SISA 15 JUTAAN! WORTH IT?!? Samsung Galaxy Z FLip7 Setelah 3 Minggu (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wasalam ala rasulillah. Ini dia Samsung Galaxy Zflip 7. Handphone yang bukan untuk pencinta performa, bukan juga untuk pencinta atau penikmat kamera, tapi untuk Anda yang emang pengin kemudahan dalam mengambil foto ataupun juga mengambil video dengan hasil yang udah cukup. Yes, Anda the creator, this phone might be for you. Nobotch review. Bangan buotag review dan Samsung Galaxy Z Flip yang saya pegang ini adalah satu buah handphone yang emang sudah saya gunakan selama kurang lebih 2 pekan atau mungkin hampir 3 pekan lah gitu ya. Dan ini adalah hasil PO ya. Jadi dapat good deals, tuker tambah, diskon ini, itu semua segala macam. Saya cuman perlu bayar sekitar Rp2 jutahan untuk bisa membeli handphone ini. Rasanya sayang kalau tidak diambil. Jadi ya udah saya putuskan untuk ambil saat PO kemarin. Walaupun di saat saya bikin video ini harga dari ZFlip 7 ini udah menarik banget ya. Menyentuh sekitaran area Rp15 jutaan di toko hijau. Jadi ya udah woh tambah menarik untuk yang varian 512 pula gitu kan. Tapi tentu yang namanya handphone enggak cuman masalah harga murah-murahan doang gitu kan. Rp15 juta juga masih duit gitu. Pertanyaannya gimana performanya setelah 3 mingguan ini? Is it really that good? atau mungkin satu buah handphone yang hanya penuh dengan upgrade-an tapi tidak kepakai. Oke, mari kita bahas. Dari satu hal yang paling banyak ditanyain untuk masalah handphone ini yaitu adalah masalah baterai. Bagusnya sebenarnya Samsung Galaxy Z Flip 7 itu ada peningkatan di bagian baterai ya sekarang itu udah 4.300 mAh naik. Apalagi untuk saya yang terakhir megang flip itu adalah flip 4 ya. itu kan cuman main di 3700 mAh. Jadi tentu performanya berasa nikmat banget si handphone yang satu ini. Kalau saya ukur-ukur pakai aplikasi bater yang ada di bagian settings-nya Samsung Galaxy Zflip 7, dia bisa dapat nih total standby time bermain di area 20 sampai dengan 24 jam. Berdasarkan experience saja emang handphone ini bisa banget dipakai cabut pagi baru diisi lagi malam menjelang mau tidur. Data-data yang saya punya untuk screen on time-nya dia bermain di area sekitaran 6 sampai 8 jam udah cakep. Sementara untuk screen off time-nya sendiri bervariasi. Ini bermain antara 11 sampai 13 jam. Dan koneksi yang saya gunakan itu bercampur ya antara WiFi dan juga GSM. Hasilnya ya di sini-sini aja. yang berasa mungkin agak-agak menggelitik itu hadir di bagian nge-charge-nya ya. Karena emang untuk ngisi daya nih itu memerlukan waktu sekitar 1 jam 20 menitan lah. Kalau saya sih ngerasanya ada di angka 1 jam 21 menit sampai dengan 1 jam 28 menit. Kalau kita coba benchmarking deh baterai seperti yang saya biasa lakukan YouTubean 30 menit dengan brightness 100% dia ini hanya memakan daya 3%. Hal yang sama juga pas TikTokan full 30 menit dengan brightness 100% dia juga hanya memakan daya 3%. Kalau kita coba main game ngerti ini bukan handphone gaming tapi for the sake of memberikan angka and numbers alias benchmarking gitu ya. Untuk MLBB 15 menit dia menghabiskan daya 5%. Sementara COD 15 menit dia hanya menghabiskan daya 4%. Jadi normal seperti handphone-handphone candy bar umumnya. Satu hal yang menarik sebenarnya adalah selama 3 pekan ini dipakai Samsung Galaxy Zflip 7 itu untuk masalah penggunaan kamera yang biasanya lumayan nyedot baterai di handphone ini sama aja. Mau kameranya aktif, mau kameranya biasa aja ya tetap penggunaannya masih bisa dipakai selama 1 hari tadi. Pertanyaannya sekarang, karena kita lagi bahas kamera, performa kameranya handphone ini seperti apa? Beberapa kali saya bawa handphone ini untuk datang ke satu buah event liputan e ambil shot-shat foto dan juga shot-shat video. Kita bahas dari yang enaknya dulu deh. Shar-shat video. Shat-shat video menggunakan Samsung Galaxy Zflip 7 ini secara hasil bisa dibilang oke. Terutama untuk main kameranya atau kamera utamanya 50 megapel. Hasilnya cukup clean, tidak terlalu noisey, dan secara gambar udah tajam. Enaklah untuk bikin konten sehari-hari. sudah proper si Samsung Galaxy Zflip 7 ini dari sisi kamera videonya. Beberapa shot yang bisa saya kasih lihat sekarang itu menunjukkan bahkan dalam kondisi low light saat launching Lenovo Legion kemarin, saya masih bisa nih dapetin shot-shat yang gitunya oke. Walaupun ya secara cahaya bukan yang paling oke, tapi udah lebih dari cukup. Yang agak mungkin ngebikin berasa gimana-gimana itu adalah begitu kita ngelihat hasil foto ya. Ada sih hasil-hasil foto yang bisa saya dapatin itu hasilnya udah cakep. secara warnanya. Oke, saya ini coba lebih under expos. Saya emang pengin dapetin shot-sot yang jatuhnya agak lebih dramatis ya, hasilnya cakep gitu. Cuman kalau saya coba ngambil shot-sot yang jatuhnya backlight, nah ini berasa somehow itu kok gambarnya agak-agak wash out dan juga untuk source cahayanya terlihat seperti ada flare keunguan. Benar, secara hasil lebih baik setelah ada update-an. Tapi dirasa-rasa tetap masih ada room for improvement lah. Tapi ada satu hal yang bisa dipuji dari Samsung Galaxy Z Flip 7 untuk masalah kamera, yaitu adalah fleksibilitas cara kita mengambil gambar. Yes, ini ajib banget sih. Mulai dari yang pertama itu adalah saat kita membuka aplikasi kamera dan bisa ditekuk-tekuk seperti ini. Kondisi tekuk seperti ini menjadi penting sebenarnya karena akhirnya kita bisa merubah-rubah ee posisi live view atau tempat preview gambar. Bisa ada di layar bawah, bisa juga ada di layar atas. Nah, ini ngebikin posisi syutingnya jadi lebih enak. Misalkan saya banyak nih posisi-posisi pas acara launching Lenovo kemarin harus ngambil dari angle-angle bawah. Kalau pakai handphone biasa pasti agak repot. Harus nunduk-nunduk gitu ya. Tapi dengan kondisi live view-nya bisa digeser ke bawah. Saya cukup turunkan handphone-nya ke bagian bawah sambil ngelihat aja dari atas. Oh, ini ternyata secara framing-nya udah enak, udah bisa di-shat. Tinggal langsung klik record aman pun. Kalau misalnya pengin ngambil shart-shart yang jatuhnya kayak selfie lah gitu ya, lagi di depan komputer ngetik-ngetik misalnya, kita tinggal mengaktifkan aja cover screen-nya untuk jadi monitoring kita lah ngelihat oh nih kayaknya udah inframe oke atau enggak. Itu sesimpel itu. Tapi memang bukan berarti tanpa celah ya. Nah, kalau misalnya kita masuk ke mode video terus menggunakan 4K 60 fps untuk pengambilan gambarnya, si cover screen-nya ini masih belum mau aktif ya. Dia ini akan bisa digunakan cover screen-nya kalau kita menggunakan 4K mentok di 30 fps. Kalau untuk 60 FPS-nya kita masih harus berkompromi dengan resolusi FHD atau 1080 60 FPS baru tuh cover screen-nya mau nyala. Sebenarnya sih case ini ah terjadi dari flip series tahun-tahun sebelumnya ya. Bahkan di flip 4 pun juga kondisi ini terjadi. Jadi ya harapannya bisalah 4K60 itu hadir dengan cover screen. Semoga yuk Samsung bisa. Jadi untuk mereka bagian kamera bisa dibilang hasil foto Samsung Galaxy Zflip 7 ini masih bisa lebih dioptimalkan lagi. Untuk videonya sampai somehow just enough cukup banget untuk bikin konten oke untuk shot-shat bikin IG story reels atau vertical video sudah oke. Karena emang akhirnya untuk kamera Samsung Galaxy Z Flip 7 ini it's not about the pictures that we take ataupun juga hasil gambar tajam-tajaman video dan segala macam. Ini lebih ke cara kita mengambil gambarnya sih dengan flex mode-nya jadi lebih fleksibel dan lebih simpel untuk ngambil gambar. Untuk audio pun juga sebenarnya udah proper. Kalau misalnya pengin lebih asik lagi ya enggak ada masalah bisa menggunakan wireless mic. But kalau misalnya dalam kondisi lupa bawa wireless mic pengin langsung menggunakan Samsung Galaxy ZFold 7 aja menggunakan direct kameranya pun juga enggak masalah atau udah ada AI voice Eraser. Jadi secara audio tetap masih bisa clean dan enak didengar. Ak cobain pakai Samsung Galaxy Flip 7 jalan-jalan ee ini di passmintaro sambil kita pakai slidernya bisa pindah-pindah ya pakai apa namanya ultra white angle terus pakai main kamera bisa pindah juga tuh ini 4K60 kamera depannya seperti ini. Oke, eh kita coba cek aja stabilisasinya di one time zoom seperti ini. Enggak tahu kenapa suka ngelihat ee handphone ini kalau misalnya kena bagian cerah banget seperti ini gitu ya. Kayak ada halation atau ada flare ungu-ungu gitu enggak? Hation lah. Iya halation sih ya. Jadi kayak ada pendaraan cahaya ungu-ungu. Enggak ngerti sih kalau di sini kelihatan apa enggak. Kalau di layar handphone sih ada rasa-rasa begitu. Beda deh kalau misalnya pindah pakai begini. Jadi main kameranya mungkin ada struktur yang berbeda dari lensanya. Ini yang masih harus kita coba ceki-ceeki pertanyakan ya. Balik lagi kamera belakang sambil nyebrang. Dan ya inilah sampel kameranya ya. Samsung Galaxy Flip 7. Kamera belakang juga kamera depan. Nah. Ini kenapa buka semua? Karena megangnya dekat banget dari muka emang karena kan pakai mode apa namanya? ala-ala Cordernya itu. Jadi ya seperti ini. Kita coba sambil bawa jalan nih. Kalau di bawah jalan begini ken ya. Ah itu aja kali cobannya ya. Ma balik kerja lagi. Nah, pertanyaan susulan biasanya dari masalah kamera adalah masalah editing. Gimana? Oke, kita akan coba tes menggunakan CapCut ya. aplikasi yang saya biasa pakai di sini menggunakan file benchmark 4K lock 10 bit 422 untuk swiping aman, playback juga aman. Render time-nya durasi video 1 menit 1 detik. Ini diender dengan waktu 35 detik. Bukan yang paling cepat sebenarnya ya, bahkan agak sedikit lebih lama dibandingin standar flagship phones yang biasanya bermain di area 24 sampai 26 detik. Sementara kalau saya coba test render file yang emang saya shoot pakai Samsung Galaxy Zf Flip 7. Filennya ini bermain di sekitaran 50 detikan. Render time-nya itu ada di angka 33 detik. Jadi ya lagi-lagi ini bukan yang paling cepat secara render time-nya. Bahkan bisa dibilang significantly berasa agak sedikit lebih lama. Tapi mengingat biasanya karakter pengguna Zflip 7 itu adalah lebih ke proses pengambilan gambarnya. instead of editing cepat-cepetan dan rolling konten secepat-cepatnya. Jadi, rasa-rasanya masih aman. Terlebih kalau emang kontennya ini bermain di 1 sampai 3 menitan ya. Begitu mungkin pengin ngedit YouTube misalnya pakai handphone ini ya baru akan berasa lama untuk masalah rendernya. Nah, kalau pertanyaannya apakah waktu render yang lama ini berhubungan dengan Exyos 2500? Ee jujur tentu perlu penyelidikan lebih lanjut tapi bisa jadi iya. AT secara benchmark pun memang handphone ini bukan punya benchmark yang paling tinggi ya. Nih kita bisa lihat secara AnTutunya, secara geek bench-nya, terus juga enggak ketinggalan secara 3D Mark-nya. Benaran deh ini bukan angka paling tinggi yang bisa kita dapetin gitu ya. Tapi di sisi lain juga saya ngerti kenapa si Flip 7 ini tidak ditenagai oleh eh Snapdragon 8 Elite. Karena memang rasa-rasanya powerwel setinggi itu di sini juga sayang untuk apa gitu kan. serba salah jadinya ya. Tapi ya udah kita benchmarkingnya kita coba terusin lagi dengan main game. Ngerti? Ini bukan handphone gaming. Tapi untuk yang penasaran dengan segimananya Exinos 2500 kalau kita coba push. Jadi saya coba untuk main game. Sayangnya emang tidak bisa dibilang konklusif juga karena ternyata untuk MLBB dan juga CODM secara FPS-nya saat saya bikin video ini belum kebuka, masih nge-lock di 60 fps. Nah, tentu dengan Exenos 2500 untuk permainan yang di loock 60 fps secara stabilitasnya ya aman. CODM dan juga MLBB pas saya tes ya masuk dalam kategori aman, enggak yang ngeradakan gimana-gimana banget. Nah, satu hal yang malah terasa cukup repot atau panjang untuk diomongin di handphone ini itu adalah masalah nih cover screen ya atau flex window kalau Samsung menyebutnya. Menarik karena ada perbedaan. Kali ini ukuran layar depannya atau cover screen-nya adalah 4,1 inci jadi lebih besar dan menutupi semua bagian depannya. Bahkan melewati kamera juga cover screen-nya jadi menarik sebenarnya. Tapi memang satu hal yang disayangkan adalah native app tanda kutip dari cover screen atau aplikasi yang bisa dibuka di cover screen ini tidak bertambah dari generasi sebelumnya. Masih lima aplikasi aja yaitu Message, MAP, Netflix, YouTube, dan juga WhatsApp. Penginnya lebih banyak lagi. Karena gini, anyway Samsung menyediakan good loock. Tapi good loock itu sebenarnya adalah solusi sementara menurut saya. Kenapa? Karena untuk aplikasi-aplikasi yang dijalankan dicover screen menggunakan goodlock itu secara view tidak semuanya on point. Benar sih, ada beberapa view yang bisa kita pilih gitu ya. Kayak misalkan WhatsApp gitu. Kita bisa pilih nih kita mau pakai menggunakan view yang full screen seperti ini menarik tapi ada bagian yang kepotong atau view ala native app. Jadi ada bar hitam di bagian bawah atau view vertikal yang bisa dipindah-pindah di sebelah kanan layar, di bagian tengah posisi default atau di bagian kiri layar. Tapi begitu kita pengin balas chat menggunakan WhatsApp yang kita buka dari goodlock itu jatuhnya jadi seperti ini. Kayak ada potongan-potongan yang sepertinya kayak enggak mungkin terjadilah kalau misalnya Samsung yang bikin app-nya gitu kan. Dan benar ya, karena kalau kita coba buka WhatsApp pakai native WhatsApp untuk cover screen secara look dan juga view-nya jadi terlihat lebih normal ya kan tidak ada keyboard yang terpotong terus juga untuk tombol sand itu masih terlihat dengan baik dan segala macamnya. Makanya ini kenapa saya sebenarnya pengin Samsung bisa men-develop native app lagi-lagi tanda kutip untuk cover screen jadi lebih banyak. Tapi ya in the meantime bolehlah good luck menjadi solusi sementara. Tapi boleh ya Samsung ditambahin app-nya. Sementara buat yang sudah nonton nih menggunakan handphone ya jangan sampai tidak menggunakan cover screen-nya karena lagi-lagi e cover screen-nya ini masih nyaman sebenarnya untuk dipakai nonton semisal streaming sambil makan gitu ya. Enak kok, tinggal nyalain aja terus juga taruh di atas meja dan secara angle juga jadi lebih tepat, lebih nyaman. Benar ukurannya kecil, tapi ini adalah salah satu fungsi yang selalu saya pakai di Samsung Galaxy ZFlip 7 ini. Nah, satu hal yang saya belum optimalkan di Samsung Galaxy Z Flip 7 adalah AI. Ada beberapa fitur AI yang saya pakai tentu ya, seperti eh AI image Eraser, AI voice Eraser, sama juga Gemini atau Gemini gitu ya. Itu adalah tiga hal yang kayaknya basic yang emang selalu saya pakai dan berjalan dengan sangat aman. Tapi untuk video tentang AI di Samsung Galaxy Zflip 7 secara lebih banyak mungkin masih harus ditunggu ya, karena saya pengin explore lebih banyak juga untuk bagian itu. Oh ya, buat yang udah pengen sebenarnya beli foldable tapi enggak yakin sama UI dari Samsung, bolehlah cobain UI-nya sekarang langsung ke tragalaxy.com. Jadi bisa ngerasain langsung seperti apa One UI tapi di handphone yang lagi Anda pakai saat ini. Bisa dibilang ini adalah content creation phone. Jadi untuk yang pengin beli handphone ini rasa-rasanya enggak perlu takut lagi. Tahun depan ternyata pas mau dijual harganya udah kepotong 80%. No, kita bisa pakai handphone ini pol-polan sampai akhirnya handphone ini membayar sendiri uang yang kita keluarin. Roman-romannya sih Flip 7 itu ada di area itu. Tentu untuk pemilihan apakah handphone ini ee pantas apa enggak untuk penggunaan sehari-hari dan segala macamnya ya balik ke pilihan masing-masing. Tapi setidaknya untuk penggunaan saya sendiri selama 3 minggu terakhir, this phone is actually really interesting untuk creators, terutama yang emang perlu monitoring diri sendiri, termasuk seperti saya yang kerjanya sampai sekarang masih sendiri. And ya, was it? Samsung Galaxy Zlip 7. Ada yang pengin ditanyain boleh tulis di kolom komentar. Ao kita diskusi. Dan sebelum saya cabut, satu hal yang saya lupa ceritain adalah masalah kris. Handphone ini crisisnya terasa lebih baik dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Benar, tidak night and day, tapi rasa-rasanya lebih nyaman dan tidak seterasa itu di saat Krisnya kita pegang. Jadi, ya a really interesting phone. Kayaknya pengen ditahan pakai lebih lama untuk bisa dijajal dan diceritakan lebih banyak masalah penggunaan handphone ini. Ya, Z. Mau ngobrol yuk di kolom komentar. B sekarang Taufik diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bye.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















