Serius Nih ?! Laptop 6 Jutaan Pakai Spek Gaming ?! Zyrex Blaze Review (YouTube Video)
Sini deh kita kasih tahu. Sepertinya brand-brand internasional harus mulai waspada deh sama brand-brand lokal sekarang. Salah satunya brand yang ini. Gimana enggak dia kasih prosesor seri gaming dan spesifikasinya matang. Dia menyelesaikan problem yang ada di market. Di mana beberapa brand kalau kita upgrade RAM atau upgrade storage itu ngerusak garansi. Tapi laptop ini sudah kasih spesifikasi yang matang. Dan yang penasaran ini laptop apa atau SKU apa, jadi ini dia Zahrex Place yang pakai Intel Core i5 12450H. [Musik] Untuk spesifikasinya kalian bisa cek di sini. Singkatnya dia pakai prosesor gaming I5F 12450H dengan 8 core 12 thread, 4 core performance, 4 core efisiensi. Untuk turbo boost maksimalnya di 4,4 GHz dan kalau kita ngomongin AFF 12450 itu sudah pasti pakai IGP dari Intel UHD grafic. Dan yang cukup menarik ada di bagian RAM-nya. Dia sudah pakai RAM yang jumbo 16 gig. Jadi siap banget kalau kalian mau pakai untuk multitasking. Tapi enggak cuman itu, dia kasih satu slot kosong. Artinya 16 gig-nya itu satu slot. Dan kalian kalau memang punya duit nganggur, bingung mau dipakai apa gitu ya, kalian bisa upgrade RAM-nya sampai 32 gig. Untuk storage-nya pun enggak bisa dikatakan kecil untuk sebuah laptop. Dia dapat di 512 GB dengan speed yang cukup kencang untuk sebuah genry. Kita dapat hasil di 3.400-an untuk RID-nya dan 3.000-an untuk bright-nya. Dan setiap pembelian laptop ini kalian sudah include preinstall Windows 11. Jadi, sudah enggak perlu repot-repot lagi install Windows dan garansi 2 tahun yang bisa kalian klaimkan di seluruh Indonesia. Di kota-kota besar sudah ada sih harusnya. Kalau kita ngomongin desainnya, desainnya ini low profile, warnanya juga kalem. Yang paling menyenangkan memang dia enggak overbranding. Logo ZX-nya cuman ada kecil doang di bagian ujung di sebelah sini. Dan dimensinya pun untuk sebuah laptop 14 inch enggak bisa dikatakan bongsor, cukup slim memang. Dimensinya ada di 32,2 * 20,9 dan ketebalannya cuman 1,7. Ini lumayan tipis dan gak akan bikin kalian sakit punggung kalau dibawa ke mana-mana. Ya udah daripada kalian enggak sabaran lihat performance kencangnya IF 12450H, kira-kira sesuai ekspektasi atau hanya ilusi? Sekarang kita akan tes. Nah, sebelum masuk ke gaming-nya kita akan lihat sintetisnya terlebih dahulu. Paling enggak ini bisa jadi representasi untuk kita ke arah sana. R15 multicore pada saat kita mode plugin atau dicas, kita dapat skor di 881 poin. Sedangkan bater only kita dapat di 817 poin. Artinya ya kurang lebih sekitar turun 78%. Masuk di R23 dengan simulasi yang sama. Pada mode charging kita dapat skor di 5.590 poin. Tapi untuk baterai only itu kita dapat di 5.000-an. 5.022 poin. Berarti kurang lebih turun sekitar 11%. Hal ini normal untuk sebuah laptop dengan prosesor H series. Yang memang harus kita akui prosesor yang basicnya H series atau IFF 12450H itu pasti punya suhu yang lebih tinggi dibandingkan seri U atau ultra low voltage dan di mana seri H ini biasanya ada di form ve vektor 15,6 inch. Ini sedikit dipaksa masuk ke form ve vektor 14 inch. Hasilnya memang RnD harus sedikit menurunkan ekspektasinya atau tuningannya dibuat sedikit lebih rendah agar suhunya lebih stabil dan juga baterainya agar lebih awet. Dan terbukti pada saat pengujian kita menggunakan kamera Flir gitu ya. Suhu permukaan tertingginya itu ada di 47,2 derajat Celcius. Tapi terendahnya enggak terlalu jauh dari suhu tertinggi di 42,2. Bayangin performance-nya dilepas bisa sepanas apa ini laptop. Tapi dari hasil sintetisnya tadi sebenarnya masih kencang kok untuk sebuah laptop di harga Rp jutaan. Sekarang CPU-nya kita akan tes untuk rendering video premiere. Untuk video 4K rendernya kita dapat di 13 menit 25 detik, sedangkan FHD-nya di 9 menit 6 detik. Dan untuk blendernya ini cukup menarik, cukup kencang malah lebih kencang dibandingkan Premiere. Pada CPU render kita dapat 8 menit 27 detik. Sedangkan GPU rendernya kita dapat di 9 menit 2 detik. Dan sekali lagi dugaan kita benar laptop ini gak akan lolos uji stres tes. Tapi memang gak separah beberapa seri Ultra Book yang sampai 50-an gitu ya. Hasil pada pengujian kita di 3D Mark Spy untuk strates-nya di 94%. Sebenarnya masih lumayan dan mengingat sekali lagi ini prosesor gaming diletakkan di form ve vektor 14 inch. Untuk hasil nya kita dapat di 835 poin dan fire strike-nya di 1915. Ini merepresentasi kalau laptop ini sebenarnya kurang cocok untuk dipakai main game-game berat. Kalau kalian berharap main game Cyberpunk di laptop ini, kayaknya kalian harus buang jauh-jauh pikiran seperti itu. Sekarang kita akan coba main game tipis-tipis di laptop ini. Dota 2 di setting fastest masih enak kok tanpa ngenes. Kita dapat rata-rata di 54 fps dan maksimalnya bisa di 60-an FPS bisa lebih dikitlah. Lalu masuk ke open word di Gensin Impact setting lowest kita dapati 38 fps dengan maksimal di 45 fps. Ya, lumayan enggak nyut-nyutan banget lah ya. Kalau Gensin bisa Valoran ini aman, Guys. Kita dapat rata-rata di 77 FPS dan maksimal di 93 FPS ya. So far kalau kalian mainin game-game casual ya kayak Dota 2, Valoran, Gensin, setting low masih bisa lah. Tapi kalau kalian berharap game yang seperti Cyberpang, jangan ya, Dek ya. Nah, sekarang coba tengok deh suhu pada saat kita bermain game. Data ini kita ambil dari Gen Gensin Impact yang lumayan berat. Nah, kalau dilihat suhunya coba dipertahankan di 83 derajat Celcius dan suhu maksimalnya ada di 85 derajat. Dan sesuai perkiraan, TDP-nya dilimit, tapi hasilnya suhunya bisa keekontrol dan kalau dilepas bisa jadi kompor. Ini laptop kalau kita tes untuk Office enteng banget. Dengan prosesor IFF 12450H, ekspor PPT to PDF 150 lembar selesai hanya dalam waktu 10 detik. Dan randomiz data Excel yang besar itu selesai malah kurang dari 1 menit. Jadi, RAM 16 gig-nya ini bantu banget untuk ngerjain hal-hal seperti ini dan multitasking-nya juga enak banget di laptop ini. Layarnya juga bisa dikatakan cukup enak ya walaupun bukan layar yang 100% sRGB. At least ini layar IPS dengan view angle 178 derajat. Jadi kalau kalian mau lihat dari samping-samping itu juga enak dan resolusnya juga sudah FHD. Jadi tampilannya cukup jernih. Enak kalau kalian suka nonton film gitu ya di YouTube, di Netflix, ini bisa banget. Untuk color gamutnya sudah kita ukur. SRGB-nya kita dapat di 56,8, adob RGB-nya di 48%. P3-nya cuman 45% dan NTSC-nya di 49%. Jadi enggak bisa diomong tinggi ya, Teman-teman ya. Tapi ya lumayan brightness-nya ya. Kalau di pemakaian indoor ini aman banget di 236. Tapi kalau di outdoor agak menepih dikit deh. Nah, karena laptop ini layarnya IPS, jadi kalau kalian pakai screen sharing toh juga laptopnya kalian hint-nya bisa tekan sampai 180 derajat seperti ini. Screen sharing dengan lawan bicara kalian di depan untuk presentasi atau apa ini juga aman. Jadi view angle-nya cakep. Untuk webcam-nya dia punya privacy shutter gitu ya. Dan resolusi maksimalnya kalau kalian pakai rasio 4 bing 3 itu bisa di 1200p. Tapi untuk rasio 16 b 9 maksimal di 720p 30 fps ya. Secara kualitas memang enggak bisa diomong yang cakep banget gitu ya. Kalian harus cari pencahayaan yang oke untuk hasilnya bisa maksimal. Untuk keyboard-nya saya cukup sering memuji Z karena dia salah satu keyboard di entry level yang punya layout oke gitu ya. Untuk navigasi di office itu enak banget. Di bagian kanan ini dia punya keyboard tipikalnya yang punya key travel agak cetek gitu ya. Jadi kalau kalian ngetik-ngetik dengan cepat itu cukup enak juga dan cukup menarik. Dia punya backlit keyboard yang kalian bisa atur tingkat pencahayaannya. Dan satu lagi untuk finishing keyboard-nya ini cakep sih, enggak terkesan murahan juga. Untuk touchpad dia senter terhadap spasi dan cenderung melebar bukan yang gede ke atas begitu ya. Ya, so far memang enggak ada problem. Semua gesturnya bisa berjalan normal kok. Untuk port pendukungnya kalian bisa lihat di layar ini. Dan di sebelah kanan ada dua buah port USB type E masing-masing 3.0 dan 2.0. Di kiri untuk DC-nya masih konvensional, tapi untuk USB type C-nya support untuk power delivery dan display port. Salah satu dampak besar dari limit di prosesornya itu daya tahan baterainya cukup oke. Walaupun kapasitas baterai yang ditanamkan tidak terlalu gede, cuma di 45 watt hours. Tapi kita dengan prosesor H series i5 12450H, kita dapat waktu hampir 5 jam pada pengujian PC Mark 10 modern Office, lebih tepatnya di 4 jam 51 menit. Dan pada pengujian real-nya untuk nonton video streaming YouTube 10 menit itu berkurang 7%. Lalu untuk mengetik Word Excel, ngetik skripsi gitu ya, itu berkurang 4% tapi kalau dipakai main game itu berkurang 12%. Jadi kalau dihitung-hitung laptop ini masih bisa lah ya kalian pakai untuk multitasking gitu ya dengan kalian harusnya masih bisa dapat di sekitar 2 sampai 3 jam. Ingat ya, kapasitas baterainya enggak gede. Nah, kalau kalian punya charger handphone gitu ya yang support dengan PD dan type C, untuk type C-nya kalian bisa pakai juga. Jadi kalian cukup bawa satu charger itu doang dan dipastikan paling enggak minimal 45 watt lah. Dan kesimpulannya adalah Zared Blade ini ibarat kayak pekerja lokal yang potensial. Enggak cuman tampilannya simpel, low profile, dia juga punya prosesor yang cukup gahar gitu ya, prosesor seri gaming dan juga dia punya RAM yang cukup matang kalau kalian enggak ada budget lebih untuk upgrade RAM, 16 gig aja udah cukup. SSD-nya juga kencang. Dia sudah pakai NVM genent 3 yang speed-nya juga kencang juga. Performance-nya untuk multitasking masih aman. Untuk rendering masih bisa. Untuk gaming tipis-tipis juga masih oke. Untuk trade off-nya sendiri karena memang ini prosesor seri gaming dengan kapasitas baterai yang enggak gede itu agak boros. Jadi kalian ya sering-sering bawa charger lah. Tapi beruntungnya untuk type C-nya sudah support power delivery. Jadi kalau kalian punya charger PD yang minimal 45 watt, kalian bisa langsung pakai di laptop ini. Dan satu lagi, layarnya memang bukan yang cocok banget untuk profesional yang mengharapkan akurasi warna tinggi. Tapi at least kalian pakai untuk ngerjain daripada layar panel ya. ini sudah layar IPS yang punya view angle bagus dan juga masih cukup enak kalau kalian pakai untuk nonton-nonton ngecill gitu ya bareng teman-teman. Jadi kalau ramai gitu mata itu enggak kabur. Jadi intinya kalau kalian memang punya budget yang terbatas lalu cari laptop yang performance-nya cukup stabil untuk multitasking, laptop ini bisalah kalian pertimbangkan dan jangan lupa garansinya 2 tahun, Guys. Dan bisa diklaim di seluruh Indonesia. Oke, cukup sekian video kita kali ini. Kalau kalian memang ada sesuatu yang mau ditanyakan atau mau didiskusi, kalian, kalian bisa tuliskan di kolom komentar. Dan jangan lupa juga follow semua sosial media DKid. Oke, cukup sekian saya Rico.
