SUZUKI NEO BALENO | Cocok Sebagai Sedan Pekerja Keras | Motomobi Used Car (YouTube Video)
Suzuki itu ada-ada aja ya dari yang bentuknya wagon jadi insedan sekarang crossover jadiin sedan jadinya seperti ini. Ini adalah Suzuki Neo Baleno. [Musik] Halo YouTube. Selamat datang di channel Motomo. Hmm. Baleno. Neo Baleno merupakan sedan Suzuki yang awalnya optimis tapi malah seperti tidak percaya diri untuk melawan lawan-lawannya. Dulu Baleno dikenal sebagai lawan dari Honda Civic atau Toyota Corolla. Namun lama-lama jadi turun takhta dan bahkan menjadi berbentuk hatchback. Hah, entahlah apa yang dipikirkan oleh Suzuki untuk menjual baleno ini. Generasi pertama baleno dulu bentuknya seperti ini. Pure sedan dengan mata yang sipit dan bisa dibilang modelnya itu timeless, lebih abadi. Baleno generasi pertama ini muncul tahun 1995 sampai dengan 2004. Dengan sekali facelift saja di tahun 2000-an, matanya menjadi membulat. Kalau kami lebih suka yang sebelum facelift. Baleno generasi pertama ini punya mesin 1600 cc 4 silinder dengan transmisi lima percepatan manual dan ketika facelift malah mesinnya diskon 100 cc menjadi 1500 cc. Namun tersedia yang transmisi automatic for speed. Kemudian generasi kedua Suzuki Baleno muncul tahun 2003 dikenal dengan nama Baleno NextG. bentuknya seperti Suzuki Aero yang dibuat menjadi sedan. Aneh dan kurang proporsional untuk dimensinya seperti Ario yang dipaksakan menjadi sedan. Ya, kami lebih pilih Suzuki Aerio bentuknya lebih proporsional. Kemudian generasi ketiganya muncul tahun 2008 sampai dengan 2010 yang terkenal dengan nama Neo Baleno. Ya, kami review saja yang ini. Nonton video ini sampai habis. Jangan lupa tekan tombol jempol ke atas subscribe channel Motomobi apabila belum agar kami semua bahagia. Kemudian, hmm Suzuki Baleno terputus generasinya sejak Neo Baleno di tahun 2010. Namun tiba-tiba generasi keempat Baleno muncul kembali tahun 2017 dengan bentuk ini. Eh, kami agak tidak tega mendeskripsikan mengenai baleno yang ini. Lalu, kenapa ada baleno ini? Tujuannya adalah untuk menghilangkan sementara waktu Suzuki Swift tidak masuk ke Indonesia. Padahal kami lebih suka desainnya Suzuki Swift. Kenapa harus jadi yang ini? Namun kesedihan kami tidak berangsur lama karena ternyata Baleno generasi keempat ini mengalami facelift tahun 2022 yang lumayan sedikit berubah jadi lebih bagus ya. Sedikit mengobati kesedihan. Oh ya, review Neo Baleno ini banyak yang request, makanya kami hadirkan di Y Cariew Motomobi. Dan seperti biasa dibawakan oleh mamang-mamang itu. Eh, mamang silakan. >> Jadi, setiap mamang review yang namanya Suzuki gitu ya, memang dia enggak bisa dilihat standar kayak ini aja udah diganti dengan velegnya SX4 yaitu saudara bukan saudara ya. Buntatnya dari tipe yang Neobaleno karena Neobaleno itu berdasarkan atau basisnya merupakan dari SX4. Jadi keluar SX4 dulu baru dibikin sedan. Ada-ada aja idenya. Ya enggak mau kalah gitu, enggak mau nyerahlah. Yang tadinya juga kan yang Ario itu ada versi sedannya namanya adalah Suzuki Baleno NextG. Nah, ini adalah Neo Baleno. Sama gitu juga nasibnya gitu ya dari yang bentuknya yang tadinya wagon. Kalau aereo ini bentuknya crossover dijadiin sedan jadinya begini. Ada yang suka ada yang enggak. Tapi ini merupakan suatu pilihan menarik karena harganya. Tapi sebelum lihat harganya dilihat juga namanya spar part spare part-nya. Sparep part Suzuki itu kadang-kadang ada yang mahal banget, ada yang ah biasa-biasa aja. Kayak ini sebetulnya biasa-biasa aja harga-harganya. Kayak headlamp-nya. Headlamp-nya itu masih ada yang jual R,5 jutaan untuk yang kirinya aja. Lumayan tinggilah sedikit. Tapi yang paling krusial dari Suzuki Neo Baleno adalah reetirnya dan itu merupakan penyakitnya ini gitu. Rexir-nya kalau yang SGP asli udah di atas R jutaan ke atas gitu ya. Lumayan lah gitu. Cuman ada juga versi yang grade di bawahnya sekitar ya 2,5 sampai Rp3 juta udah ada. Cuman aslinya mahal gitu. Itu aja ya kayak headlamp-nya biasa-biasa aja. Ini kan headlamp-nya ada yang eh ini kan headlamp-nya halogen gitu ya. Cuma kalau diganti tipe yang RC1 yang SX4 itu jadi cakep banget mobilnya. Terus udah pakai fog lamp seperti ini. Bumpernya mirip-mirip juga dengan ESX4. Depannya tuh mirip banget. Baru kita bisa notice kalau ini adalah sebuah sedan itu di bagian belakang. Nah, masalahnya adalah Suzuki Neo Baleno ini adalah proporsinya gitu yang yang menjadi kenapa sih orang pada enggak milih Neo Baleno dan keluarnya ini cukup bangga loh kalau misalnya punya ini itu cuman 2 tahun aja keluarnya 2008 sampai 2010 udah that's it. Sedangkan SS4-nya sampai wuh lama sekali gitu ya diproduksinya. Nah, ini karena proporsinya depannya itu crossover mana ada sedan yang over fendernya tuh gede banget kayak gini gitu ya. depannya tuh menurun ke bawah, ke belakangnya jadi gendut banget gitu. Buntet jadinya sedan ya proporsinya kurang lah. Cuman apa yang istimewa di sini karena dia desainnya crossover nih, ground clearance-nya jadi tinggi. 175 mm untuk sebuah sedan. Tinggi banget. Udah gitu kita punya keuntungan kalau mau ganti veleg gede ini bisa masuk sekali. Lihat. Uhuh. Wuh. Ini veleg 1920 masih masuk ke sini karena basic-nya adalah crossover. Nah, aslinya ini adalah veleg 15 inch. Sedangkan ini udah pakai yang SX4 dia pakai 16 inch gitu ya. Kalau enggak salah tuh 1955 ring 15 deh kalau enggak salah yang aslinya ya. Terus dia lampu se-nya di pinggir gini ya. Jadul juga walaupun udah ada sein di pinggir sini masih ditambahin lagi sama Suzuki di sini ya. Ada lampu se di bagian spion. Terus untuk sebuah set dan spionnya kedodoran. Iya. Gede banget. Tangan mamang tuh cukup besar ya. Gede banget spionnya tuh. Gede sekali gitu. Pintu-pintunya jadi besar sekali gitu. tu. Terus ada versi yang add on body kit ini. Kebetulan yang depannya kayaknya hilang deh. Yang bawahnya udah ada nih. Sampai ke belakang itu ada versi yang add on kit ya. Terus karena ini ada sebuah sedan ya enggak ada. Jadi enggak kayak SX4 yang ada roof rail-nya juga enggak ada. Yang belakangnya jadi begini jadi buntet gitu dari bagian pinggir. Sebetulnya kalau dilihat dari depan bagus-bagus aja dilihat dari belakang manis-manis aja. Cuman kalau udah begini lihatnya. Loh, kok gini sih? Nah, ini istimewanya lagi Neo Baleno rem cakram belakang. Keren. Nah, kan kalau dilihat dari belakang tuh gini ya, kalau ngelihatnya gini ini oke banget sebetulnya. Cuma kalau udah ngelihat agak samping hah itu ya. Ya, itu itu masalah dari Suzuki dari dulu gitu ya. Makanya Suzuki itu enggak bisa dibiarin standar. minimal ganti pelek gitu ya yang agak lebih gedean terus di lowering kit gitu dikit itu udah nice gitu. Nah, ini belakangnya kayak gini. Ini ada ducttail-nya ya. Ini asli kalau enggak salah deh. Ada yang pakai addon dari sana minta, ada yang memang aftermket gitu. Baleno Suzuki. Lampunya besar sekali gitu ya. Ini kalau bisa dibilang mirip-mirip SX4 desainnya tapi ini enggak enggak tumplekplek banget gitu. Beda sama SX4 dia bumpernya. Jadi lihat ini sebuah sedannya bumpernya segini gede banget. Ini ada krom-kroman Suzuki. Nah, ini masalah lagi nih. Suzuki bukanya harus pakai anak kunci atau dari sebelah driver untuk buka bagasinya. Nah, karena dia formatnya adalah tadinya crossover gitu ya, terus dibikinin buntut seperti ini, maka bagasinya jadi Ini mamang bisa masuk nih. Dan ini masih luas bisa dua orang. Eh, jangan jangan jangan jangan jangan. Ini gede banget bagasinya. Sumpah. Untuk sebuah sedan sih ini karena dia tinggi belakangnya kan jadi makanya ininya gede, ininya gede. Tas golfnya sih muat bisa muat tiga gitu. Bawahnya ya rapi lagi. Nah, di bawahnya itu ada ban sererep yang space saver gitu gitu. Ini rapi loh. Nah, terus keuntungannya lagi kan ini adalah formatnya crossover. Tunggu di situ. Dia bisa kayak gini 40 60. Nah, ini dalam-dalamnya seperti ini. Ini enggak tahu ya, Memang lupa lagi ya ini apa dibungkus atau enggak gitu. Kalau enggak salah ini fabrik gitu kalau enggak salah. Tapi lupa lagi. Mamang tolong komen di bawah apakah benar memang kulit gitu aslinya. Kalau enggak salah sih fabrik kalau enggak salah ya. Semoga memang salah. Joknya begini. Trim pintunya keras-keras. Paduannya ada hitam gitu ya. Ada eh apa namanya ini namanya? Bage gitu. Ada power window ada twitter ada speaker gitu ada bottle holder. Terus mang sini ya. Nah ini kursi depannya. Udah mamang setting dengan tinggi badan Mamang yang 172 cm. Di belakang enggak luas-luas banget ya. Sini ada tiga jari. Headroom-nya aman-aman aja. Ada tiga jari juga. Duduknya cukup enak sebetulnya. Sandarannya juga pas, enggak terlalu tegak. Paha tersengah dengan baik. Inklinasi kursinya juga oke gitu ya. Ini cukup ok lah untuk perjalanan jauh. Mamang sih enggak akan ngerasa pegal sepertinya gitu. Terus dikasih dua buah headr seperti ini. Ada amres yang mungil sekali. [Tertawa] Kecil banget. Tapi yang penting Suzuki ada gitu niat tuh. Apalagi enggak ngaplek gitu ini ya. Okelah. Terus di belakang sini ini ada tempat nampan juga buat nyimpan-nyimpan. Dan hebatnya di sini ada ISOix-nya tuh. Ini ada. Ini udah disediain sama Suzuki zaman itu ya. udah dipikirin ada pegangan tangan, ada kantong kursi di belakang sini, kiri dan kanan ada gantungan lagi buat ee tas apa gitu yang bagus, keresek dari pasar ini ada di sini. Cup holdernya juga jadi ada tiga di belakang. Nah, di sini ada satu di depan yang sharing dengan penumpang depan. Duduknya di belakang cukup oke sebetulnya dan memang tidak merasa ada efek-efek klaustrofobia gitu yang sempit. Enggak di sini enak lega. Oke. Tapi yang namanya ini ya sedan yang tadinya crossover. Crossover itu ada yang all wheel drive. Kalau yang di sananya gitu di Jepangnya ini ada gundukan di sebelah sini yang ganggu. Itu aja sih belakang. Oke sekarang kita ke depan pintu depannya. Nah memang agak nunduk karena apa? Ini posisi depannya menjadi lebih rendah. Nanti ini sebetulnya desainnya ada yang pro kontra gitu ya. Ada yang suka ada yang enggak tapi ada keuntungannya punya desain yang menurun ke depan kayak gini. Entar ya Mamang ceritain nih. Trim pintunya keras-keras semua gitu ya. Ada bottle holder, ada speaker segala macam. Kursinya seperti ini. Ada head adjuster lengkap. Ada sixway lah. Udah oke sebetulnya. Ke dalam. Nah, kuncinya itu kayak gini ya. Model Suzuki zaman dulu ini misinya ini pakai pakai con kon ya. Itulah ini ada warnanya hitam ya kalau aslinya ya. Dan di coloknya ini ada ada illuminating light-nya juga. Jadi kita kuncinya tuh enggak salah masukin ke mana gitu. Jadi diterangin sama dia. Itu kelebihannya. Terus di baleno ini entar di Baleno ini punya desain yang sama persis dengan SX4-nya gitu ya. Atasnya tuh keras-keras semua. Terus juga ada di tengah sini itu ada yang namanya info info-infoan gitu ya. Ada jam digital, outset temperatur, terus juga ada e average bahan bakar dan juga real time keiritan kita berapa gitu ya. di sini udah lengkap lah gitu untuk sebuah sedan sih oke. Terus kisi AC-nya juga normal-normal aja. Di tengah itu kotak bentuknya yang di pinggirnya bulat. Terus hazard-nya dimuliakan ada di tengah sini gitu. Double din gitu. Cluster AC yang udah cukup lengkap arah semburannya sampai ke kaki sampai ke front divoger juga udah ada. Rear divoger juga ada. Terus AC terus ada heaternya. Ada coolernya juga, ada buka tutupnya. Udah lengkap di sini semua. Oke. Tuh. Terus ini ada kayak silver satin gitu loh. Satin silver. Agak enggak nyambung sih sebetulnya dengan warnanya. Ini juga sebetulnya warnanya ada ada abu muda gitu ya. Terus pakai beige gitu. Agak enggak nyambung sih sebetulnya warna-warnanya tapi ya okelah gitu. Desainnya tuh enggak muluk-muluk agak bosenin memang. Nah, setirnya. Setirnya itu model-model ada kulitnya gitu yang aslinya ya, ada kulitnya. Terus juga ada tombol kesenangan juga ada volume eh next next and previous track. Udah selesai. Terus di depan kita ada speedometer. Speedometernya ada apa aja, Mang? Gitu ya. Berwarna merah. Di tengah sini ada speedometernya. Sebelah kirinya takometer, sebelah kanannya ada fill gage. Ada temperatur mesin, ada indikator transmisi, terus banyak tombol lagi nih. Ada tombol power window, ada electric mirror, sama fold-nya juga udah ada. Terus juga ada tombol fog lamp sini. Terus ada ini indikator alarm ya, nyala atau enggaknya. Dah, di sini kepraktisannya gimana, Mang? Ada bottle holder buat nyimpan-yimpan juga di tengah sini. Ada nih terbuka ada power socket, ada dua buah cup holder, ada box sebelah sini. Di tengah sini enggak ada apa-apa lagi. Terus matic-nya gini ya. G type ya kalau Suzuki. Terus di atas ada ini ada vanity mirror enggak? Ada dong kiri kanan. Cuma memang enggak dilampuin aja ya. Nah lampunya dipencet gini. Ye. Mati satu tuh. Dah, duduknya gimana, Mang? Duduknya sebetulnya enak dan Mamang tadi cerita kan kenapa desainnya menurun ke depan gitu. Karena ini adalah satu rohnya adalah crossover. Crossover itu butuh visibilitas yang gede. Makanya di Neobaleno ini visibilitas ke depannya oke. Banyak yang bilang gitu ya, pilar A-nya ganggu. Enggak. Sini ada kaca toong yang gede menurut Mamang nih. Terus juga karena desainnya crossover, dashboard-nya jadi rendah. Iya, kacanya juga jadi rendah. Jadi bisa ngelihat ke mana-mana. Udah gitu spionnya gede nih. Yang cewek-cewek kayaknya harusnya suka dengan Neoaleno gitu ya. Karena nyetirnya tuh enak, visibilitasnya baik gitu. Duduknya juga enak ya, joknya enggak empuk-empuk banget. Yang penting paha tersangka dengan baik. Terus udah gitu sini ada enggak sih? Harusnya ada nih. Ada dong. Ada tilt tapi enggak teleskopik. Dah, sekarang Mamangnya. Nah, ini mesinnya. Mesinnya juga dia cukup realable ya, cukup bisa diandalkan lah. Enggak rewel-rewel kub gitu ya. M15A 1500 cc DOHC VVT gitu ya. Cukup sederhana. Part-partnya juga cukup terjangkau lah. Enggak enggak sampai wow banget. Suzuki tuh masalahnya cuman di body part-body body part gitu loh. Mahal. Kalau mesin sih enggak. Sama kaki-kaki tadi kan yang re steer gitu itu menjulang tinggi harganya. Cuman kalau untuk yang tod segala macam itu okelah harganya cukup masuk akal. Terus harga-harga fast moving-nya seperti filter oli, bensin, filter olinya emang agak mahal dikit ya, enggak tahu kenapa. Sedikitlah, sedikit di atas filter bensin kayak gitu biasa aja. Nih punya tenaga 100 horsepoweran dengan di kawinin sama transmisinya tuh matic 4 speed sama yang manual lima percepatan. Orang nyarinya pasti yang maticnya dan maticnya memang Suzuki di zaman itu agak sedikit lemot. Tapi mamang pengen coba selemot apakah matic Suzuki pada saat itu. Ya, kita cek nanti kita tes drive aja langsung gitu. Tapi yang penting ini mesin enggak ada yang krusial lah. Kayak misalnya sensor-sensor juga cukup relable. Dan sini udah ada ABS EBD. Hehe. Keren kan? Neo Baleno? Kita cobain mobilnya. Inilah rasanya Neo Baleno yang memang rasain begitu masuk senang banget karena apa? Visibilitasnya tuh bagus gitu ya. Ya, orang banyak yang komplain tentang pilar A yang tadi memang udah sebutin gitu ya. Tapi kan ini kaca toongnya membantu sekali gitu loh. Terus biasanya ada blind spot di spionnya sendiri kayak misalnya di Terios gitu ya. Terios yang new gitu. Itu karena kaca spionnya tuh benar-benar nutupin sekali gitu dengan pilar A-nya tuh jadi nyatu gitu. Kalau ini enggak, masih kelihatan ke mana-mana. Udah gitu dashbornya rendah terus jadi pandangannya jadi luas bisa ngelihat kiri kanan terus kondisi aspal di sebelah kanan kita tuh bisa kelihatan. Itu kelebihannya Neo Baleno ya. Nah, terus yang Mama ngerasain lagi memang gitu maticnya memang agak kelamsi, agak malas gitu untuk pindah gigi. Lihat ini udah RPM tinggi belum pindah-pindah atau mungkin ini karena cuman 4 speed makanya dia dimaksimalkan di RPM tertentu gitu ya supaya dia nahan terus gitu napasnya jadi panjang. Nah, ini di 60 aja masih di gigi tiga gitu perasaan Mamang coba. Iya kan? di nahan di RPM yang tinggi jadinya dipakainya enak di tol. Iya, enak di tol karena apa? Suspensinya memang agak keras kalau di jalan biasa kayak gelombang-gelombang kecil itu kerasa banget kalau di Neoalenok. Jadi enggak seperti Vios. Yang lebih menjurus ke kenyamanan gitu ya. Kalau City dia agak-agak lebih keras. Mak keras itu mirip-mirip kayak City lah ini. Cuman ini kayak sedikit lebih kaku aja kalau di Neobaleno. Kalau di City itu masih kayak ada ngayun-ngayunnya. Kalau ini itu benar-benar kaku gitu. Cuman dampaknya adalah enak di kecepatan tinggi. Yes. Ne itu bukan iritnya yang dilihat sama orang tapi dipakainya enak. Iitnya enggak banget sebetulnya untuk sebuah Neobaleno. Kombinasi itu sekitar 1819. Lihat aja si maticnya ini ditahan di RPM yang tinggi gitu. Mungkin kalau yang manual bisa lebih irit ya, cuman yang maticnya aja karakternya begini gitu. RPM tinggi malah ditahan. Tapi memang memang di tol tuh nyaman sekali untuk cruising di 80 mobilnya tuh anteng. Iya. Yang Mama bilang tadi kursinya sebetulnya enggak enggak ergonomis sama sekali ini. Memang kalau lama-lama pakai ini agak pegal pinggang sih sebetulnya. Nah, bagusnya lagi kekedapan kabinnya untuk yang standaran seperti ini. Kekedapan kabinnya oke. Suara ban memang agak masuk ya, cuman enggak separah Honda gitu. Nih ininya juga tebal-tebal. Suara traffic noise-nya juga oke. Itu yang Mamang suka dari sebuah Suzuki. Perdaman kabinnya Mama bilang 7,5 dari 10 skornya. Tahu enggak mobil ini bagusnya dimodif seperti apa? agak-agak rally look terus dikasih tule di atas gitu ya, bagasi atas agak-agak touring style kayaknya. Bagus deh. Sedan yang touring style ini kayaknya paling cocok di sini. Iya, dikasih towing hook belakang. Ah, kerenlah. Udah manis dah. Emang harus dimodif mobil ini enggak bisa kelihatan standar. Jadi buat siapakah baleno ini? Neo Baleno? ya. Jadi kalau misalnya bosan dengan Vios yang kayak mirip taksi gitu ya, City yang enggak suka Honda gitu ya, mungkin salah satu alternatifnya adalah Neo Baleno dan harganya lumayan lah. Start from 5060 udah dapat Neo Baleno. Dan mobil ini kalau sewaktu-waktu misalnya kita harus cross country gitu ya karena ground clearance-nya cukup tinggi ya. Dan yang paling cocok yang ini. Itu catatan Mamang. Dan kelemahannya juga enggak banyak dipakainya enak. Kelemahannya cuman di harga spare part-nya aja dari Rexir yang mahal. Dah, cuman itu aja catatan mamang Neo Baleno sama desainnya sih ada yang suka ada yang enggak. Cuma kalau di modi sih bagus aja kayaknya. The one and only. Bangga aja gitu kalau kita ke tongkrongan pakai Neobaleno yang rally look terus touring style. Wah keren sih. Jadi pengin aja kenapa gak beli ini aja ya murah mobilnya. >> Overall mengenai Suzuki Neo Baleno merupakan sedan yang cocok untuk dipakai sehari-hari. Untuk dipakai hardcore pun bisa. Neo Baleno ini suspensinya sebenarnya lumayan empuk. Kaki-kakinya juga cukup tangguh dan mesinnya lumayan mudah untuk dirawat. Spare part-nya pun hmm agak terjangkau walau enggak murah-murah amat. Namun yang paling penting spare part-nya itu mudah didapatkan. Bagi Anda yang sedang mencari sedan yang tangguh, mungkin Neo Baleno bisa menjadi jawabannya. Dan juga apabila Anda cukup cuek dengan bentuknya ya itu selera lua ini adalah oping pribadi saya dan mamang itu. Kami tidak dibayar oleh siapapun dan apapun yang terlihat pada video ini. Sayangnya dan subscribe channel Motomobi, Omobi dan Mas Mobi apabila belum berikut dengan tombol loncengnya. Share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media Anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram. Cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton. Yeah.
