Suara Nendang, Noise Ilang & Bisa ngomong bahasa Jepang | realme buds 7 Air Pro (YouTube Video)
Ibas yang suaranya gak dikompresi udah ada LHDC yang artinya low latency. Desainnya slick dengan casing glossy. Cakep tapi gak lebay. Bisa dual device bahkan ada AI. Nyaman dipakai nonton anime dengan Linlab sampai Ly. Katanya sih bisa bikin dunia luar sepi. Ya udah daripada kemakan ekspektasi yuk dibahas tanpa basa-basi. Hai semua. Aku Azula. Aku mau bahas soal Realme Buds Air Pro nih. Plainnya dia tuh min 53 dbel real time noise cancellation. Buat manusia seperti saya yang suka WFC tapi enggak suka dengan kerumunan manusia, jujur aja menggoda sekali sih. Tapi sebelum bahas soal dalam-dalamnya, kita bahas dulu soalnya ya. First impression ganteng. Warna ijaunya tuh classy banget. E tips-nya hitam. Ada aksen kuning khas Realme kayak lcky vibes gitu loh. Hijau, hitam, aksen gold. Come on. Marvel collabwen build-nya juga solid. IP5 ringan dan kecil. Kesukaan aku banget nih. Enggak ribet, tangkai earbuds-nya enggak terlalu panjang dan surprisingly nyaman loh. Padahal aku tuh tim earbuds yang bentuknya kacang polong gitu, tapi ternyata ini nyaman-nyaman aja dan enggak gampang jatuh juga. [Musik] Lanjut ke kualitas suaralanya ya. Dia itu udah support highlight audio pakai LHDC, ada spatial sound dan fitur golden sound yang bakal otomatis nyesuaiin suara ke telinga kita. Jadi berasa punya audio engineer sendiri gitu. Cuman kalau kalian mau atur manual juga tetap bisa aja di aplikasinya. Nanti ya kita bahas soal aplikasinya. Terus agencinya tuh cakep sih kayak waktu pertama kali pakai tuh langsung berasa sepi banget gitu. Kayak masuk domainnya Gojo. Cuman kurang Gojonya aja sih. Hmm, maaf. Halu. Anyway, dia ada tiga mode ANC. Yang pertama ANC obviously, terus transparency dan off. Transparency mode-nya juga udah enak soal orang masih bisa masuk jadi enggak budek-budek amat gitu. Plus ada fitur di wind yang buat ngulangin suala angin. Jadi nyaman dipakai sambil riding dan ada ENC juga walaupun enggak ditulis di boxnya ya. buat telepon tuh tetap jernih meskipun di tempat rame. Nah, kalau kalian pakai buat dengerin musik ANC tadi dikombo sama spial sound plus golden sound. Beh, absolute cinema sih. Buat kualitas suara mic-nya menurut aku udah oke banget. Agak kepenem dikit tapi masih clear dan bisa dipahami. Nah, ini adalah suara dari microphone-nya sibats tadi. Menurut aku sih ini buat teleponan aja atau meeting udah oke banget. Next, baterai. Klaimnya dia tuh bisa tahan 12 jam sendiri, tapi kalau sama casingnya jadi 48 jam. Oh iya, dia belum bisa wireless charging dan fast charging. Jadi ya tapi enggak apa-apa sih soalnya aku pribadi enggak butuh-butuh banget fast charging atau wireless charging. Toh baterainya tuh sebenarnya udah cukup kan buat everyday use gitu. Nah, sekarang kita lanjut ke aplikasi dan fitur-fiturnya. Nama aplikasinya ini Realme Link, bisa di Android maupun iOS. Jadi buat connectivity tuh enggak lasis gitu. Terus lewat aplikasinya ini bisa banyak banget. Bisa cek baterai, ganti mode ANC, aktifin golden sound, spatial sound, atur J Tour, Gonta ganti mode juga bisa. Di sini IQ mode yang disediain tuh sebenarnya udah banyak tapi kita tetap bisa custom sendalnya di sini. Ada dual device juga, jadi bisa dengarin musik sambil call di device lain. Mau apaagi? In detection. Ada musik bakalan ng-pause otomatis pas airbud-nya dilepas. Oh i ada satu lagi yang menurut aku tuh keren banget. AI translator. Menurut aku ini fitur yang berguna banget sih. Semisal kalian tuh saling traveling ke luar negeri. Contoh nih kamu ngobrol sama bule dia ngomong pakai bahasa Inggris. Nah si Realme ini bisa translate real time loh. Jadi kita tuh kayak punya interpreter pribadi nongkrong di telinga gitu. Ni kita coba ngomong pakai bahasa Inggris ke bahasa Indonesia ya. Halo. Hari ini aku mau makan bakso Malang. Kamu mau makan apa? Hello, today I want to eat melon meat balls. What do you want to eat? Keren banget gak sih? Jadi sekarang kalian kalau mau cari gebetan luar negeri itu gak perlu takut lagi gitu buat ngomong. Nah, itu tadi review dari Realme Buds L7 Pro. Buat harganya sih aku belum tahu pastinya karena ketika aku syuting ini tuh belum rilis gitu tapi yang seri standarnya itu sekitar Rp600.000-an kan. Nah, dengan fitur yang saya tadi udah ada ANC plus ENC dan AI Translator. Menurut kalian kira-kira harganya berapa ya? Kalau menurut aku pribadi sih mungkin sekitar R1 jutaan mungkin ya. Kalau bisa di bawah itu sih mantap banget ya. Dia bakalan bisa jadi nominasi earbuds all around dengan harga yang masih ramah di kantong. Nah, kalau buat kekurangannya ya enggak ada wireless charging tadi dan enggak ada fast charging-nya. Enggak semua HP support LHDC Codex-nya. baterainya bukan yang badak banget dan enggak dapat charger. Tapi overall sih kalau buat daily driver menurut aku udah oke banget sih dia. This one is a strong contender. Nah, gimana kalian tertarik enggak? Kalau aku sih tertarik banget ya. Apalagi warnanya kayak loky gini. Segitu aja aku Azura. See you next time. Bye bye.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...

















