Sesuper Ini Hyundai Creta N Line Turbo, Lawan Tanding Honda HR-V RS! (YouTube Video)
Hyundai kereta Nline Turbo, Teman-teman. Jadi, di antara banyak Hyundai kereta baru yang ada di Indonesia, ini adalah yang paling tinggi dia flagship dan dia datang ee dengan segenap kelebihan, Teman-teman. enggak hanya tampilan e sporty dari Nline, tapi dia juga punya mesin yang paling bertenaga. Dia satu-satunya Hyundai kereta yang dibekali mesin turbo. Jadi, tenaga dan torsinya itu sangat ee menjanjikan dan dia ee menantang rival-rival lain yang juga spesial kayak misalnya Honda SRV yang RS gitu yang turbo atau Cherry Om moda yang GT. Jadi, kita pengen ulas kira-kira semenarik apa sih kereta NL Turbo ini? Pas enggak dia untuk menjadi mobil yang enggak hanya tampilannya enak dilihat untuk mereka yang suka dengan sporty, tapi rasa berkendaranya pun juga seasik itu. Sekarang e kita ulas Hyundai kereta NL [Musik] Turbo. Pertama dan terutama teman-teman, ini bukanlah full model change melainkan facelift dari yang sebelumnya. Tapi menurut saya even facelift pun ini menarik nih. Komposisinya mulai dari DRL lalu kemudian lampu utamanya, grillnya sampai bumpernya itu bisa memberikan eh tampilan yang lebih segar. Benar-benar lebih segar. Termasuk cupnya pun juga dengan desain baru, Teman-teman. Ini lekukannya terlihat lebih berotot. Nah, karena ini Nline e yang turbo pula ya. Ya, logonya tentu spesial ya. Ini kelihatan Nline. Di samping pun juga e ada Nline-nya gitu ya. Ya, sesuatu yang buat penggemar Hyundai atau Hyundai itu adalah sesuatu yang spesial. Dan kelihatan di sini teman-teman ada kamera pun juga di spion dan di belakang eh dia memproyeksikan kamera 360. termasuk di sini ada radar nih. Karena ADASnya pun sekarang juga semakin lengkap dan canggih gitu. Kita lihat di samping. Nah, karena ini adalah sebuah facelift, sil bodnya mestinya sama aja dengan yang generasi sebelum facelift. Kelihatan di sini ya, dari garis bahu atapnya juga ya. Nah, ini teman-teman ini rodanya gede sebenarnya 18 inci cuma karena profile-nya lumayan tebal dia 2155 gitu ya, R18 jadi kelihatan ya SUV banget ya. Tapi secara diameter ini mestinya roda yang gede gitu. Kaliper berwarna merah enggak hanya di depan, tapi juga di belakang. Dan itu memberi kita insight bahwa ini mobil eh rasa sporty-nya lumayan kencang dari kaliper gitu. Tuon atap hitam. Dan by the way, Teman-teman, ini roof rail-nya cosmetic, ya. Jadi, ada tulisan do not a playload. Jadi, enggak bisa dipasang cross bar untuk dipasang roofbx gitu ya. No. Nah, ini dia nih. Ini hal yang baik berikutnya dari kereta baru yaitu desain lampu belakangnya sekarang enggak sekontroversi sebelumnya. Kalau dulu kan Hyundai itu kayak punya kebiasaan bahwa mereka bikin mobil tampilan depannya bagus gitu ya, kelihatan di santafe yang baru atau kereta yang sebelumnya gitu. Ee tapi ketika masuk ke buritan kok begitu desainnya. Tapi kalau ini enggak. komposisinya lebih bisa diterima, lebih enak dilihat untuk lebih banyak mata. Termasuk saya ini lebih oke lah ya. Dan tadi saya bilang di sini juga ada kamera jadi 360. Dan ini teman-teman ini logo yang sangat amat spesial karena satu-satunya kereta yang punya atau berhak menyandang logo 1.5T ya ini dia Nline Turbo. Terus ini twin pipe e di bawah kelihatan ya sportinya ya. Spoilernya teman-teman ini ada dua tumpuk kalau diperhatiin bolong di sini. Jadi ya e ini mestinya enggak hanya enak dilihat tapi juga positif untuk aerodinamika. interior, teman-teman. Saya dari pertama kali melihat desain dashboard-nya, terus kemudian ee joknya termasuk material yang digunakan, kepresisian antar komponennya terkesan. Ini adalah mobil yang enak dilihat, enak disentuh, dan terasa mahal. Jadi kayak ini kan harganya lumayan ya, R00 juta lebih ee seteng miliar artinya. Dan saya mendapat kesan bahwa apa yang diberikan di dalam nih di mana pengemudi mungkin bisa duduk berlama-lama ketika perjalanan panjang gitu ya, pantas dengan harganya. Desain sekarang termasuk nih ada eh aksen berwarna merah ya termasuk di sini juga ada juga red stitching di joknya ada bendera start dengan warna merah gitu ya di tuas sportiling-nya di setirnya red stitching juga ini bisa kalau teman-teman yang suka nafas sporty gitu ini bisa memberikan semua itu jadi desainnya benar-benar menarik termasuk ini teman-teman ini logo N-nya ini kayak bludru nih kayak sweat ya e teksturnya nya. Jadi sesuatu yang bahkan secara detail pun dia bisa memberikan kepuasan gitu. Dan ini teman-teman ee ketika banyak brand Cina atau Tiongkok yang meringkeskan desainnya dan me memberikan pengaturan di satu tempat aja dan itu touch screen gitu ya, saya suka dengan apa yang Hyundai lakukan yaitu masih ada tombol-tombol fisik nih termasuk putaran volume gitu ya. Ini menyenangkan dan ini benar-benar menghindari kita dari distraksi yang enggak perlu, Teman-teman. Ngebayangin kalau misalnya pas lagi e berjalan enggak perlu kencang, berjalan biasa gitu ya, tapi mau mengatur AC atau mau mengatur e audio gitu ya, dengan tombol fisik itu mestinya lebih mudah untuk dilakukan lebih intuitif termasuk yang ada di setir. By the way, ini setirnya bentuknya kayak yang ada di Hyundai Elantra ya. Itu keren sih menurut saya. Ini keren nih gitu. Jadi saya bisa bilang desainnya, material yang digunakan ee rasanya gitu benar-benar sebuah e mobil yang representatif. Lalu kalau soal fitur teman-teman, saya perlu menyalakan dulu untuk biar lebih menggambarkan. Pertama seperti yang tadi saya bilang terkait desainnya, dia menggunakan material yang bagus gitu ya. itu pun juga menjadi fitur karena ini pakai jok kulit, setir kulit, shiftop-nya pun kulit itu sesuatu yang enak di e apa ya disentuh gitu ya. Dan secara yang paling bold gitu ya secara e visual gitu kelihatan di sini ada sunroof panoramic. Jadi atapnya itu eh lebih spesial kelihatannya nih. Eh, Teman-teman. Dia enggak dual zone, tapi enaknya adalah ini AC-nya ada pertama air purifier di sini letaknya. Lalu kemudian dia ada ventilate. Jadi, AC itu juga masuk ke sela-sela yang ada di jok. Jadi, ya kalau buat pas lagi trik banget itu benar-benar ngebantu untuk ngebuat e badan jadi lebih adem. Ini yang pengemudi dia dapat jok elektrisan arah gitu ya dan itu sangat menyenangkan ya naik turun head adjust sliding sama reclining. Lalu kemudian ini setirnya pun juga e fiturnya bisa naik turun maju mundur ya. Teleskopik juga termasuk pedle shift ini mode manual juga bisa digeser dari sini. Itu sangat amat menyenangkan. Ini sporty teman-teman. tadi saya sudah sebutkan kalau aksen merahnya itu e bisa memberikan rasa spesial itu termasuk ambi-nya, ambient light-nya maaf itu pun juga berwarna merah gitu. Ini speakernya bose teman-teman speaker itu enak didengar. Saya bukan orang yang antusias sama audio gitu ya. Bahkan yang tanpa brand pun menurut saya ya standar saya enggak begitu tinggi. Tapi ini benar-benar enak teman-teman didengar untuk ee teman-teman yang mungkin bertelinga emas gitu ya. Ini menjadi hal yang ee lumayan penting gitu. Ini ada mode berkendara, ada eco normal, sport dan e smart. Lalu kemudian ada mode traksi traction mode ini ada snow mat dan sen. Ini bukan mobil all wheel drive apalagi 4x4 teman-teman. Tapi e pun dengan front wheel drive aja dia tetap punya pilihan pembagian traksi supaya lebih pas ngelewatin beragam permukaan gitu ya. Mungkin ada ee saat-saat di mana skenario seperti itu butuh kali ya. Kalau pas lagi pai eh kereta nline ini ke tempat yang lumayan licin gitu jalannya mau camping weekend sama keluarga gitu mungkin ini akan berguna. Tapi secara umum e di Indonesia ya snow siapa yang pakai snow ini ada Apple CarPlay Android Auto cuma sayangnya enggak wireless eh jadi tetap dengan kabel. Ada wireless charging juga. Dan e ini ada USB interface-nya type C. E belakang pun juga ada. Dan itu oke. Ini ada kamera 360, Teman-teman. Dan kamera 360-nya Hyundai itu tajam. Jadi apalagi malam gitu ya. Benar-benar kebantu kalau parkir di tempat yang sempit. Garasinya misalnya rapat gitu ya, antar dinding gitu. ini akan e sangat ngebantu. Ada e power telgate juga di sini juga bisa diaktifkan atau di belakang atau juga dengan remote gitu. Ini ada fitur SOS. Kalau misalnya dalam keadaan darurat ini bisa terkoneksi dengan customer service langsung. Airbag e kontrol stabilitas ya udah sebuah standar yang memenuhi ekspektasi tentang bagaimana mobil modern memberikan e fitur keselamatan. Secara keseluruhan, apakah dia ee memberikan fitur-fitur atau fasilitas yang pantas dengan harganya? Menurut saya iya. di luar dari soal mesin yang itu bertenaga ya. Ee fitur-fiturnya menurut saya iya. Dan kalau soal fitur ADAS, Teman-teman, eh Hyundai Smart Sense ini pun juga lengkap. Dia punya blind spot e collision avoidance assist. dia bisa ngerem sendiri. Termasuk untuk yang rear cross traffic alert-nya. E terkait dengan rear cross traffic alert, Teman-teman, saya beberapa kali kaget karena ketika mundur dari minimarket lalu ada motor atau mobil melintas gitu ya, mobil ngerem sendiri nih. Bagi beberapa orang yang enggak terbiasa itu benar-benar mengagetkan dan ya butuh adaptasi. Lalu kemudian ada blind spot view monitor. Kalau se diaktifkan entah kiri atau kanan akan ada proyeksi di panel instrumen. Jadi enggak hanya spion yang mungkin terbatas karena kemudian ada blind spot gitu ya. Di blind spot view monitor yang ada di panelan instrumen itu, itu bisa membantu pengemudi memberikan visual strah nyaman gitu. Smart cruise controlnya pun juga oke, dia sampai stop and go dan e itu bahkan ada pengaturan untuk e mau berakselerasi cepat atau lambat means halus gitu ya. Eh termasuk jaraknya bisa disetel mau jauh atau dekat gitu. E sebuah fitur yang lebih bisa mengikuti tendensinya pengemudi. Jadi lebih pas dengan lebih banyak orang kalau bisa diatur-atur ya gitu. Jadi secara keseluruhan saya ee lumayan terkesan sama ADAS-nya Hyundai, apalagi yang di sini lebih lengkap. Dah, kalau akomodasi, Teman-teman, ini sudah di-et untuk ketinggian saya rata-rata saja untuk orang Indonesia 168 cm dan kelihatan di sini la-nya sudah lebih dari 10 jari. Ya, benar bahwa ini enggak bisa maju mundur pun ini juga enggak bisa rebah tegak gitu ya. Tapi ini pun juga sudah cukup. Termasuk ee atap yang tembus langit gini kan memberikan ruang terkesan lebih rumi ya. Nah, jadi kalau untuk perjalanan jauh rasa-rasanya ee penumpang di belakang itu akan fine untuk memberikan e atau mendapatkan rasa nyaman itu fine. Kecuali mungkin kalau duduk di tengah karena ini lebih nonjol kan lebih ee enaknya memang di samping gitu. Oke, ini akomodasi untuk penumpang. Gimana dengan akomodasi di barang? Yuk. Dan ini teman-teman pintu bagasinya elektris. Oke. Bagasinya enggak ada yang menurut saya outstanding gitu ya. Artinya ini udah cukup besar tapi enggak yang besar-besar banget. Yang pasti dia enggak sempit dan ini rata dengan bibir e bagasi. Tapi ketika jok itu dilipat ada tonjolan. Jadi secara keseluruhan dia bukan ee pelipatan lantai rata. Nah di bawahnya ban cadangannya spare tire itu diameternya lebih kecil 17 inci. Sementara yang keempat ban itu kan 18 ya. Tapi tapaknya sama-sama 215 teman-teman. Jadi ya untuk memanggul beban dia lebih oke. Ini 215 60 R17. Sementara kalau yang di keempat ban kan 2155 R18 ya. Dan ini emergency first kit-nya teman-teman lumayan besar ya. Mudah-mudahan teman-teman kalau udah beli ini enggak sampai menggunakannya. Amin. Nah ini durasi buka dan tutupnya itu lama teman-teman. Jadi kita punya kesempatan untuk belajar sabar. Kalau soal rasa berkendara, Teman-teman, ini adalah mobil yang sedari lahir sudah spesial, ya. Jadi eh kereta sekarang eh punya varian Nline dan Nline turbo. Dan Nline turbo itu satu-satunya Hyundai kereta sekarang yang dibekali mesin turbo. Yang lain itu 1500 cc. Yang ini 1500 cc dengan turbo sesuai dengan namanya. Dan itu adalah faktor krusial yang ngebuat dia spesial. Ini tenaganya gede banget teman-teman. 160 PS atau 158 DK ya dengan torsi 250-an Nm 253 kalau enggak salah. Dan itu berarti penting membat bagaimana dia berakselerasi. Kami sudah tes teman-teman 0 sampai 100 selesai dalam 8,4 detik. 8,4 detik untuk akselerasi ikonic itu menurut saya kencang dan itu memisahkan dia dengan adik-adik varian yang lain. Iya benar. bahwa NLINE adalah ee line up yang fokusnya memberikan rasa berkendara atau rasa e tampilan gitu ya yang lebih sporty yang e mirip-mirip dengan Ncar-nya Hyundai atau Yande ya spell yang benar ya. Tapi khusus kereta yang nline turbo itu mesinnya benar-benar ngebuat enggak hanya tampilan yang terasa sporty, tapi performanya pun juga sporty dan akselerasi itu membuktikan segalanya. Jadi eh oh by the way kemampuan dia berakselerasi itu enggak lepas dari peran transmisi, Teman-teman. ketika yang lain itu mendapatkan transmisi CVT ya atau kalau dalam nomenclor Hyundai disebut IVT. Kalau ini dengan dual clutch transmission kopling ganda itu memberikan kemampuan dia shifting secara responsif. Sangat amat responsif. Enak banget itu dia untuk eh shift up gitu ya dalam waktu yang lebih singkat dan pada akhirnya ngebuat akselerasi yang lebih cepat gitu. Tapi memang untuk impresi ketika di kemacetan, Teman-teman, DCT itu masih enggak enak. Hampir di semua mobil yang menggunakan Kopling ganda rasanya memang begitu. Kayak kikuk gitu loh, kayak ee bingung transmisinya mau misalnya ini ketika start gitu ya, mau pakai gigi satu atau gigi dua gitu. Lalu kemudian sempat ada ngambang sebelum ee pedal gas diinjak sama pengemudi. Jadi benar-benar enggak sehalus IVT atau CVT ya. Nah, tapi di sisi lain dia memberikan respon shifting yang lebih natural, yang lebih cepat. Dan kalau teman-teman lebih sering ketemu jalan yang lancar, mungkin rute dari rumah ke kantor atau rumah ke kampus gitu ya, banyak jalan-jalannya enggak macet gitu, ini mobil enak banget. Atau di e keluar kota gitu misalnya mau weekend getaway, ini mobil enak banget. Benar-benar enak. Dan asyiknya teman-teman ini benar-benar bisa memberikan kesenangan bagi pengemudi. Pedle shift-nya, mode manualnya itu eh bentuknya agak panjang. Jadi rasa sporty-nya tuh kuat banget. Dan enggak hanya di pedle shift, tapi juga di sini toas selling. Dan menurut saya ini sama menyenangkannya. Dan dia punya mode berkendara sport. Ketika mode sport itu diaktifkan, enggak hanya respon mesin yang emang sudah seaktif itu, transmisi pun juga dibikin lebih menahan untuk e shifting-nya lebih tinggi gitu ya. Eh tapi juga tampilannya takometer digitalnya berwarna merah dan itu memberikan apa ya driving impression yang lebih menyala. Iya. Jadi kayak lebih fun gitu untuk memacu mobil ini dengan lebih menyenangkan. Dan teman-teman kabar baiknya adalah semua keasikan itu akselerasinya sekencangnya itu, lalu kemudian e visualnya yang semendukung itu untuk memberikan adrenalin tambahan. Ini mobil ternyata juga irit, Teman-teman. Ini bukan soal 1500 cc ya, tapi soal 160 PS, 158 DK. Di rute dalam kota, tenaga sebesar dan torsi segede ini dia masih bisa ngasih 15 km/l. 15 km/l kayak LCG Seal. Terus kemudian di rute tol gitu kecepatan tinggi yang konstan dia masih dapat 18an km/l. Yang lebih enak lagi di rute kombinasi ee 50 km/h gitu ya yang ya itu kayak perjalanan luar kota lah ya atau ya ada kemacetan tapi juga lebih sering e lancar gitu. Dia masih bisa dapat 21 km/l. Jadi ini kayak paripurna gitu. Oke, dia kencang tapi dia juga irit. Dia enggak minta banyak dalam soal ee budget BBM. Nah, tapi masalahnya di mana? Ya, itu dia transmisinya agak kikuk kalau di kecepatan merayap gitu, creping. Lalu kemudian ee ini set suspensinya menurut saya fine untuk sebuah mobil daily ya. Dia enggak e keras tapi dia enggak empuk. Masalahnya adalah ini mobil kan kencang ya, bisa dapat di bawah 9 detik untuk 0 100 gitu. Menurut saya dia enggak apa-apa untuk ditopang sama set suspensi yang lebih kaku. Jadi kalau misalnya ee dia udah sekencang itu lalu kemudian set suspensinya dibikin lebih keras untuk membuat dia lebih tahan sodok gitu, menurut saya pengemudi akan mentolerir itu ya. Sedikit mengorbankan kenyamanan enggak masalah. Yang penting dia lebih enak buat apa misalnya pindah lajur gitu ya. Kalau ini masih ee lumayan terasa body roll-nya ketika misalnya di atas 100 km/h gitu ya. Sesuatu yang mestinya bisa dikompromi sama pengemudi karena kita tahu performanya seoke itu gitu. Dan sekarang kita sampai pada akhir ulasannya, Teman-teman. Jadi, hal yang mencolok dari dia adalah performa akselerasi terutama ya. Ini mobil kencang pakai banget dan ternyata dia juga bisa memberikan efisiensi yang sangat bisa untuk dibilang mobil yang irit bahkan untuk ukuran zaman sekarang. Mantap. Lalu nafas sporty dari Nline pun juga pekat ya di sini ya medok gitu mungkin. Dan itu kalau misalnya teman-teman eh melihat prime dan adik varian di bawahnya gitu ya mungkin lebih kearah elegan tapi Nline termasuk yang ini sportynya tuh dapat banget. Kalau teman-teman termasuk yang lebih suka tampilan agresif, sporty gitu, ini memberikan itu performa oke, tampilan oke, fitur pun juga lengkap, fasilitas yang layak untuk mobil di setengah miliaran. Jadi dia oke. Tapi pertanyaannya kalau dia sudah representatif gitu ya, apakah dia worth untuk dibeli? Nah, ini tergantung nih. Kalau teman-teman yang butuh tampilan sporty-nya, berarti Nline non Turbo juga sudah bisa memberikan itu. Tapi kalau teman-teman lebih sering nih ngelewatin jalan yang enggak terlalu lancar gitu ya, rute di sehari-harinya banyak kemacetan, transmisi dual class ini emang responsif tapi ngeganggu buat saya ketika jalannya e padat atau macet ya di creping di start ee awal gitu stop and go. Dan kalau ee teman-teman termasuk yang enggak butuh sekencang itu, mesin 15-nya pun juga cukup proper. Tenaganya lumayan gede untuk ee ukuran SUV kelas ini dibanding sama apa misalnya Grand Vitara HRV 15 gitu ya. Ee yang 15 pun juga sudah representatif dan bonusnya yang Nline non turbo ini dia lebih halus karena pakai IVT, CVT-nya Hyundai. Sehingga kalau ditanya apakah dia worth buat dibeli itu tergantung dari teman-teman karena benar selisihnya R0 jutaan. Cuma untuk mobil yang ee di Nline ini udah di atas Rp450 juta, kalau teman-teman emang performa entusias gitu ya enggak apa-apa untuk e naikin lagi nambah Rp0 jutaan dapat yang separina ini. Tapi kalau lebih sering ngelewatin jalan yang padat daily gitu ya, yang nline non turbo pun menurut saya udah pilihan yang sangat masuk akal. Mungkin itu teman-teman dari saya. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Auto berikutnya. Terima kasih.
