Jungkat

Strategi membangun bisnis ala OLD MONEY (YouTube Video)

  • 13/10/2023

dalam 5 sampai 10 tahun terakhir kita melihat ada fenomena di mana arus uang itu banyak masuk ke Tech company atau Tech startup nah fenomena ini kita sebut sebagai the new money nah tapi post pandemic atau 1 2 tahun terakhir orang-orang mulai balik arah dan mereka mulai mencari rezeki mereka di Old Money dan lewat video kali ini saya akan banyak membahas atau mengupas fenomena mengenai orang-orang yang berbalik arah ke Old Money video ini akan saya bagi menjadi tiga bagian yang pertama adalah background yang kedua adalah framework cara berpikir Old Money dan new money dan yang ketiga adalah strategi Bagaimana kita bisa thing di Old Money Nah sekarang kita akan gali lebih dalam Bagaimana fenomena the new money terjadi di Indonesia Nah kalau kita flashback lebih jauh lagi Sebenarnya fenomena ini sudah terjadi lebih dulu terjadi di silicon Valley nah banyak perusahaan-perusahaan Tech Giant yang sekarang punya valuasi yang sangat-sangat tinggi mulai dari misalkan Facebook kemudian Instagram rbnb Amazon dan masih banyak lagi dan normalnya sebagai emerging country kita itu pasti akan ngikut negara yang lebih dulu ya misalkan apa yang terjadi di Indonesia sekarang itu pasti sudah terjadi di negara us China Korea dan juga Jepang Nah tapi kalau misalnya kita perhatikan Apakah Indonesia ini mengadaptasi yang namanya teknologi terlalu early karena banyak dari kita seringkiali menganggap bahwa yang namanya Tech adalah Tech ya padahal sebbennya Tech industry itu dibagi menjadi dua yang pertama ada yang namanya low Tech yang kedua ada yang namanya hightech Nah sebagai negara yang maju seperti misalkan Amerika Serikat China dan Korea dan Jepang Nah ketika basic needs mereka itu sudah tercukupi maka di sana mereka akan mulai bisa fokus ke hal-hal yang memang sifatnya bukan basic needs lagi jadi e banyak perusahaan private juga didukung oleh pemerintah melakukan yang namanya pendanaan untuk research ya untuk supaya mereka bisa memiliki teknologi yang lebih canggih misalkan di Taiwan mereka memproduksi chip ya karena mereka punya budgetnya karena basic needs mereka sudah tercukupi misalkan ketika us mereka bisa punya Nasa mereka bisa fokus untuk untuk bisa ee proyek luar angkasa Kenapa mereka bisa lakukan itu karena basic needs mereka sudah terpenuhi ya Kenapa mereka bisa m-develop yang namanya Ai atau artificial intelligence karena basic need mereka sudah tercukupi nah berbeda dengan negara-negara maju seperti Amerika Korea Jepang dan China Indonesia yang termasuk golongan emerging country itu masih masuk dalam segmentasi low Tech Kenapa karena kalau kita lihat basic needs kita aja di negara Indonesia itu masih banyak yang belum tercukupi saya ambil contoh misalkan ee di kesehatan ya Nah ketika kita misalkan Hari ini pergi ke rumah sakit-rumah sakit di Indonesia sometimes kita kadang-kadang beberapa orang yang Menengah Atas masih memilih untuk bisa pergi ke rumah sakit di Penang atau di Mount Elizabeth di Singapura Kenapa karena mereka merasa mendapatkan pelayanan atau misalkan ketemu dokter yang memang dirasa lebih baik ya secara kualitas Nah jadi untuk basic need seperti kesehatan seperti pendidikan atau seperti pangan ini masih belum tercukupi Nah jadi kalau misalkan kita bilang apakah new money ini bukan berarti tidak punya potensi Indonesia saya katakan Yes punya potensi tapi a bit too early agak terlalu awal Jadi kalau misalkan kita mengadaptasi sesuatu yang masih terlalu awal kadang-kadang belum tentu akan memberikan kita sebuah keberhasilan atau kesuksesan Nah jadi selama 5 10 tahun terakhir ketika orang-orang itu dibawa oleh yang namanya eh attention economy ketika seluruh headline media ya kemudian kita lihat di timeline breaking news itu semua bicara mengenai valuasi triliunan eh valuasi Unicorn atau dekacon akhirnya semua orang berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan social currency tadi karena kalau misalkan orang-orang semua ngomongin Tech company dan Eh kalau misalkan kantor-kantor semua didesain seperti startup ya kalau kita enggak lakukan seperti itu kita kayak ada social pressure nah ini akhirnya membuat orang-orang akhirnya mereka terlalu memaksakan adaptasi new money ya atau new ekonomy atau Tech di industri mereka yang sebenarnya belum penting-penting banget ya As long as basic needs mereka sudah tercukupi atau basic Needs dari sebuah negara sudah tercukupi Nah sekarang kita akan lihat masuk ke chapter yang kedua ya Apa itu Old Money dan apa itu new money dan bagaimana Framework dan cara berpikir dari Old Money dan new money chapter Yang kedua kita membahas Framework dari new money dan juga Old Money yang pertama new money itu fokus menjadi pioneir ya nah eh wajar banget ketika new money kita bicara mengenai tag ya Eh tag itu adalah sesuatu yang mendisruptif sesuatu yang bisa memberikan sebuah solusi dari misalkan masalah yang sebelumnya belum pernah kita pecahkan ya Sebagai contoh misalkan chat GPT ya atau misalkan artificial intelligence itu sangat membantu banget saya kalau misalkan berdiskusi ingin eh enggak punya pe ya saya pe saya adalah chat GPT saya bisa tinggal tanya dan dia bisa mengolah data 2021 ke bawah dan e dia jauh lebih pintar daripada Google ya walaupun dia masih update yang 2021 ke bawah nah tetapi yang namanya new economy model ya mereka ini adalah pioneir Jadi mereka menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada nah tetapi sekali lagi yang namanya pioneir itu Ada baiknya ada juga enggak baiknya kalau misalkan kita mengadaptasi terlalu early ya ujung-ujungnya mungkin kita ambil contoh misalkan marketplace ya sebelum ada Tokopedia itu ada yang namanya kaskus ya Nah tetapi adaptasi Kaskus menurut saya pribadi ini opini pribadi itu terlalu early ya Nah ketika terlalu early orang-orang masih belum terbiasa waktu itu mungkin internet Masih mahal orang juga masih main di warnet ya untuk bisa mengakses internet akhirnya eh marketplace yang memang saya sebut sebagai late comer ya bukannya first comer tapi late comer yang datang-datang terakhir itu seperti Tokopedia itu malah akhirnya lebih berhasil daripada yang datang menjadi pioneir Nah jadi Framework atau cara berpikir dari new money itu adalah pioneir Ya sementara kalau misalkan Framework atau cara berpikir dari Old Money mereka seringkiali memilih menjadi latecer Nah di sini cara berpikir atau Framework dari Old Money bukan berarti tidak bisa diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan teknologi nah bahkan perusahaan teknologi terbesar seperti Apple itu kadang-kadang masih menggunakan Framework Old Money Nah contoh ketika pada saat itu e Facebook Ya itu mencoba untuk membuat sebuah produk baru yang namanya Oculus itu sebagnya kacamata virtual ya Di mana waktu itu Facebook juga mengganti nama perusahaan menjadi Meta dan eh istilah metafers itu lagi happening banget ya lagi viral sekali orang-orang semua ngomongin soal metaavers dan waktu itu Facebook punya ocurus dan bahkan ocurus itu sebenarnya sudah ada lebih lama lagi daripada metaavers ada ya jadi memang ini produk yang bukan produk baru jadi Oculus sudah sudah lama sebelum metaavers ada dan e kadang-kadang kita mulai berpikir perusahaan hardware ya dan software seperti Apple yang dia bisa bikin smartphone yang canggih dia bisa buat Smart Watch yang canggih kenapa enggak dia bikin kacamata virtual dan benar akhirnya di penghujung Tahun 2022 atau awal 2023 akhirnya Apple meluncurkan yang namanya Vision Pro jadi bisa dikatakan sebagai perusahaan teknologi dia lumayan jadi latecer tapi enggak tanggung-tanggung ternyata inovasi teknologi dia dia betul-betul jauh lebih bagus daripada Oculus ya dia betul-betul mempelajari kesalahan yang dilakukan oleh Oculus karena sekali lagi menjadi pioneir itu gampang-gampang susah Nah Framework kedua dari new money dan juga Old Money new money salah satu Framework atau cara berpikir mereka yang paling simpel adalah growth at jadi objektif utama mereka itu Bukan sustainability Ya bukan bisnis yang sustain cukup lama atau misalkan bukan pelayanan yang berkualitas walaupun bukan berarti itu gak penting ya tetapi objektif utama mereka nomor satu adalah growth ya atau pertumbuhan Kenapa karena mostly banyak Venture Capital ya mereka mengelola dana ya Ada yang dari pension fund ada yang dari family office ada yang dari institutional Money nah dana-dana tersebut tentu saja ketika Mere mereka masukin ke dalam TK meni harapan mereka adalah investment mereka itu akan berlipat-lipat sekian X Apakah 5x 10x atau 100x gitu ya Dan kalau misalkan perusahaan tersebut ingin punya yang namanya value yang naik berkali-kali lipat maka perusahaan tersebut itu harus didorong harus dipush untuk bertumbuh Jadi kalau misalkan kita ngelihat banyak perusahaan tag startup yang ada di Indonesia kemudian kita melihat ngapain kok foundernya melakukan cash burning atau bakar uang Nah di sini banyak e fakta yang mungkin kita tidak tahu ya sebagai orang awam bahwa kadang-kadang belum tentu itu kemauan dari founder ya jadi founder itu dipush dari invest investor untuk mereka harus grow dan kadang-kadang investor bilang ya udah saya kan sudah kasih kamu uang ya Coba dong pakai uang tersebut untuk kamu grow lebih cepat jadi mereka dipush oleh investor mereka untuk grow secara inorganic ya jadi itu adalah Framework atau cara berpikir dari new money di mana growth at all cost nah sebaliknya Old Money itu punya cara berpikir atau atau Framework yang berbeda diama di mana salah satu objektif utama mereka adalah sustainable value sekali lagi sustainable value jadi simpel banget ya mereka harus bisa mencari masalah apa ya ini Framework Old Money ya masalah apa yang belum teratasi dan sebagai pelaku bisnis sebagai e brand owner Bagaimana brand saya produk atau service saya itu bisa solve masalah tersebut ya dengan value yang lebih baik daripada competitors dan sustainable ya dengan value yang lebih baik arti ada kualitas yang lebih baik delivery lebih baik service yang lebih baik atau harg yang lebih murah dan sustainable jadi artinya adalah saya bisa melayani customer saya memberikan solusi tersebut untuk jangka yang sangat panjang jadi bukan untuk short period of time nah sebaliknya kalau growth at all cost ketika kita cash burning Kita bakar kasih misal misalkan beli e produk retil atau misalkan beli Boba dikasih diskon 50% orang akan beli Tetapi kalau diskon yang gak dikasih minggu depan dia gak akan beli lagi jadi itu tidak sustain itu hanya terjadi misalkan 1 minggu 1 bulan 3 bulan dan kita enggak tahu selama subsidi diberhentikan konsumen di Indonesia tipikal konsumen Indonesia mereka akan jatuh ke lain hati mereka akan pakai produk atau jasa lain yang memberikan diskon yang lebih besar di tahun 2023 Sou vangers akan berinvestasi di sebuah perusahaan private yang memiliki Framework Old Money nah Old Money di sini bukan berarti ini perusahaan jadul atau perusahaan tua Old Money di sini dimaksudkan adalah perusahaan ini itu memiliki roadmap profitability yang jelas memiliki fundamental yang jelas dan memiliki value yang sangat sustainable nah Biasanya souvangers kita memiliki road map invest di perusahaan private dengan value yang masih kecil lalu kemudian kita bawa 2 3 tahun kemudian melantai di bursa saham Nah di sini saya tidak bisa menyebutkan nama perusahaannya karena biasanya saat proses due diligence dilakukan ini sifatnya masih sangat konfidensial nah tetapi untuk teman-teman yang ingin ikut road map yang sama bersama dengan solvenges kami akan memberikan informasi ini terbatas hanya untuk komunitas circle X nah Apa itu circle X community circle X community merupakan sebuah private investor community yang saya dirikan sejak tahun 2018 kita sudah buka lebih dari belasan batch dan kita akan sampai ke batch yang terakhir atau circle X final batch dan batch yang terakhir itu akan diadakan tanggal 21 Oktober 2023 nah basically di dalam circle X teman-teman akan belajar bagaimana misalkan kita melihat potensi dari sebuah private company yang memiliki Framework Old Money kemudian kita bisa partisipasi bareng kita bisa invest bareng dan kita melantai di Bursa Bareng 2 sampai 3 tahun kemudian dan circle X itu memiliki 8 pertemuan dua pertemuan secara offline kita akan melakukan yang namanya bootcamp di Bogor kemudian en pertemuan secara Zoom atau secara online dan terbatas untuk 25 member Nah untuk teman-teman 15 mendaftar pertama sebelum tanggal 11 Oktober itu bisa mendapatkan tiket untuk bisa menghadiri the the biggest business and financial conference di Indonesia yaitu finf conference yang akan dihadiri oleh dua International speakers yang pertama adalah Jordan belelford the real wolf of Wall Street di mana teman-teman juga sudah nonton filmnya yang diperankan oleh Leonardo de caprio kemudian juga Sofia amaruso beliau adalah New York times bestselling author dari buku girl Boss Jadi dua pembicara internasional ini akan hadir dan teman-teman bisa dapat tiketnya gratis khusus bagi 15 member pertama dari circle X batch yang terakhir untuk informasi lebih lanjut mengenai circle X silakan WhatsApp di nomor yang ada di bawah saya Indonesia J the real wolf of Wall Street I'm excited to announce that I've been invited as a guest speaker for the finf conference 2023 I'm Sopia amuso I'm so excited to be part of the 2023 finf conference Jakarta Indonesia I'll be sharing all about entrepreneurship and Building A saya Yos saya akan SH [Musik] seeence chapter yang ketig strategi nah di chapter yang ketig saya akan membahas strategi dari cara ber Old Money nah saya bagi menjadi dua poin poin yang pertama adalah first principle Nah pertama kali saya tahu first principle thinking adalah ketika saya mendengar salah satu wawancara dari Elon Mask di sana dia Ceritakan bagaimana cara creative thinkingnya Elon Mask itu seperti apa Nah sebagai orang terkaya di dunia tentu kita sebagai orang-orang awam kita ingin belajar dia tuh berpikir seperti apa sih karena setiap orang tu punya cara berpikir yang berbedabeda dan akhirnya Elon Mask dia mampu mengartikulasikan cara berpikirnya dengan sangat baik dan dan saya pikir ini bisa kita praktiikkan dan bahkan orang biasa seperti kita itu bisa kita praktiikkan yaitu first principle thinking oke apa itu first principle thinking first principle thinking itu adalah cara berpikir seperti gampangnya Kalau bahasa orang awam adalah kupas bawang nah teman-teman tahu bawang itu kan banyak kulitnya gitu ya kita kupas satu kulit dua kulit tiga kulit dikupas terus sampai akhirnya ketemu bawangnya ya kita enggak mungkin makan kulitnya ya Jadi kita kupas terus sampai kita ketemu inti dari bawangnya nah cara berpikir first principle thinking itu adalah E ketika kita questioning everything jadi ketika kita ketemu satu masalah kita harus bisa bertanya dengan kritis masalah ini tuh bisa terjadi karena apa sih Oke kita kupas lagi bawangnya oke masalah ini terjadi Misalkan contoh contoh kasusnya adalah ketika Elon Mas itu lagi mau membuat sebuah e mobil ya Yang bisa berjalan dengan tanaga listrik yaitu Tesla nah kemudian dibilang oke mobil listrik itu kan bukan hal yang memang susah tapi Ken Kenapa kok banyak orang atau banyak produsen mobil tidak bikin dia questioning dia tanya dia kupas bawangnya Oh Setelah dia gali karena baterai itu mahal ya karena mobil listrik itu mahal karena ujung-ujungnya bukannya enggak mau mobil listrik mereka semua bisa bikin mobil listrik tapi kalau mahal buat apa enggak ada yang beli ya jadi itu mobil listrik bukan teknologi yang enggak bisa dibikin ee bukan berarti teknologi yang enggak bisa dibikin oleh banyak produsen seperti Toyota dan tapi mereka merasa bahwa kalau mahal enggak ada yang beli oke itu menjadi satu Problem apa ih komponen yang mahal jadi setelah tanya kenapa orang produsen mobil enggak mau bikin karena mahal Kenapa mahal dan Apa komponen yang mahal Oh komponen yang mahal itu adalah baterainya oke lalu dia first principle lagi dia gali lagi dia kupas lagi bawangnya Emang komponen di baterai itu ada apa aja oke Oh di baterai ada litium ada ini ada ini ada ini ada nikel dan lain sebagainya Oke jadi komponen udah dibreakdown satu persatu yang mana yang mahal yang mana Enggak oke yang enggak mahal Okelah kemudian ketemulah yang mahal misalkan saya enggak dalamin yang mahal yang mana Oke ketemulah misalkan bahan ini mahal Kenapa bahan ini mahal oh karena kita enggak punya pabriknya Kenapa kitaak punya pabrik oh karena invest investment pabriknya mahal kira-kira kalau misalkan kita buka pabriknya dan mahal siapa investor yang mau untuk buka pabrik dan apa yang membuat mereka punya kepentingan untuk mau buka pabrik tersebut Nah itu Terus digali sampai akhirnya Elon mas bisa ketemu sebuah e strategi untuk bisa membuat mobil listrik dengan baterai dengan harga yang lebih murah Jadi kalau teman-teman beli Tesla di China itu sekarang murah banget ping cuma 500 jutaan sampai 600 jutaan Nah jadi cara berpikir Old Money Framework itu adalah strateginya mulailah dengan first principle thinking dan ini berlaku bukan hanya untuk Tesla tapi berlaku untuk semua industri silakan teman-teman praktikin strategi yang kedua adalah dengan menawarkan solusi yang sifatnya itu adalah Pain Killer bukan vitamin atau suplemen gitu gitu ya karena ee banyak orang kenapa enggak rajin makan suplemen atau makan suplemen tuh bolong-bolong ya Maksudnya minum suplemen tu bolong-bolong karena enggak ada orang yang minum suplemen misalkan omega 3 langsung jadi pintar ya terus kemudian minum suplemen kalsium langsung jadi tinggi enggak mungkin itu sama kayak kita sekali sit up dapat six packen enggak mungkin nah orang itu suka sesuatu yang sifatnya seperti Pain Killer lagi pusing minum langsung hilang pusingnya lagi sakit minum langsung hilang sakit nah e Old Money Framework itu adalah bagaimana mereka mereka Langsung membuat sebuah produk atau service yang merupakan Pain Killer karena hanya Pain killer yang akan memberikan sustainable value karena sekali lagi Old Money sustainable value dan di sini kita ambil contoh misalkan seperti unik lo nah kalau teman-teman perhatikan uniklo Itu Warna bajunya itu enggak warna ngejreng seperti pelangi warna ungu atau misalkan banyak coretan-coretan atau gambar atau robek-robek saya jujur sih enggak pernah ketemu atau mungkin belum ketemu ya jeans yang dengkulnya robek yang ada di uniklo ya umumnya di uniklo saya ketemu celana cino ya kemudian ada baju polo kaos dan warna-warna warna-warna yang mostly Itu netral dan e mereka fokus itu betulbetul pada basic needs yang merupakan painkiller ya orang kalau gak pakai baju ya kedinginan gitu Ya orang memang butuh baju itu basic needs terlepas daripada bajunya ituus ada model itu nomor dua itu suplemen aja yait hanya pelengkap itu keb butan yang berikutnya jadi kalau saya lihat di sini unic itu menggabungkan antara painkiller dengan first principle juga karena balik lagi akhirnya orang itu pengen punya baju yang netral bisa dipakai ke manaun gak harus ada special occasion harus beli ke unicow dan punya bahan atau quality yang memang dicuci itu gak gampang rusak dan to be honest salah satu bahan terbaik yang saya pernah bisa lihat di sebuah toko baju terlepas apapun brandnya adalah bahan dari unic jadi saya pernah banyak baca artikel dan nonton di video YouTube bahwa ternyata unik itu sebenarnya adalah technology company Jadi bukan fashion company tapi lebih ke teknologi dia bisa menemukan teknologi hittech di mana dia pakai baju supaya lebih hangat padahal bajunya tipis Nah itu adalah teknologi dan ujungnya teknologi tersebut mereka temukan dengan cara mereka questioning mereka menggali mereka menggunakan first principle thinking untuk bisa menemukan kira-kira ujung-ujungnya orang itu basic needs-nya Itu pain killernya apa sih kalau beli baju sesuatu yang memang mereka butuhkan sesuatu yang memang lebih sustainable ya dan harganya harus murah Nah jadi dua strategi ini yang teman-teman bisa praktikkan untuk teman-teman bisa aplikasikan Framework dari Old Money di bisnis dan investment kalian I'll see you on the next video

Lihat di YouTube