Suzuki ACCESS 125 Indonesia 2025 (YouTube Video)
Penantang baru Yamaha Fazio dan Honda Scoopy Suzuki Access bawa apa aja untuk ngelawan dua rivalnya? Ini dia review-nya. Oke, pertama-tama kita ngomongin soal desainnya. Emang dia menganut desain klasik retro. Jadi, dari mulai depan, samping, belakang itu ke sana klasik retro kayak skutik-skutik 125 cc yang kekinian. Tapi aduh balik lagi ya desainnya Suzuki tuh nih ya di bagian depan. Oke, udah good, good, good. Makin ke belakang good jarat. ngatung banget belakangnya. Ban belakangnya cuma 10 inci. Sementara kalau misalkan dilihat spatbor belakangnya itu kalah panjangnya sama body belakangnya. Noh, padahal depannya udah bagus loh, udah keren. Perlampuan udah full LED ya. Enggak full sih sebenarnya, cuma di bagian headlamp sama stop lamp aja. Sementara kalau misalkan bagian se-nya itu dia masih pakai bohlam biasa. Sementara untuk DRL-nya juga dia udah pakai LED juga. Nah, ya kan kelihatan tuh di bagian belakang deh. Andaikan ringnya jadi 12 yang di bagian belakang ini aja mungkin fitmennya bakal lebih cocok. Tapi ya walaupun desainnya yang seperti Suzuki kebanyakan, namun dari kualitas bodinya di bagian spatbard depan terus sayap pelindung bagian depannya itu dari besi loh. Nih, coba kita ketok. Bakol kayak kakinya di bagian depan teleskopik yang belakang itu single shock untuk suspensinya. Sementara pengeremannya yang depan dis brake, yang belakang termomall. Enggak ada fitur ABS sama sekali ya. Lalu profil bannya sendiri yang depan itu 90/90 dengan lingkar 12 inci. Sementara yang belakang itu 90/100 dengan lingkar ban 10 inci. Bannya dari MRX karena CBU India. Sekarang kita bahas soal mesinnya. 124 cc berpendingin udara dengan ukuran tenaga sebesar 8,6 horsepower dan torsi 10 Nm. Torsinya enak katanya sih ya, dia enak di putaran bawah hingga ke menengah. Jadi cocok untuk penggunaan dalam kotak. Tapi teknologinya bukan teknologi mesin CF Alpha seperti yang ada di Suzuki Borkman. Jadi starternya mungkin bakal berisik walaupun enggak seberisik Suzuki Next. Lanjut lagi berbicara mengenai fitur yang ada di mesinnya. Memang enggak terlalu canggih banget tapi ada fitur yang udah enggak ada di motor-motor modern. Apa? Kickstarter. Asik loh buat manasin motornya. Dan yang unik di Suzuki Access ini adalah tutup bensinnya. Di mana? Di bagian belakang tuh. di bagian ekor. Jadi kalau mau masukin bensin tusuk belakang tusuk ya itulah pokoknya lah ya. Nah, kapasitas bensinnya sendiri 5,3 L dan bensinnya tertulis di stikernya tanpa timbal jadi minimal R 92. Bahas ke bagian speedometer, ya. Sayang yang masuk ke Indonesia itu bukan panel TFT digital seperti yang ada di India. Dia masih analog dengan panel monochrom. Jadi kayak kalkulator di bagian bawahnya. Sementara di India sendiri ada yang panel TFT digital. Dan untuk yang panel ini itu tipe tengah. Ada lagi yang tipe lebih murahnya di India. Jadi ini tipe menengahnya. Dan kalau misalkan kita nyalain ya, tuh benar-benar monokrom dengan lighting oranya. Amber Amber Lightanya. Oke, jadi itu dia dari segi speedometernya. Kalau misalkan kita lihat panel instrumennya, tombol starter itu disatuin sama engine cutoff dan ada tombol hazard. Weh, cakep ya. Oke banget. Sebelah kirinya dia ada tombol lampu jauh sama tombol pass beam. Jadi tombol-tombol memang simpel kelihatan di depan Lumen tapi tetap multifungsi. Nah, lalu ada saklar sein, tombol sein, dan tombol klakson yang suaranya seperti ini. Kencang banget, lantang. Ngomongin informasi speedometernya, kita bisa lihat kalau dia ada informasi speedometer, trip A, trip B, terus ada jam, voltase aki, tingkat kecerahan layar yang di bawah sama udah balik lagi kodometer dan di bawahnya ada kapasitas tangki bensin ya levelnya. Oke, itu aja fiturnya. Sementara kalau misalkan kalian lihat ya ke bagian bawah boleh kameraman nih kita lihat untuk kuncinya ya. Dia biasa aja kayak kunci locker lengkap dengan pengaman shutter key ya tuh. Jadi udah oke juga untuk tingkat keamanannya. Lalu di sebelah kirinya ada wah colokan USB bukan 12 volt lagi. Jadi bisa langsung ngecas HP. dua kompartemen penyimpanan terbuka dan ada hook. Nah, sementara untuk bagian dek kakinya lega nih. Mungkin bisa muat dua galon diberdiin miring. Oke juga sebenarnya untuk menyimpan barang di bagian dek tengahnya. Lalu ada lagi tempat untuk menyimpan di bagian karabiner ini ya. Hooknya bisa dilipat juga. Ee jadi permainan kakinya bisa lega. Oke, dengan body yang sepanjang ini gimana soal kapasitas bagasinya? Ya, lumayan gede 24 L mungkin muat helm halfvest dengan batok yang tipis. Tapi kalau batok yang tebal mungkin agak keras nih buat nutup joknya si Suzuki Access ini. Sementara itu aja di bagian bawah joknya. Sebenarnya ada colokan nih mungkin untuk modul konektivitas smartphone. Karena di India sendiri Suzuki Access ini bisa dikoneksikan ke smartphone lewat apps Suzuki dengan panel digital speedometer ya yang TFT itu. Dia sebenarnya ada fitur turn by turnnya juga tuh buat navigasi. Oke loh sebenarnya kenapa enggak dimasukin Indonesia. Ya mungkin balik lagi ke harganya yang bisa jadi lebih mahal dibandingkan dengan Suzuki Access yang sekarang masuk dengan total banderrol 25,5 jutaan. Ini untuk tipe yang speedometernya masih. Oke, kita tutup joknya. Lalu kalau misalkan kalian penasaran gimana dengan gua yang tinggi 164 cm duduk di Suzuki Access 2025 ini ya. Coba kita turunin dulu. [Musik] Nah, tah dengan tinggi gua yang 164 cm, kakinya bisa menapak hampir sempurna dengan tinggi jok 770 mm dan dengan berat yang ya cuma 106 kg lah. Ini gampang banget sih buat dipindah-pindahin di parkiran. Enak ini. Bahkan cewek pun masih bisa kok. Jadi, gimana menurut kalian Suzuki Access 2025 yang meluncur di IMOS 2025 saat ini? dengan bandrol harga R5,5 juta on road Jakarta. Apakah menurut kalian bisa untuk melawan rival-rivalnya Yamaha Aazio atau Honda Scoopy? Komentar aja di bawah. Jangan lupa subscribe. Jangan lupa tekan lonceng untuk mutai video seru selanjutnya dari Autonet Max. Gua bagi Satrio. Dadah.
