SSD Paling WANGY Dan AESTHETIC Di Dunia. - Apacer AS712 (YouTube Video)
Biasanya kita gak bikin video panjang dedicator hanya untuk sebuah portable SSD doang, tapi portable SSD yang ini cukup menarik. Ini adalah sebuah portable SSD yang digabungkan dengan essential oil diffuser. What? Kalian tahu enggak essential oil diffuser e yang biasanya ada di kamar atau di kantor atau di e kafe gitu yang ada bambu-bambu stiknya gitu, itu sekarang digabungkan oleh Apaser ke sebuah portable SSD. Kok bisa? Ya karena di sini Apaser tuh mungkin merasa bahwa ya zaman sekarang kan banyak setup-setup yang estetik ee temanya kayu kan. Nah, dia mau bikin juga, dia mau terjun ke market tersebut dengan menghadirkan sebuah portable SSD dengan dognya juga yang bisa jadi pajangan dan sekaligus aroma terapi. Lucu ya. Kita pertama bahas dari unboxing-nya dulu. Jadi kalau kita melihat dari boknya ini ya, dia dibuat desainnya tuh ala-ala ecooriendly ya, dengan sustainable design, terus terbuat dari natural bambu dan lain-lain ya okelah ya. Terus presentasi SSD-nya juga cukup cantik. Kita langsung disambut sama portable SSD-nya itu sendiri yang desainnya juga estetik. Lalu pas kita buka ke dalamnya lagi itu ada sebuah hub yang namanya adalah cradle. Jadi cradleya ini dibuat juga desainnya cukup estetik ya dengan ada bulatan di atasnya dan juga di bawah bulatan itu ada colokan USBC-nya. Nah, terus untuk cradle-nya ini sendiri juga ada batunya yang bisa ditaruh di atas. Nanti essential oil-nya itu bakal ditetes ke batu tersebut. Satu sampai du aja. Nah, ini juga si batunya itu terbuat dari batu asli yang bisa kekikis juga kalau misalnya jatuh. Jadi, tolong hati-hati pas kalian makainya karena punya gua aja itu udah lumayan kekikis dan kalau dilihat di tangan itu bakal hitam-hitam gitu kalau udah kekikis. Nah, terus untuk si cradle-nya ini sendiri desainnya itu ya seperti yang gua bilang tadi estetik dan juga dia enggak terlalu makan tempat ya. E panjangnya ada di sekitar 18,5 cm dan lebarnya itu di 5,7 cm. Dan untuk interface-nya sendiri dia itu memakai USB 3.2 Gen 2. Jadi bisa 10 GB dan itu langsung dicolok ke type C yang ada di komputer atau laptop. sayangnya kabel ini tidak detouchable alias kalau misalnya ada apa-apa sama kabelnya kita gak bisa ganti begitu aja. Sementara di bagian bawah bahannya itu kayak rubber gitu agar tidak gampang slip. Jadi untuk jadi pajangan ini udah cukup ideal. Untuk aroma terapi nanti gua bakal e bahas lebih lanjut. Nah, lalu masuk ke portable SSD-nya itu sendiri ini juga desainnya cukup estetik dengan bambu yang bergaris-garis gitu ya. Nah, selain kita bisa drop si essential oil-nya itu ke batunya, kita juga bisa tetesin essential oil-nya ke portable SSD-nya. Itu yang kayu-kayu ini itu bisa ditetesin satu sampai du tetes. Nah, seharusnya semakin panas nanti SSD-nya, maka aromanya juga semakin pekat. Agak lucu ya berarti kayak kita lagi ngopi data. Hmm. Naruh game di sini. Hmm. Tapi agak konyol aja sih kalau misalnya kita lagi bawa ke mana-mana ya SSD-nya. Terus nanti SSD-nya itu bakal kita tetesin aroma gitu. Kayak enggak make sense aja sih kalau menurut gua ya. Dan kalau misalnya untuk portabilitasnya sih sebenarnya ini lumayan portable ya. Kalau kita taruh di tas kita enggak akan ngeh juga kalau dia ada. Tapi kalau beratnya sendiri dia lebih berat daripada SSD Apasser yang waktu itu kita pernah bahas. Itu benar-benar enteng banget kalau dia. Yang ini hampir 100 gr dan dia pakai interface e USB 3.2 Gen 2 juga. Jadi bisa dicolok ke laptop atau eh komputer dengan USB type C to type C. secara fungsionalitasnya ya, apabila cradle atau hub-nya ini memang ditaruh di atas setup yang temanya itu kayu-kayu, dia akan gampang nge-blend asalkan mejanya itu warnanya e sama dengan si warna kayunya. Kalau misalnya warna setupnya itu e didominasi sama walnut sih gua enggak enggak terlalu yakin ini bakal nyambung. Tapi kalau misalnya warna wood-nya cukup terang harusnya sih nyambung. Nah, kalau misalnya buat konektivitasnya kita tinggal colokin aja SSD-nya ke si hub-nya ini. Terus kalau misalnya kalian nanya speed-nya, tentunya speed-nya ini sudah sama dengan ya USB 3.2 gen itu sendiri. Dan kalau misalnya nanti ada apa-apa sama SSD-nya, tentunya ini bisa dibongkar juga. Dan dia itu di dalamnya ada SSD 2280 yang gampang untuk diganti-ganti. Tapi pas kemarin kita tes, ternyata saat dia ngopi data yang size-nya cukup besar dan kita naruh oilnya bahkan di dua tempat sekaligus, ternyata dia enggak terlalu tajam ya baunya. Enggak kayak kalau kita pakai oil diffuser beneran gitu. Nah, atau mungkin essential oil yang gua gunakan juga enggak terlalu tajam ya. Makanya kita juga enggak terlalu kecium gitu. Dan keciumnya itu kalau misalnya kayak kayak ditaruh di meja ya, satu meja itu aja gitu yang kecium. Dia enggak sampai kayak satu ruangan tuh kecium semua. Enggak. Enggak kayak diffuser seperti itu. Tapi ya kalau misalnya untuk refreshment itu ya lumayan. Dan kalau misalnya dibilang kayak oh ini semakin nanti semakin panas SSD-nya maka akan semakin tajam juga gitu. Pas kita ngetes juga SSD-nya tuh gak enggak anget-anget banget sih. Karena e mungkin karena dia juga pakai heat sinking dan heatingnya juga udah bagus dan juga ini masih di USB 3.2 Gen2 kan. Jadi ya panasnya itu enggak sampai 40 derajat celcius gitu. Tapi ya balik lagi walaupun secara oil diffuser dia gak terlalu tajam banget baunya tapi ini adalah sebuah SSD yang paling estetik yang pernah kita coba juga dan ini adalah sebuah limited edition yang mungkin eh stoknya juga nanti bakal terbatas. Untuk sekarang juga Apaar Indonesia itu masih belum berani untuk masukin ke Indonesia karena harganya itu lagi melambung-lambungnya. Kalau dia mau masukin ke Indonesia yang kapasitasnya 1 TB ini aja itu bisa sampai Rp4 juta. Jadi masih belum berani. Semoga aja nanti tren AI ini akan berkurang. Jadi ya kita bisa mendapatkan SSD-nya itu dengan harga yang lumayan normal. Tapi ya balik lagi kalau misalnya harganya udah normal pun menurut kalian SSD dengan estetika seperti ini tuh worth it apa enggak sih?
