Jungkat

Sound horeg berwujud tablet, suaranya tembus rumah tetangga 📣😃 (YouTube Video)

  • 02/10/2026

Mayoritas tablet zaman now punya quad speaker tapi tetap enggak ada yang bisa ngalahin speaker dari tablet ini. Segede ini nempel di back door cuy. [musik] Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Di dalam paket penjualannya kita bakal dapetin casing hybrid, ada hard case tapi samping-sampingnya ini soft ya. Terus ada batok charger 45 watt dan juga kabel USB C to C. Nah, untuk tabletnya dia gede size layarnya 12 inci, dimensinya juga gede. tombolnya kalau digabung sama speakernya 2,27 cm dengan bobotnya 760 gram. Yes, kalian pasti notice ya kalau di bagian back door-nya ini ada speaker yang gede banget. Speaker ini nempel langsung ke tablet alias enggak bisa dilepas. Kalau gua hitung manual diameternya ada di 13 cm dan tebalnya sekitar 1 cm dan mantapnya ini besutan JBL. Material body-nya enggak dijelasin apa tapi gua yakin sih ini metal. Selain speaker yang gede, uniknya di sini juga ada tombol power dan tombol volume biasanya kan ada di frame ya. Terus juga ada satu kamera di sisi sebelah kiri. Frame-nya punya desain flat yang jadi satu sama back door-nya. Kalau kita lihat di sebelah kanan ini ada tray untuk SD card dan dua mikrofon. Di kiri ini polos saja ada dua pad kecil untuk menyangga gitu ya. Di bagian atas ada dua grill speaker dan tulisan Dolby Vision Atmos dan di bawah ada port charger USB C 2.0 sama dua grill speaker. Untuk layarnya IPS 12,1 inci, resolusinya tinggi 2 1/2 K 2560 * 1600 pixel, aspek rasionya 16 banding 10 jadi lega. Kontras rasionya 1300 banding 1. Dia punya 98% DCI-P3, sudah 10 bit color depth, peak brightness-nya di 800 nit dan juga support playback Dolby Vision. Nah, gua harus akuin ya kalau layar Lenovo Tab Plus 2 ini adalah salah satu layar tablet dengan panel LCD yang paling tajam ya. Detailnya itu dapat banget. Bukan cuma soal tajam, akurasi warnanya ini juga cakep. Dia cenderung punya karakter yang natural, warna hijaunya itu wah benar-benar pas banget di mata. Dynamic range-nya juga terasa luas, dia sudah support HDR di YouTube dan di Netflix juga sudah Widevine L1, walaupun sayangnya enggak support HDR kalau Netflix ya. Tapi, buat nonton tetap kontrasnya ini dapat banget, skin tone-nya juga akurat dan yang bikin enggak ada lawan itu kan, balik lagi, speaker-nya. Dia pakai JBL Nine Pro 48 watt yang konfigurasinya ada empat tweeter, tiga woofer dengan dua pasif radiator ya yang hasilnya suara luar biasa. Juga support Dolby Audio, di menu setting-annya ada tiga profile, ada dynamic alias auto, movie untuk nonton film dan musik yang terdiri dari tiga profile dan bisa atur manual equalizer-nya. Gila ya, speaker-nya ini enggak ada lawan. Suaranya sudah pasti lantang banget. Buat dengerin lagu, dia punya suara yang kontras, separasi antar layarnya dapat banget, bass-nya powerful, treble-nya baik dan detail dengan vokal yang clear. Ini dahsyat banget. Lebih dahsyatnya lagi itu buat nonton movie, gua coba nonton Reacher dan suara surround-nya kayak lagi di bioskop. Dia juga ada fitur dialog enhance yang bikin dialognya lebih detail, jadi jauh lebih kedengaran. Ini beneran kayak portable theater ya, theater yang bisa dibawa ke mana-mana. Yang gua enggak sangka bakal jadi game changer adalah kickstand yang ada di speaker-nya, karena kita bisa dengan gampang dan sempurna posisi tablet ini dalam posisi landscape ataupun potret dan juga bisa diputar-putar dan kokoh banget ya. Dia juga bisa jadi gantungan gitu. Versatile banget lah buat kickstand-nya ini. Dan FYI juga bisa dijadiin speaker eksternal via Bluetooth. Jadi misal kayak lagi ngumpul bareng teman atau bareng keluarga pengen dengerin musik, nyetel musik dari handphone atau dari music player, jadi enggak perlu ribet lagi bawa speaker portable. Nah, untuk jeroannya pakai MediaTek Dimensity 7400 4 nanometer ditandem GPU Mali G615 MC2. RAM-nya 8 GB LPDDR5 dengan dua pilihan storage ada 128 GB dan 256 GB. Sudah UFS 3.1. Untuk Wi-Fi-nya versi 6, Bluetooth-nya versi 5.4. Di AnTuTu Benchmark versi 1115 overall skor yang didapatin 1.017.000-an, CPU skornya 361.000-an, GPU skornya 121.000-an. Di 3DMark Wild Life Stress Test stability-nya gede ya, tinggi 99,4%. Best loop skornya 3.920 poin, worst nya 3.895. Dan selama pengetesan baterainya cuma kurang 4% dengan suhu yang cuma naik 1° Celcius saja. Kemudian di Geekbench 7 single core-nya dapatin skor 941 poin dan multi core-nya 3.396. GPU-nya dapatin skor 2.763 untuk API OpenCL dan 3.045 untuk API Vulkan. Dua game lawas yang masih gua mainin Clash of Clans dan Clash Royale, keduanya smooth dan lancar. Selain layarnya yang gede, kickstand-nya ini juga ngasih experience yang benar-benar outstanding buat main kedua ini karena yang satu game-nya berjalan secara landscape, yang satu lagi orientasinya potret. Nah, gua juga sering bilang kalau layar gede kayak gini enak buat main game dengan joystick. Game yang gua coba Genshin Impact ini gua set di settingan highest, visual effect high, dan 60 FPS ya. Experience-nya ini masih termasuk smooth. Ya, sesekali ada lag sedikit tapi ini cuma sebentar saja. Buat main game lagi-lagi speaker dan kickstand-nya bisa ngasih experience yang outstanding ya. Untuk speaker-nya jelas dia lantang, detail, surround-nya juga mantap. Terus untuk kickstand-nya bisa di-adjust di banyak angle semau kita, bebas. Satu hal yang butuh adaptasi yaitu tombol power dan volumenya yang ada di back door, awalnya tuh kayak aneh ya biasanya kan ada di frame. Tapi kalau udah pakai beberapa hari ya bakal terbiasa dan jujur ternyata gua suka juga ya sama posisi tombol power dan volume yang kayak gini ya. Jadi cukup gampang dijangkau. OS-nya dia pakai Android 16 dengan Lenovo ZUI 18 waktu video ini dibuat security patch-nya Juni 2026. Yang gua sayangkan ya Lenovo cuma ngasih dua kali major Android update sampai Android 18 aja dengan security patch-nya sampai 4 tahun. Walaupun begitu gua suka sih sama ZUI ini dia clean, smooth, animasinya fluid, experience-nya selalu lancar aja ya. Bloatware-nya juga lumayan banyak tapi bisa langsung di-uninstall dan enggak gitu makan storage ya total untuk OS-nya sendiri ini enggak sampai 20 GB. Untuk multitasking dia bisa langsung tampilin dua aplikasi di layarnya dibagi dua setengah-setengah ke bagian kiri kanan atau jadi mode picture in picture gitu. Tablet ini juga udah dilengkapi Gemini assistant AI dari Google yang siap bantu bikin ide-ide kita makin maksimal. Gemini bisa ngambil informasi dan bantu kita beraksi di berbagai aplikasi dan layanan sekaligus ya. Kita juga bisa ngobrol langsung lewat live bareng Gemini buat brainstorming ide, memahami topik yang ribet sampai latihan buat momen-momen penting secara real time. Bahkan kita juga bisa generate image dan video kan ya di Gemini ini. Untuk kebutuhan produktivitas yang lebih maksimal Lenovo juga ngasih fitur AI bawaan yang lumayan banyak ya kalau kita nulis di aplikasi notepad-nya itu ada AI continue writing, dia bakal bikin paragraf untuk ngelanjutin teks yang kita pilih. Terus ada AI rewrite, dia bakal nulis ulang tulisan kita dan AI summary untuk bikin rangkuman dari teks yang kita pilih. Kalau kita pakai gambar di aplikasi ini ada beberapa fitur kayak sketch to image, ada smart erase dan AI super res. Untuk generate gambarnya ini cukup cepat prosesnya. Ada juga AI Transcribe, fitur ini bakal generate real time speech to text. Source-nya bisa dari speaker dan mikrofon. Fitur live transcribe ini free ya, eh tapi ada batasannya 2 jam aja per hari. Kickstand-nya ini juga enak banget ya buat dipakai meeting online dan karena speaker-nya ini lantang, detail, ini enak banget suara lawan bicara kita bisa kedengaran dengan jelas banget. Nah, untuk kamera depannya juga ngasih kualitas gambar yang oke. Di atasnya ada dua mikrofon yang kualitasnya juga sangat baik buat dipakai meeting online. Nantinya juga bakal ada pen dan Bluetooth keyboard-nya juga, cuma ya untuk saat ini gua belum sempat cobain. Baterainya sendiri dia ada di 10.200 mAh ya. Selama gua pakai bisa dapatin SOT 9 jam dengan sisa baterai masih 24%. Ngisi dayanya support fast charging 45 watt dan batok charger-annya dia udah include di eh dalam box. Nah, untuk kamera belakang udah disediain lensa 13 megapixel. Udah lumayan banget ya buat dipakai meeting online atau kalau seandainya perlu motret-motret dadakan. Nah, untuk harganya 7,299 juta untuk varian storage 128 giga dan 8,599 juta untuk varian storage 256 giga. Gua pribadi enjoy banget sama konsep dari tablet ini dan gua jamin bisa ngasih experience yang outstanding buat teman-teman yang suka dengerin musik ataupun nonton film di tablet. Overall speaker Lenovo Tab Plus 2 ini outstanding banget. Sampai sekarang gua belum nemu ada tablet lain yang punya speaker sebagus ini, apalagi kalau kita pakai buat nonton bisa ngasih experience yang ala-ala nonton di bioskop. Trade-off-nya paling di dimensi- nya ya. Eh tebalnya dan juga bobotnya ini lumayan. Terus chipset-nya Dimensity 7400 ini sebenarnya decent banget, tapi ya tetap ini adalah chipset eh mid-range. Sementara tablet lain di harganya yang sama itu biasanya udah pakai chipset flagship. [musik]

Lihat di YouTube