Jungkat

SUZUKI KARIMUN ESTILO | Ada Hal Krusial Pada Karimun Estilo ini (YouTube Video)

  • 22/06/2025

Lagi cari Estilo yang murah. ini aja karibun estilo Loh. Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobil. [Musik] Karimon Estilo. Enggak tahu kenapa harus ada kata-kata estilonya. Padahal nama ini sudah dipakai Honda Civic Estilo yang harganya sudah tidak masuk akal saat ini. What? Dan apabila dibandingkan harganya, Civic Estilo bisa membeli lima Karimun Estilo atau lebih. Ya, memang tidak adil. Lap pula kenapa pula Karimun harus ada estilo-estilonya di belakang namanya. Namun sebenarnya tujuan punya nama Estilo itu bagus. Estilo berasal dari kata Portugis yang artinya adalah bergaya atau dari Spanyol yang artinya kamu atau saya menetes ah mengiler. Suzuki tujuannya ingin membuat mobil city car yang bergaya. Nah, Karimun Estilo ini juga ada di Jepang. Namanya adalah Suzuki MR Wagon dan juga direbch oleh Nissan dengan nama Nissan Moko dan yang di Indonesia terinspirasi oleh Suzuki India dengan nama Maruti Zen Estilo yang muncul tahun 2006 di dunia. Suzuki Karimun di Indonesia namanya cukup terkenal karena Karimun generasi pertamanya memang lumayan keren. Mesinnya tangguh dan irit bahan bakar dan bentuknya seperti K car sekali. Oleh karena itu, Karimun laku keras sejak diperkenalkan di Indonesia tahun 1999. Kemudian masuklah generasi keduanya. Ya, seperti yang ada pada video ini, bentuknya berubah menjadi india sekali. Otomatis Karimun Estilo ini menjadi kurang banyak peminatnya. Ah, itu yang membuat jadi menarik untuk dibahas. Nonton video ini sampai habis dan jangan lupa tekan tombol jempol ke atas. Subscribe channel Motomobi apabila belum agar kami semua bahagia. Oke, lanjut. Suzuki Karimun generasi ketiga atau yang terakhir muncul tahun 2013 dengan nama Suzuki Karimon Wagon R. R itu artinya bukan racing tapi rekreasi. Karimon ini sudah dirakit di Indonesia dan termasuk golongan mobil LCGC di Indonesia. Karimun terakhir ini sudah dihentikan produksinya dan belum ada lagi kabarnya untuk mengganti generasi yang ini. Suzuki malah mendatangkan Suzuki Espresso untuk menggantikan Karimun sebagai mobil termungil mereka. Oke, sekarang sudah ada Karimun Estilo di markas kami. Review-nya dilanjutkan oleh mamang-mamang itu. Ayo, Mamang silakan. Suzuki itu emang aneh ya kalau buat mobil memang harus didananin dulu. Makanya Karimon yang Mamang bawa ya sama Om Dimasi ya itu ada Instagramnya Black Mumon. Kalau mau cari tentang info-info tentang Karim Moon Estilo ini bisa dihubungi ke beliau. Eh. Nah, jadi memang aneh Estilotu atau Karimun atau Suzuki itu harus didandanin dulu baru kelihatan culture. Iya. Ya, minimal ganti pelek seperti itu gitu ya menjadi lebih manis gitu. Nah, Kalimon Estilo ini keluar di tahun 2007. Cuman itu adalah model yang pre facelft yang mamang bawa ini dari Om Dimas juga itu tahun 2010 ya ini ya 2010 yang artinya ini adalah model yang facelift-nya atau dibilangnya New Carimon Esttilo. Ada bedanya di mana, Mang? Dari headlamp juga beda gitu ya. Sama yang pertama yang prefacelift itu beda. Bumpernya ada beda-bedanya juga. Cuman yang harus diperhatiin kalau beli mobil ini jangan sampai headlamp ini itu pecah karena mahal. Ini mahal satu biji kayak gini headlampnya R2 juta. Jadi makanya kalau yang kita mau beli Karimon Esttilo. Selucu ini headlamp-nya enggak lucu. Rp2 juta satu biji. Kalau dua R juta. Hah. Kecil-kecil ternyata mahal. Terus ada fog lamp-nya juga gitu ya. Bumper-bummernya seperti ini. Bumpernya agak sedikit berbeda dengan yang prefacelift. Terus grillnya juga ada sedikit perbedaan gitu ceritanya. Jadi kalau mau beli yang mana, Mang? Nanti tonton sampai habis biar Mama kasih tahu mending beli yang mana. Yang pre faceliff atau yang facelift soalnya ada banyak perbedaannya. Nih lihat pinggirnya. Ini Om Dimas udah pakai velegnya diganti pakai JF Luxury ya. Ring 15. Profil bannya dia pakai yang mana ini, Teh? 165 lebar eh tebal 50 13 inch pakai velek kaleng. Nah, udah diganti seperti ini. Jadi kelihatan kacer gitu kalau orang bilang ini keren banget. Terus udah dipendekin juga kan ini kan udah dipotong perhatannya manis. Ini nyala enggak ini side markernya? Ah, nyala. Wih, keren banget side markernya. Terus lampu sennya masih di pinggir seperti ini gitu ya. Keren. Panjangnya 3,6 m yang artinya ini lebih panjang daripada Karimun kotak sekitar ya 20 centan 15 centti-an itu lebih panjang cuman jadi lebih menipis. Lebarnya itu 1,4. Kalau yang karimun kotak itu 1,5 m. Itu bedanya. Terus wheel base-nya ini lebih melar. Ini kan 2,4 m. Kalau yang karimon kotak itu 2360. Beda sekitar 4 centti-an wheel base-nya. Harusnya ini ground clearance-nya adalah 170 mm karena ini udah dipendekin jadi lebih pendek. Dia gak pakai apa-apa gitu dipolesin aja di sebelah sini. Harusnya ada talang air tapi enggak suka. Enggak enggak suka. Terus model buka pintunya masih model cepol seperti ini. Bukan model tarik ya. Spionnya bagus enggak kayak karimon kotak banget yang benar-benar spion angkot gitu ya. Enggak. Ini udah pakai kondom. Halah tuh sewarna body semuanya keren sih. Ada kaca belakang seperti ini. Kalau karimun kotak tuh dipisahin kacanya. Kalau ini kayak efeknya menyambung dengan kaca yang di depannya belakang. Nah, kayak gini nih belakangnya. Nah, ini headlamp belakangnya yang pre faelift yang eh facelift gitu ya. Sama aja sebetulnya kalau ini udah diganti. Jadi kalau di Jepang sana ada yang namanya MR Wagon ya. Sama aja seperti ini bentuknya. Terus ada juga yang rebage gitu ya. kayak Nissan Mo atau Moko. Tlight-nya itu kayak gini. Bening, keren jadinya nih. Ini asli Jepang nih. Keren. Bumperbnya yang berbedaan dengan yang di Jepang. Kalau yang di Jepang itu lebih tipis. Kalau yang di Indonesia itu lebih menggembung gitu ya. Terus kalau yang di Jepang sana juga ada body kit segala macam. Tapi kalau yang ini masih dipertahankan yang Indonesia gitu ya. Suzuki. Terus buka bagasinya di mana, Mang? Di sini. Ih patah. Berat juga nih pintu untuk mobil sekecil ini. Nih bagasinya seluas ini. Enggak gede-gede amat sih sebetulnya ya. Mobil-mobil kecil seperti ini kayak AA, Agia dan Karimon kotak. Kayaknya lebih gede Karimun kotak daripada ini. Ini kalau mau di ini supaya lebih gede. Udah gitu doang. Enggak, dia enggak bisa flat. Oh, ketahan. Dan bagasinya flat floor. Tapi ada sini. Delowokan. Apa itu? Delowokan ada di sini. Ya okelah, tapi bisa flat for keren. Tapi Mamang masih megang interiornya Karimon Kotak karena nanti Mamang ceritain. Nah, kita lihat dalamnya. Mmm. Nah, kalau Estilo itu cenderung kayak lebih tinggi di belakangnya. Jadi kayak ada efek kursi bioskop gitu loh yang bertuntuk ke bawah atau cinema gitu ya. Kalau karimun kotak itu lebih ngedelap ke bawah gitu. Cuman duduknya kalau ini jadi lebih enak. Paha tersangka dengan baik. Bahan-bahannya kain seperti ini yang kayak disarungin doang tuh. Tapi ya udah okelah gampang dibersihinnya. Terus dikasih headr dua biji gitu ya yang harusnya mobil ini teh muatnya cuma empat orang bukan lima. Karena enggak dikasih tuh headr-nya. Terus juga si safety belt-nya juga kan cuma dikasih dua tuh yang tengah enggak ada. Cuman kalau mau dipaksa memang bisalah tigaan dan masih cukup oke di tengah duduknya. Kelegaannya gimana, Mang? Nih tiga jari. Headro-nya cuman segini gitu ya. Sekitar tiga jari juga. Cuman sandarannya tegak gitu. Enggak terlalu Bisa dibawa-bawahin lagi enggak sih? Ah, enggak bisa. Dikasih speaker belakang, dikasih power window dah. Terus juga warna-warnanya coklat-coklat krem seperti ini. Terus kenapa Mang lebih senang Karimun kotak? Karena kalau di Karimun kotak itu bisa jadi sofa mode. Yang karimon Estilo itu enggak bisa. Jadi yang ini bisa dimajuin terus bisa jadi kita kakinya tuh lurus ke depan. Oke kita lihat ke depan. Hah kita lihat ya depannya seperti ini. Berdikit aja. Nah kuncinya kayak gini. Ya memang terpisah ya remote-nya ya. Di depannya dapat apa aja, Bang? Ini ya kalau dilihat-lihat ya interiornya atau dashboard-nya mirip-mirip juga dengan Wagon R. Mirip. Hanya mirip cuman berbeda. Warna-warnanya coklat terus ada krem-kremnya. Head unitnya di sini bisa dimasukin double din juga. Terus kita dapat speedometer yang ada dua kluster utama, ada speedometer sama takometer. Nah, di sebelahnya digitalnya apa aja ya? Ada odometernya. Wuduh 202 R202.000. Nah, terus ada indikator bensin. That's it simpimpel itu. Trip A, trip B, selesai. Enggak ada apa-apa lagi. Terus ini ini. Oh, ini mirip sama punya mamang nih. Head unitnya nih. Pioneer pakai ini. Ini nih senang ya. Ini bagus banget suaranya bisa dietting advance dan bisa ini handphone di sini tuh. Tuh, bisa diginiin juga nih. Cie, ini udah mahal ya unitnya. Alhamdulillah Mamang udah punya ini. Tahu enggak pernah dipasang di mana? Di Datsun Go-nya Om Fitra. Iya, yang ini pakainya bisa muat tablet juga sampai 7 inch kalau enggak salah. Nah, terus simpel-simpel aja kalau karemon Estilo ya sesuai dengan mobil dengan harganya gitu ya. Kayak AC-AC-nya for speed gitu ya. Ada empat pen kecepatan, terus juga ada temperaturnya sampai ke heaternya. Terus ada arah semburannya lengkap. Mobil mana yang begitu? Itu sampai sirkulasi dari luar ke dalamnya juga ada. Nah, di bawah sini ada cup holder. Sini ada asbak sama cup holder. Cuman ya jangan dipakai juga sii kayaknya agak-agak ringkih gitu loh. Tapi ini masih ada. Nah, dah. Terus sini ada box itu ya yang lumayan besar untuk ukuran mobil kecil. Sini juga ada tempat-tempat nyimpan terbuka. Terus duduknya gimana, Mang? Eh, di sini ada tombol apa lagi nih? Oh, ini udah electric mirror. Udah electric mirror. Terus juga ada headlamp, manual headlamp tingginya. Terus juga ada fog lamp depan, fog lamp belakang. Ini tambahan tapi fog lamp belakang kayaknya. Kayaknya ya. Terus juga ada tempat menyimen. Terus juga ada power window untuk auto. Coba ya. Auto down. Oh, auto down doang. Suzuki cuman okelah. Jadi Suzuki itu ya baru mamang menemukan ikhtisar atau rangkumannya Suzuki itu kalau ngebuat mobil itu fungsinya dulu baru bentuknya. Benar enggak? Ya enggak sih? Iya aja lah. Iya. Jadi bentuk mah kumaha engke gitu ya. Yang penting fungsinya dulu. Apakah enak orang di dalamnya? Emang enak ini. Lihat paha tersangga dengan baik. Joknya enak gitu ya. Terus di sini ya enggak ada. Memang enggak ada. Jadi udah fix seperti ini, enggak ada teleskopik sama teal steering sama teleskopik itu enggak ada. Udah kita lihat mesinnya yuk. Mesin ini yang menjadi sangat krusial kalau Anda semua pengin memilih Carimon Estilo sebagai mobil sehari-hari. Oke, kita bahas ya. Jadi kalau untuk Carimon Estilo itu ada dua tipe mesin. Yang preacelift yang sebelumnya yang tahun 2007 keluar itu CC-nya cuman 1100 injeksi dan itu eh spare part-nya agak-agak lumayan jarang. Eh, yang tenaganya itu cuma 65 horseperan lah. Tapi kalau pengin dipakai lama, mending cari yang facelift-nya yang dimulai dari tahun 2009 atau 2010 pakai engine yang ini K10B yang artinya dia sama dengan Karimon Wagon R yang sampai sekarang dipakai gitu ya. Mesinnya sama 1000 cc 3 silinder. Kalau yang sebelumnya itu 4 silinder. Ini 3 silinder. Jadi sama banget. Nah, tenaganya juga bertambah itu sekitar 67 horsepow. Torsinya adalah 90 Nm yang terbagi ke roda depan dengan transmisi manual lima percepatan. Nah, jadi ini spare part-nya sama dengan Karim Moon Wagon R. Jadi kalau pengin cari Karon Estilo mendingan cari yang facelift-nya aja. Kalau yang preferif agak sedikit repot karena spare part-nya juga lumayan jarang dan mahal. Oh iya, spellepart-spelepart di Carmon Estilo ini lumayan mahal seperti Asroda. As roda aja R jutaan gitu ya. Mahal. Shock breakernya juga mahal. Jadi mobil sekecil ini memang harus diperhatikan itu suspensi depannya terus juga eh headlamp, perintilan-perintilannya agak sedikit mahal. Cuman mobilnya memang enak. Makanya Mamang pengen coba seenak apakah Karimon Estilo ini. Kita tes oke nyetir Karimon Estilo. Enggak ada perbedaannya cara nyetirnya karakternya dengan wagon R. Cuman berbeda bentuk body aja. Nah, ini mungkin suspensinya agak sedikit lebih keras karena apa? Karena pernya juga udah udah dipotong ya, jadi kerasanya lebih ee apa ya? Agak bergoncang-goncang gitu. Seharusnya kalau karbon Estilo yang pernah Mamang cobain dulu itu lebih apa ya? Lebih mengayun suspensinya daripada yang ini. Pandangan ke depannya luas sekali. Ngelihat kanan kirinya enak, view-nya jadi gede semua. Ini kalau buat mobil perkotaan enak sekali. Udah gitu udah kaca segede gini masih ada kaca bantu gitu. Kaca toong tuh di sebelah situ tuh. Ya, ini sangat membantu sih kalau dibuat di perkotaan. Enak sekali. Terus yang mamang notice lagi adalah power steeringnya. Power steeringnya ini agak sedikit lebih berat daripada biasanya gitu ya. Biasanya kan mobil-mobil kecil itu kan enteng banget ya. Kalau ini agak sedikit kayak nahan, tapi Mamang senang yang tipenya kayak gini. Setirnya agak berat sedikit jadi lebih mantap. Mobil kecil tapi kesannya tuh luas gitu kalau nyetir kayak nyetir apa ya? Mobil-mobil fan rasanya ini. Iya kayak fan kecil aja gitu. Mesin juga pas sebetulnya dibilang under power juga enggak. Kan banyak yang bilang kalau yang 3 silinder itu ah getarannya luar biasa. Enggak. Ini juga getarannya enggak terlalu parah-parah banget. Enggak kerasa memang 3 silinder getarannya tuh kerasa cuman enggak mengganggu gitu loh. Terus banyak yang bilang juga ah enggak ada powernya. Enggak ah. Asik kok nariknya karena bodinya enteng. Nah, ini di gigi 4 80 km/h itu di 3.000 rpm. Coba kalau gigi 5 dia langsung turunnya parah enggak? Oh, napasnya panjang. Wow, napasnya panjang nih. Ini kalau napasnya panjang kayak gini, BBM-nya jadi irit. Ini 80 RPM-nya di 2.500-an. Gini, mama enggak ada komplain tentang cara nyetirnya, view-nya, duduknya untuk sekelasnya. Ini enak. Cuman memang ada mm sedikit kekurangannya. Ini kayak feedback setirnya kurang sekali. Jadi kayak enggak ada ngelawannya. Mau kita belokin ke kiri ya ke kiri terus gitu mobilnya. Feedback-nya kurang tuh. Tenaganya oke. Untuk 1000 cc 3 silinder ini biasanya ya memang kalau bawa mobil kecil itu agak-agak capek kalau di kecepatan tinggi atau di tol. Tapi ini ngerasanya Mamang anteng dan mobilnya tuh enak gitu loh. Enggak sesuai dengan mukanya. Mobil ini enak dipakai di tol. Kalau pakai Agia Aya itu kayak ngerasa terbang-terbang gitu. Ini enggak sama sekali enggak. Teral gasnya enteng, perpindahan giginya enak, koplingnya empuk. Bila dibandingkan dengan harganya, mobil ini tuh sekitar ya R jutaan lah. Worth it. Worth it. Enak nih mobilnya ya. Tapi itu ya yang namanya Suzuki Mamang bilang dari awal kita tuh kayak enggak bisa ngelihat Suzuki itu original. Susah banget kalau udah didandanin kayak gini sih. Siapa yang enggak mau coba? AC-nya dingin. Siapa bilang 3 silinder AC-nya enggak dingin? Enak ini ternyata dipakai di tol. Memang suka peredaman kabinnya memang kurang ya. Kedengaran ke mana-mana suara road noise-nya masuk, suara engine-nya ya lumayanlah. Enggak begitu. Cuman traffic noise-nya lumayan kedengaran. Jadi mamang bilang sih peradaman kabinnya ya 6,5 dari 10 lah. Pindah giginya enak. Ah susah nyari kelemahannya ya kalau untuk dipakai gitu. Kalau bentuk sih selera soalnya. Sekarang Mamang belum cerita mesinnya kan 67 horsepow. Come on. mobil ini enggak banyak kekurangannya, cuman masalah bentuk aja yang selera. Selera orang beda-beda. Cuman kalau udah didandanin kayak gini, mamang aja enggak nolak. Bagus mobilnya. Asal jangan salah jurusan aja modif. Mobilnya enak. Jadi buat siapa Karimon Estilo ini kalau misalkan enggak kebeli Karimon Wagon R bisa beli Karimon Estilo ini. Cuman catatan Mamang belinya yang facelift jangan yang pre facelift biar partsparts-nya itu bisa tukeran sama wagon R yang artinya kalau pakai parts wagon R ada beberapa yang lebih murah. Kayak misalkan trik ke pedagang. Kalau misalnya cari kopling set karemon Estilo bakal dimahalin. Cuman kalau cari kopling wagon R bisa lebih murah setengahnya. Iya, Mama enggak akan sebut harganya. Cuman Kopling Wagon R itu Rp800.000-an yang plek ketiplek sama mobil ini. Jadi ada triknya kalau lagi di toko. Ya, gitu aja. Terus untuk yang lagi cari mobil komputer sehari-hari, untuk anak kuliahan, anak kosan gitu ya atau anak sekolah lah bisa beli mobil ini sih. Kalau pengin dia tampil beda terus didandanin kayak gini pasti lucu-lucu aja kok. Masuk-masuk aja biar jadi anak tongkrongan gitu. Overall mengenai Karimun Estilo. Cocok untuk Anda yang sedang mencari mobil mungil untuk commuting. Jalan-jalan di dalam kota, irit bahan bakar, mudah merawatnya. Namun, spare part-nya membuat Anda berpikir dua kali untuk membeli mobil ini. Ya, seperti yang tadi Mamang bilang, lumayan mahal untuk kelasnya. Apabila Anda suka Karimun Estilo, harganya sudah mulai menarik dengan harga Rp jutaan untuk versi yang pre faft. Untuk yang facelift di atas 2010 mulai dengan harga R0 jutaan. Ya, kami sarankan Anda untuk ambil yang tipe facelift saja agar spare part-nya ada persamaan dengan Karimon Wagon R. Semua ini adalah opening pribadi saya dan mama mamang itu. Kami tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe channel Motom Mobi, Omobi dan Nas Mobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda. Dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.

Lihat di YouTube