dulu resolusinya ke 30 fps. Dan untuk kalian bisa lihat sendiri kualitasnya kira-kira seperti itu dan kalau digunain untuk jalan ultra wight-nya seperti ini. Nah, ini bakalan agak berbeda dengan 60 fps tadi kalau misalkan fast movement muter-muter kayak gini ya. Jadi bakalan ada cheater lah walaupun enggak begitu gimana cuman beda dengan yang 60 fps tadi. Terus kalau misalkan kita gunain untuk shoot objek jarak dekat ultraw-nya dekatnya itu kira-kira masih bisa segini nih. Wih, masih lumayan ya. Tuh. Uh, bisa makro ternyata ultrawide-nya ya. Tuh, ini dekat banget. Terus kalau misalkan kita zoom out masih stabil juga. Ngomongin soal kamera, bukan cuma hardware-nya aja yang bagus dari seri basic ini. Dari software-nya juga cakep karena ada fitur AI-nya. Pertama ada AI remover yang bisa menghapus objek yang mengganggu di hasil jepretan kita cuma dengan satu tab aja. Dan dia bisa ng-remove oj apapun yang menurut kalian ngeganggu. termasuk kalau kalian foto bareng-bareng terus ada teman kalian yang sukanya minjam duit 100 tapi gak pernah dibalikin itu di Eraser aja hilang gak usah ada di frame gak apa-apa kalau itu. Terus ada AI based expression juga yang bisa ngebantu benerin ekspresi kita yang agak kureng pas waktu foto. Tapi syaratnya harus ada beberapa foto biar AI-nya ini bisa milihin beberapa ekspresi yang pas buat kita benerin. Ada satu fitur AI lagi, tapi ini enggak berhubungan sama foto ya, yaitu AI gester. AI gester ini intinya kalian bisa ngontrol HP tanpa harus nyentuh layar. Jadi cuma pakai gerakan tangan di depan kamera kayak gini aja. Dan ini cukup berguna pas tangan kita kotor berminyak biar gak ngotorin HP-nya juga. Untuk urusan performa dia pakai chipset Kirin 9010s yang dicombine sama RAM 12 GB sama storage 256 GB. Nah, pertanyaannya kalau buat gaming kuat enggak? Hasilnya pas kita coba pakai main Mobile Legends dengan grafik ultra, frame rate-nya dapat ultra dengan average FPS bisa 90-an FPS, terus maksimumnya 91, drop-dopnya cuma di 71 FPS. Nah, di game lain sayangnya FPS meternya enggak bisa keluar jadi saya enggak bisa ngasih data angkanya. Tapi kalau digunain untuk main game G Impact dengan grafik medium, feel atau rasanya udah lumayan kok, enggak yang nge-lag gimana gitu. Dan pas kita cobain main game G Impact selama sekitar 1 jam, untuk subur permur mukanya cukup oke ya. dengan bagian depan itu 41 derajat Celcius, belakang 40 derajat Celcius. Standar kita itu di 42 derajat Celcius. Jadi kalau udah di atas itu ya anget, kalau di bawah masih aman. Waktu kita tes untuk main game Gin Impact tadi selama sekitar setengah jam dia berkurangnya sekitar 12%. Mobile Legends setengah jam berkurangnya sekitar 6% cukup oke. Dan untuk waktu pengecasannya juga kencang nih. Jadi walaupun secara kapasitas baterainya itu enggak segede HP Cina lain yang sampai 7.000 mz ini cuman 5.170 mz. Tapi karena prosesornya ini efisien, jadi baterainya lumayan awet. Terus untuk waktu pengecasannya juga kencang dengan support fast charging-nya itu 66 watt wired. Untuk wireless charging ada juga dengan 50 watt. Dan seperti biasa, Huawei punya teknologi super charge yang pas kita ngechas dia bakal muncul notif press and hold di layarnya. Tinggal kita pencet aja. Kalau lagi buru-buru untuk ngecas cepat. 0 ke 100% dengan 66 mod-nya ini dia butuh waktu sekitar 40 menit aja. Terus kalau digunain untuk multitasking di HP Huawei ini juga udah tergolong aman. Selain performanya yang udah mumpuni, karena RAM-nya tadi 12 GB, aplikasi-aplikasi yang support di Huawei Pura IT ini juga udah hampir semua aplikasi ya. Misal mau aplikasi Google atau Netflix atau bahkan Gojek bisa kalian instal lewat App Gallery. Dan kalau aplikasi yang kalian cari enggak ada di App Gallery, kalian bisa instal lewat Gbox. Saya baru coba lagi sih buat download aplikasi Google di App Gallery. Stepnya sekarang lebih ringkes, tinggal klik get aja dan langsung redirect keox buat download dan enggak perlu instal-instal lagi. Jadi semisal kalian lagi nonton konten Netflix terus karena Netflix itu kan enggak enak kalau misalnya enggak sama makan ya. Tinggal order aja Shopee Food dan Shopee food-nya bisa auto datang. Udah amanlah aplikasinya. Untuk fitur lain OS dia pakai AMU15 yang secara fitur terutama fitur ekosistem beh ya ekosistemnya Huawei itu salah satu yang paling ok lah saat ini. Konektivitasnya dia pakai Wii 7 dan Bluetooth 5.2 yang udah paling baru untuk saat ini. Dan sensornya juga lengkap. NFC ada, fingerprint ada gyimity dan lain-lain juga udah ada. Okelah. Jadi itu tadi adalah review dari Huawei Pura 80 Basic varian paling terjangkau atau adik paling bontot dari Huawei Pura 80 series. Keunggulannya jelas si Pura 80 Basic ini selling point utamanya tetap dari sisi kamera yang dia masih kebagian ultra chroma kameranya yang bikin warna dan juga foto itu seperti aslinya. Terus desainnya juga cakep, khasnya Pura series, terus build quality-nya premium, udah dual IP rating. Layarnya juga cakep, plus ada proteksi second generation Kunlon Glass-nya. Baterai lumayan awet, ngecasnya juga kencang, dan fitur AI-nya banyak juga. Mungkin sedikit catatan buat 80 basic ini ya. Seperti biasa aplikasi Google-nya belum natif, koneksinya masih 4G. Baterainya lumayan awet walaupun secara kapasitas bukan yang awet-awet banget ya, kayak 7000 mamp tapi cukuplah untuk seharian. Perform memang bukan yang paling kencang di kelasnya, tapi udah cukup mumpuni untuk kegiatan sehari-hari. Oh ya, untuk harganya dia bakalan ada di Rp10.999.000 dan kalau kalian beli di periode promonya sampai 11 November, kalian bakalan dapat bonus Huawei Watch Fit 3. Beh, kapan lagi kan ya beli HP bonusnya smartwatch. Overall, HP ini bisa jadi salah satu varian basic yang juga ngasih beberapa fitur yang ada di varian atasnya dia. Dan fitur yang diturunin juga lumayan banyak loh. Apalagi buat kalian yang suka foto-foto pakai HP yang ready to upload. Beh si Pura 80 series basic ini bisa jadi pertimbangan. saya budi and see you on the next video.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.