Jungkat

SUZUKI SATRIA PRO & SATRIA F150 2026..!!! FIX JADI BEBEK PALING CANGGIH di INDONESIA l Otomotif TV (YouTube Video)

  • 08/11/2025

Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabarnya? Semoga semua dalam kondisi sehat dan bahagia selalu saat nonton video ini ya. Amin. Nah, Teman-teman siang hari ini saya berada di sirku Sentul Kecil menghadiri undangan dari Suzuki karena mereka meluncurkan ini nih yang kita tunggu-tunggu bersama. Suzuki Satria F terbaru yang mana sudah kita nantikan sejak lama ya. Karena Satria ini pertama dilanjutkan tuh tahun 2016 silam. Artinya sudah hampir 10 tahun tidak ada perubahan signifikan. Nah, ternyata sekarang akhirnya ada nih yang signifikan, kelihatan beda dan fitur-fiturnya juga banyak yang baru. Serta sekarang tersedia dalam dua varian, Teman-teman. Jadi tetap ada Satria F150 seperti yang model lama ini hanya versi peringan. Dan yang keren, ada versi baru nih. Ini namanya Suzuki Satria Pro. Waduh, Proonya seperti apa sih? Apa bedanya? Oke, sekarang kita mau detailin langsung aja dan kita awali langsung dari yang pro atau yang 150 biasa ya. Kayaknya dari sini dulu deh. Dari yang biasa dulu deh. Jadi kalau secara penampilan ini bisa dibilang Satria F150 yang lama tapi dengan sedikit update dengan sedikit perubahan. Yang utama kalau dilihat dari depan adalah sekarang dia lampu sen-nya terpisah ya. Kayak model yang di luar negeri yang mana di luar negeri itu biasanya ee aturannya lampu senin itu harus dipisah dari lampu utama. Makanya tampilannya jadi begini. Jadi batoknya masih kayak yang lama, tapi gak ada lampu sein di sebelah sini. Dan ini saja tetap pakai LED. Dan kalau lihat ke bawahnya ini yang menarik adalah selain lampu sen jadi terpisah, ini mirip kayak punya GX ini nih ada kayak winglet di sebelah sini ya. Jadi tidak dibiarkan kosong yang mana di depannya ada dudukan buat plat nomornya gitu teman-teman. Terus yang menarik lagi dari bagian samping kita lihat di bagian srotnya ini ternyata ada ala-ala winglet-nya teman-teman. Wow, udah ala-ala MotoGP terpasang di sini. Lalu yang beda lagi di bagian belakang. Jadi lampu se pastinya belakang juga ikut terpisah ya. Nah, ini kayak yang sudah diaplikasikan di beberapa negara ya, kayak Vietnam gitu sudah pakai model begini. Jadi lampu yang di sini khusus untuk lampu rem saja teman-teman. Jadi merah semua gitu. Tidak ada lampu sein lagi di sini. Kemudian kita langsung pindah ke yang versi Pro aja teman-teman yang perubahannya banyak banget. Yuk, kita lihat langsung dari area depan. Jadi yang berubah signifikan banget di yang versi Pro dari style tampilan pertama adalah lampu utamanya. Ini beda banget ya dengan yang versi Satria biasa. Dia kesannya malah agak pesek, lebih lebar tapi fresh sih. Dan ternyata kalau kita lihat secara langsung ini tidak seperti yang versi foto bocoran ya. Mungkin waktu itu fotonya yang Motret pakai lensa lebar dekat banget. Jadi kelihatan lampu utamnya itu blow banget ya. Kesannya enggak proporsional. Tapi kalau lihat langsung rata masih oke teman-teman masih kelihatan ya cukup enak dilihatlah walaupun kalau saya pribadi ya lampu peseknya ini kurang gimana gitu ya kenapa enggak agak lancip gitu ya biar lebih sporty biar lebih sesuai dengan desain body secara keseluran gitu. Terus kita lihat di sini adalah ini lampunya pastinya sudah LED terbagi dalam tiga kluster ya. Ada yang di atas, setengah, dan bagian bawah. Pastinya untuk lampu jauh, lampu dekat gitu ya. Terus ini ada batoknya yang cukup lumayan ramping ya. Tapi kesannya bagian samping ini mirip kayak yang milik Satria yang lama, ada tegas-tegasnya gitu. Dan lampu sen-nya terpasang di sini. Dan lampu sen-nya ternyata masih pakai bohl ya, belum pakai LED gitu. Oke, turun ke bawahnya dulu. Kita lihat area roda depan ini terus saja masih pakai suspensi teleskopik model panjang, model ayam jago gitu. Ini diameter asnya 26 mm. Terus yang keren ada buat pelindung buat debu ya. Jadi debu tidak langsung nempel sini biar lebih awet gitu. Nah, di sini juga ada spatbard yang kesannya ramping sporty gitu. Terus kita lihat roda depannya ini tidak ada perubahan signifikan ya dibanding versi lama. Masih tetap pelek yang palang Y gitu. Sesnya sporty dan bannya tetap ramping. Ukurannya 70/90. Ring 17 sudah cubes. Rem-nya tuh saja cakram. Dan ini modelnya bergelombang gitu. Jadi kesannya sporty. Dan yang baru untuk yang versi Pro ini dilengkapi dengan sistem ABS, Teman-teman. Ini ada speed sensornya di sini. Terus untuk kalipernya tetap dua piston dan selang rem-nya masih yang model karet gini, belum pakai braaded steel gitu. Oke, kita lihat area atas. Kita lihat area stangnya. Ini bisa dibilang sama dengan versi yang satre biasa. Kita lihat model stangnya. Model jebit tapi yang tinggi ke atas. Jadi posisi duduknya biar enggak terlalu nunduk. Nah, kalau lihat di sini bagian hand grip-nya gripnya model begini ya. Cukup banyak guratannya. Ini dipegang harusnya sih enak. Terus di ujungnya ada bandul stang ini logam. Terus handle rem-nya enggak ada setelan biasa aja. Tabung minyak rem juga kotak biasa. Terus di sini ini saklarnya hanya ada satu ya buat starter. Dan untuk lampu utama tidak ada sarannya. Jadi sudah aho. Terus spionnya kita lihatnya begini. Ini agak-agak hampir bulat tapi sebenarnya bersudut banyak ya. Ya cukup okelah stylish. Lalu kita lihat stang kiri ini tombolnya sederhana aja hanya untuk lampu jauh dekat, lampu sein klakson gitu. Terus handle koplingnya juga tidak ada setelannya. Sementara untuk speedometernya ini baru banget teman-teman. Kayak gini nih. Nah, ini dia, Teman-teman speedometernya. Jadi baru banget ya walaupun tetap modelnya belum TFT full color ya. Ini gi tampilannya kotak lumayan gede. Terus di kirinya ada dua tombol untuk select dan mod apakah itu? Nah kita lihat ini dulu deh infonya ada apa aja. Di atas ada jam fuel meter. Terus ini ada takometer, speedometer di tengah gear position di sini dan di bawahnya ini ada odometer. Trip Average full consumption. Trip Bed F B teruskan Samsung yang real time tegangan baterai balik ke odometer. Ini wah ini ternyata kalau ditekan di bawah pairing mode. Jadi teman-teman speedometer barunya ini bisa terkoneksi dengan smartphone ya dengan aplikasi Suzuki dan ini bisa nampilin navigasi Tby sebelah sini dan juga notifikasi telepon dan masuk di bagian atas. Kalau kita matikan, kita nyalakan maka akan muncul di situ. Nah, tuh ada sinyal, ada Bluetooth, baterai, dan sebagainya. mul di atas itu. Jadi speedometer barunya ini jauh lebih keren ya. Jadi ini salah satu keunggulan dari Suzuki Satria Pro teman-teman tuh. Dan ini ada logo ABS ini ada sellet netral terus ada peringatan. Ada kalau peringatan overheat lampu se kanan, se kiri ini cek engine, lampu jauh ada di sini. Mundur ke belakang dikit, Teman-teman. Ini juga yang membedakan versi Pro dengan yang biasa. Jadi yang pro itu sudah mendapatkan sistem keyless teman-teman. Jadi udah pakai smart key, tidak lagi colok-colok kunci manual kayak yang versi biasa. Jadi remot-nya modelnya kayak gini cuma ada satu tombol dan ada logo Suzukin-nya teman-eman. Dan tidak hanya dapat remote tapi masih dapat kunci mekanis teman-teman. Kenapa? Karena untuk buka joknya ternyata masih mekanis ya, belum sistem keyless gitu. Dan khasnya Satria tetap ada bagasi mungil di atas mesinnya, Teman-teman. Nih di sini nih bisa buat naruh smartphone gitu ya atau karcis atau yang lain-lainnya. Dan di dalamnya ini yang baru sekarang ada power rotate modelnya USB type E gitu di sini ya. Jadi bisa langsung ngecas, bisa taruh HP-nya di sini. Dan untuk buka tutupnya gampang banget, tinggal ditekan nih di yang ada logo tiga biji. Tekan kebuka ya kan untuk mengunci juga tekan gitu. Terus ini plastik ya, plastik tipis ternyata enggak terlalu kaku tapi dengan finishing yang terbilang rapi. Lalu di sini kita lihat adalah bagian srotnya. ini kisahnya masih tetap ramping dan di sini bisa kita lihat adalah beberapa fitur-fitur andalannya di versi Satria Pro ini, Teman-teman. Ini yang pertama ada red connect Edition. Jadi untuk yang versi Pro ini tadi seperti kita lihat di bagian speedometer memang bisa nampilin navigasi dan notifikasi pesan dan telepon masuk. Kemudian ini keyless ignition system. Tadi sudah pakai keyess dan ini dong ada Suzuki Clutch Assist System. Jadi ini fitur yang ada di mesin barunya. Jadi mesinnya sudah ada assistent sliperer clutch-nya sehingga koplingnya lebih enteng, Teman-teman. Nah, ini di sini juga kayak tadi yang versi biasa ya. Menariknya di sini ada ala-ala Winglet, sini ada tulisan Suzuki. Terus geser ke belakangnya. Kita lihat jok dulu deh. Joknya tuh modelnya tetap ramping dan dengan satu model kulit ya, tidak ada garis-garis apapun di sini. Tetap polos gitu aja. Dan ini model kulitnya agak keset, ada titik-titiknya. Jadi didudukin sih harusnya enggak bikin gampang melorot gitu ya. Terus di belakangnya ada behel yang mana ini ternyata bahannya wow kejutan sekali. Ini kayak Honda Beat, Teman-teman. Dia pakai behel berbahan plastik. Wow. Ini pasti menyumbang bobot biar lebih ringan ya. Kejutan sih. Terus di belakangnya ada lampu rem yang mana ini kayak yang tadi versi biasa full karena enggak ada se di kanan kirinya karena lampu senya modelnya terpisah di sini. Terus bagian spatbor sepertinya tidak ada perubahan berarti tetap ujungnya ada lampu buat plat nomor dudukan plat nomor di sini dan kesannya spatbnya tuh ramping banget tetap ya dari depan sampai belakang tuh motor ini benar-benar konsisten ramping banget. Oke sekarang kita lihat area roda belakangnya ternyata pelegnya tidak ada perubahan [musik] terus bannya juga masih ramping ukurannya 80/90 ring 17 dan ini bannya pakai IRC tipenya NR93. Wah ini kodenya kayak MCmar ya. Terus remnya cakram ee bergelombang kayak depan [musik] dan pakai kaliper satu piston. Cuma kejutannya adalah ternyata yang belakang tuh tidak ada speed sensornya. Apakah ini berarti ABS-nya single channel? Sepertinya betul begitu, Teman-teman. Gitu. Oke, sekarang kita lanjut lihat sebelah sini ada knalpot yang modelnya bullet dengan ujung dicat warnanya silver dan cover juga warna silver. Ini terpasang di pijakan kaki belakang yang mana terpasang di rangka yang rangkanya khas banget Satria ya. Rangkanya itu pakai besi kotak gitu. Jadi kesannya keker kuat. Terus untuk ini pijakan kaki belakangnya aluminium cetak. Untuk pijakan kaki depan ini juga cetak dengan permukaan yang bergerigi sehingga harusnya enggak licin ya. Terus pedal remnya ini juga ternyata pakai besi sehingga kesannya tuh harusnya kuat ya dan ini tidak bisa membelok gitu. Kita lihat area kiri dulu deh. Nah ini untuk area roda belakang kiri kita lihat adalah ada area gear dan rantai. Ini final gear-nya ternyata kecil juga ya. belakangnya pakai gear hanya 38. Dan yang menarik adalah rantainya tetap kayak yang Satria F injection pertama ya. Dia modelnya ada O-ring-nya gitu. Jadi kuat dan senyap, tidak berisik teman-teman. Ini salah satu keunggulannya. Mungkin ini satu yang bikin Satria ini harganya mahal ya. Oh ya kalau soal harga nanti akan saya bahas. Terus di sini ada standar samping besi. Standar tengah juga ada besi juga. Dan pijakan kaki kiri ini modelnya bisa kelipat gini. depan ini ada tuas perseneng dan tuas persennya ternyata cuma satu ya, jadi ini mesti diinjak atau dicongkel benar-benar kayak motor sport gitu. Tadi ada yang kelewatan kita belum lihat emblemnya di body belakangnya. Nah, ternyata tulisan Satrianya yang versi Pro ini, ini ternyata emblem 3D chrome gitu, tapi tulisan Pro-nya ini stiker aja teman-teman gitu. Terus depannya ada tulisan liquid cold. Dan ini warnanya khusus yang pro ini cuma ada satu ini, ya. Warnanya itu warna apa nyebutnya ya? warna merah magenta gitu kayak keungu-unguan. Jadi kesannya lebih kalem, elegan juga kombinasi karena dengan warna hitam gitu. Sementara kalau yang versi Satria F biasa itu ada dua pilihan warna ya. Yang pertama tadi yang biru silver ala-ala warna MotoGP. Satu lagi ada warna ini nih yang putih, hitam dan ada orange-oree-nya gitu, Teman-teman. Oke, sekarang kita lanjut ngomongin mesinnya. Jadi mesinnya itu sebenarnya spesifikasinya enggak berubah banyak ya, tetap 147,3 cc ya. DOHC 4 katup, injeksi berbing cairan dengan transmisi manual 6 percepatan. Tenaganya tetap yang terbesar di kelasnya ya 18,2 horsepow dengan torsi 13,8 Nm. Mesin overboard yang tadi tenaganya memang super gede, super kencang ya. Ini salah satu motor yang standar tingting udah paling kencang di kelasnya. Waktu pertama launchingnya dulu 2016 di Sentul Gede saya dapat to speed 147 km/h. Ini kencang banget ya untuk motor standar tingting 150 cc gitu. Nah, yang baru seperti tadi saya sudah singgung waktu bahas emblem yang ada di body ini ada fitur Suzuki Clutch assist system teman-teman. Jadi asist dan zipkat yang membuat proses pindah gigi jadi lebih enak ya karena koplingnya lebih enteng waktu engine break juga roda belakang kemungkinan skit atau muncul saatnya itu bisa sangat diminimalkan gitu teman-teman. Oke, terus bagaimana dengan impresi posisi duduk? Oh ya, meski ini motor mendapatkan banyak fitur baru, tapi kenaikan bobotnya tidak terlalu banyak ya. Untuk yang versi Pro ini bobotnya 115 kg. Jadi kalau dihitung itu secara power to wake ratio ini masih tetap salah satu yang terbesar di kelasnya ya. Yakin masih tetap kencang. Terus tinggi joknya masih bersahabat banget karena hanya sekitar 760-an mm. Terus posisi stangnya saat diraih memang rendah ya. Walaupun tadi sudah pakai stang yang nongol tinggi tapi ternyata kesannya masih sporty. Terus kalau kaki naik ternyata posisi pijakan kakinya masih agak lurus. Jadi kalau kaki ini posisinya lumayan netral gitu lah. Terus pas didudukin joknya ini kesanya ramping banget, kecil banget. Terus waktu diayun ini empuk banget suspensinya, Teman-teman. Ini khas bangetnya Satria sih emang kartu suspensinya tuh empuk banget gitu tuh. Oh ya kalau harga berapa sih? Kalau yang Satria F150 ini itu saja lebih murah dibandrol Rp31 juta ondrove Jakarta. Sementara untuk yang versi Pro itu lebih mahal ya karena fiturnya lebih banyak mencapai Rp34,9 juta on the road Jakarta. Gitu aja dulu video kali ini. Kita lihat barang detailnya. Untuk hasil tesnya nanti di video terpisah. Tunggu di video berikutnya ya. Terima kasih buat yang sudah nonton. Jangan lupa like, subscribe, comment, share, nyalakan juga tombol loncengnya. Dan jangan lupa follow juga kami otomotomotif_tv kalau IG saya_omotif. Oke, sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa pakai helm K motor. Dadah. [musik] Ah.

Lihat di YouTube