Jungkat

Tablet yg Kemurahan? Paket Lengkap, Layar Besar & Performa Kencang - Review itel VistaTab 30 Pro (YouTube Video)

  • 27/03/2025

Tablet-let baru ini layarnya besar 13 inci. Performanya mantap di kelasnya karena SOC-nya pakai Helio G99 Ultimate. Menariknya harganya masih di bawah Rp3 juta ya. 2 jutaan aja terjangkau ya. Ini adalah Itel Vista Tab 30 Pro, tablet terbaik dari Itel saat ini. RAM 8 gig plus 8 gig dengan storage 256 gig. Memadai sekali nih. Nah, tablet ini juga punya konektivitas selular 4G. Jadi, kita enggak bergantung sama Wii. Bodinya juga terbilang tipis, cuma 7 mm saja. Baterainya besar 10.000 mAh. Selain itu ada bonus free keyboard untuk pembelian tablet ini dan ada juga free preinstalled WPS Office. Ini bisa untuk PC level file processing ya. Oke, langsung aja kita kupas tuntas tablet yang menarik ini ya. Itel Vista Tab 30 Pro ini racikan yang terbilang menarik ya. Tablet layar besar, harga terjangkau tapi performanya tetap memadai. ini buatnya jadi agak beda dengan tablet-tablet yang pernah kami coba sebelumnya. Memang kelasnya lebih tinggi nih yang satu ini ya. Bakal cocok untuk apa tablet ini? Nah, kita akan coba bahas dalam video kali ini. Tapi kita mulai dari paket penjualnya dulu. Di sini tentu ada unit Vista Tab 30 Pro lengkap dengan screen protektor yang langsung terpasang. Lalu ada charger 10 watt. Hah, enggak apa-apa sih 10 watt yang penting kan ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya ya. Lalu ada kabel USB type C, ada paket dokumen dan sim tray ejector. Nah, Itel juga menyediakan keyboard case gratis dalam paket penjualan tablet ini. Berlaku untuk pembelian online maupun offline. Jadi terbilang paket yang cukup lengkap. Tablet ini hadir dalam satu warna saja yang disebut sebagai space gray ya, abu-abu lah ya atau silver gelap gitu ya. Bodinya dari bahan metal tentunya dengan campuran polikarbonat di beberapa bagian. Secara umum ini cukup terasa kokoh ya. Dimensinya adalah 298 mm * 194 mm * 7 mm. Untuk ketebalannya memang besar ya, tapi wajar untuk sebuah tablet dengan layar 13 inci. Sementara untuk bobot tabletnya aja ini dikisaran cuma 690 gr. Nah, kita akan coba lihat apa yang ada di sekeliling tablet ini dengan tablet dipegang di posisi horizontal seperti ini. Di sisi kanan ada grill speaker, lalu ada USBC. Di atas ada tombol power, tombol volume up and down, ada mikrofon, ada SIM tray. Ini bisa untuk 1 nano SIM dan 1 micro SD. Ini bukan hybrid ya, jadi satu aja SIM card-nya ya. Lalu di s kiri ada grill speaker. Di bawah ini ada pin untuk koneksi Pogo Pin keo case-nya. Nah walaupun terlihat seperti ada empat grill speaker tapi tablet ini sebetulnya hanya punya dua speaker. Kualitas suaranya udah cukup mantap ya untuk kelas harganya. Separasinya emang bukan yang luar biasa banget, tapi secara umum suaranya udah rapi. Volume suaranya juga udah mantap nih. Nah, sekarang mari kita lihat dari sisi depannya. Ini adalah layar 13 inci. Enggak ada keterangan mengenai panelnya apa, tapi karakternya itu seperti IPS sih. Resolusinya Full HD plus 1920* 1200 pikel. Refresh 60 Hz. Ini masih ok lah untuk tablet terjangkau dengan layar sebesar ini ya. Untuk brightness klaim bisa mencapai 450 nit. Tapi kalau kami ukur ya brightness layar itu bisa mendekati 600 nits baik di indoor maupun untuk simulasi outdoor. Eh bisa simulasi outdoor berarti ada auto brightness-nya dong. Iya benar ada. Tablet ini masih punya fitur auto brightness. Nah, untuk kalutnya dia menawarkan gambut coverage kisaran 88% sRGB dengan gambut volume di 101% sRGB. Bukan layar yang saturasinya luar biasa tinggi, tapi sudah sangat mencukupi untuk nonton konten. Mau ngedit-ngedit warna di foto atau video juga selama enggak butuh yang akurasi luar biasa tinggi banget sih juga ini udah cukup banget sebetulnya. Nah, untuk basel layar terbilan cukup tipis. Untuk sebuah tablet 13 inci basel ini relatif asimetris ya di keempat sisi layar membuat tablet ini ketan rapi aja. Kamera depan untuk kamera selfie-nya 8 megapel. Ini diposikan di bezel atas layar kalau tablet kita dipegang di posisi horizontal. Nah, bukaannya F2.0 dan perekaman videonya sampai dengan 1080p 30 fps. Beralih ke isi belakang ini adalah kamera utama 13 megap bukannya F2.0 dan udah autofokus. Perekaman videonya up to 1440p 30 fps. Lalu ada juga LED flash dan mikrofon di dekat modul kamera utama ini. Untuk spesifikasi internalnya SOC pakai Mediatek Helio G99. Jadi, tablet layar besar ini harusnya punya performa yang cukup memadailah untuk kas harganya. RAM-nya udah langsung 8 GB LPD dar 4X plus 8 GB memory expansion kalau dibutuhkan. Nah, secara standar memory expansion ini tidak aktif ya di tablet ini. Kalau memang ada yang merasa perlu sih bisa aja diaktifkan secara manual. Tapi kalau kami sih mungkin memilih untuk tidak mengaktifkannya ya. Untuk storage dia pakai 256 GB dan karena pakai G99 tentunya ini adalah UFS 2.2 jadi udah kencang. Untuk baterai 10.000 1000 mAh. Ini besar banget ya charging. Nah, ini sebenarnya dia mendukung sampai 18 watt, tapi di paket penjualannya ini chargernya tertulis 10 watt. Untuk sensor dia punya aserometer, dia punya hardware gyro ya, dan dia punya light sensor juga. Untuk konektivitas tentunya 4G ya, 2G, 3G, 4G bisa semua. Untuk nelepon bisa enggak? Tentunya bisa. Ada dialernya di sini tapi kita harus pakai speaker untuk nelepon karena memang tidak ada earpiece-nya atau kalau mau lebih enak ya pakai TWS aja bisa ya. Untuk wifi-nya bisa Wii 5, Bluetooth versi 5.2 dan support audio Codex, SBC, AAC, dan LDAG juga di-support di sini. USB-nya tentunya support OTG. Untuk kameraman dia pakai Face Unlock. Sementara OS-nya pakai Android 14. UI yang digunakan bukan yang benar-benar Android polos ya. Ada sedikit sentuhan tambahan dari Itel untuk penampilan UI ini ya. Nah, walaupun tablet ini ternyata lebih pas digunakan di orientasi horizontal, kalau dilihat dari posisi kamera selfie-nya nih, ada beberapa bagian di UI tablet ini yang memang didesain khusus untuk orientasi vertikal. misalnya menu di kamera ya. Nah, lalu kemudian fitur-fitur standar Android tentunya tersedia di sini termasuk parental control. Nah, ini Android banget nih ya. Jadi kalau tabletnya dikasih ke anak gitu ya, ini bisa dikendalikan atau bisa dipantau dari jarak jauh ya. Ini pakai Google Family Link. Ada Google Play Store juga tentunya di sini ya. Jadi ya amanlah aplikasi-aplikasi amanlah di sini ya. Lengkap banget. Nah, ada juga beberapa fitur AI di tablet ini. Ada Ivana. Ini merupakan voice assistant di tablet ini yang menggunakan basis chat GPT. Ada juga fitur AI drawing yang disempatkan ke dalam aplikasi Notepad. Ini bisa mengubah sketsa yang kita gambar menjadi gambar beneran nih ya dengan bantuan AI. Lalu ada juga AI wallpaper generator untuk bikin kreasi wallpaper tablet sesuai dengan keinginan kita. Untuk aplikasi bawaan ada beberapa ya di tablet ini ya sebagian merupakan aplikasi khas dari Itel termasuk CC. Ada juga aplikasi untuk anak-anak seperti Kid dan Kidspace. Nah, di sini Itel juga menyediakan WPS Office atau WPS Office preinstalled. Ini disebut membuat apa yang biasa kita kerjakan dengan PC bisa juga dilakukan di tablet ini. Misalnya ngedit file doc, XLS, PPT dengan kelengkapan tool ala PC. Lalu di sini ada juga fitur kolaborasi dengan smartphone ItTel. Ini bisa untuk transfer file atau screen mirror dari smartphone ke tablet. Nah, terkait update ada jaminan security update dan bug fix selama 1 seteng tahun. Sayangnya emang belum ada info resmi terkait update versi Android yang tersedia di sini. Oke, Itel juga menyatakan bonus keyboard case untuk setiap pembelian tablet ini. Ini adalah keyboard case yang juga bisa jadi standip seperti ini ya. Nah, keyboard case ini bobotnya sekitar 615 gr. Jadi kalau tablet ini dibawa bersama dengan keyboard case-nya, total bobotnya menjadi 1,3 kg. Nah, kalau bicara soal keyboard-nya ini, ini disebut punya 80 tombol dan ada touchpad-nya juga nih. Nah, mantap. Tombol keyboard-nya juga terbilang pas nih ukurannya ya. Lebih kurang mirip seperti ukuran yang ada di laptop dengan layar 13 inci. Travel distance-nya memang agak pendek, tapi ini wajar untuk keyboard case seperti ini. Sementara untuk touchpad dia center to body. Jadi telapak tangan kita memang bisa menyentuh touchpad kalau kita lagi mengetik dengan keyboard case. Nah, secara umum keyboard case ini masih terbilang cukup nyaman untuk dipakai mengetik dan untuk mendukung aktivitas keseharian kita. Oke, langsung kita masuk ke dalam benchmark aja. Oke, kita langsung masuk Antutu 10 ya. Karena G99 jadi kita bisa pakai versi full bukan versi light. Kita bisa dapat Rp37.000-an. Lalu untuk Geekbandch 6 single core 707 dengan multiore di 1832. Trimax sling shot open GL IS 3.1 grafic skornya di 2.342. Untuk wildlife stress test kita lihat di sini best score-nya di 1218 dengan lowest score di 1208. Jadi stability-nya bagus di 99,2%. Lalu untuk GFX Bench T-Rex 1080p offsreen dapat 56 FPS. Manhattan 3.1 1080p off screen dapat 25 fps. Ya, skor yang kita dapatkan memang belum setinggi skor benchmark di Helio G99 yang smartphone ya, tapi ini masih tetap terbilang skor yang memadai untuk kelas harga tablet segini ya. Nah, mari kita coba untuk gaming. Kita mulai dari Asphalt 9 dulu. Nah, game ini kita coba setting default dengan frame rate diatur ke 60 fps. Hasilnya lancar banget di 60 fps. Lalu kita masuk ke Mobile Legends. Setting frame rate-nya sampai super atau 90 fps. Anehnya kebuka di sini nih ya 90 fps-nya. Padahal layarnya cuma sampai 60 Hz. Nah, saat kami coba di setting ultra HD, frame rate-nya ada di kisaran 56 sampai 60 FPS dengan frame rate saat battle itu bisa turun ke 50 sampai 56 FPS. Secara umum ini terbilang nyaman ya untuk main Mobile Legends ya. Kalau mau frame rate lebih stabil bisa coba turunkan setting ke kualitas high. Tapi nyaman banget sih main Mobile Legends pakai layar segede gini. Sayangnya saya enggak tahu ini boleh enggak buat kompetisi ya kalau layar segede gini ya. Oke, kita lanjut ke PUBG Mobile. Settingan terbuka itu hanya sampai ultra atau 40 fps aja. Saat dicoba di kuas balance kita dapat sekitar 37 sampai 40 fps. Terbilangnya cukup stabil di kisaran segitu. Nah, kalau bicara soal gyro aing gimana? Ini lumayan mulus ya dan responsnya cukup oke di sini. Akurasinya juga baik. Lanjut ke Gensin Impact. Kita coba setting lowest 60 fps. Ternyata kami masih bisa mendapatkan frame rate yang cukup stabil di atas 30 fps. Kisarannya adalah 33 sampai 44 fps. Kalau ada battle, frame rate-nya stabil di kisaran 35 fps sih. Tapi kalau battle disertai dengan efek-efek serangan yang rameai, frame rate-nya bisa turun ke kisaran 30 fps. Sesekali bahkan bisa turun sedikit di bawah 30 fps. Rata-rata frame rate selama 30 menit kami coba mainkan game ini ada di kisaran 37 frame pers. Ini hasil yang terbilang cukup baik dan membuat kita bisa memberikan ranking C untuk tablet yang satu ini. Nah, kalau soal suhu ya saat main Genin Impact itu sama sekali enggak ada masalah. Titik terpanis di layar cuma sekitar 32 sampai 33 derajat celcius saja. Sementara isi belakang juga enggak jauh beda, cuma sampai 34 derajat celcius. Ya, ini efek samping dari body tablet yang lebar. Oke, kita lanjut ke pengujian kamera. Oke, sekarang kita lagi nyobain kameranya dari Itel Vista Tab 30 Pro. Ini ini kamera selfie-nya dan dia bisa sampai 1080 p 30 fps. Kurang lebih hasilnya seperti ini. Ee seharusnya masih cukup memadai sekali ya buat misalnya dipakai buat video call dan eh conference call. Seharusnya memang untuk tablet kamera selfie-nya lebih banyak kepakai buat kebutuhan seperti itu. Ini juga kita rekam dengan menggunakan mic bawaan dari ee tabletnya. Oke, kita lanjut lagi nyobain kameranya dari Itel Visa Tab 30 Pro ini. Sekarang kita pakai kamera yang ada di belakang atau kamera utamanya. Kurang lebih hasil e perekaman videonya seperti ini. Gimana? Bagus yang ini atau bagus kamera selfie tadi? Oke, sekian dulu buat pengujian kameranya dari Itel Visa Tab 30 Pro ini. Kita lanjut ke pengujian berikutnya ya. Lanjut lagi kita tes daya tahan baterainya dengan YouTube local video playback 1080p. Jadi kita download video dari YouTube, aplikasi YouTube ya, lalu kita putar secara offline, baterai bisa bertahan 24 sampai 25 jam. Ini hasil yang luar biasa untuk sebuah tablet dengan layar sebesar ini ya. Umumnya tablet itu ya tahan baterainya untuk lokal video playback tuh cuman belasan jam aja. Belasan gede lah ya. Dekat-dekat 20 jam. Ini bisa 24 sampai 25 jam. Luar biasa. Keren, keren, keren. Lalu untuk YouTube streaming 1080p 30 fps non HDR baterai bisa berkurang 3% dalam 30 menit. Lalu untuk mainan TikTok itu baterai hanya berkurang 2 sampai 3% saja selama 30 menit dimainkan. Untuk Genensin Impact kita coba di lowest 60 fps dan baterai berkurang hanya 5% selama setengah jam. Secara umum ini adalah hasil yang terbilang baik ya. Dan ingat ini layarnya besar. Harusnya layarnya udah lebih boros nih. Tapi ternyata hasilnya masih oke-oke banget ya. Oke untuk charging kita coba dulu dengan charger bawaan ya. Untuk mencapai 50% itu butuh waktu yang lumayan ya 2 jam 46 menit. Sebentar dari kosong sampai penuh tuh butuh waktu sekitar 6 jam. Ya, ini memang lambat sebetulnya ya. Tapi kalau kita ingat bahwa ini adalah baterai 10.000 1000 mAh dengan charging di 10 watt. Ya, sebetulnya sih wajar-wajar aja. Nah, sekarang kita coba lagi charging. Kalau kita pakai charger lain yang support charging 18 watt. Nah, ya ternyata bisa lebih cepat charging-nya ya. Walaupun ya memang ini belum bisa yang luar biasa cepat banget mengingat baterainya memang besar. Oke, lanjut lagi. Untuk Netflix dia masih white fan L3. Jadi kalau mau nonton resolusi HD ya triknya adalah kita bisa download dulu di kualitas yang tertinggi lalu baru kita tonton. Lalu untuk YouTube streaming sampai 1440p 60 fps dan ini terbilang lancar. Untuk heptic feedback di sini ya enggak tersedia ya karena tablet ini udah pakai keyboard ya. Ngetik aja pakai keyboard-nya ya lebih enak. Kita kan bisa merasakan physical feedback dari keyboard-nya tentunya ya. Lalu untuk Wii sharing ini tersedia. Jadi kita bisa langsung aktifkan lewat fitur hotspot saat tablet ini sedang terhubung ke internet lewat Wii. Nah, pasti ada banyak pertanyaan nih. Layarnya bisa menerima input sampai berapa jari? Sayangnya hanya lancar sampai dua jari aja. Ya, kalau lebih dari itu inputnya jadi tidak dikenali. Nah, kalau kalian nanya apakah bisa pakai keyboard yang lain atau mau tambah mouse? Ya, secara standar kan Android itu bisa pakai keyboard Bluetooth atau lewat USBC ya. Jadi ya bisa banget. Mau nambah keyboard, mau nambah mouse ya bisa banget. Tapi kalau dari pengalaman pakai kami sebenarnya keyboard bawaan plus touchpad-nya itu udah cukup banget untuk aktivitas sehari-hari. Oke, untuk harganya Itel Vista Tab 30 Pro ini dipasarkan Itel dengan harga resminya di Rp2.999.000. itu ah termasuk bonus keyboard case dan berlaku untuk semua pembelian tablet ini baik online maupun offline. Tapi, tapi menariknya di awal penjualan tanggal 28 Maret sampai 4 April 2025 akan ada harga spesial di Rp2.849.000 hanya di Shopee ya. Tapi itu resminya jadi coba deh kalian cek ya. Kayaknya harganya bisa lebih miring lagi. Bisa sampai R,5 juta deh kayaknya nih ya. Oh, dan jangan lupa dia juga dapat gratis WPS Pro monthly card untuk setiap pembelian Itel Vista Tab 30 Pro. Ini bisa diklaim langsung dari app WPS di dalam tablet dengan kode Itel WPS 2025 ya. Jadi kalau kalian tertarik dengan tablet ini, cek aja linknya di deskripsi video ini. Kita langsung masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, charging-nya ini kalau standarnya ya sangat lambat untuk mencapai 100% dengan charger bawaannya. Lalu refreshet layar cuma 60 Hz. Tapi sepertinya ini membantu tablet ini punya daya tahan baterai yang mantap benar ya. Lalu WhiteFine L3 untuk Netflix. Sayangnya masih belum bisa streaming konten langsung dengan resolusi tinggi. Tapi enggak apa-apa, masih ada jalan keluarnya kok ya. Kemudian memang belum ada kepastian terkait update OS yang disediakan oleh Itel ya. Nah, dari segi kelebihannya layarnya besar dan tampilan terbilang memadai di sini. Mantap ya. Bukan asal besar, tapi kualitasnya juga udah oke. Di sini performa yang tawarkan memang bukan performa terbaik Helio G99, tapi sudah oke banget buat kelas harganya. Lalu daya tahan baterainya ini mantap banget sih untuk tablet seharga segini dengan layar sebesar ini. Lalu RAM dan storage-nya untuk harganya lagi-lagi ini besar loh sebetulnya ya. Dan dia masih mendukung penggunaan micr SD pula di sini ya. OS yang digunakan juga terbilang ringan di sini. Lalu ada fitur-fitur AI termasuk AI wallpaper generator dan AI drawing juga. Kemudian dia support konektivitas seluar 4G. Iya, ini ada 4G-nya, enggak cuma WiFi only ya. Jadi konektivitas internet tidak tergantung pada konektivitas Wii atau tetering. Lalu dia masih punya auto brightness ya. Lalu ada hardware base gyo. Dan dia masih dapat bonus keyboard case di dalam paket penjualan serta yang penting banget masih ada Play Store-nya di sini ya. Itel terbilang berhasil menghadirkan tablet yang menarik banget di kelas harga terjangkau. Itel Vista Tab 30 Pro ini bisa menawarkan layar besar, performa madai, RAM dan storage besar, serta bonus keyboard case dalam harga yang terbilang sangat terjangkau. Kok ada yang komplain kenapa sih layarnya gede-gede amat? Karena permintaan pasarnya seperti itu. Memang pasar lebih suka dengan tablet yang ukuran layarnya makin lama makin besar. Jadi dibuatlah yang ukuran sebesar ini. Ya, jadi udah sesuai kok dengan permintaan pasar ya. Tablet ini seharusnya akan cocok untuk aktivitas serius maupun santai. Mulai dari bekerja memanfaatkan layar besar dengan menggunakan keyboard case-nya sampai nonton konten hiburan dan main game pun masih bisa di sini. Mau dipakai video call, wah mantap juga. Layar gede, kameranya udah oke ya. Apalagi tablet dengan kontabilitas selular ini bisa dipakai di mana saja, enggak usah nyari-nyari Wii atau tetering kan ya. Jadi Itel Vista Tab 30 Pro ini bisa dikatakan tablet allrounder yang lengkap dan tentu saja sangat layak dijadikan pilihan. Saya D Irfan Jaga TV TV.

Lihat di YouTube