Jungkat

Tab Sejutaan Merk GLOBAL! - Moto Pad 60 Lite (YouTube Video)

  • 06/11/2025

Apa aja sih yang sebenarnya penting buat tablet entry level, terutama buat sekolah atau kuliah? Hm, mungkin harus bisa jalanin Roblox, Google Classroom, speaker enak, dan layarnya tajam. Itu semua bisa didapetin modal 1 jutaan aja di [musik] tablet berlabel Motorola terbaru. Akhir-akhir ini Lenovo/ Motorola membawa kembali line up tabletnya ke Indonesia. yakni ada Moto Pad di [musik] harga Rp juta sebagai seri mainstream premium dan satu lagi Motopad 60 Lite sebagai tablet entry level ramah kantong. Satunya pakai Diamond City 8300, satunya pakai Helio G85. Today kita bakal fokus bahas si Motopad 60 Lite yang harganya R1,8 jutaan [musik] sekilas tablet entry level biasa. Namun ada beberapa hal yang bikin tablet ini agak unik. Pertama, di mana banyak tablet bawah 2 juta lain mengesampingkan desain dan konstruksi. Motopad 6 Lite enggak pakai body polimer, tapi full unibody aluminium yang terasa premium karena frame dan punggung semuanya jadi satu, kecuali untuk bagian kamera island. Nah, hebatnya di samping itu ini jarang-jarang ya ada tablet yang udah menyertakan clear case yang dilengkapi integrated kick stand. [musik] Asli ini helpful banget dan menurut kami wajib dicontoh tablet-tablet lain yang belum menyertakan keyboard case dalam pembelian biar tablet gampang dipakai dias meja sebagai second screen atau lagi dipakai nonton anime di Netflix. Ukuran 10 inch ini kayak pas aja gitu di tangan maupun di meja. Misal dipakai buat buku pelajaran enak, dipegang buat main game enak, tapi buat nonton video pun enggak kekecilan. Kedua, gue jujur benci banget sama tablet-tablet murah yang meremehkan resolusi. Enggak usah sebut merek lah, tapi masa ada layar 8 inch ke atas dikasih resolusi 1280 * 800. Orang beli tablet itu kan esensinya biar punya layar yang lebih gede dan lebih nyaman dilihat daripada HP. Kalau resolusinya malah di bawah HP R jutaan, apa gunanya? Makanya kami bisa mengapresiasi layar IPS 10 inch yang resolusinya full HD 16 bing 10 ini. Warnanya sih enggak gimana banget, normal. Tapi untuk kerja, baca PDF, ngedit foto dan lain-lain ini jadi jauh lebih nyaman. Plus ada too low blue light yang bikin enggak sakit mata saat kerja berjam-jam. Di samping layar tajam buat YouTube, Netflix, dan dengerin musik, ini punya nilai plus dari sisi audio juga karena udah dual speaker berlabel Dolby Atmos. [musik] Di antara tab-tap R jutaan secara kuat speaker ini gua bisa bilang termasuk yang paling oke. Bahkan dibandingin tablet R jutaan pun masih bisa dibilang kencang, nendang, dan lumayan jernih. Seolah nih tablet yang emang didesain buat nonton film dan nyetel musik. Nah, di luar konsumsi media dan keperluan nugas atau ngantor sehari-hari seperti main game dan ngedit video, apa kabar? Well, di dalam sini isinya Helio G85 dari MediaTek, sebuah chipset 8 core 12 nanm entry level standar HP sejutaan kecil. Lalu, RAM masih 4 gig bareng storage 128 gig EMMC. Tentu itu ngaruh ya ke mulusan jalannya aplikasi dan saat buka tutup atau switching app. Semoga di versi berikutnya at least bisa kasih RAM 6 gig dan storage UFS. Hebatnya ini salah satu tablet paling murah yang udah support dalam tanda kutip PC mode. Bisa nampilin mayoritas app dalam Windows mode yang scing aplikasinya enggak kelangki bahkan lebih baik dari Hyper OS. Sangat berpotensi sih jadi penasaran nyobain UI desktop ini di Motopad 60 Pro yang lebih kencang. Soal gaming gimana? Standar HP sejutaan sih so far kalau kalian sebatas jalaninnya ML atau Roblox bisa. Enggak smooth tapi berfungsi. Performa buka PDF, Zoom meeting, dan lain-lain pun sesuai harganya, asalkan enggak buka banyak aplikasi secara bersamaan. Plus poinnya sih enggak ada isu panas. Saat ini baru ada varian Wii only. Namun untungnya slot micro SD tidak pergi ke mana-mana. Masalah software support, Lenovo udah janjiin update Android 16 kalian security update selama 2 tahun. Terus ada app bawaan yang wajib banget kalian coba instal di laptop lalu sambungin di jaringan yang sama atau menggunakan kabel yaitu Smart Connect. ini bisa sangat mudahkan yaitu selain memudahkan sinkronisasi data antar tablet HP dan laptop bisa menjadikan semua Motopad jadi ekstensi second screen atau auto switching mouse dan keyboard antara PC dan tablet. Ideal buat kalian yang bawa laptop demi bantu produktivitas via Wii maupun kabel USBC kalau mau meminimalisir delay. Tidak ada giroskop, tidak ada kompas, tapi support GPS. Perlu dicatat, kapasitas baterai hanya 5100 mAh. Daya tahan mirip-mirip HP entry level, yaitu sekitar 9 jam playback YouTube atau sekitar 4 jam main game. Lalu charging terbatas di 20 watt. Butuh waktu 1,5 jaman buat ngecas dari kosong sampai penuh. Oh ya, soal kamera depan 5 megapel dan kamera belakang 8 megapel autofokus, ini hasil foto dan videonya. Cukuplah buat foto dokumen, papan tulis, dan meeting online. Meanwhile untuk kualitas video kamera depan kurang lebih seperti ini. Jadi apakah Motopad 60 Lite worth it? Di harga R1,8 juta, kita dapat tablet sesuai harga. Sebagai perangkat pendukung smartphone atau laptop, ini tablet yang mencukupi sebagian besar anak sekolah, bahkan orang dewasa yang kerja. [musik] Ini jelas bukan produk yang orientasin ke gaming dan multitasking, tetapi dengan layar tajam, audio nendang plus case dengan kick stand. Ini udah tablet ideal kok buat binch, watching drama, film, dan anime di kosan bareng gebetan atau buat baca dujin/mang ketika lagi sendiri. Tinggal nambahin keyboard dan mouse dipakai nulis laporan dan balas-balasin email pun enak. Gue mungkin terdengar agak leb, tapi adanya kick stand bawaan itu bikin semuanya lebih praktis. Perihal after sales pun gak usah ragu karena semua tablet Motorola dicover garansi 1 tahun yang kalau ada apa-apa tinggal langsung dibawa ke service center resmi Lenovo. Itu dulu aja soal Motopad 60 Lite, soal mendang mending dipersilakan gue Mike. Sampai jumpa di next video.

Lihat di YouTube