Jungkat

Smartband Terjangkau Banyak Fitur | Review Xiaomi Smart Band 10 (YouTube Video)

  • 25/07/2025

Smartband ini diklaim punya daya tahan baterai sampai 21 hari. Harganya cuma Rp600.000an. Layarnya AMOLED 1,74 inci 60 Hz. Brightness-nya bisa nyampai 1500 nitz. Ukurannya kompact, bobotnya juga ringan. Dia punya sertifikasi ketahanan air 5 ATM ya. Mau dipakai berenang bisa banget. Fitur penonton olahraganya juga melimpah. Bisa lebih dari 150 mode olahraga. Ini adalah Xiaomi Smart Band 10. Ya, Xiaomi Smart Band 10. Sejak band 7, Xiaomi menggunakan penamaan Xiaomi Smart Band. Bukan lagi Mi Band ya. Nah, sama seperti smartphone mereka yang pakai branding Mi ke Xiaomi berubahnya ya. Jadi sepertinya ini biar seragam semuanya aja. Udah lama nih kita enggak review produk smartband dari Xiaomi ini. Terakhir yang kita bahas adalah Xiaomi Smartband 8 Pro ya. Nah, udah nonton kan? Kalau kelewat mungkin kalian kelewat karena belum subscribe ya. Tahu dong harus ngapain. Nah, sekarang kita bahas Smart Band 10 ini. Xiaomi Smartband ini dirancang untuk memantau aktivitas kesehatan dan kebugaran penggunanya tapi dengan bentuk yang ringkas seperti gelang aja nih jadinya ya. Nah, walaupun ringkas tapi dilengkapi dengan berbagai fitur yang menarik. Nah, sebelum kita bahas fiturnya, kita lihat dulu paket penjualannya. Di dalamnya tentunya ada unit smartband dengan strap yang udah langsung terpasang. Lalu ada kabel charger magnetik dengan konektor USB type A. Lalu ada paket dokumen. Karena ini sebuah smartband, desainnya memang dirancang kompact dan juga ringan yang membuatnya beda ketimbang pendahulunya. Sekarang ada edisi khusus warna pearl white dengan material keramik untuk bodinya dan fluo rubber untuk strapnya. Body keramik ini jadi bikin smart bandnya jadi lebih durable. Nah, untuk opsi warna ada juga yang lain ya, ada Midnight Black, Mystic Rose, dan Glacier Silver yang menggunakan material aluminium alloy untuk bodinya dan TPU di bagian stripe-nya. Nah, untuk lepas pasang strip-nya ternyata cukup mudah ya. kita hanya perlu menekan tombol khusus di belakang smartband-nya, lalu tinggal tarik aja strap-nya. Nah, mekanisme yang sama juga digunakan di Smart Band 9. Menariknya strap dari Smart Band 9 juga bisa digunakan di smartband yang baru ini. Nah, kalau mau cari opsi lainnya kita bisa dapatkan di Xiaomi Official Store atau di website resminya Xiaomi. Oke, untuk dimensi panjangnya 46,57 mm dan lebarnya 22,54 mm. Ini dimensi smartband-nya aja ya tanpa strap. Dan saat kami ukur tebal smartband ini ada di kisaran 11,7 mm. Sementara untuk lebar strap-nya sekitar 15,4 mm. Untuk bobotnya smartband-nya saja itu di 15,9 gr. Sementara strap bawaannya di 11,2 gr. Jadi total bobotnya ada di kisaran 27,1 gr. Ini ringan banget ya. Nah, kalau buat yang merasa smartwatch itu terlalu besar, smartband seperti Xiaomi Smartband 10 ini akan lebih pas tentunya ya. Oke, sekarang coba kita lihat sekeliling smartband ini. Di sisi kiri dan kanannya itu kosong. Di belakang ada sensor-sensor, konektor pin untuk charging dan dua tombol untuk lepas pasang strap. Nah, di sini tidak ada tombol untuk navigasi ya. Jadi untuk navigasi hanya menggunakan layar sentuh. Oke, untuk layarnya ini adalah layar AMOLED 1,72 inci. Ukuran layarnya membesar dibandingkan band 9 yang sebelumnya yang pakai layar 1,62 inci. Smart band ini juga mendukung fitur always on display. Resolusinya adalah 212 * 520 piksel dengan refresh rate di 60 Hz. Untuk brightness diklaim bisa mencapai 1500 nit dan mendukung auto brightness. Untuk beza layar ini tergolong tipis dan simetris dengan screen to body rasio yang disebut mencapai 73%. Untuk spek internalnya, OS-nya menggunakan Hyper OS2 dan konektivitasnya pakai Bluetooth versi 5.4. Mesin gitarnya menggunakan linear motor. Nah, untuk NFC dan sistem navigasi berbasis satelit sayangnya belum ada di sini. Jadi, dia akan pakai data navigasi dari HP kita. Untuk sensor-sensor dia punya astometer, gyroscope, electronic kompas, optical hard rate and pulse oximeter, dan ambient light sensor. Baterainya di 233 mAh. Nah, Xiaomi mengklaim daya tahan baterai smartband ini bisa mencapai 9 hari dengan always on display menyala dan 21 hari di mode normal tanpa always on display. Sementara untuk pengisian daya diklaim dari kosong sampai penuh itu dalam waktu sekitar 1 jam. Oke, Smartband ini menggunakan aplikasi Mi Fitness untuk pairing ke smartphone. Bisa untuk smartphone Android maupun iPhone juga bisa nih ya. Tinggal download aja melalui Play Store atau Apple App Store. Dalam pengujian kali ini kita pakai smartphone Android ya. Nah, untuk pairing smartband ke smartphone itu ternyata cukup mudah. Di smartband saat setup awal kita hanya perlu pilih bahasa yang ingin digunakan lalu akan muncul QR code untuk pairing ke smartphone. Di smartphone kita buka aplikasi Mi Fitness, masuk ke dalam tab device, pilih add device, dan pilih Xiaomi Smartband 10. Kemudian kita tinggal klik pair di kedua perangkat. Setelah itu ikuti saja instruksi dari aplikasinya. Nah, sekarang mari kita bahas aplikasi Mi Fitness. Di sini ada empat menu yang terdiri dari health. Nah, di sini kita bisa mantau data kebugaran kita seperti catatan kalori yang terbakar, total langkah, durasi kita berolahraga, dan durasi kita berdiri. Lalu di sini juga ada data pemantauan tidur kita, heart rate, blood pressure, blood oksigen, dan lain-lain. Kemudian ada juga menu workout. fungsinya tentunya untuk memulai workout atau melihat data olahraga kita yang sebelumnya. Di sini kita bisa membagikan hasil data olahraga kita dalam bentuk grafik seperti ini, ya. Kemudian ada menu device. Ini berisi daftar perangkat yang terhubung ke smartphone. Di sini juga ada menu settings untuk smartband atau smartwatch yang terhubung. Dan di sini kita juga bisa menambahkan smartband atau smartwatch Xiaomi lainnya dalam menu yang satu ini. Nah, di sini ada fitur find device di menu settings untuk menemukan smartband atau smartwatch kita kalau misalnya kita lupa naruhnya di mana. Nah, kalau diaktifkan nanti smart band yang satu ini akan bergetar-getar gitu ya. Nah, di menu ini juga kita bisa mengganti watch face dari smartband kita. Di sini ada banyak pilihan yang dapat digunakan ya dan yang paling penting ini gratis ya. Lalu ada juga profile ini berisikan data kita dan setting aplikasi ini. Nah, saat digunakan smartband ini terasa nyaman saat dipakai karena bobotnya yang ringan ya. Sama sekali tidak terasa jadi beban di lengan kita. Saat butuh melihat isi layar. Layar AMOLED yang digunakan di Smartband ini bisa menghadirkan tampilan yang mantap sekali dengan brightness yang sangat mencukupi untuk penggunaan di luar ruangan sekalipun. Dalam pengoperasiannya untuk navigasi di smartband ini itu menggunakan layar sentuh. Dari halaman utamanya kita bisa swipe ke bawah untuk lihat notifikasi, swipe ke atas untuk membuka menu quick settings, swipe ke kanan atau kiri untuk akses berbagai widget dari smartband ini. Oke, sekarang kita lihat fitur olahraganya. Untuk memulai pemantauan olahraga, kita perlu masuk ke menu workout terlebih dahulu. Kemudian pilih mode olahraga yang ingin kita jalankan. Di sini pilihan mode olahraga juga ada banyak ya. Xiaomi menyebut bahwa ada lebih dari 150 mode olahraga yang bisa dipantau dengan smartband ini. Fitur auto detect workout juga ada di sini. Untuk menyalakan kita perlu masuk ke menu setting smartband lalu pilih auto detect. Nah, di sini ada enam jenis olahraga yang men-support fitur yang satu ini. Ada walking, ada cycling, rope jumping, elliptical, dan rowing. Oke, sekarang kita coba nih kita pakai untuk jalan kaki ya. Smartband ini bisa menampilkan beberapa data seperti jarak, kecepatan, hard rate dan lain-lain. Kalau mau lihat data yang lebih lengkap, kita bisa cek hasilnya di aplikasi Mi Fitness seperti yang tadi. Nah, kalau ditanya apakah ini bisa connect ke Straava? Bisa kok, tinggal syn aja lewat aplikasi Mi Fitness. Oke, sekarang kita lanjut ke tes renang dan tentunya seperti biasa kita bareng ngetesnya dengan Coach Livia. Untuk statistik renang di sini bisa dilihat cukup detail ya, jumlah stroke, pace, detak jantung, dan statistik lainnya bisa terekam dengan baik. Berbagai gaya renang juga deteksi dengan baik di sini termasuk gaya kupu-kupu hingga gaya campuran atau medle. Bahkan saat kita mengawali renang dengan lompatan seperti di gaya bebas ini, itu bisa terdeteksi dengan baik. Jadi tidak terganggu perhitungan lab-nya. Iya. Ada berapa smartband dan smartwatch akan terganggu kalau kita melakukan lompatan di awal. Jadi salah deteksi. Kalau di sini enggak. Ini aman. Jadi enggak usah ditanya ya apakah ini aman dipakai berenang? Ini udah ditesman ya. Karena Smartband ini punya rating di 5 ATM atau 5 atmosfer atau bisa dipakai sampai kedalaman air 50 m. Oke kita lanjut ke fitur pemantauan kesehatan. Di sini bisa dibilang fitur kesehatannya sudah cukup banyak ya. Fitur monitoring untuk hard rate, SPO2, dan stress level tentunya ada. Slip tracking juga ada. Dan kalau kita buka lewat aplikasi Mi Fitness, kita bisa dapat informasi yang lebih detail seperti durasi deep sleep, light slep, REM dan sebagainya. Menstrual cycle tracking juga tersedia untuk para wanita yang memantau jadwal datang bulan. Jadi, fitur monitoring kesehatannya sudah tergolong cukup banyak untuk sebuah smartband. Oke, Smart 1 ini juga bisa digunakan untuk menerima notifikasi dan panggilan masuk dari smartphone. Kita bisa pilih mau menerima notifikasi apa saja yang ditampilkan di smartband ini. Untuk mengaksesnya di smartphone kita buka aplikasi Mi Fitness, masuk ke menu device dan pilih notification and call. Setelah itu ada opsi untuk app notification dan incoming call. Kalau ini belum diaktifkan, pastikan kalian sudah aktifkan ya. Nah, apakah dia bisa membalas chat WhatsApp secara langsung dari smartband? sayangnya ini belum bisa, tapi ini wajar ya karena ini smartband dan bukan smartwatch. Untuk teleponan gimana? Bisa enggak? Nah, di sini kita bisa menerima notifikasi panggilan seluler dari smartphone dan bisa langsung menolak panggilan yang masuk. Untuk menjawab panggilan secara langsung belum bisa ya, tapi kalau quick reply ini bisa. Nah, ini umum untuk sebuah smartband. Nah, kalau menerima notifikasi telepon dari aplikasi WhatsApp gimana? Ini bisa juga. Tapi sayangnya di sini memang kita belum bisa menerima panggilan via WhatsApp dari si smartband ini. Oke, untuk daya tahan baterai kita coba cek dengan pemakaian medium dengan sesekali dipakai berolahraga dan always on display kita set di smart. Hasilnya baterai berkurang sekitar 14% per hari. Teoritis dia jadi bisa tahan sekitar 7 hari. Memang ini sedikit lebih pendek dibandingkan janjinya Xiaomi, tapi ini 1 minggu loh, udah lumayan panjang lah. Lalu kalau dengan skenario yang sama, tapi tanpa OL on display, baterai berkurang sekitar 7% per hari. Jadi teoritis ini bisa mencapai 14 hari. Memang lagi-lagi ini belum mencapai klaimnya Xiaomi yang harusnya bisa 3 minggu, tapi bertahan 2 minggu sudah cukup lama juga sih ya. Sementara untuk charging tercatat kita butuh waktu kurang lebih 50 menit untuk mengisi dari kosong sampai penuh. Nah, kalau ini lebih cepat daripada janjinya Xiaomi yang 1 jam. Oke, untuk harganya perlu diperhatikan ada dua varian Xiaomi Smart Band X. Ada varian basic yang harganya di Rp649.000 dan ada varian yang ceramic pearl White Edition yang tadi ya yang harganya ada di Rp749.000 dan harga ini sudah termasuk garansi resmi selama 1 tahun. Nah, kalau kalian sendiri bisa nemu berapa harganya di toko online? Coba deh tulis di kolom komentar ya. Nah, selain smartband ini, Xiaomi juga menghari beberapa produk baru mereka ke Indonesia. Salah satunya adalah skoter listrik terbaru mereka. Ia, ini adalah Xiaomi Electric Scooter Elite. Scoter ini diklaim bisa menempuh jarak hingga 45 km dengan sekali isi ulang penuh baterainya. Top speed-nya bisa mencapai 25 km/h. Scuter ini juga disebut bisa mengangkut beban sampai 120 kg. Warna yang tersedia di sini hanya warna hitam ya. Dan untuk harganya ada di Rp6.499.000. Oke, kita balik lagi ke Xiaomi Smart Band 10. Hal yang perlu diperhatikan pertama di sini enggak ada tombol fisik. Jadi, pengoperasiannya menggunakan layar sentuh sepenuhnya. Kalau menyalakan smartband ini, kita perlu men-triggernya dengan memasang charger smartband terlebih dahulu. Kemudian di sini belum ada build sistem navigasi berbasis satelit seperti GPS. Jadi untuk tracking lokasinya dia masih mengandalkan data lokasi dari smartphone. Sementara itu untuk daya tahan baterainya memang belum sesuai dengan claimnya Xiaomi. Tapi untuk 7 hari pakai AOD dan 2 minggu tanpa AD itu rasanya udah cukup irit ya. Dari segi kelebihannya ukurannya ringkas, bobotnya ringan. Ini nyaman banget dipakai sehari-hari ya. Sensor-sensornya juga tergolong lengkap. Bahkan ada light sensor untuk fitur auto brightness di sini. Pilihan watch face ini juga melimpah dan yang paling penting semuanya gratis ya. Lalu layarnya AMOLED dan ukurannya lebih besar dibandingkan pendahulunya. Jadi lebih jelas aja gitu ya. Lalu untuk animasinya ini mulus di 60 Hz. Beratnya juga terang dipakai di bawah teri sinar matahari enggak ada masalah. Dia udah pakai Bluetooth versi terkini yaitu versi 5.4. Pairingnya juga mudah dan cepat. Fitur olahraganya melimpah. Bahkan untuk renang dia bisa mendeteksi gaya dengan baik sekali. Bahkan waktu ada lompatan pun tidak terganggu ya deteksinya ya. Strap-nya juga banyak yang jual nih. Opsinya ada banyak. Lalu dia bisa connect ke aplikasi pihak ketiga seperti Strava, Sunto, Health Connect, dan Google Fit juga bisa. Lalu dia punya sertifikasi ketahanan air di 5 ATM. Dan yang enggak kalah pentingnya adalah dia bisa connect ke Android dan iPhone sekaligus ya. Jadi bisa dua-duanya ya. Nah, jadi pertanyaannya smartband ini cocoknya untuk siapa? ini akan cocok sebagai upgrade para pengguna Xiaomi Smartband 8 atau yang sebelumnya ya. Peningkatnya sudah cukup jauh dan kita bisa mendapatkan OS serta konektivitas yang terkini, daya tahan baterai lebih baik dan layar yang lebih terang. Nah, untuk penggunaan Xiaomi Smart Band 9 bagaimana? Sebenarnya masih terbilang memadai sekali ya si Xiaomi SmartBand 9 ya. Jadi mungkin minim alasan untuk upgrade di sini. Kemudian dia akan cocok juga untuk siapapun yang ingin punya smart wearable tapi merasa bahwa smartwatch terlalu besar ya atau bahkan mungkin terlalu mahal gitu ya. Xiaomi Smart Band 10 ini adalah solusi yang pas juga. Dan buat yang ingin coba-coba pakai smart pertama kali, cocok banget karena tadi harganya terjangkau dan fitur smart varable-nya juga udah relatif lengkap. Eh, bukan cuma buat yang pakai smartphone Xiaomi aja yang satu ini ya. Ini bebas ya. Bahkan mau pakai smartphone Apple juga bisa. Jadi secara umum Xiaomi Smart Band 10 ini bisa menjadi salah satu opsi yang sangat menarik dan layak untuk dipertimbangkan. Saya Dedi Irfan, Jaka Tib TV. ya Allah [Musik]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi Smart Band 10

Xiaomi Smart Band 10 merupakan gelang pintar yang dipasarkan resmi di Indonesia untuk pengguna yang membutuhkan pemantauan kesehatan dan aktivitas harian dalam perangkat yang ringkas. Produk ini berada di kategori smart band, bukan smartwatch, sehingga fokus utamanya adalah efisiensi, kenyamanan pemakaian, dan daya tahan baterai. Seluruh spesifikasi yang dijelaskan di...

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Xiaomi Smart Band

Xiaomi Smart Band adalah gelang pintar dengan fitur kesehatan lengkap dan baterai tahan lama untuk aktivitas harian. Xiaomi Smart Band menghadirkan pemantauan detak jantung, olahraga, dan notifikasi pintar dalam desain ringan dan nyaman.