Jungkat

Seru! Nyobain Mobil dan Motor Listrik Vietnam - Undangan dari VinFast (YouTube Video)

  • 02/10/2025

Jumpa lagi di Jaga TV. Jumpa lagi di Jajal Jaga jalan liputan. Nah, kali ini saya sedang berada di Vietnam untuk nyobain Finfast ya. Kita diundang oleh Finfas untuk nyobain kendaraan mereka. Dan ternyata mereka bukan cuma ngeluncurin mobil ya, di sini juga ada skoter dan ada busnya juga. Nah, tapi yang kita cobain nanti cuma skoter dan juga mobilnya. Nah, jadi langsung saja kita jajal aspalt Vietnam ini. Oke, kita kenalan dulu sama brand yang satu ini. Jadi, FinFas ini didirikan tahun 2017 oleh F Group, konglom red swasta terbesar di Vietnam. Menariknya, meski masih terbilang muda di industri otomotif, tapi brand ini langsung berhasil jadi penjual mobil nomor satu di Vietnam. Makanya gak heran kalau sepanjang perjalanan kami sering menjumpai mobil-mobil dari Finfest ini. Nah, untuk pabrik utama dari Finfest ini ada di sebuah pulau di kota Haifong. Fasilitasnya benar-benar lengkap dan modern. Semua proses dilakukan in houseouse dari press shop untuk mencetak body, body shop untuk merangkit rangka, paint shop buat finishing sampai baterai cell factory yang jadi jantung kendaraan listrik mereka. Jadi mereka ini enggak sekedar rakit barang impor, tapi benar-benar membangun ekosistem produksi sendiri. [Musik] Nah, FinVas ini bukan cuma memproduksi mobil listrik ya, tapi ada motor listrik, sepeda listrik, bahkan bus listrik. juga ada. Jadi, Finfas ini enggak hanya fokus ke kendaraan pribadi saja, tapi juga transportasi umum. Oke, sekarang mari kita cobain kendaraan mereka secara langsung. Yang pertama kita cobain di sini yaitu motor listrik mereka yaitu Teon S. Secara tampilan motor ini terlihat sporty. Di atas kertas Teon S disebut punya top speed sekitar 99 km/h dan jarak tempuh hingga 150 km sekali isi baterai. Jadi harusnya ini udah lebih dari cukup untuk pemakaian harian. Nah, ada hal menarik yang kami temui di motor ini, yaitu shok belakang yang bisa diatur ketinggiannya secara manual. Jadi, kita bisa atur posisi duduknya supaya lebih tinggi atau lebih rendah sesuai kenyamanan masing-masing. Selain itu, Teon Sai rantai untuk penghumbung motor penggerak ke bagian roda. Jadi, ini mirip kayak di motor sport atau bebek. Ini hal kecil yang jarang kita temui di motor listrik, ya. Lalu ada detail kecil tapi bikin pengendara di belakang jadi happy. Jadi di motor ini ada back fender ekstra buat melindungi pengendara di belakang saat melewati banjir dan genangan air. Selain Ton S ini, FinFast juga punya banyak pilihan motor listrik lain. Ada Felis Clara, Vento, sampai Evo Series. Jadi mereka udah nyiapin produk untuk berbagai segmen dari yang simpel buat harian sampai yang tampilannya stylish juga ada. Sayangnya memang di Indonesia saat ini baru lini mobil listriknya yang masuk. Semoga motor listriknya segera menyusul ya. Nah, sekarang mari kita geser ke mobil listriknya. Yang kami cobain di sini adalah FinFas VF3, mobil listrik kompact mereka. Nah, meski ukurannya cukup kecil, tapi mobil ini punya tenaga yang cukup nendang. Top speed-nya aja bisa tembus 105 km/h dengan akselerasi dari 5 sampai 100 km/h dicapai dalam 19 detik. accelerasi acceleration dengan catatan hasil ini kami dapatkan dengan kondisi mobil diisi tiga orang. Jadi, ada beban tambahan di sini. Nah, pas dikendarain VF3 ini terasa stabil, handling-nya enak, dan minim body roll di kecepatan yang cukup tinggi. Oh ya, VF3 ini udah dijual resmi di Indonesia ya. Dan enggak cuma VF3, ada juga VF5, VF6, VF7, dan VFE34. Oke, sekarang kita geser sedikit ke induk perusahaan mereka. Fin Group ini konglomerat besar dengan bisnis di banyak sektor. Selain otomotif lewat FinFast, mereka juga punya properti lewat Fin Hommes, retail lewat Fincom, layanan kesehatan lewat FinMC, sampai pendidikan lewat Fin University. Jadi, Fin Group ini ibaratnya bikin dunia kecil yang saling terhubung. Nah, di trip ini kami sempat diajak berkunjung ke Fin University, kampus megah dengan arsitektur modern dan fasilitas lengkap. Yang menarik di ruang belajarnya ada area khusus untuk istirahat. Jadi mahasiswanya bisa belajar sambil rileks. Puas keliling kampus, kami selanjutnya diajak untuk mampir ke Finmac International Hospital. Ini rumah sakit premium yang juga dikelola oleh F Group. Salah satu hal menarik di rumah sakit ini yaitu adanya benefit khusus buat pengguna mobil listrik Finfast. Jadi kalau datang ke rumah sakit dengan mobil EV mereka akan ada semacam prioritas layanan. Menarik ya, satu ekosistem bisnis bisa saling terhubung dan memberikan nilai tambah bagi penggunanya. Ya, dari pengalaman kami selama trip ini bisa kita lihat kalau Fin Group ini enggak main-main. Mereka membangun ekosistem yang lengkap dari kendaraan listrik, pendidikan sampai kesehatan. Benar-benar udah kayak dunia kecil yang saling terintegrasi. Ada sektor otomotif lewat FinFas, ada pendidikan lewat FIN University, serta ada sektor kesehatan lewat FinMC. Besar harapan kami semoga motor listrik mereka bisa segera masuk ke Indonesia biar makin banyak pilihan buat masyarakat yang ingin beralih ke EV. Selain itu, semoga SUV ganteng yang satu ini juga bisa segera mengaspal di jalanan Indonesia. Nah, kira-kira kalian ada cerita menarik apa nih dengan kendaraan dari FinFast? Coba share pengalaman kalian di kolom komentar. Oke, sekian dulu Jajal Vietnam bersama Finfast. Sampai bertemu di episode selanjutnya.

Lihat di YouTube