SOLUSI SCOOPY dan FAZZIO KEMAHALAN..!!! ADA YANG MURAH NIH WMOTO LETBE NEON | Otomotif TV (YouTube Video)
[Musik] Selamat siang teman-teman Automotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman, siang hari ini saya sedang bersama sebuah skutik yang tampilannya lucu ya, imut, retro modern gitu, agak klasik-klasik gitu. Jadi ini adalah W Moto brand dari Malaysia. Tipenya adalah Led B Neon dan ini mesinnya 125 cc. Tampilannya asik ya. Dan ini di kelasnya ketemu dengan Honda Scoopy dan Yamaha Vasio. Harganya tapi L beon ini jauh lebih murah, hanya 19,8 juta on road Jakarta atau setara dengan harganya Honda Genio. Nah, sementara kalau Scoopy danio itu kan harganya udah R22 sampai Rp23 jutaan untuk Jakarta. Jadi, ini jauh lebih murah. Nah, selain harga lebih murah, apa lagi sih keunggulan dari LED B Neon ini? Nah, saya akan menjelaskannya di video kali ini. Saya sudah ngetes, jadi sudah ada data-datanya. Nah, apa aja? Tonton terus sampai akhir akhir. Jangan ke mana-mana. Oke, yang pertama saya mau membahas tentang desainnya. Jadi, sebelum desain sih saya mau ngomong tentang platform dulu ya. Ini kalau diperhatikan, diamati, terus diresapi, ini platformnya kayaknya ngopi dari Honda Scoopy, Teman-teman. Karena ada beberapa bagian yang mirip banget dengan Scoopy. Lihat aja pelegnya. Ini mirip banget Scoopy Gen 5 ya, gen Scoopy Genio. Mirip kan? Lalu gaya stangnya yang mana modelnya telanjang di kanan kirinya baru ada batok, lampu dan speedo di tengahnya. Tapi bedanya ini tidak chrome. Lalu kalau buka jok bentuk e bagasi, lalu posisi duduknya itu mirip banget Scoopy. Jadi saya curiga sih emang ini motor platformnya ngambil dari basic yang sama dengan Scoopy. Tapi Scoopy-nya sebelum Scoopy Genio ya, karena ini masih pakai mesin yang e engine mounting-nya di bagian bawah, Teman-teman. Jadi belum yang di atas gitu. Nah, kalau desainnya oke ini desainnya menurut saya sih cukup menarik ya. Lucu gitu ya karena desainnya agak-agak retro gitu tapi juga stylish. Jadi dari depan kita lihat adalah bagian dadanya yang mana bagian lampu sein dan DRL di sini yang bentuknya cakep. Ada kayak anak panah gitu kalau dinyalain. Ini mengingatkan kita kayak miliknya Yamaha Mio Mio Sport itu juga mirip kayak gini. Terus kalau lihat bagian belakang ini lucu banget karena di bagian ujung ini nih yang bodinya besar itu kayak ada ducttail di sini nih. Jadi kesannya tuh kayak motor-motor era 80-an gitu ya. Lucu. Cuma kalau kita detailin lagi, lihat-lihat detail-detail banget itu cakep loh. Kayak dari depan ya, lampunya yang sudah full LED. Ini desainnya bagus. Terus tadi yang bagian se depan ADR-nya juga bagus. Apalagi kalau sein belakang teman-teman yang ada di samping ini. Ini enggak hanya se tapi juga ada DRL-nya. Dan juga lampu belakang itu juga cakep banget. Terus kalau kita lihat detail-detailnya kayak cakramnya model bergelombang itu juga bagus sih. Cuma yang harus jadi catatan adalah unit yang dites ini ternyata malah bukan versi yang Maro ya. Jadi kalau yang Maas Pro malah warna yang hitam doof ini itu malah enggak ada. Yang Messi Mas justru warnanya lebih cakep sih. Kalau saya paling suka yang warna putih itu asli menarik banget. Asik banget dan saya juga heran sebenarnya kenapa PT Enforos Indonesia memberikan unit tes justru bukan yang warna dijual. Ini kayaknya unit yang buat e tes ya, buat uji tipe sehingga beda warnanya gitu. Oke, berikutnya saya mau ngomongin tentang fitur-fitur andalannya. Lebih menarik enggak sih dari Scoopy maupun Vasio? Ada beberapa yang menurut saya emang lebih cakep. Oke, pertama pastinya lampu-lampu sudah LED dan lampu depannya terbagi dalam dua kluster atas bawah dan lampu dekatnya ternyata yang bawah. Lampu jauhnya yang atas. Sorot lampunya sih lumayan terang ya, cuma ya standar motor LED putih itu enggak terlalu tebal. di tengah-tengahnya ada pemisah gitu dan ada tulisannya LEDbe. Kemudian lampu sein-nya sudah LED juga tuh saja dan ada DRL-nya seperti saya tadi bilang. Lalu kalau turun ke bawah kita bisa lihat adalah roda depan yang mana pelegnya mirip banget. Punya Scoopy generasi Gen 5 dan dibalut oleh ban yang gendut banget teman-teman. Ini ukurannya 110/90 ring 12. Mirip banget Scoopy ya kan. Dan yang mereka adalah cakramnya. Tadi sudah saya singgung model bergelombang. Jadi kesannya sporty. Apalagi kalibernya dong di cat warna merah benar-benar kontras banget ya kan menyala gitu kan. Lalu kalau kita naik ke atas area stang. Nah, ini ada beberapa bagian yang di Scoopy enggak ada maupun di Vasio. Jadi, di setang kanan kita temukan adalah ada saklar engine cutof, Teman-teman. Jadi, jarang-jarang ya skutik pakai engine cut off, apalagi skutik kecil. Di LED B ini ada. Dan ini kalau di Scoopy sebenarnya buat saklar ini ya, eding stop system. Karena LED B ini enggak ada fitur ending stop system, makanya digantikan menjadi saklar engine cutof. Lalu di bawahnya ada hazard. Ini Scoopy enggak ada ya kan? Lalu tombol starter dan starternya itu starter halus teman-teman. ala ACG starternya Honda atau SMG-nya Yamaha. Lalu kalau pindah ke stang kiri ini juga ada fitur yang enggak ada di Scoopy yaitu nih ada tombol pes beam teman-teman Scoopy enggak ada. Lalu ada sakar jauh dekat, klakson di tengah dan se bentuk-bentuknya sebenarnya secara sekilas ini Honda banget teman-teman. Makanya tadi saya bilang platformnya kayaknya dari Scoopy. Apalagi kalau kita lihat handle rem-nya ini mirip banget, persis banget. Bahkan termasuk konstruksi ini, parking brake lock-nya ini juga persis banget. Yang mana kalau tangan satu tuh susah enggak bisa harus dua tangan. Nah, ini juga mirip banget miliknya Scoopy. Spionnya bulat, lucu, dan di ujungnya ada bandul stang yang kecil-kecil tipis. Dan kalau kita lihat speedometernya ini cukup simpel ya, kombinasi antara analog dan digital. Analognya untuk speedometernya angkanya sampai 140 km/h. Dan di bawahnya ada layar digital yang infonya hanya fuel meter dan odometer. Udah itu aja. Lalu ada eh indikator lampu sein, lalu lampu jauh, indikator aki kalau low bed gitu ya. Dan ada satu lagi cek engine gitu. Lalu kalau turun ke bawahnya ini ada fitur yang berhubungan dengan akomodasi yaitu ada laci sebelah kiri yang manda. Modelnya unik ya. Jadi kalau kebuka lacinya itu ikut kebuka gitu. Jadi bagian buat nampung barangnya juga ikut di lacinya. Ini di matic lain enggak pernah kita temukan yang model begini ya. Ini sih memudahkannya adalah ketika kita ada barang mau ngambil itu lebih gampang teman-teman. Nah gini ambilnya ya kan. Lalu di sebelah kanan ada konsol yang bisa buat naruh botol minum. Ini botol minum 600 mili contohnya dimasukin akan masuk secara maksimal. Kemudian di tengahnya ada gantungan barang bisa buat bawa belanjaan dan ada tombol keylessnya. Jadi kilesnya sih unik teman-teman. Remote-nya keren, kelihatan solid berkelas gitu dan masih ada anak kunci mekanisnya buat kalau buka lagi drop akinya, ya kan. Dan ini uniknya adalah dicolokinya itu bukan ke lubang khusus ya, tapi tetap di bagian kontaknya. Jadi di bagian tombol killersnya itu di tengah-tengahnya bisa kita buka buat nyolokin anak kuncinya buat buka jok ketika baterainya drop gitu. Dan ini kerennya adalah ada ring lampu bulatnya warna biru. Jadi kalau malam-malam akan kelihatan. Oh ya tadi ada satu kend. Jadi remote-nya ini bukan sembarang remote. Jadi ini juga ada fitur alarm dan answer system teman-teman nih. Nah kita bisa tahu kan motornya pasirnya di mana dan alarmnya kalau hidup kalau kita pindahin itu dia akan kedip-kedip dan akan bunyi teman-teman bibip bip bip gitu. Nah tuh. Jadi lumayan safety ya enggak kalah ya gitu. Di vasio ini enggak ada loh. Di sini ada. Kemudian fitur andalan berikutnya pastinya di bawah jok ada bagasi yang sayangnya tidak ada datanya berapa liter. Tapi kalau lihat dari bentuknya ini memang mirip banget milik Scoopy. Jadi sekitar 18,5 literan gitulah. Ini bisa buat naruh barang-barang bahan ya. Ya, jas hujan ee sarung tangan dan sebagainya bisa masuk ke sini. Cuma kalau helm ini enggak semua helm bisa masuk ya. Helm Noline N33 Evo yang saya biasa pakai ini enggak bisa masuk. Masuk sih cuma enggak bisa ditutup karena nongol atasnya. Jadi kalau mungkin helm kayak bawaan Vasio atau Scoopy yang ceper-ceeper itu bisa masuk ke sini gitu. Dan di belakangnya ada fituran dalam berikutnya adalah tangki bensin yang kapasitasnya gede loh. Ini 5,3 L, Teman-teman. Ini lebih besar dari miliknya Scoopy ya kan, maupun Vasio. Jadi sekali isi bisa buat jalan jauh. Dan yang unik adalah tutup tangkinya itu ada tali karetnya gitu ya. Jadi enggak mungkin tercecer gitu ya. Nyangkut aja di sini enggak mungkin hilang. Oke, lanjut fitur yang dalam berikutnya belakangnya ada behel bisa buat pegangan. Lalu lampu belang juga semua LED. Dan tadi seperti saya sudah singgung ada kayak derilnya. Cakep banget. Waktu nyala tuh keren asli. Lalu suspensi belakang e tunggal pastinya. Dan yang uniknya adalah di cat merah sewarna dengan kaliper rem depannya gitu. Untuk rem belakang tromol, lalu bannya ukurannya belakang ini sama dengan depan. Jadi depan belakang sama-sama gendut. Dan ini gendutnya buset benar-benar bikin padat banget. Bagian belakang teman-teman. Tuh area spatbard tuh kayak rapet pet kayak enggak ada ruang gitu ya. Terus eh di area CVT enggak ada Kickstarter, Teman-teman. Motor modern banget, ya kan? Jadi kalau aki sudah drop, ada indikatornya langsung ganti aki. Enggak perlu ngengkol-ngengkol. Kemudian udah ada setar sampingnya ternyata unik e aluminium gitu, enggak kayak matic-matic lain yang biasanya besi. Oke, sekarang lanjut ngomongin tentang posisi bernara dan handlingnya. Jadi ini motor benar-benar emang ee platformnya saya yakin Scoopy banget karena tinggi joknya pun hanya 742 mili. Mirip banget Scoopy. Dan ketika didudukin tuh ini juga mirip banget. Bahkan sampai bentuk joknya yang tirus depannya nih didudukin rasanya mirip. Joknya ini kalau didudukin tuh kerasanya empuk. Enak banget. Buat perjalanan juga empuk banget. Dan kalau kedua kali lagi turun ini sih ramah ya buat postur-postur orang Indonesia ya. Cewek-cewek 165 cm ya pasti akan tetap bisa menampakkan kedua kakinya. Dan kalau kita lagi naik, ini juga mirip banget dengan Scoopy. Khasnya adalah decknya yang tebal sehingga jarak deck dengan jok itu dekat. Jadi kalau buat yang tingginya lebih dari 170 cm tuh kelihatan ya nangkring lh lurus banget. Ini efeknya adalah buat perjalanan lama tuh cepat pegal teman sininya. Tapi kalau buat yang orangnya enggak terlalu jangkung pasti akan nyaman. Lalu mereka stangnya juga ini ngingetin banget ke Scoopy dekat agak rendah gitu ya buat harian posisi perkendala yang nyaman-nyaman aja lah gitu. Lalu kalau ngomongin handling ini walaupun bobot motornya 109 kg ya, jauh lebih berat dari Scoopy maupun Vasio, tapi impresinya tetap kerasa ringan, lincah, nurut. Bisa dibilang ini motor tuh effortless banget lah bawa motornya enak banget, nurut banget, ngikut banget. Kayaknya salah satu penyebabnya juga ban ya. Banyakan gendut banget, lebar. Jadi buat miring kayak giman pun tetap napak, tetap kokoh gitu. Dan enggak ada rasa goyang-goyang sama sekali. Meski secara redaman suspensi sebenarnya empuk ya. Tuh, biasanya kan kalau suspensi terlalu empuk, kita goyang-goyang gak ya. Kalau di LED B ini enggak tuh. Enakan aja, Teman-teman. Demikian juga suspensi belakang ya. Meski yang belakang kalau dipakai sendirian enggak seempuk depan ya. Kalau buat berdua baru pas empuknya. Tapi tetap memberikan rasa yang nyaman dan apalagi tadi ditunjang dengan jok yang empuk banget. Ini busanya saya senang banget ya dudukinnya enak banget gitu. Lalu berikutnya saya mauembahas tentang mesin. Oke, mesinnya ini dilihat-lihat ini jadi beda dengan Honda Scoopy ya. Karena ini 125 cc meski secara dasar dan kalau kita amati dari bentuk crank-nya sampai ke bagian CVT ini memang ngingetin ke batopy sebelum Genio ya. Cuma ini 125 cc bedanya. Tapi tenaga dan torsinya itu enggak gede-gede amat, Teman-teman. hanya 8,9 horsepow sama dengan Scoopy terbaru tapi torsinya 10 Nm ya lumayan ya hitungannya ya jadi buat menopang bobot yang 109 kg jadi lumayan cukupan lah buat harian dan kalau ngomongin performa yang dipakai harian ini saya suka nih saya langsung jempol teman-teman karena karakternya itu bukan yang lemot bukan yang ada ngeden ini enggak langsung enteng gitu digas tuh benar-benar langsung grungong gitu jadi impresinya itu motor kayak respon Responsif terus gitu. Enak gitu buat nyalip-nyalip juga gampang. Cuma kalau kita rasakan lebih mendalam ini responsifnya memang dari bawah sampai tengah ya sekitar 40 km/h. Berikutnya sampai 60 km/h agak lambat dikit. Tapi bukan yang lambat ngeden kayak Scoopy ya. Tapi kalau ini tetap enak, enteng dan enggak ada getaran. Lalu 60 km/h ke atas itu kerasa enteng lagi. Apalagi di 80 km/h motor tuh kayak rarinya tuh enteng, ngacir. Walaupun kalau kita keber terus top speed-nya tuh hanya sekitar 94 km/h lah ya. Jadi di 90 lebih dikit enggak nyampai 100 gitu. Jadi kalau ngomongin top speed emang enggak tinggi 3 amat tapi kalau buat harian saya rasa ya masih cukupan ya lari 90 di dalam kotak kan emang sudah kencang gitu ya kan. Terus eh tadi salah satu keunggulannya lagi adalah benar-benar minim getaran teman-teman. Mesinnya benar-benar enggak ada geredek, enggak ada getaran di stang, enggak ada rasa getaran di deck maupun jok. Ini halus banget gitu. Lalu masih berubah mesin pastinya kons bahan bakarnya gimana? Nah, ini satu sisi yang kalah kalau dibandingio atau Scoopy. Karena dengan karakter mesin yang responsif digas benar-benar RPM langsung tinggi responsif gitu ya kan berhubungan dengan ksi bahan bakar yang jadi lebih rakus. Jadi setelah saya tes ternyata rata-ratanya hanya dapat 41 km/l. Konsumsi bahan bakar yang mirip dengan Yamaha Mio Series ya, Mio M3 dan kawan-kawan itu yang 112 cc tapi yang masih responsif ya itu juga dapatnya segitu. Dengan kapasitas tangki 5,3 L berarti sekali isi bisa sekitar 217 kman gitulah sekali isi. Jadi bisa dibilang cukup lama ya, enggak perlu sering-sering mampir ke SPBU. [Tepuk tangan] Oke, itu dia teman-teman video kali ini membahas tentang Woto Ledby Neon. Jadi bisa dibilang ini jadi salah satu alternatif menarik di kelas matic gaya retro modern kelas Scoopy maupun Fazio. Jadi ini tadi kelebihannya cukup banyak ya ee mesinnya responsif, fiturnya cukup banyak, tampilannya beda. Benar-benar kalau naik ini dijamin akan jarang banget ketemu kembarannya ya. Enggak kayak Scoopy atau Fasiu kan yang udah banyak ya kan. Kalau ini wis motor apa tuh? Jadi karena saya selama pun banyak banget yang nanyain ya motor apa tuh Mas? Motor apa tuh Mas? Merek mana tuh Mas? Gitu kan ya. karena emang masih jarang banget ada di jalan. Terus kelebihan lainnya ya sisi safety ada alarm. Kemudian kalau kekurangannya pastinya ee jaringan bengkelnya masih sedikit. Terus kalau ngomong produknya kons bahan bakarnya sedengan aja. Bukan yang boros-boros banget tapi bukan yang irit banget karena tadi responsif gitu. Okelah, itu aja teman-teman video kali ini. Terima kasih buat yang sudah menonton dari awal sampai akhir. Jangan lupa like, subscribe, comment, share, nyalakan juga tombol loncengnya dan jangan lupa follow juga IG kami otomotif_tv kalau IG saya_omotif. Oke, terima kasih. Sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai helm kalau naik motor.
