Jungkat

SUZUKI ACCESS 125 TANTANG STYLO & FILANO..!!! BEDAH FITUR dan TEKNOLOGINYA l Otomotif TV (YouTube Video)

  • 25/09/2025

[Musik] Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman, siang hari ini saya sedang berada di IMOS 2025 tepatnya di bootnya Suzuki karena mereka baru saja meluncurkan skutik baru, yaitu ini nih, Suzuki Access 125. Ini adalah skutik bergaya retro ya. di kelasnya akan ketemu kayak TVS Kalisto atau kalau dari pabrikan Jepang yang stylish-stylish kayak ada Yamaha Grand Vilano. Nah, ini adalah andalan terbaru dari Suzuki. Harganya cukup menarik Rp25,5 juta onro Jakarta. Nah, apa sih unggulannya? Kayak gimana fitur-fiturnya? Nah, untuk drasnya tonton terus jangan ke mana-mana. Oke, sebelum detailin kita lihat dulu dari area samping. Jadi tampilannya desainnya tuh memang unik ya, stylish gitu. Cuma kalau kita perhatiin lebih detail, ini ngetin kita ke Suzuki Avenis ya, maticnya Suzuki yang sudah discontinue. Ciri khasnya adalah diameter rodanya itu belang. Yang depan ring 12 inci, yang belakang ring 10 inci. Cuma kalau di sini dilihatnya lebih cakep sih. Tetap sih karena bagian belakang enggak terlalu ngonggong ya, enggak terlalu yang kopong gitu. Kalau ini tetap kelihatan padat gitu. Terus kalau kita lihat dimensinya, bentuk-bentuknya ya ini masih desain yang India banget ya. Karena matic-matic India itu memang kebanyakan kayak gini ya. ya kayak tetangganya TVS Kalisto juga modelnya begini. Nah, ini karena dievelop di India ya, bentuknya jadi begini. Nah, kalau gitu sekarang kita langsung detailin aja dari area depan yuk. Oke, kita awali dari area stang, Teman-teman. Ini batok lampunya bentuknya agak mengotak gitu dan tentu saja sudah LED dan di atasnya ada kayak topinya gitu, chrome. Jadi meningkatkan kesan lebih stylish, kesannya lebih elegan, mewah gitu ya. Terus modelnya batoknya tuh gede banget ya, mengotak. Terus dii sini kelihatan ada spion yang modelnya bulat-bulat kayak mirip punya Vespa dan dilapis chrom juga. Tapi chromnya bukan yang slim ya karena agak-agak burem-burem dikit gitu tapi ya lumayan stylish lah. Dan di ujungnya ada karetnya buat ini ngerapiin sisi ujungnya. Lalu kalau ke bawahnya dikit kita temukan adalah bagian dadanya yang kelihatan lebar banget dan di sini ada lampu posisi gitu kayak DRL di sini bentuknya kayak huruf U. Terus ada logo Suzuki di sini. Terus di kanan kirinya ada lampu sein yang gede dan masih pakai bohlam tuh. Kelihatan banget bohlamnya ya. Jelas banget. Ini besar terus ada chrom-kromnya ya. Menambah-nambah kesan mewah gitu. Terus di sini ada dudukan plat nomor. Lalu turun ke bawahnya kita temukan adalah ada spatbard yang mana bentuknya ya sesuai dengan bentuk bodinya yang gede gitu. Mirip-mirip kalisto juga. Dan sama dengan karistalnya adalah ini bahannya plat besi dong mungkin di India karena sering banget pada taber-tabrakan ya jadi spatbornya dibikin kuat dari besi gitu biar enggak gampang rusak. Ini kalau penyok berarti mampirnya ke tukang ketak magic ya bukan ke tukang cat. Dan yang plat juga bukan hanya ini, tapi body bagian bawah sini juga plat. Nah, ini juga sama tuh ini juga plat. Jadi memastikan agar kuat. Oke, kita turun ke bawahnya. Kita lihat area roda depannya tuh saja. Suspensinya teleskopik, warnanya silver. Terus pelegnya sih saya suka banget nih karena bentuknya palang lima benar-benar kayak bintang gitu. Kesannya sporty, cakep lah sih. Saya suka ini. Dan ini dibalut ban dengan ukuran 90/90 ring 12 inci, Teman-teman. Dan ini tentu saja sudah cubes. Nah, di sisi kirinya kita temukan adalah rem depan. Nah, ini spesifikasinya pakai cakram 190 mm dikawal kaliper satu piston. Dan ini dari Nisin ya. Dan ini remnya ternyata CBS, Teman-teman. Jadi, ada sistem combine brake system ketika kita ngerem-rem belakang, rem depan juga tool kerja kayak skutik-skutiknya Honda gitu. Oke, kita naik ke area stang deh. Kita lihat area stang dulu. Nah, Teman-teman, ini area stangnya. Sama seperti area depan kelihatannya gede ya. Benar-benar bongsor banget. Terus kita lihat di sini yang utama adalah ada speedometernya. Ternyata masih analog angkanya sampai 110 km/h. Jarumnya merah. Jadi kesannya cukup sporty, tapi background-nya tuh agak keputihan gitu. Lalu di sini juga ada panel digitalnya yang isi infonya ternyata cukup banyak ya. Selain ada fuel meter, ada juga odometer, trip A, trip B, jam, ee tegangan akinya. Lalu ini buat nyeting kecerahannya, lalu balik ke odometer. Lumayan ya. Lalu di sini ada info lampu-lampu. Terus aja ini ada buat se kiri. Lalu di bawahnya ada check engine tuh cek engine-nya. Lalu di kanan tuh saja ada buat se kanan terus ada buat peringatan kalau ada problem ya. Terus di bawahnya ini ada kayak titik cuma ini enggak muncul belum tahu nih buat apa gitu ya. Terus yang keren di sini ternyata ada hijau biru ini kayaknya buat ngasih info kayak ini ya kayak eko indikator gitu kali ya. Kalau hijau pastinya lagi berkendara hemat tapi kalau biru itu jadi lebih boros. Kemungkinan begitu ya. Tapi saya belum dapatin informasi di bagian ini. Terus di sisi stang kanan kita temukan tentu saja hand grip yang modelnya ya hasuki gitu. Ee model gurat-guatannya begini. Terus di ujungnya ada bandul stang tapi ini ternyata plastik aja. Lalu ada handle rem di sini enggak ada setelannya dan warna handle-nya hitam. Terus untuk panel saklarnya di sini ada buat engine cut off. Weh, keren ya skutik. Ada engine cut off-nya. Terus gabung dengan starter. Nah, starternya ini sudah kayak skutik lainnya gitu ya. Ini ada teknologi namanya easy start, Teman-teman. Jadi, mencetnya cukup sekali saja. Maka eh dinamo starternya dia akan muter sampai mesin nyala. Jadi, enggak perlu ditekan tahan gitu. Lalu di bawahnya ini ada saklar buat hazard. Udah ini aja. Kita sekarang geser ke area stang kiri. Ini tombolnya lebih banyak. Ini buat lampu jauh dekat dan kerennya bisa ada p beam-nya. Nih ini jarang-jarang dikuti kecil ya. Ini salah satuannya dari Suzuki Access. Lalu buat sein Clakson. Nah, ini teman-teman handle rem belakangnya yang mana ini kalau kita tarik rem depan juga ikut bekerja karena ada sistem combi brake system dan ini ada parking break-nya nih. Nah, kayak mirip-mirip scutik Honda cuma mengaktifkannya enggak segampang milik Yamaha. Nah, gini untuk melepasnya tinggal ditarik. Nah, gitu. Nah, Teman-teman nih bagian mekanisme dari combi brake systemnya. Jadi kalau handle rem kiri kita tarik ini ada yang ketarik terus nekan bagian master rem-nya tuh gitu kelihatan ya jelas banget. Oke kita lanjut lihat area di bawah stangnya. Ini banyak fiturnya teman-teman. Yang pertama ada kunci kontaknya. Ini masih mekanis kayak gini tapi sudah ada pengaman magnetnya teman-teman. Kiri. Nah obat nutupnya ditekan deh. Nah untuk bukanya tinggal diputar. Dan di sini ini bukan cuma untuk menyalakan dan mematikan sistem kelistrikan, tapi tentu saja buat mengunci setang juga untuk membuka jok dan tutup tangki bensin, Teman-teman. Jadi kalau untuk buka joknya putar ke kiri. Kalau untuk buka tangki bensin ditekan putar ke kanan gitu. Kemudian di bagian sisi tengahnya ini ada gantungan barang bahannya plastik cukup gede gitu ya. Terus di sisi kirinya ini ada power rotate modelnya USB type E. Kemudian di bawahnya, di kanan kirinya ada tempat botol minum dua biji. Mantap ya. Dan yang lega juga adalah deck-nya teman. Ini benar-benar lega pastinya buat kaki ini. Benar-benar ngingetin kita ke TV Kalisto juga. Model begini ini. Jadi buat bawa kayak galon air minum pasti muat banget, gampang. Dan di sini juga ada fitur lagi mirip-mirip Kalisto juga. Ada gantungan barang juga di bawah exel jok. Ini juga mirip yang kayak ada di Yamaha Gear Ultima gitu ya. Oke, geser ke sebelahnya dikit. Kita temukan adalah pijakan kaki belakang yang mana ini model aluminium gitu. Agak bergerigi biar enggak licin walaupun enggak ada karetnya. Dan ini motifnya juga mirip yang bagian deck sini. Ini juga ada gerigi-geriginya tentu saja biar enggak licin. Terus kalau kita lihat di sini detail-detailnya ini sayang ya, kayak masih sisa-sisa cetakan gitu enggak dihalusin ya. Mungkin gaya khas India begini ya. Jadi di India memang secara detail finishing itu memang sedikit di bawahnya Indonesia ya. Mereka enggak terlalu peduli kayaknya dengan detail-detail gini. Terus bawahnya dikit kita temukan adalah standar sampingnya yang tentu saja ini ada fitur side stand switch gitu. Jadi kalau terbuka mesin tidak bisa dinyalakan. Terus yang menarik lagi ada di belakang sini adalah e ground clearance-nya. Ini tinggi banget teman-teman. 160 mm. Jadi tinggi ya. Jadi sangat aman kalau ketemu polisi tidur. Ini juga satu khas dari produk-produk India ya. Mau Kalisto, mau ini produknya Suzuki sampai ke dulu Avenis itu tinggi-tinggi banget. Kayaknya di India memang banyak polisi tidur tinggi ya, padahal bannya, rodanya itu ringnya kecil gitu ya. Cukup menarik itu. Oke, sekarang kita lanjut ke atas dulu. Kita lihat joknya dan bagasinya. Nah, joknya dilapis dengan kulit warnanya coklat dan yang khas kayak motor-motor India adalah dimensinya itu panjang banget ya. Biar bisa buat boncengan. Mungkin bawa anak juga tetap lega. Dan ini modelnya cuma satu warna gitu tapi ada jahitan sedikit warna putih. Terus yang unik kalau kita perhatikan dari atas ini tuh dimensinya bagian depan tuh meruncing banget, ramping banget sampai bagian ujung depannya itu kayak kesannya tuh lancip gitu ya. Ini unik sih. Terus kalau buat buka joknya tadi lewat kunci kotak tinggal putar ke kiri dan di baliknya terdapat bagasi yang lumayan gede ya. Ini kapasitasnya 24,4 L dan di dalamnya itu ada sedikit tonjolan-tonjolan gitu. Kayaknya di baliknya ini ada throttle body di sini mungkin ada buat saluran udara masuk gitu ya. Terus di sini juga terdapat tool kit ya. Ini isinya apa aja sih? Oh, isinya masih lumayan. Ada kunci busi, ada obeng, terus ada kunci pas 14. Kok dua-duanya 14 ya? Yang satunya 10, yang satunya dengan 12 gitu. Terus di belakangnya ini hanya ada kompartemen buat pengunci joknya dan ini buat kalau ini ya diagnostic tool. Terus tangki bensinnya di mana? Nah, ternyata di bagian belakang teman-teman. Ini kayak Tescalisto 110. Cuma Suzuki pintternya adalah disembunyikan, Teman-teman. Jadi, ada covernya gitu kayak mobil yang mana untuk bukanya tadi lewat kunci kotak dari posisi off ditekan ke kanan. Nah, kayak mobil ya. Ada covernya. Tara, di dalamnya ada tangki bensin. Kapasitasnya 5,3 L dan yang diputar gini tuh kayak yang isi bensin mobil ya. Terus taruh di sini tutupnya isi bensin. Jadi ngisinya di pantat gitu di belakang. Tapi bedanya dengan mobil nih setelah kencang bukannya model kerek-kerek gitu ya. tetap ngunci rapat gitu, tidak bisa diputar terus gitu. Terus ada tulisannya khusus bensin tanpa timbal di sini tutup klep gitu. Dan kita lihat ke samping dulu. Ini body sampingnya lebar gitu. Ini agak cekung-cekung gitu terus sampai ke belakang agak meruncing. Di sini ada emblem tulisan akses gede banget. Terus di belakang kita temukan adalah lampu rem yang sudah LED dan di dalamnya ada kayak huruf U lagi kayak depan tadi nih. Tuh, ada kayak derrelnya. Dan lampu rem-nya di bagian yang tengah yang titik-titik banyak ya gitu. Kemudian lampu sen-nya di kanan kirinya masih pakai bohlang ya. Bentuk bagian belakang cukup lucu ya. Lucu banget sih. Terus kalau geser ke bawahnya dikit spatbornya dong gede banget. Lebar banget ya. Lebar banget. Padahal ban yang dinaungi itu kecil. Ini ban belakangnya ini lebarnya juga sama dengan depan. Hanya lebar 90 tapi profilnya per100. Jadi sama dengan yang depan barnya, tapi ini lebih tebal. Dan ini hanya ring 10 inch. Jadi kecil banget gitu ya, mungil. Dan ini rem belakangnya tromol. Terus di sini ada speed sensor, terus ada sobeker belakang tanpa stynya tapi gede. Terus asnya dicat hitam. Terus sekarang kita lihat area mesinnya. Oke, mesinnya ini ngingetin kita pada Suzuki Avenis teman-teman. Dia mesin 125 cc SOHC, dua katup injeksi berpendingin udara. Eh, kapasitasnya 125 cc pastinya tenaganya enggak gede-gede amat, Teman. Hanya 8,3 horsepow dengan torsi sekitar 10,2 Nm. Jadi, tenaga dan torsinya itu ngingetin kita pada kayak Yamaha Faizio gitu. Mesin 125 cc yang diset untuk hemat bahan bakar ya. Torsi awalnya lumayan gede. Dan ini klaimnya dari Suzuki. Ksi bahan bakarnya mencapai 57,3 km/l. Hemat ya. Ya, itu mirip-mirip dengan Kisto 125 kayak tadi Pasio. Mesin-mesin yang lumayan gede kapasitasnya tapi hemat bahan bakar dengan tenaga yang gede-gede amat gitu. Terus kalau kita lihat detailnya lagi di sini adalah ternyata dia masih diali kick starter. Jadi kalau akinya drop masih bisa diselah-selah. Terus kalau kita lihat lagi adalah ini model filter udaranya di sisi sini. Dan tadi yang benjolan di bagian bagasi ini pastinya buat ruang kalau filter udara main. Terus kalau kita lihat ke depannya engine mounting-nya ternyata model yang di bawah. Jadi harusnya sih relatif aman. Terus di sini ada standar tengahnya yang tuasnya tuh panjang. Ini tentu saja didesain agar saat men tanda tengah terasa enteng gitu, Teman- geser ke sisi kanan. Ini ada yang unik, Teman-teman. Yaitu knalpotnya. Bentuknya dong. Lihat ujungnya segitiga dengan ujung lubang di atas kecil gitu. Terus dikasih cover krome yang bentuknya ya agak bertabrakan gitu dengan bentuk lehernya ya. Cukup meleneh. Terus kelihatan di sisi sini adalah leher knalpotnya yang ternyata melekuk-lekuknya dong nih. Dari sisi sini melekuk ke atas dulu terus baru ke bawah menuju ke slender head-nya. Dan ini kelihatan di sini gede kayaknya. Ini buat catality converternya gitu ya. Jadi lekuk-lekuk gitu enggak lurus gitu. Dan di sini kelihatan ada kipas buat pendinginan mesinnya. Oh ya, kalau kita perhatikan lagi lebih detail, ini ada yang menarik juga, Teman-teman. Yaitu ruang buat rodanya itu gede banget ya antara ban dan knalpot. Ini tentu saja memungkinkan saat mekanik melepas ban ini enggak perlu nyopot knalpot ya, Teman-teman. Duh, gede banget ya segini. Oh, ya. Tadi ada yang kelupaan, yaitu behelnya. Behelnya tuh modelnya meninggi gitu ya, kayak huruf U tinggi. Dan ini tentu saja bisa jadi sandaran kalau ada penumpang yang terlalu melorot gitu ya. jadi penahan gitu dan tentu saja bisa buat pegangan. Bahannya logam, Teman-teman. Kuat. Oh ya, Teman-teman. Ini ada unit yang warna hitam dan di bawah jadi bisa didudukin. Nah, saya mau kasih lihat posisi duduknya. Oke, ini motor yang pertama adalah bobotnya 106 kg. Jadi enggak enteng banget, tapi juga enggak berat-berat amat ya. Harusnya masih amanlah buat cewek-cewek gitu. Terus tinggi joknya 770 mm dari permukaan tanah. Ini buat saya yang tingginya 173 cm bobot 65 kg masih bisa menapakkan kaki dengan mudah ya. Aman banget. Terus impresi pertama joknya itu ternyata kulitnya tuh ternyata kaku ya karakter kayak kulit gitu jadi agak padat gitu didudukin bukan yang bles empuk banget. Terus kalau kaki naik ya masih cukup nyaman ya bukan yang sampai nangkring gitu ya. Bukannya ngeping gini masih aman nih. Harusnya tetap nyaman dan pijakan kakinya benar luas banget lega terus keset. Terus posisi stangnya saat diraih ternyata cukup rendah dan lebar malah kesanya sporty ya karena tangannya di bawah gini terus benar nih kelihatan area stangnya itu kayak gede banget gitu teman-teman gitu. Oh ya gimana kalau tim 165 nyobain po? P po cobain po nih berapa 165 ya? Elah jijit dikit jijit dikit ya. kalau satu naik ya aman aman aman juknya empuk ya ini tebal tebal cuma ee kulitnya agak keras si tapi kulitnya kaku gitu kayak kulit beneran iya iya iya kakinya lega banget ya enggak ini duduknya enak loh iya nyaman duduknya inih mantap cuma itu aja nih depan belakangnya aja terlalu maju ya iya kecil banget terus tambah teman-teman ini sudah pakai aksesori ada tobok di sini jadi emang sudah ada dudukannya ini udah contoh kalau pakai tobok kayak gini. Jadi kalau boncengan bawa istri bisa nyender di belakang. Ah, enak banget gitu. Oh ya, Teman-teman, kalau pilihan warna Suzuki Access 125 ini ada tiga, yaitu ada solid ice green yang jadi hero color-nya ini. Kemudian yang kedua ada metallic matte black dan satu lagi ada pear grace white. Oke, jadi itu teman-teman kita lihat bareng Suzuki Access 125 yang diluncurkan oleh Suzuki di IMOS 2025. Gimana menurut teman-teman? Menarik enggak? Kalau dari saya pribadi sih, kalau dari sisi fitur ya itu fungsional banget keingetin pada TS Kalisto 125 ini yang menarik di pinang apalagi ini mereknya kan Suzuki terus bagian-bagian lain yang saya suka kayak desain peleg tuh keren yang bagian pelek depan ya terus kalau body keseluruhan ini yang keren sih area depan walaupun kalau lihat belakang agak-agak gimana gitu ya bagian belakang ya butuh waktu untuk mencerna ya gimana tapi ya ini khas bentuk India ya begini sih tapi ya lumayanlah setidaknya nya Suzuki akhirnya punya line up baru lagi, tidak itu-itu aja sehingga memberikan pilihan baru di pasar. Ya gitu ya. Udah gitu aja teman-teman video kali ini. Terima kasih buat yang sudah menonton dari awal sampai air. Jangan lupa tekan tombol like kalau suka dengan video ini. Terus jangan lupa subscribe kalau belum subscribe biar tidak ketinggalan video-video baru dari Otomotif TV. Dan jangan lupa nyalakan juga tombol loncengnya. Dan jangan lupa follow juga IG kami utomotif_tv kalau IG saya_utomatis. Sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai lemer.

Lihat di YouTube