Smartphone XIAOMI paling CANTIK!... - Review Redmi A5 (YouTube Video)
Kita semua tahu belakangan Infinix itu benar-benar memborbardir, memborbar, membom mam, membombardir pasar entry level dengan-hap murah mereka. Susah banget ni bahasa ya. Bahkan enggak cuma Infoenix ya, saudara-saudaranya juga ikut-ikutan gitu kayak Techno atau Intel gitu. Dulu kita semua juga tahu di segmen ini tuh Xiaomi lah yang jadi raja. Dan sekarang Xiaomi pun merespon serangan transion group ya dengan mengeluarkan HP ini Redmi A5 udah kayak Wagyu nih. Sepertinya empuk ya Pak keras coy. Dari segi desain, Redmi A5 itu punya desain yang justru cantik ya. Bahkan lebih cantik dibandingkan seri Redmi biasa atau bahkan Redmi Note mereka. Ini bukan pertama kalinya Sari A dari Xiaomi itu punya desain lebih cantik daripada HP mereka yang lebih mahal. Ya, sekilas desainnya itu mirip kayak Poco X7 Pro dengan modul kamera sederhana yang berisikan dua buah kamera tanpa ada gamic-gamic alay yang mengganggu. Tulisan-tulisan Redmi lah, tulisan AI lah. AI ada ketang maksudnya masih ngerti kan? Bentuknya enggak aneh gitu. Pokoknya secar desain saya sangat suka sama HP ini. Tapi berbanding terbalik dengan materialnya karena mengingat ini adalah HP Android entry level tentu aja material yang digunakan didominasi oleh plastik baik itu di bagian frame ataupun bagian backover. Untuk backover belakangnya ini terbuat dari kaca katanya, tapi entah kenapa saya merasa feel waktu dipegang tuh mirip banget kayak plastik gitu. Apa perlu kita pecahin atau kita bakar untuk tahu apakah ini plastik atau kaca. Kalau saja ini HP punya saya, tentu saya akan dengan senang hati gitu mencoba memecahkan bagian recovernya gitu. Sayangnya ini HP pinjaman gitu, jadi saya harus jaga. Ya namanya juga HP pinjaman kan walaupun terkadang sering terjadi hal-hal yang tidak terduga gitu enggak sengaja. Benar. Pokoknya untuk desain saya suka banget sama HP ini dan menurut saya ini salah satu seri Redmi dengan desain yang terbaik. Keren. HP R 1 jutan ini punya layar berukuran 6,88 inch beresolusi HD plus dengan density 260 ppi. Kombinasi layar besar plus resolusi yang kecil tentunya bukan sebuah kombinasi yang baik karena setup seperti ini sudah untuk dapetin layar yang tajp. Kalau kita lihat dengan seksama, sangat mudah buat kita untuk melihat piksel-pikel dari layar ini. Menariknya, layar yang secara visual enggak bagus-bagus amat ini punya refresh rate yang cukup tinggi, yaitu 120 Hz. Dan mungkin ini adalah HP termurah yang punya layar secepat itu. Walau refresh rate-nya gede, secara visual layar di HP ini jauh dari kata cantik. Terutama untuk ukuran bezelnya yang sangat tebal di bagian dagu dan sudah pasti tidak simetris dengan yang lain gitu. Responsivitas layarnya cukup oke menurut saya dipakai buat main rail drum juga enggak kerasa ada gejala delay gitu. Satu lagi kekurangan dari HP ini yang saya rasakan adalah tingkat beratnya yang saya bilang sangat rendah ya, hanya 450 unit sih. Di mana dengan beratnya segini bikin kita sulit ngelihat layar di bawah terik matahari gitu. Untuk performanya sendiri Redmi A5 pakai SOC buatan Uni SOC yaitu seri T7250. Performa SOC ini menurut saya biasa aja dibilang lemot banget ya. Enggak, tapi yang pasti ini bukan resusi berjenis performa yang memang dibuat-buat kebut-kebutan gitu. melainkan sosi menengah ke bawah yang memang diperuntukkan untuk penggunaan ringan gitu. Misalnya hanya sebatas penggunaan media sosial atau main game-game casual ya enggak butuh performa tinggi gitu misal. Tapi sejauh yang saya coba main Smash Legend dan Mobile Legends di HP ini lumayan lancar loh. Minimal masih playable lah walaupun harus kita paksa set ke grafis pentok rata kiri ya. Karena HP ini harganya minimalis, salah satu spesifikasinya juga terasa minimalis. Misalnya RAM-nya yang hanya 4 GB. Untungnya RAM-nya bisa kita naikkan dengan bantuan virtual RAM hingga 4 GB lagi. Jadi total dia punya RAM 8 GB. Untuk storage dia masih menggunakan storage berjenis IMMC dengan kecepatan baca tulis yang lumayan rendah. Ada di 161 MB/s untuk kecepatan tulisnya dan 203 MB/s untuk kecepatan bacanya. Jika kalian merasa storage 128 GB-nya masih kerasa kurang besar, kalian bisa nambahin storage-nya pakai micro SD yang untungnya punya slot dedicated, tidak menyatu dengan slot SIM-nya. Fitur-fitur standar di HP ini juga ada seperti port USB type C, Bluetooth 5.2, terus dia juga punya Wii tentunya, terus ada jack audio dan single speaker yang posisinya ada di atas. Sayangnya HP Mura ini enggak punya NFC ya, yang mana itu sangat disayangkan banget ya mengingat kompetitornya di harga yang mirip berani ngasih NFC. Untuk keamanan masih bisa kita temukan sensor fingerprint yang diletakkan menyatu dengan tombol power di bagian samping dan tentunya ada fitur face unlock juga ya yang memungkinkan kita membuka si HP dengan memanfaatkan wajah kita. Kecepatan baca dari fingerprint-nya sendiri cukup cepat walaupun agak kurang akurat menurut saya karena beberapa kali saya gagal untuk unlock si layar gitu. Jadi mau enggak mau saya harus coba beberapa kali hingga si layarnya berhasil dibuka. Software sayangnya HP ini tidak menggunakan Hyper OS melainkan pakai Android tanpa customisasi berat. Jadi sekilas terlihat kayak Google Stock. Android-nya sendiri udah pakai versi teranyar yaitu versi 15 dengan fitur yang menurut saya minim ya, yang mana justru ini bagus karena biasanya banyak banget fitur-fitur dari UI yang bikin user experience saat pakai HP jadi kerasa kurang nyaman ya karena terlalu banyak gimmik yang enggak kepakai pada akhirnya gitu. Untuk baterai, HP ini punya baterai berukuran 5200 mAh. Detan baterainya juga menurut saya sangat impresif. Percaya atau enggak, HP ini bisa bertahan hingga 20 jam dalam pengujian penggunaan nonstop. Dan baterai di HP ini bisa terisi penuh dari 5 sampai 100% dalam waktu 2,5 jam. Ini bisa dimaklumi karena si HP hanya bisa menerima daya maksimal 15 wat. Terakhir kita akan bahas soal kamera. Bagian kamera di Redmi A5 lumayan oke juga, terutama kamera belakangnya ya. HP ini punya dua kamera belakang, yaitu kamera utama 32 megapel dan satu lagi lensa enggak jelas identitasnya. Sedangkan untuk kamera selfie-nya ada kamera depan 8 megapel yang bisa merekam video 720p. Kamera 32 megapel di HP ini surprisingly bisa ngasilin foto yang tajam dan detail dengan catatan diambil dalam kondisi cahaya yang cukup. Tapi ya mau gimanapun susah berharap dari kamera HP R jutaan. Kesan murahnya itu masih sangat terlihat gitu. Terutama dynamic race-nya yang sempit banget. Buset. Ada sih fitur SDR tapi kelihatan kayak kurang keras aja gitu kerjanya gitu. Jadi bagian-bagian yang gelap itu masih gagal di-highlight dengan baik gitu. Kamera di HP ini juga bisa melakukan digital zoom sampai dua kali lipat, tapi hasilnya burik, enggak ada tuk tajamnya sama sekali gitu. Jadi, mendingan emang enggak usah dipakai aja fitur ini, gitu. Kamera depan beresolusi 8 megapel di HPnya justru bisa bekerja dengan cukup baik. Foto selfie-nya walau enggak tajam-tajam amat tapi udah lebih dari cukup kalau cuma sekedar buat diposting ke media sosial. Bahkan performa HDR di kamera depannya terlihat lebih baik menurut saya. Aneh dah. Ini adalah hasil perekaman video dari kamera depan yang dia hadir tanpa stabilizer. Jadi ini posisi NHL. Jadi di begini aja dia sudah sedikit bergoncang. Kebayang kalau dia dipakai buat jalan. Untuk kualitas suara seperti yang kalian tangkap resolusi maksimal di full HD 30 FPS. warnanya ya seperti itu, kualitas suaranya juga ya seperti itu. Tapi setidaknya dia sudah melakukan tugasnya untuk bisa menangkap video beserta suara dari kamera depan. Dan saya tidak berharap banyak, tapi yang penting ada. Sedangkan untuk kamera belakang sama dia bisa merekam video sampai resolusi full HD di 30 fps. Ee kualitasnya seperti sekarang. Enggak bisa menarap banyak terhadap kualitas dari video kamera belakang HP ini. Karena memang nota bn-nya ini adalah HP murah. Jadi tugas utama nya cuman tanda kutip bisa menangkap video di luar kualitasnya apakah bagus apa enggak. Tapi menurut saya ya kalau cuma bisa nak video HP ini bisa. Tapi untuk berharap lebih atau untuk mengharapkan hasil video yang bagus rasanya enggak bisa. Karena seperti yang kalian lihat warnanya seperti ini, detailnya seperti ini, kualitas suara terutama ee agak tipis suaranya gitu. Jadi ya sudah bisaisa merekam-rekanam video lah. Saya mau bilang cukup tapi kayak enggak cukup menurut saya tapi ya okelah bisa merekam video di full HD 30 fps. Kesimpulannya untuk HP dengan harga Rp1 juta lebih sedikit bisa dipastikan ini jadi salah satu yang terbaik selain HPHP murah dari GTE. Desainnya bahkan menurut saya lebih cakep daripada HP Redmi di harga yang lebih mahal gitu. Layarnya lumayan dengan refresh rz. Performanya juga lumayan, kameranya lumayan, tapi baterainya awet banget, coy. Tapi ada satu kekurangan yang saya rasa agak krusial, yaitu enggak ada fitur NFC. Ya, enggak semua orang butuh NFC, tapi saya sangat butuh fitur ini, gitu. Buat yang butuh HP dengan harga Rp1 juta lebih sedikit, tapi pengin kualitas HP yang enggak malu-maluin, kalian juga bisa masukin HP ini ke dalam wishlist kalian. Untuk HP ini saya cuma mau bilang, good job, Shop. [Musik] Yeah.
Video Lainnya
Menikmati hiburan atau bekerja kini makin praktis lewat perangkat layar sentuh ekonomis. Simak ulasan 11 Tablet Mantap Di Bawah Rp 5 Juta! - Rekomendasi di...
Mencari jam tangan pintar berkualitas di kisaran satu hingga dua juta rupiah sering kali membingungkan. Jagat Review membedah berbagai pilihan terbaik guna membantu...
Menemukan Xiaomi Watch S5 46mm di kelas dua jutaan membuka standar baru jam tangan pintar berdaya tahan baterai masif. Layar terang optimal dan navigasi luar ruang...
Menembus batas fungsionalitas harian, perangkat ini membawa pengalaman ala desktop ke dalam genggaman lewat dukungan PC level office dan performa gahar. Penasaran...
Di tengah dinamika harga ponsel yang meroket tahun ini, GadgetIn membedah pilihan terbaik dari berbagai kelas. Simak ulasan lengkapnya sekarang!
Menelusuri performa kelas atas di kisaran harga sembilan jutaan, ponsel ini menawarkan kamera Leica dan lensa periskop yang memikat. Simak ulasan mendalam Sebulan...
Mencari ponsel berperforma tinggi dengan bujet Rp 7 hingga 10 juta kini penuh pertimbangan akibat tren kenaikan harga. Ulasan dari Jagat Review ini membedah...
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Tampil identik dengan Redmi Pad, Poco Pad C1 memikat lewat layar 2K di kelas dua jutaan. Sayangnya, sisa memori minim dan limitasi teknis memaksa kompromi. Apakah...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...

















