Suzuki New CARRY Pick-up (YouTube Video)
Aduh, mau narik enggak ada orderan lalamu. Mau podcast gak ada yang bisa diajak orangnya. Ya udahlah daripada kry ini nganggur, mending kita cari cuan di YouTube aja. Makanya sekarang kita bahas New Carry [musik] Flat Deck ini. Ya, Carie memang punya beragam bentuk. Kalau yang kita bawa sekarang ini itu yang flat deck. Ada lagi Suzuki menyediakan yang white deck jadi lebih lebar b belakangnya. Dan ada juga yang bentuk minibus sama blind fannya yang udah pernah kita bahas sama satria kata di Surabaya kemarin. Kalau misalkan kalian pengen carry dengan penumpang yang lebih banyak, ada juga kalian tinggal tunggu di pinggir jalan nanti ketemu sama J Link. [tertawa] Oke. Walaupun memang si Carry ini memiliki bug yang lebih luas dibandingkan dengan Grand Max, tapi sayang untuk tonasenya kapasitas berat dari bak belakang ini mereka ngeklaim sampai 1 ton aja. Kalau misalkan si Grand Max itu sampai 1,5 ton ya, beda 500 kg. Tapi kembali lagi ke masyarakat yang memakai si Suzuki New Carry ini pasti dan kalian bisa komentar di bawah, banyak yang bawa muatan lebih dari kapasitas [musik] si Carry ini. Bisa 3 ton, bisa 4 ton, bahkan sampai 5 ton ada pasti yang bawa. Kita tidak menyarankan hal tersebut ya. Tolong jangan odol. Over dimension, overload tolong jangan. Namun walaupun tonasenya kalah sama Grand Max, tapi buat bawa barang-barang yang dimensinya gede ya, kayak lemari, kayak kemarin gua bawa atap PVC sama atap polikarbonat itu masih bisa diandalkan si Carry ini. Karena tujuannya memang decknya luas itu biar bisa bawa barang yang gede-gede. Enggak berat-berat tapi punya dimensi yang besar. Ini footage-nya. Oke, ini udah bawa lemari dua sama atap PVC sama polikarbonat. Jadi, kita cobain si Kry ini. Walaupun beratnya enggak nyampai 1 ton, tapi ya at least udah kebayang lah ya bisa bawa apa aja si Carie ini. Dan ini udah ngelewatin atep sebenarnya. Jadi ya semoga lancar-lancar ajawa barangnya. Oke, yuk. Dan ngomongin soal eksteriornya, ini kebetulan carry yang kita bawa adalah carry yang facelift. Jadi di bagian bumper sama grillnya udah berubah dari kiri yang muncul di tahun 2019 lalu. Dia ada taring di bagian bumpernya. Dan udah itu aja perubahan di bagian eksteriornya. Sementara bagian interior cuma ke tamambahan apar doang. Sisanya desain dashbor masih sama total. Dan lingkar bannya ini yang banyak dikomen ya sama orang-orang. Lingkar bannya emang kecil ya cuma 13 inci. Dan profilnya memang terlampau tipis sehingga tonasenya mungkin menyebabkan cuma bisa bawa 1 ton aja. Dan banyak juga yang komplain ke kita lewat postingan. Kita udah posting di Autonet Max ya, kalau New Carry ini itu makan ban bagian dalamnya. Emang beberapa dari pengguna carry ini banyak yang mengubah camber-nya. Jadi biar mengatasi ee keausan di ban permukaan tapak dalamnya itu. Tapi sekali lagi kita menyarankan tolong Suzuki Indonesia diperhatikan lagi untuk para konsumennya ke depannya. Oke, lanjut lagi untuk sektor perlampuan ya. Apa yang diharapkan dari mobil komersil? Semuanya full halogen. Dan sebelum kita masuk ke kabinnya ya, bisa lihat desain dari interior dashboard-nya. seakan bisa buat setir kiri dan setir kanan karena simetris banget. Ada tiga kotak, yang satu kotak tengahnya simetris banget. Yang membedakan cuma di bagian bawah kotaknya nih ya. Jadi cup holdernya cuma satu. Yang di sebelah bagian penumpang itu enggak ada cup holder tapi ada dua buah kompartemen penyimpanan terbuka yang lumayan lega. Tapi sayang tidak tertutup. Jadi kalau misalkan mobil ini diparkir di parkiran umum ya kelihatan aja dari luar. Tolong pakaiin kaca film ya. Kalau misalkan kalian beli Suzuki New Carry Tayo ini. Oke, terus ada tombol dami di sini. Bisa buat kalian pasang telolet kek atau pasang bilet kek kalau misalkan kalian mau kan buat lintas kota gitu ya. Oke, sekarang kita masuk ke dalam. Oke, daripada berlama-lama langsung aja kita tes new carie ini di jalanan Indonesia. Oke, jadi kita intermezo sejenak dulu. Eh, di sini kita mau mengingatkan kalau Carie ini memang mungkin salah satu mobil yang membangun negeri juga. Kenapa? karena dia sudah muncul sejak generasi yang ST10 dulu di Indonesia. Selanjutnya dilanjut sama ST20 Truntung, lalu dilanjut lagi sama ST100 ya, Carry yang ST100 dan dilanjutkan ke Carie Futura. Jadi kalau misalkan kalian ingat-ingat lagi sebenarnya kalau dari nomenklatur Suzuki Kie yang real Jepang ya sama dengan pabrikan Jepangnya itu berhenti di ST1. Sementara Carry Futura itu udah mulai berbeda dengan Carry yang ada di Jepang. Setelah Carry Futura, ada lagi Mega Carry yang mukanya APV tapi pakai konfigurasi bug di bagian belakang dan baru muncullah di tahun 2019 yang New Carry ini. Jadi kalau New Carry ini dipasarkan khusus pasar ASEAN ya, sudah dirakit di Indonesia sejak ST10. Itulah kenapa Kie ini mungkin banyak memberikan kesan yang historical untuk para masyarakat Indonesia. Baik itu Mbah kalian yang punya atau kalian punya cerita berkelana bersama Kie. Boleh banget komentar di bagian bawah cerita kalian bersama dengan Kie. Lanjut lagi soal New Carry yang muncul di 2019 dan mengalami facelift terbaru yang sekarang kita bawa ini. Enaknya di Carry generasi terbaru ini adalah sudah ada AC bawaan pabrik dan power steering. Jadi berkendara dengan New Carry ini lebih nyaman jauh rasanya feel-nya. Setirnya jadi ringan banget, kabin jadi adem banget parah. Karena ya kabin sekecil ini punya sirkulasi AC. Walaupun memang untuk pengaturan AC-nya ya dia enggak ada pengaturan kayak indikator ee sirkulasi udaranya, terus untuk konfigurasi semburan AC-nya ya. Jadi cuma bisa menyembur ke bagian depan aja, enggak bisa ke bagian kaki, enggak bisa ke bagian windshield. Karena ya lagi-lagi ini mobil niaga, jadi tidak bisa kita ekspektasi lebih karena mobil ini untuk mengangkut barang bukan untuk mengangkut orang. Ingat. Lanjut lagi. Faktor kenyamanan yang ada di New Car ini adalah hadirnya [tertawa] entertainment dari Pioneer. Emang cuma single dinan. Dia enggak ada Bluetooth sama sekali, cuma Aus, konektivitasnya, dan USB. Jadi kita cuma bisa muter radio doang paling atau nyambungin HP lewat kabel AUX. Itu pun kalau HP kalian masih ada aux-nya. HP zaman sekarang udah jarang banget ada AUX-nya. Plus ya nyolok USB isi sama lagu-lagu udah entertainment itu aja. Enggak bisa nyambung ke Bluetooth sama sekali. Tapi kalau misalkan kita ulik-ulik si infotainment Pioneer-nya ini ada konektivitas Android-nya. Entah itu cuma buat muter musik aja atau bisa nge-play navigasi di speakernya. Mungkin bakal kita cari tahu. Oke, terus soal kursi ya gimana ya mobil komersil setipis kesabaran para sopir lbak. Tipis banget emang. Jadi enggak mungkin kalian mengincar kenyamanan di New Carry ini. Kita udah pernah ngebahas eh Woling Formom Max jadi mobil bug juga. Dan itu jauh lebih nyaman karena kursinya seperti selayaknya mobil passenger bukan mobil niaga, bukan mobil komersil. Tapi yang mengejutkan adalah duduk di carry ini oke juga emang enggak nyaman, emang kaku banget dan pengaturan kursi bagian supirnya itu cuma bisa sliding doang, maju mundur. Reclining enggak bisa sama sekali. Seat belt tiga titik. Oke, tiga titik seat belt-nya tapi enggak retrack sama sekali. Jadi enggak auto retrack untuk ee sopir dan juga penumpangnya. Dan kebetulan di New Carry ini bisa muat tiga penumpang. Jadi di tengah ini disediakan seat belt juga dua titik. Tapi ya untuk faktor kenyamanan itu aja sih dari New Carry. Enggak ada lagi hal-hal yang lebih. Tapi satu hal ya yang paling mengganjal di impresi gua ketika mengendarai Newuker ini adalah enggak adanya takometer. Jadi kita enggak bisa ngelihat berapa putaran mesin kita. Oke, emang mungkin bagi sebagian supir losbak itu enggak terlalu penting. Tapi buat beberapa orang, buat segelintir spopir itu penting karena kita bisa memperhatikan putaran mesin biar efisiensi bahan bakar dari mesinnya itu lebih optimal. Jadi, pergantian giginya bisa kita lihat lewat takometer. Tapi karena enggak ada takometer, jadi ya udah kita cuma bisa menerka dari raungan mesin yang terdengar sangat jelas di bagian kabin tuh. Enggak cuma raungan mesin, sampai ke suara batu kelempar aja ke bagian bawah kabin. Kedengaran jelas ya. Lagi-lagi ini bukan mobil penumpang. Ini mobil niaga bukan untuk kenyamanan. Jadi kekedapan kabinnya ya udah ini kalengan aja gitu. Segala bentuk rupa suara bisa kalian dengar di kabin ini ya. Walaupun tidak ada takometer, at least dia ada indikator suhu radiator. Iya, yang HRV 2 aja enggak punya, [tertawa] dia ada indikator suhu radiator, terus speedometer. Oke, biasa. Dan untuk informasi display digitalnya yang monokrom ini ya dengan lighting amber ini warna orange itu dia memuat informasi indikator bensin terus odometer trip A dan trip B. Udah itu aja enggak ada informasi tambahan apa-apa lagi. Bahas soal mesin ya. Tadi kita bahas raungan mesin yang masuk ke dalam kabin dan segala macamnya. Sekarang kita bahas soal mesinnya. K15B mesin bersama dari mobil-mobil Suzuki yang beredar di Indonesia. Bahkan sampai ke Jimny pun pakai K15B. Tapi untuk New Carry ini dibedakan karena kode mesinnya ada C di bagian belakang. Jadi K15BC. C-nya itu komersial. Jadi pistonnya lebih pendek dan tutup silindernya disesuaikan untuk kebutuhan tenaga komersil. Mesinnya dapat mengeluarkan tenaga sebesar 95 horsepow dengan torsi 135 Nm dari putaran 4.400 rpm. Jadi dari putaran rendah pun torsinya sudah terasa lagi-lagi untuk kebutuhan niaga. Jadi putaran bawahnya bertenaga. Dan kalau misalkan kita rasakan ya dari transmisi manual itu gigi duanya pun torsi bawahnya tetap ada loh bertenaga. Jadi kalau kalian stop and go pakai gigi dua sekalipun itu masih oke karena nafasnya lumayan panjang dari bawah hingga ke menengah. Walaupun memang banyak yang komentar Suzuki Carry ini punya nafas yang lebih pendek dibandingkan Grand Max. Karena gua pun udah mencoba si New Carry ini di tol itu dia 120 pun udah empot-empotan sebenarnya. Dan [tertawa] bau kampas koplingnya kecium sampai ke dalam. kabin itu di kecepatan 120 km/h. Makanya mungkin ada yang komen kalau misalkan carie enak buat dipakai di pegunungan gitu kan dalam kota, di jalan-jalan pedesaan. Tapi untuk Grand Max itu enak untuk dipakai di tol gitu, highway atau infrastruktur jalan yang lebih lenggang ya. Masing-masing pasti ada kelebihan sama kekurangannya. Oh iya, sempat kita posting new carry ini di Instagram Autored Max dan ada beberapa pertanyaan soal mesinnya. Jadi, ada yang nanya soal bising enggaknya, panas apa enggaknya dalam kabin mesin berasa enggak ke kursi sama bisa dituruning apa enggak. Oke, yang pertama soal kebisingan kabin. Ya, balik lagi ya, ini mobil komersil. Peredaman mesinnya pun juga enggak bagus-bagus amat. Jadi normal di kecepatan 40 sampai 60 km/h itu kedengaran dengung kayak sekarang ini ya biar enggak dengung. Tuh kan tinggal ganti IG aja. [tertawa] Oke, itu soal dengungan dari mesin ketika kecepatan 40 sampai 60 km/h. Kalau misalkan panas mesin masuk ke dalam kabin, ya untungnya enggak berasa ya sama penumpang depan. Walaupun mesinnya kalian dudukin. Jadi, di bagian penumpang ya, mesinnya itu persis di bawahnya. Dan gua udah beberapa kali bawa penumpang di New Carry ini semuanya enggak komentar soal berasa panas mesin di bagian bawah kursinya. Jadi panas mesin masih aman berasa di New Carry ini. Dan soal gimana sih kalau misalkan New Carry ini dituning mesinnya? Apakah bisa apa enggak? Ya lagi-lagi potensinya pasti ada. bisa karena basis mesinnya aja K15B dan orang Indonesia kreatif walaupun saat ini mungkin belum banyak tapi pasti ada aja yang ngerubah new carry ini. Entah itu sekarang atau nanti ke depannya at least basis mesin sama jadi ada potensi untuk bisa ngetuning si Carry ini. Tapi kenapa kalian nanya itu ya? Masa mau dipakai balap ya? Ada sih yang pakai selalum sih mobil bak nih kayak lalamoove nih. Itu kan di pinggir-pinggir jalan nih. Mungkin ada yang di tuning bisa kali kita tanyain atau mungkin kalian punya kiri yang di tuning. Coba komentar di bawah [tertawa] gimana impresinya. Dan buat yang nanya klaksonnya ya ada yang nanya di komentar kencang apa enggak nih. Kencang dan kedengaran sampai kabin enggak ada peradamannya sama sekali. Kry tayo mobilnya agak. Wah, kalau kita klakson yang luar kedengaran dalamnya juga ikutan kekencengan suara klaksonnya. Oke, lalu untuk feel perpindahan giginya enak sih untuk sebuah mobil komersil koplingnya ringan. Terus shift H pattern-nya ya, H pattern-nya ini gampang banget dioperasikan tuh bisa halus. Enak banget. Jadi soal mesinnya ya, dari impresi bawah ke menengahnya bagus, perpindahan giginya enak, koplingnya ringan, makin memudahkan para suir untuk mengantar barang dan membangun negeri. Lanjut lagi soal impresi pengeremannya. Ya, emang belakang masih teromall sih ya. Jadi soal feel pengereman enggak terlalu pangkap-pangap banget dan enggak ada traction control juga ABS. Jadi, ya apa yang diharapkan di mobil komersial ini. Tapi kalau misalkan kita ngerem, ya dia empuk loh, masih enak, masih berasa mobil modernnya gitu ya. Lagi-lagi ini new carry gitu kan bawa-bawa embel new gitu. Fil pengeremannya empuk hampir enggak ada bedanya sama mobil-mobil passengernya Suzuki. Jadi bisa kita takar dengan baik. mau mengerem secara halus maupun mengerem secara mendadak. Tapi lagi-lagi kalau ngerem mendadak hati-hati ini enggak ada APS-nya bisa ngeglosor. Ya, tolong paling bisa kalian bantu dengan engine braking. Karena kebetulan Suzuki N ini enggak ada pilihan maticnya. Enggak kayak rival-nya yang udah ada pilihan matic. Dan enggak afdol kalau ngomongin mobil komersil tapi enggak ngomongin radio seputarnya. Kebetulan karena New Carry ini memiliki radius putar yang cuma 4,3 m. Maaf, ada mama tiba-tiba nyeleng ke tengah. Oke, lanjut lagi. Suzuki New Carry ini gampang banget untuk melakukan manuver - di kondisi sempit sekalipun. Ini masih luas ya. Nanti bakal kita buktikan seberapa sempit radius putarnya Suzuki New Carry ini. Karena enak banget jujur muter pakai New Car ini selasa kayak enggak ada beban sama sekali kayak ya udah bawa mobil kecil aja. Yari sele. Sungkem nih sama Y Kerry. Terus kita ngomongin soal bantingannya. Belakang pakai per daun. Apa sih yang diharepin? Mantul-mantul pasti. Keras. Iya. [tertawa] Lagi-lagi ini buat bawa barang hingga 1 ton. Jadi bantingannya enggak bisa halus. Kasar banget pasti. Mobil komersil. Cuma emang plusnya adalah dengan suspensi yang kasar ini dia jadi bisa membawa beban yang berlebih ya. Sehingga lagi-lagi banyak yang mengaplikasikan New Carry ini bawa muatan hingga lebih dari 1 ton kan. Yang tidak kita sarankan lagi-lagi tolong jangan odol ya over dimension overload. ketika menikung cepat lumayan stabil walaupun emang body roll-nya ya berasa banget. Ingat posisi kabinnya itu berada di roda depan. Jadi dia berasa limbung pasti. Itu soal bantingannya. [musik] Ya, jadi itu dia impresi kita mengendarai Suzuki New Carry Tayo yang satu ini. Jadi dengan bug yang lebih besar dibandingkan dengan Carry Futura dan beberapa opsi pilihan bentuk body dari New Carry ini juga kelebihan-kelebihan seperti mesin yang karakternya cocok untuk penggunaan dalam kota atau jalan pegunungan sekalipun dan kabine yang nyaman juga lebih lega dibandingkan dengan rivalnya. New Carie Tayo ini benar-benar membuat nama Carie tetap mempertahankan mobil niaga yang disukai banyak masyarakat Indonesia. Dan dengan kelebihan-kelebihan tersebut, apakah kalian para pengusaha tertarik untuk meminang Suzuki New Carry ini? Karena New Carry tersedia enggak cuma yang pakai AC dan juga power steering. Ada juga pilihan yang lebih murah tapi enggak pakai AC dan power steering. Dan pasti kalian penasaran soal konsumsi bahan bakarnya. Jadi kita udah membawa beberapa beban juga pakai mobil ini hingga ratusan kilom dan ini dia konsumsi bahan bakar yang dihasilkan New Carry Tayo ini. Ini kombinasi ya rutenya. Jadi rute tol sama rute dalam kota dan lumayan meliuk-meliuk sedikit. Jadi gimana menurut kalian New Carry Tayo ini? Komentar aja di bawah. Jika kalian suka dengan konten ini, klik like, subscribe dan tekan loncengnya untuk mengai video seru selanjutnya dari Autoret Max. Gua Bagi Satrio. Lanjut membangun negeri. K
