Jungkat

Setelah 3 Bulan, begini rasanya pake "Optimus Prime" - Review Tecno Spark 30 Pro Transformer Edition (YouTube Video)

  • 29/04/2025

Ini adalah Technos Spark 30 Pro Transformer Edition. Sebuah smartphone yang sangat memanjakan para pecinta Transformer. Semua yang ada di HP ini dibuat spesial dan sangat transformer sekali ya. mulai dari paket penjualannya, desainnya, sampai bonus TWS-nya yang sangat-sangat transformer. By the way, saya enggak tahu ya apakah kalau kalian beli yang edisi Transformer, kalian juga akan dapatin kotak khusus kayak gini yang berisi berbagai pernak-pernik transformer termasuk TWS Transformer atau cuma dapat box yang biasa aja. Eh, tapi book biasanya juga enggak terlihat biasa aja sih. Kelihatan mewah dengan cara bukanya yang niat banget ini handphone asli. Oke, kita fokus ke HP-nya aja. Desain apa ini? terlihat wow tapi terasa biasa aja. Desainnya tuh cakep dengan pemilihan warna merah biru silver ya. Saya aku ini cakep banget warnanya tapi pas dipegang buset kerasa murah banget gitu. Body HP ini sebagian besar dari plastik ya. Frame-nya punya finishing glossy yang sekali lagi terlihat cakep. Tapi HP ini sangat fingerprint magnet sekali ya. Sidik jadi gampang banget nempel di HP ini. Techno ninggalin desain modul kamera belakang kotak al iPhone seperti seri-seri sebelumnya. Mereka ganti pakai desain modul kamera bulat yang lebih nonjol gitu. Desain ini mungkin enggak semua orang suka, tapi menurut saya ini lebih cakep, lebih kayak punya KTP gitu, Identitas. Yuk, modul kameranya berwarna silver dengan aksen warna di lensa kamera. Kamera utamanya punya frame warna biru, sedangkan sensor dep-nya punya frame warna merah. Ada tulisan Optimus Prime Altrustic Protective. Anjay. Saya enggak ngertiin artinya apa ya. Tapi yang pasti detail-detail kecil ini tuh bikin desain belakang ponsel ini jadi cantik. By the way, HP ini punya sertifikasi IP54 ya, artinya tahan debu dan cipratan air. HP ini punya layar AMOLED 6,78 inch beres resolusi Full HD plus dengan kerapatan piksel 393 PPI. Refresh rate-nya sudah 120 Hz. Experience pakai layar ini cukup menyenangkan menurut saya. Selain layarnya yang cukup bagus, pas dipakai tuh kerasa kayak smooth gitu dan responsif gitu. Beratas layarnya sampai 1700 nit. Jadi visibilitas layar di bawah trik matahari juga sangat bagus. Ada sebuah punch hole di bagian layar buat naruh kamera depan. Desain begini bikin screen to body ratio itu jadi lebih tinggi ya sampai 85% lebih gitu. Layar di HP ini punya sensor sedik jari. Kecepatan bacanya juga masih ok lah buat pakai sehari-hari gitu. Untuk performa mempercayakan pada Mediatek Helio G100 atau G100 versi upgrade dari The Mighty Legendary G99. Anjay. Angkanya memang nambah satu, tapi secara keseluruhan performa kedu ini ternyata mirip banget ya. Skor yang didapat dari aplikasi-aplikasi benchmar sintetis juga mirip-mirip dengan Helio J99 gitu. Buat game-game casual kayak Smash Legends dan Mobile Legends, HP ini bisa jalan cukup semut dengan pengaturan grafis medium. Buat game yang lebih berat kayak Call of Duty Warzone Mobile gitu atau Gensin Impact misalnya gitu, game tersebut kurang nyaman dimainkan ya. Karena untuk jalan lancar mau enggak mau kita harus set grafis ke yang paling rendah gitu, rata kiri lah. Buat penggunaan casual ini cukup oke walaupun bukan yang paling ngebut di kelasnya. Lelo 100 ini punya experience yang cukup balance menurut saya baik untuk penggunaan casual atau untuk main game-game ringan gitu. Cukup allrounder lah pokoknya SOC ini tuh. Sayangnya baterainya cukup boros ya. Dalam pengujian baterai berukuran 5000 mAh ini cuma bertahan 11 jam. Jauh lebih boros dibandingkan HP-HP lain di Recaga yang sama. Dia juga sudah mendukung fast charger 33 watt yang bisa ngisi baterai dari 0 sampai 100% atau penuh dalam waktu 1 jam 36 menit. Buat penggunaan sehari-hari, Technospark 30 Pro ngasih performa yang lancar dan responsif. Chipset Elio G kok gigi mulu sih? G100 ini ditambah RAM yang cukup gede bisa ngatasin berbagai tugas casual dengan baik. Untuk kelengkapan-kelengkapan lain HP ini juga tentunya standar ya misalnya NFC Bluetooth 5.3 dan masih punya jack audio 3,5 mm. dan punya setup dual speaker stereo. Walau stereo, saya masih merasa kualitas suara yang keluar dari speaker ini tuh kerasa biasa aja gitu. Enggak kerasa cempreng tapi cukup keras. Tapi banyak tapinya terasa kering dan kayak kurang berisi gitu loh. Frekuensi lo atau bassnya itu masih kerasa tipis gitu, kering aja. Untuk software tidak banyak yang bisa saya ceritakan yang menggunakan Android 14 dengan sistem memar muka high iOS. Tampilan cukup simpel dengan tema ala-ala Transformer yang mungkin buat sebagian orang ini kelihatan keren, tapi buat saya pribadi ini Nora ya. Sangat kekanak-kanakan sekali menurut saya. Performa software di HP ini cukup smooth. Ada juga beberapa fitur gimmik di software yang tentunya tidak pernah saya gunakan karena gimmik atau fitur yang saya harapkan ada di HP ini bertahun-tahun tetap tidak ada. Seperti manajemen icon yang lebih baik daripada sekarang. Ya, HP ini bisa dibilang cukup ketinggalan karena di saat HP-HP lain sudah menggunakan Android versi 15, dia masih menggunakan versi 14 dan saya enggak tahu apakah mereka memberikan jaminan update software dan update security di HP ini. Mungkin salah satu kekurangan dari HP-HP Tiongkok saat ini adalah kejelasan mereka atau komitmen mereka dalam memberikan update software di HP-HP yang mereka luncurkan. Selain soal kepastian update software, saya merasa kualitas HP-HP dari Tiongkok ini semakin ke sini semakin bagus. Ya, terakhir kita bahas soal kamera ya, di mana HP ini punya kamera utama beresolusi 108 megap di bagian belakang dan 13 megapel di bagian depan. Sebenarnya kamera belakangnya ini tuh terlihat kayak ada dua gitu ya, tapi yang satu lagi saya enggak tahu ini karena enggak jelas statusnya. Dalam kondisi terang, foto yang ditangkap oleh HP ini menurut saya cukup oke. Detailnya lumayan banyak yang ditangkap, terus warnanya juga cukup cerah. HDR-nya bekerja dengan cukup baik. Ya, jujur enggak bagus-bagus banget sebenarnya, tapi saya cukup puas dengan hasil foto yang ditangkap oleh HP ini karena hasilnya jauh dari kesan murah. Ya, kita kan semua tahu ya bagaimana kualitas dari HP-HP murah yang image-nya sampai detik ini tuh masih melekat di HP-HP Tiongkok gitu. Untuk kemampuan menangkap foto lowl sendiri, HP ini terasa biasa aja tapi enggak masuk kategori jelek ya. Walaupun waktu processingnya agak lama, hasilnya cukup memuaskan dengan detail yang cukup baik walaupun noise-nya masih belum bisa disembunyikan 100%. HP ini tentunya bisa juga untuk nangkap foto-foto potret. Kualitasnya menurut saya biasa aja sama seperti app lain kebanyakan. Dibilang bagus ya enggak, dibilang jelek juga enggak gitu ya. Lumayan aja l pokoknya. Yang agak mengejutkan mungkin kualitas kamera depannya ya. Di mana resolusi 13 megapelnya menurut saya cukup memuaskan, terutama kemampuannya untuk menjaga skintone agar tetap akurat. Detailnya juga cukup oke walaupun enggak tajam-tajam amat ya. Sesuai dengan ekspektasi terhadap kamera 13 megapel lah. Kamera depan apa ini bisa merekam video sampai resolusi 2K. Yang mana saya enggak tahu ya, apakah 2K-nya itu benar-benar resolusi 2K atau hanya interpolasi. Tapi kalau dilihat dari hasilnya, videonya lumayan tentunya tanpa stabilizer, jadi terasa berguncang. Voaleng-nya juga tidak terlalu lebar, tapi juga tidak terlalu ee sempit ya. Jadi enggak melulu muka saya doang dalam layar gitu. masih kelihatan ada ee bagian-bagian jarak antara kepala ke bagian atas frame terutama. Tapi yang pasti kualitasnya seperti ini. Saya enggak tahu apakah tuke ini hanya sekedar gimik aja, tapi terlihat cukup oke walaupun agak sedikit copi pada saat merekam dengan kualitas suara yang kalian dengarkan sekarang. Kesimpulannya, apakah HP ini layak buat dibeli? Mm menurut sayachnosper 30 Pro ini adalah salah satu HP yang bisa dijadikan pertimbangan ya. Saat kalian sedang mencari smartphone dengan budget R juta lebih dikit tapi pengin punya HP dengan kualitas yang cukup oke. Desainnya cakep, layarnya lumayan bagus, dan refresh rate-nya itu 120 Hz. Performanya juga oke dengan SOC yang baru. RAM dan storage-nya juga cukup besar ya dan kameranya juga lumayan bagus. Tapi ada satu catatan penting sebelum kalian memutuskan untuk beli HP ini adalah daya tahan baterainya HP ini tuh terasa biasa aja. 3 tahun 4 tahun lalu baterai berukuran 5000 mAh ini adalah baterai yang besar ya. Tapi untuk sekarang ukuran segini adalah ukuran yang standar menurut saya. Tapi kalau kalian tidak keberatan dengan datan baterai yang biasa aja, HP ini menurut saya layak buat dibeli. Gimana menurut kalian? Ini dari tadi minta keluar. Oh, enggak mau dia. Dia serewan mas sering saya jitakin soalnya. Mau keluarin aja. Jangan tabok, jangan, jangan tabak maki. Entar maki kayak sembarangan tuh. Bukan maki itu. Kimi ngapain sih? Sibuk banget, Mas. Itu fronnya diganti lah cepat. Oh iya siap. Maaf ya, Pak.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Tecno

Inovasi pintar, gaya masa depan. Jelajahi jajaran smartphone, tablet, dan laptop TECNO dengan desain futuristik, performa ekstrem, dan harga paling kompetitif.