Jungkat

SKUTIK 125 CC BANJIR FITUR FUNGSIONAL.!! SANGGUP LAWAN VARIO 125..? YAMAHA FREEGO 2025 l Otomotif TV (YouTube Video)

  • 17/08/2025

[Musik] Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabar? Semoga dan bahagia selalu saf dunia ini. Amin. Kita lagi ada di salah satu showroom-nya Yamaha yang paling keren. Ini adalah flagship store Yamaha di Cempaka Jakarta. Dan di sini udah ada Yamaha Frigo versi 2025, Teman-teman. Ini yang paling gres, paling segar ya. Baru kemarin diluncurkan di Indonesia, belum lama ada press rilis-nya ya. Dan sekarang udah ada unitnya di showroom, udah ada di stok. Dah, yang berubah apa aja? Ternyata yang berubah cuma tampilannya aja teman-teman, cuma warnanya aja. Tapi ya okelah ya. Kita bisa lihat dari detailnya, bisa reminding lagi bahwa Yamaha tetap punya matic 125 cc harga R jutaan yang punya banyak fitur gitu kan. Ini varian yang standar teman-teman. Sebelah kiri paling standar ada empat pilihan warna dan ini adalah varian yang S yang lebih tinggi. Ada dua pilihan warna. Harganya yang standar ini jual 222,3 juta. Sedangkan yang S ini yang lebih tinggi 24,1 juta. Nah, kita mau lihat yang mana dulu. Yang standar dulu kali ya. Standar ini ada empat pilihan warna, Teman-teman. Yang pertama ini warna putih dicampur warna biru navy blue ya. Biru tua di bagian depan gini. Kemudian ada juga warna hitam dagangan stripping warna biru. Jadi kayak lebih teknologi gitu ya, lebih eh canggih kesannya. Kemudian ada juga warna merah daripada warna hitam dan ada juga warna se atau warna pasir ya. Sebenarnya di pasir sebelumnya udah ada cuma yang sekarang jadi lebih sangar. Kenapa? Karena spatbornya terus body bagian depan dikasih warna hitam teman-teman gitu. Kalau dari samping teman-teman lihat ya body secara keseluruhan gitu ya. Enggak ada yang berubah sih. Ini masih khasnya si Frigo yang agak bulky ya. Katan lebih gemuk gitu kan padat. Tapi dilihatnya oke sih ini bentuknya bentuk motor yang aman gitu ya yang seleranya kalau menurut saya sih selesnya masih masuk lah ya. Tajam-tajamnya masih oke tapi kesan elegannya dari body yang e rounded juga masih bisa kelihatan apalagi dia pakai roda pakai ring 12 gendut-gendut kelihatan lebih cabi gitu kan kelihatan kayak padat banget ya. Oke kita langsung lihat detail-detailnya dari bagian depan ada apa aja ya? Patok lampu ya teman-teman. Di bagian sini nih glossy. Tengahnya pakai kayak plastik yang PP ya, plastik kasar gitu tapi ada kayak e pattern kayak karbun-karbunya gitu. Terus spionnya dia model yang ini sebenarnya universal ya. Banyak banget motor Yama yang pakai spion model kayak gini nih. Dari Jupiter sampai Yamaha Gear semuanya pakai kayak gini ya. Ini NMAX pun pakai kayak gini juga teman-teman. Tu kalau kita turun ke bawah sini ada grip gas. Grip gasnya mirip kayak NMAX juga, kayak XMAX juga. Kayak gini juga teman-teman patternnya. Terus ini ada tuas rem, ada parking blackock-nya. Ini parking blackock yang gampang banget pengoperasiannya. Kemudian turun ke bawah, Teman-teman. Di dadanya ini. Ini sekarang dibikin lebih gelap ya. Jadi kalau saya malah ngelihat ini mirip kayak ee mobil-mobil kap mesinnya itu dikasih warna yang beda gitu kan. Karena di bagian dari sini lebih gelap, tapi di bagian tengah ini dikasih pattern karbon juga. Terus lampunya, Teman-teman, lampunya sebenarnya keren ya. Kalau menurut saya ini bentuknya gede gitu macam dari atas ke bawah. Lampu saynya masih pakai bohlam. Tapi lampu depannya udah pakai LED. Di sini ada DRL warna biru. Kemudian kalau turun lagi spatbornya, Teman-teman. Ini spatbor yang ukurannya gede bahkan kayak maju banget ya. Tapi ini aman sih. Jadi waktu lagi hujan gitu misalnya dia enggak gampang nyipat kotoran ke atas gitu. Kemudian peleknya masih pakai velek ring 12 inci palang 6 mirip kayak versi sebelumnya kayak frigo generasi pertama juga enggak berubah ya. Ini rodanya pakai lebar 100/90 ring 12 inci pakai IRC teman-teman. Kemudian remnya, rem-nya dia pakai rem cakram single piston kalipernya, Teman-teman. Terus di sini ada speed sensor belum ABS tapi speed sensornya mirip kayak sensor ABS gitu kan. Suspensi depan juga enggak berubah. Ini suspensi depan yang karakternya empuk banget tapi jarak mainnya enggak panjang, Teman-teman. Jadi terimpresi rasanya kayak keras ya. Karena kalau menurut saya sih ini karena empukan dan jarak mainnya enggak terlalu panjang. Tapi saya sih berharap di generasi yang ini ada perubahan sih. Saya belum nyobain seperti apa. Mudah-mudahan ada update di suspensinya. Kalau belum ya next ya next model dikasih eh update juga gitu kan sus depannya teman-teman. Lihat nih kabelnya nih si selang ini ya. Selang rem dan kabel speed sensornya banyak banget nih. Ada pelindung-belindung besi-besinya gini nih. Detail banget si Yamaha ya. Bikin biar pergerakan ee selangnya enggak nabrak ke roda, enggak nyelipat-nyelipat ke mana gitu kan. Jadi tetap aman, tetap safety, Teman-teman. Yuk, kita lihat balik stangnya. Oke, Teman-teman. Panel indikatornya masih sama kayak sebelumnya, ya. Pattern-nya sampai grafisnya semua masih sama persis, Teman-teman. Ukuran layarnya juga sama aja. Ada speedometer, kemudian ada informasi filometer sebelah kiri, terus bawah ini ada odometer, trip, tegangan baterai gitu kan. Nah, di motor ini karena ini varian yang standar, Teman-teman, belum connected. Jadi, di bagian atas ini belum ada info-info W connect-nya. Tapi secara tampilan masih sama KBC sebelumnya. Nah, kemudian kalau di bagian sini nih, ini glossy. Di sini juga ada kasih pattern-pattern yang ee mirip kayak karbon gitu kan. Di sebelah kanan, Teman-teman, ini ada tombol yang hilang ya. Ini adalah tombol soft touch start touch system. Di motor ini enggak ada nih. Kalau yang lebih mahal varian S ada. Sama-sama kita lihat ya. Di bawah ada azat, ada tombol buat starter gasnya kayak gini. Dan yang saya suka adalah remnya teman-teman. Empuk banget remnya nih. Khasnya si Yamaha ya. Mantap ya. Sebelah kiri ini ada lampu lampu jauh, ada lampu se sama klakson. Kalau turun ke bawah. Nah, ini jadi ciri khasnya si Frigo, Teman-teman. Lengkap banget. Ini ada colokan buat liger, ya. Colokan buat keluar outlet. Cuma harus pakai adaptor lter lagi di sini. Kemudian ini ada rumah kunci karena ini varian standar masih belum kilas, Teman-teman. Ah, kalau menurut saya sih mendingan yang kilas sekalian ya. Bedanya enggak jauh itu kan. Cuma ini masih oke sih. Masih ada pengaman magnetnya. Kemudian ini ada tombol buat buka tangki bahan bakar, buka jok gitu kan. US bawah sini nih ada konsol untuk naruh tool air mineral. Kalau yang di gen 1 enggak ada ya. Di gen 2 dikasih kayak gini sekarang lebih fungsional. Kemudian ini ada ketongan barang. Nah, isi bensinnya dari sini teman-teman ini dibuka. Jadi enggak perlu buka-buka jok. Kita bisa langsung isi bahan bakar dari sini. Tangkinya di mana? Tangkinya ada di bawah deck pijakan kakinya 4,2 L, Teman-teman. Gitu. Ini memudahkan banget. Jadi kalau pas lagi isi bensin enggak perlu buka-buka jok lagi. Terus cekakan kakinya di bagian samping kanan kirinya dikasih ee pattern ya agak kasar. Sama di sini nih. Jadi kaki tuh bisa sedikit lebih maju ya. Nah lebih nyaman teman-teman bisa kayak giniah. Bisa kayak gini juga bisa gitu kan itu. Kemudian joknya teman-teman ya panjang ya panjang lebar juga di bagian depan lumayan empuk ya. Dan yang ngek lagi adalah di bawah joknya ada Bekasi 25 L. Gila gede banget ya. Kalau misalnya dibandingin sama yang selevel lah ya, Vario 125 misalnya, jelas dong ini jauh lebih besar teman-teman. Ini kayak bagasinya NMAX gitu kan. Matic kecil 125 cc enggak pakai radiator. Harga Rp20 jutaan tapi dapat bagasi yang segede ini. Ini buat harian sih fungsional banget gitu kan. Terus bagian belakang ini begalnya masih konvensional bentuknya biasa banget. Cuma di belakangnya enak ya dan dia logam juga bukan plastik gitu kan. Kemudian belakangnya teman-teman ini enggak berubah masih pakai boklam semua ya. R juta harga murah ya gitulah ya masih beklam semua kenan banget ya dari belakang sih biasa aja k spat bor belakangnya juga lebar gede gitu kan dan dia pakai suspensi satu aja di bagian kiri teman-teman masih belum ada tabungnya yang versi mahal pun juga enggak ada tabungnya juga kemudian pusp pjakan kakinya buat pemonceng kayak gini teman-teman tuh dia mencak logam gitu ya kayak aluminium babet gitu kan lalu mesinnya nah ini adalah mesin yang sebenarnya secara spek bisa banget teman-teman ini mirip kayak mesinnya Yamaha Gear yang sebelumnya ya, yang masih pakai mesin 125 non hybrid gitu kan. Sama di sini juga non hybrid juga. SOHC dua klep udah injeksi udah pakai SMG, udah pakai smart motor generator. Jadi waktu dinyalain greng, enggak ada suara cek cceya. Benar-benar halus banget teman-teman gitu. Mesin ini powernya 9,4 HP, torsinya 9,5 Nm. Buat harian okelah ya. Buat jalan hari-hari sih kalau saya sih masih oke. Kursi bahan bakar start 40 km/l gitu. Lumayan irit enggak yang irit-irit banget sih. Enggak seirit ee Fazio atau Grand Vilano atau Yamagir itu kan. Tapi masih ok lah ya. Apalagi tenaganya mesin yang ini masih lebih oke ketimbang mesin habit-nya Yamaha gitu sih. Lanjut lagi pelaknya teman-teman. Pelek belakang masih sama ring 12 juga saya pakai ban 110/90 ring 12. Kemudian kalau dari sebelah sini kelihatan bentuk pelegnya kayak gini ya. Dia belum pakai arm gitu kan sederhana banget. Dan knalpotnya juga bentuknya enggak berubah sampai kapor kipasnya juga sama aja teman-teman. Oke, sekarang kita sama-sama lihat yang versi mahalnya nih. Frigo S-nya. Oke teman-teman ini yang mahal nih. Yamaha Frigo Connected atau Yamaha Frigo dingin nih pakai es gitu kan. Yamaha Frigo S. Ada dua pilihan warna yang satu silver kayak gini. Saya suka ya silvernya seger banget kelihatan futuristik gitu kan. Nah, satu lagi adalah warna black magma. Mirip kayak warnanya NMAX, kayak warnanya X-Max yang warna hitam keunguan kayak gitu kan. Cuma kalau saya sih lebih suka yang ini ya. Ini kayaknya lebih segar aja sampai peleknya juga dikasih warna silver. Bi pun silvernya beda teman-teman silver di peleknya lebih terang ketimbang silver yang di bodinya. Dan ini finishnya dove, Teman-teman. Jadi enggak yang kilap gitu kan, tapi teksturnya halus. Nah, yang saya suka dari dove-nya Yamaha, teksturnya halus. Nah, kalau halus gini ini kotoran enggak gampang nempel, Teman-teman. tangan nih kena oli itu ya megang gini enggak langsung gampang kotor. Tapi di bagian bawah sini ini dikasih warna hitam glossy yang kelihatan lebih mewah gitu kan. Kemudian apa bedanya kalau dibandingin sama versi yang standar? Pertama sesuai namanya Frigo connected udah ada W connect-nya. Jadi bisa koneksi ke smartphone. Kalau sudah connect kalian bisa dapat notifikasi telepon, pesan masuk bahkan sampai informasi tegangan baterai kalian semuanya bisa nongol di speedometernya. Kemudian ada yang namanya top system. Nah, di sini nih ada stop start sistem, Teman-teman. Jadi, ketika diaktifkan, ketika kalian berhenti langsam selama 5 detik, mestinya akan mati dan kalau digas lagi akan nyala. Ini akan sangat berguna ketika kalian berhenti di lampu merah misalnya. Kemudian yang berbu adalah ini nih. Udah pakai keyes dong. Ah, pakai keyes. Dan ini ada aserbag-nya juga. Jadi kalau misalnya kalian lagi cari motornya di parkiran gitu, lupa tinggal tekan si remote-nya gitu, Teman-teman. lainnya paling beda di ini di emblemnya ya. Ah, emblemnya sekarang pakai 3D dan huruf S-nya dikasih warna biru. Jadi seirama sama si strippingnya, Teman-teman. Udah silver dikasih biru. Ini benar-benar mirip kayak motor listrik itu ya. Motor-motor listrik atau motor-motor hybrid gitu kan. Cuma sayangnya belum hybrid malah yang ini kan. Terus yang lainnya sama sih, semua sama bet-bet yang lain sama aja cuma beda di pilihan warna. Cuma saya suka sih warnanya lebih futuristik ya, kelihatan mewah juga gitu teman-teman. Ya wis kira-kira itu sukaat kita ngomongin Yamaha Fico versi 2025 B cuma warna dan kalau menurut saya ini masih tetap jadi salah satu pilihan motor yang aman buat harian gitu ya. Fiturnya banyak terutama tadi tu Bekasi gede banget. Terus kita enggak perlu repot untuk ee isi bahan bakar karena cuma tinggal buka tangki di bawah stang itu kan enggak perlu buka-buka jok. Deknya juga ada kantong di sini ya. Okelah buat harian nih fiturnya lumayan tenaganya masih oke karena dia pakai mesin yang 125 yang lama ya cuma memang enggak se irit mesin hybridnya Yama sekarang. Kira-kira gitu teman-teman. Kalian suka yang mana? Suka yang mahal sekalian nih cuma beda dikit ya atau yang standarnya cukup yang lebih sporty grafisnya. Ya wis sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton untuk Otomotif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe follow juga Instagram Otomotif TV. Jangan lupa follow juga ik saya di Mas Popo pakai_ore di belakangnya lama hilang. Jadi kalian harus juga follow X saya yang baru. Sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.

Lihat di YouTube