Spontan Diserbu Pembeli, BYD Atto 1 Benar-Benar Bikin Rival Terguncang (YouTube Video)
Teman-teman selamat datang di channel Great Auto BYD Eto One. Jadi di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2025 teman-teman, ini adalah mobil yang menggemparkan. Pertama dia datang dengan harga yang sangat amat kompetitif. Start e bahkan kurang dari R00 juta. Kedua, dia datang dari brand yang secara eksistensi mungkin belum lama, tapi secara global itu udah bagus banget namanya BYD. Ketiga adalah ini mobil bisa beririsan dengan mobil-mobil yang sangat populer di Indonesia. Dia bisa beririsan dengan Honda Brio, dengan Toyota Agia yang mana itu mobil ice, sementara ini mobil listrik. Jadi tiga hal itu menjadi ee sumber rasa penasaran orang-orang terhadap BYD E1. Gak heran kalau bootnya BYD itu sangat amat ramai gara-gara ET One ini. Sekarang saya pengen ulas, kira-kira apaagi sih yang menarik dari E1 dan pantas enggak dia untuk mendapat perhatian sebegitu besarnya? Ini ulasannya. [Musik] Perlu saya infoin dulu teman-teman bahwa ET One itu hadir dalam dua varian dynamic dan premium. Ini premium sebagai flagship. Harganya dynamic itu Rp195 juta bahkan enggak nyampai R00 juta. Lalu yang premium itu R35 juta. Secara tampilan luar itu sama aja antara dynamic dan premium. Kelihatan termasuk veleg berwarna gelap. Lalu kemudian ee bentuk body yang lumayan ee catchy. Bagi saya memang impresinya adalah ini mobil seperti hatchback compact yang eh bisa beririsan banget dengan Honda Brio atau Toyota Agaria. Dimensinya panjangnya ini enggak sampai 4 m, 3,9 m. Sementara Brio pun juga mirip-mirip seperti itu ya. Brio Agia. Jadi kita bisa membayangkan bahwa e ini adalah mobil listrik yang benar-benar mirip ee secara perawakan, secara dimensi dengan Honda Brio atau Toyota Agia atau Dehatsu aa. Kenapa saya perlu menyebutkan beberapa mobil yang beririsan sama dia? Karena eh ya dengan jati dirinya E dia menawarkan sesuatu yang oke kalau mau nyari mobil hatchback yang juga asik buat perkotaan tapi dengan listrik ya ini salah satu pilihannya. Pilihan yang menarik. gitu, Teman-teman. Saya suka dengan bentuk e depannya, fasianya. E banyak yang bilang bahwa wah ini mirip lampu depannya Aventador. Dan menurut saya iya di satu sisi mungkin ee orang bisa ketawa. Tapi di sisi lain kalau bentuk lampu depan ini diikuti dengan bentuk bonet samping lalu kemudian bagian yang lain itu proporsional maka menurut saya ini oke sih. Ini enak dilihat dan ini bisa memberikan feel sporty buat yang suka sama hatchback compact. E dengan cita rasa yang sporty. Kalau menurut teman-teman gimana? Dengan bentuk seperti ini membuat etowan menarik apa enggak? Itu di depan. Lalu yang di belakang teman-teman saya tunjukin kalau di bagian belakangnya pun itu juga lumayan catch. Kayak misalnya lampu yang berundak dengan posisi yang agak tinggi. Lalu ada LED yang melintang dari kiri ke kanan. Ya, kalau soal ee LED yang melintang itu kayak resep yang banyak diterapkan ya di e banyak mobil zaman sekarang. Tapi secara keseluruhan sosoknya itu segar, Teman-teman. kelihatan kayak wah nih mobil enggak banyak yang mirip dan dia terlihat oke etowan gitu kelihatan di sini jati dirinya EV BYD brand yang besar di dunia mobil listrik secara global saat ini. Lalu Ewan gitu. Saya perlu tunjukin dulu bagian kapnya bukan kap mesin. Cup motor. Motor listriknya teman-teman dia tunggal. berpenggerak roda depan FWD. Tenaganya 55 kW atau sekitar 74 dk dengan torsi 135 Nm. Tenaganya 55 kW atau 74an DK gitu ya. Itu sebenarnya kecil aja kalau dibanding Agia, Aya Brio. Tapi torsinya teman-teman 135 Nm itu sangat amat enak. Nanti saya coba di jalan kayak gimana ya. Tapi yang pasti tenaga lebih kecil e cuma dengan torsi lebih besar mestinya pun juga fine. Karena dia habitatnya itu memang untuk perkotaan. Jadi ya lebih butuh kecepatan di low mid gitu misalnya e kayak di traffic yang lumayan padat atau kemudian di arteri yang e lumayan lancar gitu ya. Itu udah pas. Jadi ee spesifikasinya buat saya itu sesuai dengan peruntukannya. Ini dia dibekali dengan baterai 38,8 kWh yang diklaim oleh BYD bisa berjalan sekitar 380 km. Varian di bawahnya itu eh baterainya 30-an kWh dengan klaim range-nya di sekitar 300 km. Jadi bahkan di varian bawah yang dynamic itu dengan 300 km mestinya sih enggak terlalu range anxiety. Jadi yang enggak terlalu cemas untuk mesti buru-buru nyari SPKLU. Toh dengan habitatnya di perkotaan lebih banyak kan SPKLU dibanding kalau misalnya ee road trip. Cuma dengan 300-an km atau 380 km buat mobil seperti ini. Itu buat saya udah cukup jarak tempuhnya, Teman-teman. Saya juga perlu sampaikan bahwa ini saya suka dengan colokannya BYD one. Dia ada type 2 yang AC dan ada CCS 2 ya. E kenapa ini penting? Karena kenyataannya, Teman-teman, di Indonesia di SPKLU itu yang tersedia banyak ya ini sehingga pemilik BYD ETA nanti enggak susah untuk mencari ee charging dan dalamnya, Teman-teman, ini sekali lagi varian yang tertinggi Bedanya dibanding yang dynamic dia ada wires charging. Kemudian ini ada head adjust yang kemudian bertenaga elektris. Enak sekali. Lalu dia setirnya ini enggak hanya naik turun tapi juga maju mundur teleskopik. Lalu ini kacanya pun juga ada one touch. Kalau bayar parkir atau tap tol gitu enak banget. Selebihnya itu lebih ke teknis. Makanya tadi saya sudah sampaikan teman-teman, baterainya lebih besar sehingga secara jarak tempuh lebih jauh yang varian ini gitu. Cuma saya mesti menyampaikan ke teman-teman bahwa ini untuk build quality-nya bagus ya. BYD adalah salah satu brand yang secara konsisten bisa bikin mobil dengan materialnya bagus lalu kemudian konstruksinya presisi. Jadi ya ketika Etoan itu muncul dengan harga yang sebegitu bersahabatnya ya enggak heran kalau itu e membuat heboh. Ini posisi duduknya enak teman-teman. Lumayan tinggi. Meskipun ini bisa diatur ya naik turunnya tapi ini lumayan tinggi. Comending untuk ngelihat sekitar pun juga lebih mudah. E saya perlu tunjukin belakang seperti apa. Ini sekali lagi mobil e seukuran Brio Agia Aa enggak sampai 4 m. Kira-kira lek room di belakang itu seperti apa sih? Yuk, baris kedua teman-teman yang kita bisa notice pertama ini dapat headr 3-3-nya lalu kemudian seat belt 3.3-nya yang mana itu bagus. Cuma memang pelipatan sandarannya itu full, enggak 6040. Artinya kalau misalnya mau dilipat untuk mengakomodir barang yang lebih besar, ya udah harus enggak ada penumpang di belakang. Nah, ini teman-teman sudah diet untuk ketinggian saya 168 cm. Itu rata-rata saja buat orang Indonesia dan buat saya ini lumayan sih. Lebih dari 10 jari pun udah lumayan ya. Cuma memang kalau duduk di sini kelihatan proporsinya ya. Kalau duduk di sini nih yang di bagian tengah ya lebih sempit pasti akan begini terhimpit sama ee penumpang yang kanan kirinya dan asyiknya dia sudah ada isofix ya jadi e enak buat bawa eh child seat. Oh iya ini airbag teman-teman. Jadi yang varian tertinggi ini tadi saya ee belum sampaikan. Maaf, ini airbag-nya lebih banyak sehingga perlindungan untuk keselamatan lebih baik gitu. Dan kalau teman-teman ini selengkap apa sih mobilnya? Oke, fiturnya menurut saya untuk mobil ee Rp15 juta sampai R35 juta ya itu bagus teman-teman. Misalnya dia dimulai dari ada auto hold, lalu kemudian dia ada electric parking brake, terus ada cruise control, ada electric stability control, terus kemudian ada brake assist, ada traction control, terus kemudian ada vehicle dynamic control system, heal start assist, terus kemudian ada wiring khusus yang di varian ini. Joknya itu kulit tapi kulit sintetis gitu. Sehingga kalau soal fitur ya ini kebiasaannya BYD ya ngasih fitur yang banyak. Cuma memang teman-teman enggak semua orang itu butuh fitur yang terlalu banyak. Itu kenyataannya. Sehingga kalaupun enggak ngambil yang premium, yang dnamic pun juga udah oke. Karena harganya kan lumayan tuh bedanya puluhan juta ya. Tapi kalau teman-teman termasuk yang ee enggak butuh fitur sebanyak itu, tapi butuh range-nya ya mau enggak mau ya pilihan terbaiknya memang yang premium yang ini gitu, Teman-teman. Oke, untuk menjadi sebuah mobil kompact menjadi mobil kecil yang ee dipakai untuk komuter di perkotaan gitu, ini mobil yang sangat oke. Kepraktisan pun juga lumayan. Ini ada tempat penyimpanan dengan konsol yang floating ya. Di depan pun juga ada tempat penyimpanan. Jadi untuk e kebiasaan membawa barang-barang kecil sehari-hari apa misalnya ee HP mungkin dua gitu misalnya atau power bank misalnya lalu kemudian tablet gitu misalnya atau tas kecil ee beserta perintilan kacamata gitu ya. mobil ee seperti ini ETO ya. Mestinya ET1 sudah bisa memberikan e kepraktisan itu. Kalau teman-teman pengin tahu bagasinya seperti apa, seperti ini. Ini ada tasnya Mas Robi, videografer kami. Tapi ini ukurannya segini, Teman-teman. Dan ini bisa ya. Jadi untuk copper cabin size dia bisa dua lah, setidaknya. Jadi ya oke. Yes, teman-teman sekarang saya sudah berada di kabin etowan. Ini yang versi paling tinggi. Ya memang dia cuma dua ya. Eh, tapi ini adalah representasi terbaik dari Etowan. Yang paling menggugah dari Eowan secara spek teknis adalah soal torsinya, Teman-teman. Untuk mobil seukuran ini ya, ini torsinya gede dan itu ngebuat dia mudah untuk berakselerasi. Ini mobil habitatnya itu kan di perkotaan ya, jadi buat komputer, daily driving gitu ya. Dan dengan apa yang dia punya, puntiran sebesar ini itu ngebuat dia sangat ringan gitu, Teman-teman. Nih, ee kita coba cari lahan yang agak lowong coba keselerahan tadi. Ini kita coba, ya. Wah, kelihatan di situ. Oh, di sini ada ini, Teman-teman. Eh, indikator secara aktual tenaga yang keluar dalam kilowatt, ya. Oke, misalnya ini eh 1 kW yang kepakai. Oh, lagi gliding soalnya. Tapi dia picknya tuh di 55 kW dan itu cukup. Saya coba lagi, Teman-teman. Saya suka atau tepatnya saya ee antusias sama mobil listrik karena torsinya selain keheningan ya. Tapi memang beberapa orang kan suka sama suara mesin, artinya enggak begitu suka sama keheningan. Tapi saya kalau udah naik mobil listrik termasuk Eowan itu selalu suka dengan keheningannya kayak jalan tuh santai. Apalagi kalau motor listriknya itu powerful dan torque jadi kayak ringan aja gitu ke mana-mana tinggal gas. Lalu kemudian enggak enggak diribetin sama suara-suara yang bising Iya. Ini enak sih. Ini enak sih untuk mobil seukuran ini entry levelnya BYD model gitu ya. Ini mestinya bisa memuaskan. Eh, by the way, Teman-teman, tadi saya ngerasain kayak handicap gitu ya, obstacle ee seperti polisi tidur dan saya aman ya untuk mengatakan bahwa ini mobil set suspensinya lumayan kaku sebenarnya. Dan itu berdampak sama dua hal. Pertama, bagi teman-teman yang suka dengan kenyamanan, kelembutan, mungkin dia enggak selembut itu. Tapi buat teman-teman yang suka dengan ee kemampuan bermanuver, enak buat zigzag gitu misalnya atau nikung kencang, ini bisa memberikan stabilitas. Itu mestinya kayaknya nanti kita perlu tes lengkap lalu kemudian kita coba nikung kencang seasyik apa gitu ya. Nah, nih. Ini pas ngelewatin handicap yang tersedia di arena test drive-nya GIAS, Teman-teman. Artinya, ya wajar aja, tapi ee kelihatan gerak badan saya ketika ngelewatin. Coba lagi handicap-nya. Lumayan ya. Artinya juga, Teman-teman, kalau dia dibikin stiff berarti dia akan sangat proper, akan lebih aman, bagus buat keselamatan di kecepatan tinggi. Jadi dia limitnya lebih jauh dan lebih bagus. Kan tinggal pertanyaannya habitat seperti apa yang teman-teman lewatin. Kalau misalnya e misalnya dari rumah ke kantor atau dari rumah ke kampus gitu misalnya lebih sering ngelewati jalan berlubang. Mungkin Etoan bukanlah mobil yang paling nyaman. Tapi kalau jarang ngelewatin polisi tidur, jarang ngelewatin jalan jelek gitu ya, lebih sering kayak misalnya ee jalan tol atau arteri yang mulus gitu ya, ini justru lebih nyaman. Karakter kebanyakan mobil Eropa tuh kayak gini, Steve yang mantap ya. kayak gini nih. Tapi akselerasinya enak, Teman-teman. Akselerasinya enak. Handling-nya pun juga Wah, iya benar handlingnya. Oke. Ini enggak sabar untuk nyoba di test drive, ya. Oke, tapi saya bisa bilang bahwa untuk impresi berkendaranya, set suspensinya oke buat bermanuver satu. Terus kemudian torsi motor listriknya itu enak dua. Terus ketiga kekedapannya mestinya udah satu level lebih baik dibanding mobil biasa apa dibanding Brio, dibanding Agia karena dia udah enggak ada suara mesin atau getaran mesin. Tapi road noise-nya e theing ban gitu ya. Ya, kita belum tahu. Tapi dugaan saya ini oke juga untuk kekedapan kabin. Teman-teman, kita bisa sampai pada akhir ulasannya. Jadi, Etoan itu adalah fenomena dalam dunia mobil baru di Indonesia saat ini. Dia menggebrak karena set harganya yang sangat aduh haai. start dari R5 juta bahkan enggak sampai R00 juta itu datang dari brand yang secara global sudah ee sangat bagus namanya BYD. Jadi ketika BYD mengeluarkan mobil seperti ini dengan harga seasyik ini ya enggak heran kalau ee orang-orang mungkin termasuk teman-teman itu setidaknya penasaran. Saya bisa mengatakan bahwa ada beberapa hal yang menarik selain harga ya tadi ya. pertama adalah rasa berkendaranya itu sebuah mobil listrik murni di mana karakter heningnya e tanpa suara berlebih gitu ya itu ada di dia. Lalu torsinya tenaga mungkin biasa aja tapi torsinya itu menyenangkan teman-teman besar dan ngebuat dia terasa sangat amat lincah di perkotaan sesuai dengan habitatnya. selebihnya akomodasi ya sos lah. E tapi surprisingly buat saya ya itu lumayan lega sih untuk mobil sedimensi ini. Dia lumayan akomodatif. Lalu secara tampilan ini adalah e selera personal tapi buat saya dia fine. Buat saya dia fine gitu teman-teman. Mungkin kita bisa berlanjut nanti kalau unit tesnya sudah siap. Kita akan tes lengkap seberapa kencang dia, seberapa irit konsumsi energinya dan feel-nya ketika melaju di kecepatan yang lebih tinggi. Tapi so far di titik ini BYD EO One yang premium ya kesannya positif. Mungkin itu dulu teman-teman dari saya. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Grid Auto berikutnya. Terima kasih. [Tepuk tangan]
