Smartwatch "Kotak" yang Klasik, Canggih, dan Baterai-nya awet! Review Amazfit Active 2 Square (YouTube Video)
Kalau kalian sedang mencari smartwatch yang bentuknya kotak, canggih, baterainya irit, fitur melimpah, tapi ukurannya gak mau yang besar-besar banget, yang satu ini mungkin bisa jadi pilihannya. Ini adalah Amaz 2 Square Premium Edition. Desainnya kotak dengan gaya klasik, tapi ukurannya tetap ringkas dan ringan banget. Layarnya AMOLED dengan tampilan yang keren. Dan ini pakai Sierre Glass. Jadi tangguh nih ya. Baterai cukup awet bisa tahan sampai 10 hari. udah tahan air 5 ATM juga, jadi bisa banget diajak berenang. Fitur kesehatan dan olahraganya juga banyak banget. Bahkan ada coaching dengan AI-nya juga. Tapi pertanyaannya apakah ini jam yang cocok untuk kalian? Nah, simak pembahasannya kali ini ya. Ini Amaz 2 Square Premium Version. Sesuai dengan namanya yang satunya adalah varian kotak dari MS Fit Active 2 ya dan hadir dengan kenakapan yang premium. Iya. Selain yang bentuknya kotak seperti ini juga ada yang bentuknya bundar atau nama resminya versi yang round dan itu sudah pernah kami review sebelumnya. Kalian belum nonton yang itu? Mungkin kalian lupa subscribe. Udah tahu dong harus ngapain. Nah, sekarang balik lagi ke jamnya satu ini ya. Ee dan langsung aja kita mulai bahas dari isi paket penjualannya. Di sini tentunya ada unit smartwatch dengan strap kulit warna hitam yang langsung terpasang. Lalu ada strap tambahan berbahan silikon dengan warna orange. Jadi dapat dua strap langsung. Mantap nih ya. Lalu ada magnetic charging base dengan port USBC dan ada paket dokumen. Nah, sesuai namanya smartwatch ini punya bentuk yang kotak dan terkesan minimalis tapi tetap elegan ya menurut kami ya. Untuk bodinya smartwatch ini pakai case dari bahan stainless steel dengan warna silver. Sementara untuk strap bawaannya itu berwarna hitam dengan menggunakan bahan kulit. Ini menambah kesan premium dan mewah dari smartwatch ini. Tapi enggak cuma itu aja strip-nya ya. Tadi kan juga ada strap tambahan dengan bahan silikon yang berwarna orange yang terkesannya sporty. Di sini strap-strap ini berukuran 20 mm dan ini sudah pakai quick release. Jadi kita bisa ganti dengan strap line yang ukurannya juga 20 mm ya. Smartwatch ini punya dimensi 43,32 * 36,9 * 9 mm. Sementara bobotnya itu 31,4 gr kalau tanpa strap atau 41 gr dengan strap kulit dan 45 gr dengan strap silikon. Jadi ringkas dan ringan banget. Di sisi kanannya terdapat dua buah tombol untuk membantu kita mengoperasikan serta ada mikrofon. Kemudian di sisi kiri terdapat speaker. Hadirnya mikrofon dan speaker ini membuat kita bisa mengangkat telepon secara langsung dengan jam yang satu ini. Untuk tingkat ketahanan airnya, smartpch ini sudah sampai 5 atm water resistance. Jadi bisa dibawa masuk ke air sampai kedalaman 50 m teoritis ya. Oke, lanjut ke bagian layar. Ukuran 1,75 inci dan ini adalah panel AMOLED. Resolusinya 390 * 450 piksel. Kerapatannya jadi 341 PPI. Brightness diklaim hingga 2000 nits dan permukaan layar ini pakai SFire glass. Jadi ini lebih tangguh ketimbang yang pakai tempered glass. Untuk sensor-sensornya dia punya sensor kesehatan yang menggunakan Biotracker PPG 6.0 biometric sensor yang sudah mendukung pemantauan blood oxygen level. Setelah itu tentunya ada berbagai sensor lain seperti acceleration sensor, gyoscope sensor, barometric altimeter, ambient light sensor, temperature sensor, dan geomagnetic sensor. Nah, untuk baterai smartwatch ini baterainya 260 mAh. Jadi, sedikit lebih kecil dibandingkan Amasfed Active 2 Round yang baterainya di 270 mAh. Nah, Amas Speed sendiri mengklaim kalau baterai ini bisa bertahan hingga 10 hari. Tentunya ini untuk peng normal tanpa always on display. Kemudian untuk OS-nya dia pakai zap OS dan Bluetooth-nya pakai versi 5.2. Sistem GPS-nya ini dual band GPS ya yang pakai 5 satelite positioning. Untuk motor getarnya pakai rotor motor dan untuk Wii dan NFC sayangnya emang belum ada di sini. Oh ya seperti smartwatch Emasfit yang lainnya, Active 2 Square ini juga bisa dipairing ke smartphone Android dan iPhone. Tapi di pengujian ini kita pakai smartphone Android ya. Oke sekarang kita lihat aplikasi Zap-nya. Untuk pairing-nya sendiri kita butuh aplikasi Zap ini ya, yang dapat di-download dari Google Play Store atau Apple App Store. Di aplikasi ini kita bisa memantau serta mengatur berbagai hal terkait jam yang satu ini. Menu di aplikasi Zap ini terbagi jadi empat, yaitu home, workout, aura, dan device. Di halaman home kita bisa melihat berbagai statistik kesehatan yang telah dipantau oleh jam ini. Ada readiness yang memperlihatkan seberapa siapnya kita menghadapi hari ini. Ya, kalau angkanya makin besar tentunya akan jadi makin baik. Catatannya, readiness ini hanya bisa tampil kalau jamnya kita pakai tidur. Lanjut ke halaman workout. Di sini kita bisa lihat olahraga apa saja yang sudah kita lakukan. Semua statistik olahraga yang sudah dilakukan tentunya bisa kita lihat secara lengkap di halaman ini. Fitur Zap Coach untuk merancang latihan olahraga dengan bantuan AI juga tersedia di sini, ya. Kemudian untuk halaman aura ini adalah halaman khusus dengan berbagai fungsi untuk bantu kita rileks dan membuat tidur jadi lebih berkualitas. Lalu yang terakhir ada halaman device. Di sini kita bisa melihat baterai jam yang tersisa dan kapan terakhir kita nge-charge jam ini. Di bawahnya kita bisa lihat ada opsi watch faces. Ini pilihannya banyak banget di sini ya. Ada yang gratis tapi ada juga yang berbayar tentunya. Sayangnya di sini tuh belum ada watch face yang bisa menampilkan dual time zone. Tapi kalau butuh lihat zona waktu di kota lain, kita bisa pakai fitur world clock ya. Lalu berikutnya ada App Store. Di sini tersedia berbagai aplikasi, bahkan beberapa ada yang bisa menambahkan fungsi dan fitur dari jam . Ini di sini ada aplikasi pengingat jadwal salat, petunjuk arah kiblat, game, dan lain-lain. Optinya memang belum sebanyak jam yang pakai Google Play Store atau Apple App Store, tapi menurut kami ini udah lumayan banget sih opsi-opsinya. Kemudian diab ini juga ada pengaturan untuk health monitor, notification, dan reminder serta pengaturan lain terkait jam yang satu ini. Nah, saat digunakan sehari-hari, smartphone ini terasa nyaman dan ringan sehingga tidak membuat tangan jadi kayak lelah gitu ya. Ini mungkin berkat ukuran yang tidak terlalu besar juga tapi bukan berarti penampilannya tidak menarik. Justru secara penampilan yang satu ini menarik karena bisa dibuat terlihat klasik dan elegan. Terutama kalau dipadukan dengan strap bawaannya yang pakai bahan kulit ya. Tapi kalau mau tampil sporty, kita bisa gunakan strap cadangannya yang warnanya orange. Jadi bisa dibilang yang satu ini fleksibel lah ya. Mau tampil formal dan klasik bisa, mau tampil sporty dan casual bisa juga tinggal disesuaikan dengan selera masing-masing aja. Tampilan layarnya juga udah asik tentunya karena ini layarnya udah AMOLED dan saat digunakan di luar ruangan pun tampilan layarnya masih bisa dilihat dengan jelas banget. Nah, untuk pengoperasiannya bagaimana? Aman, enggak ada masalah. Kalau lagi scrolling menu animasinya udah terasa mulus dan nyaman di mata. Oke, sekarang kita lihat fitur olahraganya. Untuk mulai memantau olahraga, kita bisa tekan tombol workout atau tombol bawah ini. Kemudian, kita bisa pilih jenis olahraga yang tersedia. Di sini opsinya ada banyak banget ya. Ada sekitar 160-an jenis olahraga yang bisa dipantau. Fitur workout detection juga ada. Catatannya ini hanya bisa untuk delan jenis olahraga saja. Ketika kami coba untuk olahraga jalan kaki, jam ini bisa menampilkan beberapa data seperti jarak, kecepatan, hard rate, dan lain-lain. Kalau mau lihat datanya lebih lengkap, kita bisa cek aplikasi Zap setelah selesai berolahraga. Nah, untuk GPS-nya gimana? Akurat enggak? Nah, ketika kami gunakan untuk tracking rute olahraga yang biasa dilalui dengan jarak sekitar 2 km, jam ini berhasil mencatat jarak 2 km lebih sedikit aja. Jadi, ini terbilang cukup akurat GPS-nya. Sementara untuk kecepatan lock GPSnya sendiri ini standar aja, bukan yang kencang-kencang banget, tapi juga bukan yang lambat sampai harus nunggu lama gitu ya. Enggak, enggak, enggak usah. Nah, kalau mau konect ke aplikasi pihak ketiga seperti Strava, nah penting ya. Bisa enggak nih? Bisa tinggal syink aja lewat aplikasi Zap. Oke, lanjut lagi. Kita juga cobain jam ini untuk tes renang tentunya bersama Coach Livia. Dalam pengujian kami tidak menemukan masalah sama sekali terhadap ketahanan airnya ya. Aman-aman aja. Ketahanan airnya di sini 5 ATM ya. Jadi teoritis untuk 50 m. Tapi ini tidak dirancang untuk diving. Kalau untuk renang di laut sih masih bisa. Apalagi kalau cuma mau berenang di kolam renang. Aman banget yang satu ini. Nah, untuk statistik renang bisa dilihat cukup detail ya di sini. Jumlah stroke, pace, detak jantung, dan statistik lainnya terekam dengan baik. Semua gaya pun bisa dibilang dapat dideteksi dengan baik. Sayangnya kalau kita melakukan lompatan untuk awalan dari gaya bebas ini sering terdeteksi di gaya pertamanya itu salah dikira gaya dada. Entah kenapa. Nah, selain itu kalau kita coba di empat gaya lainnya itu enggak ada masalah. Terutama kalau startnya dari bawah ya. Jadi kalau start dari bawah mau gaya bebas, mau gaya punggung, mau gaya kupu-kupu gitu, mau gaya dada, itu semua bisa terdeteksi dengan baik. Bahkan kalau kita bikin trainingnya itu model yang matle, yang ganti gaya itu bisa terdeteksi semuanya dengan baik dan benar. Nah, setelah selesai kita renang, jam ini akan berusaha mengeluarkan air yang mungkin terselip. Jadi, akan bunyi-bunyi gitu ya mengeluarkan airnya dan kita harus miringkan sesuai dengan permintaan jamnya. Fungsi mengeluarkan air ini juga sebenarnya bisa kita trigger manual via quick menunya. Jadi, overall untuk penggunaan olahraga berenang ini sudah lumayan oke sih sebenarnya ya. Oke, lanjut untuk fitur kesehatannya. Nah, di sini bisa dibilang fitur kesehatannya udah cukup banyak ya. Fitur monitoring di sini ada untuk hard rate, SPO2, stress level, dan masih banyak lagi. Slip tracking tentunya juga ada. Dan kalau kita buka lewat aplikasi Zap, kita bisa dapat informasi yang lebih detail seperti durasi deep sleep, light sleep, REM, sleep breeding quality dan sebagainya. Ada semua di sini. Oh ya, karena jam yang satu ini ringkas dan ringan, kalau mau dipakai tidur tuh masih cukup nyaman ya sebetulnya ya. Kemudian di sini juga ada fitur menstrual cycle tracking. Ini adalah fitur khusus untuk para wanita untuk memantau jadwal datang bulan. Jadi secara umum fitur kesehatan di jam ini sudah banyak ya dan lengkap. Nah, selain fitur untuk kesehatan dan olahraga, JAMS juga punya beberapa fitur lainnya. Salah satunya adalah untuk menggunakan map secara offline. Caranya kita harus download dulu petanya di aplikasi Zap. Tapi karena jam ini tidak mendukung Wii, peta akan dikirimkan dari smartphone ke jam ini lewat Bluetooth. Jadi sangat disarankan proses download peta ini dilakukan malam hari saja saat kita sedang tidur. Lalu berikutnya ada Zap Flow yang merupakan AI assistant dari jam ini. Kita bisa memberikan perintah suara untuk melakukan berbagai fungsi di jam ini. Seperti mengatur brightness, membuka menu workout, cek cuaca, dan sebagainya. Catatannya adalah untuk bahasa Indonesia sementar ini masih belum bisa. Nah, untuk contoh penggunaannya seperti ini. Change brightness to 100%. [Musik] Oke, lanjut lagi. Sama seperti smartwatch lainnya, jam yang satu ini juga bisa digunakan untuk menerima notifikasi dari smartphone. Kita bisa pilih mau menerima notifikasi apa saja yang ingin ditampilkan di jam ini. Semuanya bisa dilakukan lewat halaman notification setting di aplikasi Zap. Lalu untuk notifikasi dari aplikasi Messenger seperti WhatsApp, kita bisa membalas pesannya secara langsung dari jam ya. Ini kita bisa pakai fitur quick response atau kita bisa ketik sendiri dengan keyboard. Kalau mau voice typing juga bisa. Dan di sini dia bisa pakai bahasa Indonesia juga tapi catatannya kita perlu mengubah pengaturan bahasa di jam jadi pakai bahasa Indonesia dulu. Jadi, voice tapping ini bergantung dengan bahasa yang digunakan oleh jamnya. Untuk teleponan bagaimana? Bisa juga mau telepon selular maupun WhatsApp call, kita bisa angkat secara langsung di jam ini tanpa masalah. Jadi ngobrolnya langsung dengan jamnya nanti. Oke, untuk daya tahan baterai kalau dengan always on display dan kegiatan kesarian biasa, baterai akan berkurang sekitar 25% per hari. Teoritis dia akan jadi tahan sekitar 4 harian, ya. Lalu kalau untuk skenario yang sama tapi tanpa always on display, baterai berkurang sekitar 10% per hari. Teoritis ini akan bisa mencapai 10 hari untuk pemakaian normal. Sementara untuk charging itu butuh waktu kurang lebih 1 jam. Ini hasil yang standar dan cukup wajar untuk sebuah smartwatch. Nah, untuk harganya Amasfit Active 2 Square Premium Version dijual dengan harga Rp2.499.000. Untuk info lebih lengkap, langsung aja cek di kolom deskripsi. Kita langsung masuk ke dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, smartwatch ini bukan pakai OS terbuka seperti Ware OS. Jadi memang opsi aplikasi dan penambahan fiturnya belum banyak-banyak amat. Nah, untuk daya tahan baterainya memang belum seawet smartwatch sama fit yang seperti T-Rex 3 misalnya ya. Belum ya. Tapi memang kalau dibandingkan dengan smartwatch dari brand lain ini hitungannya udah awet banget. Kemudian speech to tex itu akan sangat bergantung pada setting bahasa pada jam. Jadi kalau mau pakai speed bahasa Indonesia, kita perlu set bahasa di jam ini ke bahasa Indonesia dalam pengaturan menu. Lalu ukurannya ini bisa terasa agak kecil kalau tangan kalian memang besar. Nah, kalau pakai tangan saya jadi ketan agak kecil jamnya memang ya. Kemudian belum terlihat ada opsi untuk menampilkan dual time di watchway faceway secara langsung. Nah, dari segi menariknya desainnya ini klasik dan elegan. Ringkas ya, nyaman digunakan. Lalu dia dapat langsung dua strap dari paket penjualannya. Daya tahan baterainya juga tergolong baik, apalagi kalau kita melihat ukuran baterainya. Kemudian layarnya AMOLED, brightness-nya juga tinggi banget bisa sampai 2000 nits ya. Lalu dia pakai Saf Fire Glass. Jadi ini anti gores banget nih sebetulnya ya. Opsi watch face itu juga cukup banyak dan beragam. Fitur pemantauan olahraganya juga banyak sampai lebih dari 160 jenis. Fitur autodetch workout juga ada. Lalu dia bisa balas pesan secara langsung bahkan bisa pakai keyboard dan voice typing. Lalu buat angkat telepon secara langsung juga bisa. Bahkan bisa untuk WhatsApp call juga bisa connect ke aplikasi pihak ketiga seperti Strava. Fitur penunjang kesehatan juga ada banyak di sini. Ada fitur AI seperti Zap Coach dan Zap Flow di sini. Lalu kita bisa nambah fitur lewat App Store yang tersedia di aplikasi Zap. Lalu ada 5 ATM water resistance untuk daya tahan terhadap airnya dan bisa dipanding ke smartphone Android maupun iPhone. Oke, pertanyaannya jam ini cocoknya untuk siapa? Menurut kami ini akan cocok untuk siapa saja yang sedang mencari smartwatch dengan bentuk kotak tapi ringkas dan ringan dan fiturnya harus berlimpah serta baterainya harus awet. Kemudian dia akan juga cocok untuk yang mau beralih dari smartband ke smartwatch. Ini cocok banget nih ya karena ukurannya sebetulnya enggak jauh banget bedanya tapi fiturnya jadi jauh lebih lengkap. Lalu dia juga cocok untuk yang cari smartwatch dengan penampilan fleksibel gitu ya. Ini cocok nih kalau mau elegan dan mewah pakai stripe kulitnya. Sementara kalau mau kelihatan sporty dan casual pakai strap silikonnya. Pada akhirnya kalau yang kalian cari adalah smartwatch berbentuk kotak dengan harga R jutaan yang penampilannya menarik, fiturnya melimpah, serta baterainya awet, kami rasa Amasfed Active 2 Square Premium Edition ini sangat layak untuk dilirik. Saya Irfan Jaga TV.
