Jungkat

Subaru FORESTER 2025 Indonesia (YouTube Video)

  • 23/07/2025

Ini adalah Subaru Forester, blasteran Jepang Amerika dengan mesin lebih besar, body lebih gede, teknologi lebih canggih, dan juga lebih aman. Maksudnya blaster Jepang Amerika apa? Subaru kan Jepang. Nanti gua jelasin. [Musik] Oke, jadi apa maksudnya Subaru Forester ini adalah blasteran Jepang dan Amerika. Biar tahu kita ajak kalian jalan-jalan ke Amerika. Karena waktu gua ke sana itu nemu Subaru Forester itu gampang banget. Kalau di sini ibarat kayak nemuin Toyota Kijang, di sana tuh kijangnya ya Subaru Forester di mana-mana ada. Soalnya itu mobil buat keluarga terus bisa ke mana aja kan AWD kan. Nah, makanya banyak banget orang Amerika pakai Forester dan buat improvement buat generasi ini, Subaru banyak ambil input dari masukan-masukan konsumen mereka di Amerika. Makanya tampangnya jadi seperti ini. Maksud gua gini, kalau misalnya kalian itu logo subernya ditutupin, logo Ford misalnya Ford Explorer, enggak bakal ada yang curiga dan enggak bakal ada nyangka ini mobil ini karena ini Subaru Forst yang baru tuh mirip Ford Explorer banget sih kalau di Amerika ya. Tapi Subaru itu terkenal dengan mesin boxer, AWD, dan teknologi keselamatannya. Bukan karena desainnya. Dan ini adalah warna baru yang diberi nama River Rock Prar ya. Batu Sungai Mutiara. Kalau misalnya pakai plat gini terus pakai plat dinas terus nambahin tetot-tetot wiu-wu. Cocok sih. Nah, update lagi adalah kalau misalnya di fitur keselamatan Subaru yang kenal dengan nama iide sekarang ada improve berupa tambahan kamera mono di bagian tengah. Jadi kalau dulu dua kamera, sekarang tiga kamera. Kamera tengah ini pandangannya tuh lebih luas dan lebih lebar. Jadi harusnya dia bisa lebih baca lingkungan sekitar dan antisipasi dengan lebih tepat dan lebih aman. Harapannya seperti itu ya. Nah, habis itu kita lihat di lampu depannya. Dia lampu depannya udah pakai S Ha atau steering responsive headlight. Jadi lampunya tuh bisa belak-belok ngikutin arah setir. Jadi kalau kita belok kanan, lampunya nyorot kanan. Kalau kita belok kiri, lampunya juga nyorot kiri. ini biar kita nambah ee bisa lihat kiri kanan ada apa dan mungkin menghindari kayak lubang jalan apa-apa segala macam seperti itu. Bayangin kalau kalian misalnya lagi di tol gitu terus exit penjagaan malam-malam kan itu gelap banget ya. Feature SRH ini akan sangat-sangat membantu. Kita sebagai tambahan mobil ini juga punya kamera 360 derajat di depan samping kanan kiri dan belakang. Terus pernah enggak kalian waktu mudik gitu ya pulang kampung itu jalanan becek dan penuh lumpur dan enggak cuma ngotorin body tapi lampu juga kan kalau lampu kotor jadi kurang terang ya makanya dia punya headlamp moisture di sini kalau misalnya kita tarik tuas wipernya agak lamaan dia bakal nyemprotin air buat bersihin lampu depannya terus kalau kalian lihat di grill itu di bagian atas togos baru ada garis tipis kayaknya ventilasi ya tapi pas kita cek itu ternyata cuma aksen doang enggak beda jauh sama Kia Stinger GT sama Honda Civic Type R yang FK8 Del. Lanjut ke samping. Kita dapat peleg yang model itu agak-agak dejafu ya. Mirip Honda CRV generasi keempat tapi dia twoon dan kalau misalnya kita dia pakai bannya lumayan kompeten. Falcon. Gila ini Falcon ZX dong. Hh. Dan dia ukurannya lumayan ya 225 55 R18. Dan karena dia AWD depan belakang ukurannya sama. Dan pastinya remnya cakram keempat roda. ABS EBD break hold segala macam semuanya ada. Stability control ada semua. Jadi kalau namanya Subaru fitur safety enggak usah diraguin lagi. Di sini dia ada ventilasi buat jalur angin gitu ya. Dan di sini juga ada jadi angin masuk ke sini dan keluar dari sini. Nah, sekarang kita naik buat ngelihat detailnya. Jadi di sini ada aksen floating roof dan di belakang juga ada. Nanti kita kasih lihat spionnya warna hitam dan seperti kita bilang tadi dia ada kamera 360 derajat. Bagian bawah dikasih plastik yang ini kesannya kayak dove ya. Biar kalau misalnya kita jalan-jalan gitu misalnya kita jalannya kasar gitu ya. Banyak kerikil cetek cetek cetek. Kalau kena ini kan masih enggak terlalu masalah ya daripada kena body. Tapi kalau body tinggal kasih PPF gampang lah ya. Dan pastinya dia ada smart entry itu ngunci. Ini ngebuka suaranya enak. Dan karena ini Subaru tidak kelupaan dia ada gigi di pintu belakang. Ini buat apa? Jadi kalau Subaru bilang mereka nambahin gigi ini buat rigidity dan keselamatan terutama pas terjadi benturan atau kecelakaan gitu. Jadi ini biar pintu itu enggak diform atau berubah bentuk dan tetap bisa dibuka buat penumpang itu keluar dari mobil setelah ada insiden. Sebenarnya tanpa ini pun pasti udah aman gitu ya. Tapi dengan ini ya itu one step ekstra biar aman aja gitu kan buat jaga-jaga. Terus mobil ini dia punya roof rail yang beneran bisa dikasih beban gitu ya. Jadi bukan pajangan doang. Dan kalau misalnya Subaru itu di bagian nasi kan bisa ditempel roof ra, roof box atau bahkan tenda buat camping gitu ya. Makanya dia punya atap kaca itu sunroof yang ukurannya pas buat orang naik turun dari mobil ke Teda dan sebaliknya. Subaru tuh benar-benar mobil adventure ya dan gua enggak nyangka mobil ini punya beberapa Easter egg yang mengacu pada alam terbuka. Contoh di kaca depan bagian penumpang. Kaca belakang kiri sama kanan itu ada siluet burung kolibri. Lihat deh kalau enggak percaya. Gua agak heran kenapa burung kolibri ya. Mungkin harusnya karena AWD Subaru gitu kan. Mungkin harusnya kambing gunung. Tapi ya udahlah yang penting udah dipilih. Dan jujur aja itu lucu. Dan enggak cuma di kaca-kaca tadi di kaca belakang dekat wiper ada siluet gunung. Enggak tahu gunung apa. Mungkin Gunung Pancar, Gunung Sindur atau Gunung Sahari. Intinya ada gunung di kaca belakangnya. Nah, lanjut lagi. Di bagian pilar dia itu ada aksen floating roof. Tapi itu dipakai sama sebar buat branding simmetrical AWD-nya. Makanya kalau dulu e tulisan simetrical AWD di pintu bagasi, sekarang pindah di pilar D kanan kiri. Simetrical AWD dan sebagai gantinya di pintu bagasi mereka kasih step gitu tulisan Forester segede gabannya. Ini bikin kayak gini mahal kayaknya. pastinya ada devoger, wiper belakang, lampu rem ketiga, dan pastinya buat bukanya elektronik. Tapi sebelum itu, lihat tulisan barunya hitem. Dan mobil ini sayangnya cuma punya knalpot satu. Padahal sebelah sini ada tempatnya tapi enggak dikasih. Enggak tahu. Dan lampu remeh pasti LED. Tapi entah kenapa kebanyakan mobil Jepang lampu sein belakangnya masih bohlam. Agak enggak paham juga tapi ya udah kita buka. Subaro forester bukan mobil seven seater. Jadi enggak ada tiga baris cuma dua baris. Karena kalau biasanya di Amerika mereka pengin tiga baris atau seven seater ada Subaru Asen tapi itu enggak masuk ke Indonesia karena cuma ada setir kiri. Tapi sebagai gantinya dia punya bagasi yang gede banget kotak. Jadi dia praktis banget kalau pengin masukin semua barang kita mau buat jarak dekat, jarak jauh segala macam kecil. Tapi bukan itu yang pengin gua bahas, melainkan keunikan-keunikan yang ada di Subaru Forester generasi baru ini. Pertama, lihat lantai bagasinya. Lagi-lagi ada desain kayak gunung naik turun naik turunnya gitu ya. Itu satu. Kedua, lihat pintu ini ada tulis Sansu baru sama kayak topografi di peta plus di sebelah kirinya ada kompas SUV Adventure ya. Dan di sini ada gantung bukan gantungan ya, jadi kayak tempat yang tutupnya bisa kita cobot kalau pengin gantungin sesuatu. Dan enggak cuma di sini, ada juga di sini yang ada tulisan maksimal 3 kilo. Jadi kalau misalnya pengin gantungin Petromac mungkin ee telur gitu, teh tarik segala macam bisa di sini kiri kanan ada. Jadi benar-benar mobil yang pas dibeli kayak ngajakin ayo dong adventure, ayo dong camping, ayo dong healing ke mana gitu. Jangan dalam kota doang. Ini benar-benar mobil yang memfasilitasi ketika kita pengin hidup di luar kebiasaan, di luar normalitas kita. Pengin ke mana gitu kayak kayak tempat yang jarang kita lihat gitu, jalanin aja kalau pakai mobil ini. Nah, lanjut lagi. Dia ada desain topografi lagi di bagian kiri sama kanan bagasinya. Keren sumpah. Ada speaker Harmar Cadron dan di kanan kiri juga ada gantungan lagi. Plus di sebelah kiri sini ada colokan 12 volt. Terus kalau kita buka di sini dia ada tray cover-nya. Dan kalau kita buka lagi di sini ya, agak diangkat dikit sebentar. Kita dapat ban serep dan di sini dia 17 inci. Jadi kalau pelek e yang lain kan 18 inci, ini 17 inci pelek kaleng. Tapi ukurannya masih enggak jauh beda sama peleg aslinya. Jadi kan banyak banget kalian yang komentar, "Ih, ini mobil enggak pakai ban serap, pakai TRK gitu per kitla bla bla segala macam." Sebenarnya itu masih bisa. Tapi kalau misalnya kalian adalah orang yang sedikit kurang percaya dengan tay repair kit, kalian prefer mobil yang ada ban serapnya, mobil ini masih memfasilitasi kalian. Karena gua tahu kalau ban serap biasa kan tinggal pasang jalan lagi. Ya mungkin peleknya sedikit belang tapi enggak apa-ap l ya. Jadi kalau pengin ngelipat jok belakangnya ada switch di sini. Jadi tinggal tekan tinggal tarik gitu ya. Sebelah sini juga ada. Dan ingat Subaru Forester banyak dipakai camping. Jadi makanya lantainya flat banget. Jadi misalnya pasang kasur atau tier gitu ya bisa banget di sini nih ya. Ah jadi kalau misalnya simulasi camping atau diusir istri gara-gara telat pulang gitu ya atau mungkin baru punya anak ingin menciptakan core memoryi bersama anak kesayangan gitu ya, ajak keluar jalan-jalan camping di Subaru pasti berkesan banget. Terus gua baru merhatiin ya, di sini ada garis dan ada segitiga. Jadi ini buat apa? Ini buat petunjuk kita kalau misalnya e masukin barang bawaan gitu. Jangan ngelebihin batas ini biar kita tetap bisa ngelihat ke belakang dari spion tengah dengan jelas. Itu adalah detail kecil yang satu menunjukkan kalau Subaru memperhatikan safety. Kedua yang membedakan Subaru sama brand-brand lain karena mereka pengin mobil ini usable sepenuhnya. Benar-benar bisa dipakai buat segala keperluan ya dengan aman. Iya. Sebelum kita masuk, di sini ada tombol buat kunci sama langsung tutup bagasinya gitu ya. Itu biasa. Tapi misalnya gini, misalnya kalian pinjamin mobil ini ke teman kalian atau saudara gitu ya dan dia enggak tahu cara nutupnya misalnya lagi lupa atau apa gitu terpaksa nutup gini dia bisa langsung override. Jadi kan kalau misalnya kita tutup paksa kan motor listriknya rusak. ini enggak jadi gini nih. Jadi, Subaru nambahin beberapa kayak burung kolibri tadi, gunung, topografis, segala macam buat mobilnya lebih menarik. Tapi begitu kita masuk ke sini ya ini adalah desain interior yang identik sama Subaru-subaru lain kecuali BRZ. Jadi layar gede, terus setirnya sama, dashboardnya sama segala macam. Tapi baik lagi bisa dimengerti mungkin karena Subaru itu enggak segedeip pabrikan kayak Honda dan Toyota. Padahal Honda aja salam satu dashboard kan. Kalau subaru ya karena skalanya enggak segede Honda. Well, setir dia pakai bahan kulit dan jahitan dan penuh dengan tombol. Di sebelah kiri ini buat multimedia bisa buat ganti musik, ganti gelombang radio segala macam. Dan sebelah kanan ini buat ada Subaru iyideight-nya. Nah, dia ada adaptive cruise control, terus lan keep assist, rem otomatis depan dan belakang. Jadi kita mundur terus tahu-tahu misalnya ada anak kecil gitu, dia bisa ng-ri sendiri. Jadi lumayan bagus ya. dan juga buat ganti-ganti driver antara sport normal dan inteligen gitu ya. Intelij itu ya kayak normalnya lah. The sport itu lebih responsif seperti itu. Terus instrumen masih analog biasa takometer, speedometer, dan layar tengah yang full color. Plus kalau kita lihat di tengah sini gua agak sayang gitu ya sama Subaru karena mereka tadi kan kita lihat ada gigi di pintu segala macam terus ada e indikator batas bagasi, barang-barang dibagasi gitu kan. Itu bukti kalau mereka sangat memperhatikan keselamatan safety. Tapi kenapa mereka mempercayakan touch screen buat ngontrol sebagian besar fungsi kayak misalnya AC gitu ya. Untungnya ada tombol temperatur fisik di sini. Jadi kalau pengen ngatur e suhunya bisa lebih panas atau lebih dingin gitu bisa di sini. Tapi buat nyala matiin sama fans speed itu masih dari sini. Subaru please kalau misalnya bisa kasih tombol fisik karena gua senang masih ada tombol fisik di sini. Jadi kalau buat tune di sini volume di sini masih tombol fisik. Syukurlah, demi Tuhan syukur. Dan elektronic parking brake tombol di sini. Kamera 360 tombolnya di sini dan ada cup holder diagonal dan ada colokan 12 volt di sini. Plus yang baru di sini adalah ada wireless charger auxiliary. Masih ada yang pakai ya, USB C sama USB A seperti itu. Terus buat pilihan interiornya dia ada yang coklat, ada juga yang hitam kayak begini. Hitamnya dia pakai motif jahitan bronze atau coklat gitu ya dengan motif heksagonal di bagian sini. Dan kalau bahan-bahan dia kombinasi antara bahan yang empuk, soft touch, kayak rubber gitu atau karet. Misalnya kayak di sini nih, karet karet agak karet tapi kombinasi sama plastik juga di sini itu beberapa plastik dan ada bahan alcantara juga atau su ya misalnya di bagian samping-samping joknya. Posisi nyetir normal, ergonomis, nyaman. Setir til teleskopic pastinya ya. Dan jok depan itu keduanya elektrik. Tapi jok driver itu 10 way. Kalau penumpang enggak sebanyak itu, tapi tetap elektrik. Posisi center consol lead-nya ini mungkin harusnya bisa digeser buat jadi armres ya, tapi ya udahlah kita buka. Dan subaru small detail kayak gini bagus ya. Dia ada potongan di sini. Jadi kalau kita ngecas HP gitu kabelnya tuh enggak kejepit sama tutupnya. Emang dia tuh enggak gede-gede amat tapi ya cukuplah. Terus di sini ada sunfiser. Masih ada lampu. Bagus. Bagus. Enggak pelit lampu kayak merek sebelah ya. Terus kalau misalnya ada matahari gitu dari samping gitu ya dan silau. Ini bisa dixtend buat nutupin silau mataharinya buat buka sunroof di sini. Tapi buka ininya kayaknya masih manual. Tuh kan masih manual. Tapi kalau buka acanya udah elektrik. Tadi kita udah lihat ada layar gede di sini. Wireless charger cup holder segala macam. Dan persnelengnya masih persneleng konvensional dia pakai CVT dan ada mode manual juga tapi pindahinnya naik turunnya bukan dari sini tapi dari pedle shift yang ada di setir. Dan bicara soal setir ini subaru merek Jepang tapi entah kenapa se sama lampunya di kiri wipernya di kanan kayak mobil dari Amerika atau Eropa gitu ya. Agak-agak kebalik tapi ya udahlah. Terus kita lihat lagi di dekat dengkul spopir sebelah kanan itu ada tombol pastinya buat ngatur seberapa tinggi sorot lampu depan. Buka tutup pintu bagasi dan nyala atau matiin kick sensor buat buka pintu bagasinya ya. Jadi mobil ini bisa kita buka bagasinya pakai tendang aja. Jadi kalau misalnya kita lagi bawa barang gitu ya di tangan penuh banget dan kita enggak bisa buka bagasinya karena repot. Kita tinggal sliding aja dan bagasinya bakal kebuka. Tapi entah apa alasannya sensor itu bisa dimatiin pakai tombol di sebelah sini. Dan untungnya Subaru tidak lupa buat bikin ada sedikit bumbu di bagian interior. Jadi contoh di pintu depan bagian bawah banget ada motif topografi lagi plus jejak sepatu. Ini kayak jejak sepatu apa ya? Sepatu boot kayak caterpillar gitu atau mungkin sepatu militer. Habis dari barak sama Kang Dedy kayaknya. Dedi Cahyadi. Terus dia pakai speaker Harman Cardon banyak banget. Bahkan sampai bagasi ada speakernya tadi kalian lihat. Terus karena ini Subaru pilarnya itu gak begitu gede dan kita bisa ngelihat keluar dengan bagus. Kaca depannya gede, enak buat ngelihatnya. Dan khusus buat pengemudi ada memory seat ya. Jadi overall itu interior bagian depan si Subaru Forester ini. Tapi kita lihat dulu layarnya kayak gimana. Kita nyalain dulu. Pertama-tama di bagian atas ini ada sensor yang ngarah ke mata kita buat baca drivernya. Driver monitoring system. Sensornya di sini ya. Oke, pertama-tama ada X mode buat ngatur e sikap AWD-nya, pembagian tenaga dari depan, belakang, kiri, kanan gitu ya. Ada tiga pilihan normal, snow dirt. Jadi buat tanah, deep snow, sama mat. Jadi kita bisa atur-atur lagi lewat jalanan yang kayak gimana. Kita geser ini buat data kayak seberapa dalam kita pedal gas, konsumsi bensin, dan pitch and roll. Ngomong-ngomong soal bensin, mungkin kalian penasaran ini bensinnya Subaru gimana. Gua pakai generasi kemarin yang mesin 2000 cc 4 silinder NA AWD dapat rata-rata sekitar 113 114 dan karena ini mesinnya lebih gede mungkin dia 110 111 atau mungkin 112 lah ya ee terbaiknya. Kita lihat coba entar. Oke. Oh ini buat jalan doang dan ini multimedia peta radio, media telepon dan auto start stop di sini. Hadeuh kenapa enggak pakai tombol? Tapi yah okelah. Coba K info kita lihat. Kita bisa lihat AWD peach roll maintenance ya. Karena mobil ini masih baru, enggak ada yang terlalu perlu diganti secara cepat ya. Nah, ini AVH Auto Vehicle holding brake hold itu di sini setting coba lihat jam, display, Wii, segala macam. Kamera ya oke ya okelah. Nah, unik baru adalah kita bisa masukin tanggal ulang tahun kita atau tanggal anniversary. Jadi, misalnya e tanggal 1 Februari misalnya ulang tahun kita, dia bakal nyala dan ngucapin selamat ulang tahun gitu di tanggal 1 Februari. Unik ya, Subaru tuh suara map segala macam semuanya bisa dilihat di sini. Oke, bagus ya. Ya, banyak yang bisa diatur. Kita balik ke home screen dan kita bisa matiin displaynya kalau mau. Tapi kita lihat di sini. Oke, stafity control segala macam. Dan seperti yang tadi gua bilang, AC-nya di sini semua. Aduh, okelah. Jadi, ya please touch screen udah cukuplah kasih tombol biasa gitu please, please banget. Nah, ini buat ngatur mobilnya. Jadi yang tadi gua bilang X mode, cruise control. Nah, adaptive cruise controlnya kita bisa atur karakteristiknya. Jadi mau yang standar, echo, comfort, dynamic segala macam. Jadi ee pas misalnya dia akselerasi, dia bisa atur kalau Eco tarikannya halus, comfort lebih nyaman, standarnya standar, dynamic dia bakal akselerasi dengan lebih agresif seperti itu. Nah, outv cold steering responsif yang tadi gua bilang dia bisa nyorot lampunya pindah-pindah kanan kiri seperti itu. Adasnya juga bisa nih, preolision yang buat rem otomatis depan belakang gitu-gitu ya. Dan masih banyak lagi. Dan karena ini isu baru, jadi kalau kita matiin mobilnya gitu ya. Eh, sebelum itu kita lihat kamera 360-nya dulu ya. Wih, oke. Cukup ya? Enggak cukup juga sih. Agak sedikit kureng tapi ya effort yang bagus. Kadang-kadang brand sebelah aja belum tentu mau ngasih kamera 360 derajat gitu ya. Ya, sebuah kemajuan buat Subaru. Oke, cukup. Dan pas kita matiin dia ada salam perpisahan berupa CU. Nih kita matiin. Kita buka pintu. Duduk belakang Subaro Forester. Ini mobil keluarga jadi lega. Kepala bagus, kaki bagus lega. Di sini enggak ada masalah kalau soal ruang. Dan bahan-bahan di sini ya ini plastik tapi agak tebal gitu ya. Dan masih ada bahan suat alcantara di sini. Jahit-jahitan segala macam. Dan kantong untungnya ada di keduanya ya gitu. Bagus. Jadi enggak cuma satu sisi doang. buat ngecas ada USBC, USBA, dan ada AC. Tapi kita enggak bisa ngatur temperatur maupun fans speed-nya gitu. Agak sayang. Terus lagi-lagi meskipun mungkin kurang lebih sebenarnya interiornya biasa aja, tapi ada beberapa detail yang bikin mobil ini sedikit lebih menarik. Contoh di pintu kanan kiri itu lagi-lagi ada motif ala-ala topografi dan ada kayak tapak kaki anjing gitu ya. Nah, lanjut lagi di bagian ini door step door seal gitu ya. Itu ada motif topografi lagi dengan beberapa bintang Subaru. Nah, gua belinya juga apa? Mobil ini banyak detail kecil yang unik. Kita lihat di sini ada amres cup holder tidak ngeplek. Ada lampu di sini. Dan ini posisi yang paling rebah. Asli ini enak banget sih kalau misalnya pengen rileks. Tapi ada satu yang gua jujur agak kurang ngerti sama mobil Jepang di sini ya. Sabu pengaman buat tiga titik buat penumpang tengahnya itu ditarik dari sini. Jadi ini bakal sedikit ngalangin visibilitas belakang dan mungkin tergantung poster badan sabuk pengamannya bakal agak ganggu di leher. Kenapa sabuk pengamannya enggak dari sini aja gitu ya? Gua agak enggak ngerti sih sama untungnya jok ini udah isofix jadi cocok buat pasang jok bayi. Nah, kalau Subaru Forester yang kemarin di Jepang itu punya tiga pilihan mesin. 1800 cc turbo, 2000NA, sama 2.500 NA. Kemarin mereka pilihan 2000 karena menurut mereka itu udah kombinasi pas antara ya tarikan sama efisiensi. Nah, buat generasi ini kayaknya Subaru lebih berani ambil risiko atau ambil keputusan karena sekarang dia pakai mesin 2.500 500 cc, 4 siler, dan pastinya boxer kasih mesin lebih gede mungkin buat tenaganya lebih enak kali ya. dan dia punya tenaga sekitar 185 PS 274 Nm itu untuk torsinya dan pastinya karena isu baru penggeraknya simetrical AWD dengan torque split yang pintar antara roda depan belakang dan kiri kanan tergantung X mod juga dan dia pakai linear trronic CVT H Subaru dan kalau kalian lihat mungkin ya gua tahu ini mobil harganya udah agak lumayan tapi dia kenapa masih pakai beginian ya itu minusnya plusnya kalian lihat enggak dia tuh cukup baik ngasih peredam enggak cuma di kap mesin di firewall ya kelihatan pastinya. Tapi di kanan kiri nih sini sama sini. Bahkan dekat tower suspensinya itu ada peredam dan balik lagi mereka baik yang ngasih peredamnya banyak loh asli. Dan jangan lupa dia bensin minimal R 95. Oke jadi gimana kesimpulannya? Seperti gua bilang ini sebenarnya Subaru yang didesain untuk pasar Amerika. Tapi kebetulan value-value ASI forester yang masih ada AWD, mesin boxer, interior praktis, dan beberapa detail yang digunakan atau diciptakan untuk mempermudah aktivitas adventure. Panoramic sunroof, bagasi gede, kabin belakang gede, for flading, apa lipat rata semuanya semuanya ada di sini. Dan beberapa detail kecil kayak burung kolibri, gambar gunung, topografi, jejak sepatu, jejak anjing gitu ya. bikin mobil ini jadi sedikit lebih interesting. Kita belum tahu harganya, tapi kalau misalnya udah dikasih tahu, entar kita taruh di sini. Kalau misalnya belum ditulis, ya berarti belum dikasih tahu. Oke, jadi ya cukup menarik sih Subaru Forestery. Dan ingat Subaru itu ada penggemar setianya. Biarpun kalian ngelihat kok kayaknya musu Subaru tu agak jarang ya, tenang aja yang beli mobil ini pasti ada aja. Oke, jadi itu dia dari kita. Thank you sudah nonton. Jangan lupa jempolnya, komentar, dan subscribe.

Lihat di YouTube