Jungkat

Tahan Lama, Tahan Hujan, Tahan Hujatan ! Review Redmi Note 17 5G (YouTube Video)

  • 22/09/2026

HP ini punya layar hampir 7 inch. Gila, gede banget. Dan baterainya juga gede, 77.700 mAmps. Kalau kalian punya HP ini dan 1 hari masih ngecas, mungkin kebiasaan kalian pakai HP yang harus dirubah. Tapi HP baterai besar aja belum tentu enak [musik] dipakai. Bisa aja baterainya awet doang, tapi fiturnya enggak ada dan berat. Ngecasnya juga lama ya, buat apa? Jadi kenalin ini adalah Redmi Note 17 5G yang akan kita coba baterai, kamera, terus s-nya, streaming sampai gaming di harga yang harusnya di Rp3 jutaan dan dia sekarang pakai Snapdragon 4 gen 4. Apakah masih layak untuk menyandang gelarnya Redmi yang biasanya price to performance? [musik] Hai Andika, guys di sini. Jadi bulan ini Redmi nglaunching beberapa varian, ya. Nah, kita akan bahas yang Redmi Note 17 5G yang baterainya ini mamp. [musik] Sebenarnya untuk SKU yang paling tingginya ada Pro dan juga Pro Max, dia punya baterai sampai 10.000 mah. Charging-nya juga lebih cepat dan ya IP rating-nya lebih ekstrem. Tapi di video ini kita bahas yang versi basic aja lah ya. Karena dengan kondisi perekonomian kayak gini, saya yakin kalian mampunya cuma beli yang basic. Saya pun juga mampunya beli yang basic. Jadi, pertanyaannya, apakah versi basic ini udah cukup? Kita coba jawab dulu dari desain dan kenyamanan untuk dipakainya, ya. Layarnya ini 6,99 inch. Entah kenapa enggak dibulitin aja sama Xiaomi jadi 7 inch gitu. Karena nanggung. Ini kan bukan 99 ya, ini kan HP. Tapi karena layarnya gede nih, bodinya jadi lumayan tebal dengan 8,45 mm bobot sekitar 225 gr. Buat tangan saya aja yang menurut saya udah gede ya, layar segede ini terus lumayan tebal, ini lumayan bulky dan dipegang dengan satu tangan butuh adaptasi. Kalau di bagian depan sih frame-nya di tiga sisinya masih lumayan tipis, tapi di bagian bawah agak tebal dikit. Terus dia sudutnya itu rounded. Desain kameranya sekarang juga berubah. Kalau dulu tungku empat kompor, sekarang tungku dua kompor aja. Lebih simpel lah ya. Lebih elegan, enggak terlalu ramei. Kalau kalian adalah tipikal orang yang ngetik dengan satu tangan, wuh ini bakal susah banget sih. Tapi kalau kalian tipikal kayak saya ngetiknya dua tangan, oke sih. Karena ya pas aja. Kalau untuk warnanya sih ada tiga varian ya. Ada black, ada skyteal, dan yang kita bahas ini namanya Celestial Purple. yang dia ini sebenarnya ungu tapi kalau kena cahaya dia kayak berubah pelan-pelan ada pinknya gitu dan kesannya kayak ada bintang jatuh. Jadi permainan warnanya jujur saya suka sih. Enggak terlalu ramei, simpel dan kalau dipamerin di sosm masih oke. Permukaannya ini mid, jadi enggak gampang nempel fingerprint. Di dalam paket pembelannya kita bakal dapat adapter. Adapternya sih enggak lebih kencang dibandingkan varian Pro [musik] dan Pro Max ya. Kalau Pro Max itu 100 watt, tapi ini 45 watt. Nah, paket pembelian lainnya sih casing, kabel, semuanya masih lengkap. Enggak ada yang dipangkas walaupun harga HP sekarang lagi naik. Tapi saran mungkin bisa ya kayak buku panduan mungkin dibikin digital aja lah ya biar costnya itu lebih murah. Lanjut kita bahas ke fitur utama dari HP ini. Karena upgrade-nya dari seri sebelumnya Redmi Note 15 itu sekitar 40%. Redmi Note 15 itu baterainya 5.000 sekian mamp, tapi ini 7.700 mamp yang pas kita tes di PC Mark itu bisa tembus 19 jam lebih dan masih sisa baterai 20%. Terus kita coba video playback, dia bisa bertahan sampai 26 jam. Mobile Legends kita pakai sekitar 30 menit, dia habisnya cuman 3%. PUBG 30 menit juga habisnya cuman 3%. Yang menarik ketika saya pakai HP ini biasanya ya karena HP daily saya itu cepat banget habis baterainya ya. Biasanya kalau baterai saya itu udah 20% saya udah bingung cari colokan. Masih terbawa kebiasaan itu di HP ini. Tapi kemarin saya coba paksa untuk 20% itu enggak saya cas. Dan 20%-nya si Redmi Note 17 5G ini masih bisa dipakai sekitar 3 sampai 4 jam untuk pemakaian saya. Gila sih. Jadi enggak perlu panik cari colokan lagi. Kalau untuk charging-nya seperti yang saya bilang tadi, dia di 45 watt. Emang enggak sekencang KK-nya Pro dan juga Pro Max itu di 100 watt. Tapi walaupun 45 watt buat saya pribadi dia ngecas 0 ke 100% itu butuh waktu sekitar 1 jam 54 menit. Jadi [musik] ya masih ok lah ya ngecas 2 jam bisa dipakai untuk 2 hari lebih. Terus karena baterainya yang gede ini, Redmi juga ngasih fitur yang namanya reverse charging. Jadi dia bisa jadi power bank juga. Dan dayanya ketika reverse charging itu 22,5 watt bukan 5 atau 10. 22 yang artinya kalau kalian punya iPhone atau Samsung yang fast charging-nya itu support di 20 watt itu masih bisa fast charging. Ini walaupun bukan yang 10.000 mamp kayak Pro dan juga Pro Max-nya sih udah bisa jadi power bank. Ini kayak power bank bonus HP enggak sih? Dan kita ngomongin baterai, Xiaomi mengklaim kalau baterai health-nya itu masih bisa dapat minimal 80% setelah 1600 siklus pengisian atau kalau saya baca klaimnya sih sekitar 6 tahun lah ya. Jadi kalian pakai HP ini 6 tahun 1600 siklus itu baterai health-nya masih sekitar 80-an%. [musik] Bah untuk but ini sih butuh 6 tahun lagi ya. Tunggu kita ganti presiden dulu. Eh ganti enggak sih? Eh gimana sih? Lanjut kita bahas layarnya. Layarnya juga menjadi salah satu alasan kenapa kalian wajib beli si Redmi Note 17 5G ini. Karena larnya ini pakai panel AMOLED yang 7 inch tadi ya. Punya resolusi full HD plus, refresh rate-nya 120 Hz. Yang intinya kalau kalian gunain untuk nonton Netflix, Entertainment, YouTube dengan warna hitam dengan dynamic range, AMOLED-nya ini cakep dan enak banget. Terus scrollingnya, wah ini mulus kayak punya paman di MK gitu. Mulus banget. Aduh, kok makin bahaya sih aku? [berteriak] Dan karena dia AMOLED, kalau kalian tanya color akurasinya ya pas kita tes ya untuk coverage-nya itu srb di 99,6%, volumenya 134%, coverage P3-nya 93% dengan tipical brightness itu di 661 nit. Nah, di mode Vivit SRGB-nya coverage 100%, adob RGB-nya 88%, P3 naik jadi 98,5%. Brightness-nya naik juga 680 nitz. Jadi kalau misalkan kalian pengen warnanya itu lebih menendang [musik] ya setting aja ke Vivit. Untuk audionya sayangnya dia masih munu di bawah aja tapi ada volume boost sampai 200%. [musik] Biasanya HP-HP yang di volume boost itu speakernya gembret gitu. Tapi Redmi Note ini enggak. Coba kalian dengerin ya. Dan suaranya itu masih oke lah. Tuh, nunggu bassnya dulu. Bassnya emang kurang, tapi enggak cempreng di harga segini tuh menurut saya udah oke sih. Oke, sekarang kita ngomongin performanya ya, chipsetnya ya. Ya, mungkin dari kalian yang pakai Redmi Note 15 sebelumnya, yang udah pakai Snapdragon 6 Gen 3, ini kenapa kok Snapdragon for Gen 4? Mungkin bertanya kayak gitu. Cuman sebenarnya jawabannya ya kondisi kelangkaan chipset, supply and demamond data center EA yang harganya lagi enggak ngotak. Tapi jawaban saya sih saya masih mengapresiasi Redmi karena setidaknya dia enggak pakai Uni SOC. Tapi yang namanya seri 4 Snapdragon 4 Gen 4 ya. Walaupun udah Gen 4 tapi depannya tetap angka 4 bukan angka 6. Jadi ekspektasinya harus ditempatkan dengan benar. Chipset ini untuk aktivitas harian dan efisiensi lah ya. Bukan untuk ngejar Scorpch Mark sampai gaming yang gimana gitu. Bukan. Di tes kita AnTu Snapdragon 4 Gen 4-nya ini nyatat skor sekitar R26.000. Kalau untuk skor lain 3DMA kalian bisa lihat di sini langsung aja karena skornya banyak ya capek kalau saya bacain. Tapi yang menarik di Wild Life Extreme dia mencatat stabilitas itu 97,9%. Jadi performanya cukup konsisten. Kalau untuk gaming kita coba di Mobile Legends. Setting high, frame rate high, dia dapat average di 59 fps. Minimumnya kadang bisa drop sampai di bawah 30 fps di 26 fps. Tapi masih okelah, masih playable ya. Tinggal diturunin frame rate-nya aja kalau misalkan butuh FPS lebih. PUBG dapat settingannya smooth ultra. Rata-rata average-nya di 39 FPS. Minimumnya juga kadang turun di bawah 25 fps. Kalau mainnya cuman Mobile Legends, PUBG dengan chipset ini, Mas okilah. Tapi yang perlu saya highlight untuk Mobile Legends dan juga PUBG [musik] main 30 menit itu sama-sama berkurang sekitar 3%. Kalian hitung sendirilah ya. Kalau misalkan 30 menit berkurang 3% 100%-nya kalian bisa joki berapa lama? Atau saya mau ngerepotin editor saya aja ya. Tolong dipop up hasilnya biar mereka repot. Kalau dari sisi kamera, kamera belakangnya memang secara resolusi turun ya. Kalau dulu kan 108 megap, sekarang 50 megapel. Tapi sebenarnya sekarang orang-orang juga sudah paham kalau resolusi itu bukan salah satu faktor penentu kameranya bagus atau enggak, malah kadang menu-menuin storage saja. Jadi kameranya ini punya bukaan F1.8, kamera depannya 16 megap, perekaman videonya mentok di full HD 30 fps baik depan ataupun belakang. Nah, untuk kamera seperti biasa biar kalian enggak bosan lihat muka saya, langsung aja sama Azura ya. Oke, ini adalah kamera depan dari Redmi Note 17 yang basic. Nah, ini kalian bisa lihat dia masih gempa. Cuman kalau dari segi warna sama tekstur dia masih oke ya. Padahal ini tuh lagi telik banget tapi dia enggak jadi kayak terlalu putih atau gimana gitu. Terus ini perpindahan dari telang ke gelap itu juga halus perpindahannya enggak yang patah gitu ya atau dia kesusahan buat menyesuaikan cahayanya. Terus habis itu dari tekstur dia juga oke sama dia enggak dibikin yang terlalu mulus gitu. Cuman kalau kalian misalkan pengen jadi mulus banget, dia bisa ada beautify-nya. Cuma nanti jadinya solusinya cuma bisa 720 30 fps. Ini maksimalnya soalnya di 1080 30 fps. Terus kalau dari dynamic range hm masih oke sih langitnya masih kelihatan biru ya. Tuh masih bagus lah ya. Cuman warna hitamnya jadi hitam banget. Tapi udah cukup ok lah ya untuk di kelas harganya. Oke. Oke. Ini adalah kamera belakang dari Redmi Note 17 yang basic nih. Kalau dari segi warna sih dia vibrant. Terus habis itu buat sehali-hali gitu atau misalkan update status WA sih cukup-cukupan aja. Tapi kalau dari OAS ya bisa dilihat sendiri ya gempa. Tapi kalau dari dynamic lens sih masih cukup ok lah ya. Bukan yang exceptionally bagus gitu cuman okelah. Aku enggak boleh minggir-minggil karena aku takut tinggi. Tuh, kalau dari fokus dia perpindahan fokusnya gimana? Kita coba dulu deh. Ini ada daun bawang. Oh, tuh patah dia, Guys. Ternyata, Guys, perpindahan fokusnya kayak tuwing gitu doang gitulah ya. Terus dia ini fokusnya eh fokusnya solusunya cuman bisa 1080 30 fps aja gitu deh. Nah, selain hasil kamera dan juga hasil video tadi untuk fitur kameranya juga masih ada ya. Kayak contohnya ada AI expansion. Jadi dia bisa memperluas bingkai foto kalau misalkan frame-nya dirasa kurang. Ada ece kay juga buat ganti suasana langit. Nah, ini cocok digunain kalau misalkan kalian ke Cangar ya. Ada yang tahu Cangar enggak ya? Cangar itu di Batu Malang sana itu selalu mendung tapi di sosem selalu hasilnya bagus. [musik] Nah, mungkin dia pakai AI Skylight itu ya mungkin AI AI basic lah di Redmi Note yang harusnya masuk entry level ini. AI praktis yang bakalan kepakai. Terus kalau untuk software-nya dia pakai Hyper OS3 jelas based on Android. Android-nya Android 16. Salah satu fitur barunya andalannya ada Hyper Island di bagian atas layar. Jadi Hyper Island ini bisa menampilkan aktivitas live activities yang sedang berjalan. Timer, musik, Gojek, Grab dan lain-lain. Circle to search juga ada. Google Gemini di sini juga ada. Bisa kita langsung press button-nya aja. Terus fitur kecil yang akhir-akhir ini sering saya pakai karena remote saya hilang Asia, jadi ada infrared blaster juga. Sensor-sensor lain lengkap NFC. Terus karena dia AMOLED under display fingerprint-nya juga udah ada. Kalau untuk proteksinya, wahi kaget. Dia pakai Corning Gorilla Glass 7i dan IP rating-nya IP rating 65 yang artinya udah tahan debu dan ya cipratan air lah ya. Jangan diajak berenang ya. Nah, yang menarik tahan cipratannya air ini juga diproteksi lagi sama yang namanya wet touch 2.0. Jadi kalau misalkan kena air atau tangan kalian basah, mungkin kalian lagi nyambi jadi driver online gitu ya, terus hujan kalian slide pesanan itu masih bisa akurat lah layarnya. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja video review dari Xiaomi Redmi Note 17 5G 2026. Nanti link pembeliannya langsung cek aja pojok kiri dan juga di bawah. Karena biasanya pas promo launching itu bakalan banyak hal yang menarik. Jadi saran saya kalau Redmi ya cek aja. Kalau promonya menurut kalian menarik, gas aja. Karena di kondisi sekarang ya harga HP itu kan lagi enggak ngotak ya. Kalian lihat aja gimana membadutnya brand-brand lain dengan chipset yang wah gitu-gitu aja. Nah, untuk Redmi Note 17 ini memang kenapa dari Snapdragon 6 Gen 3 ke Snapdragon 4 Gen 4 agak membadut dikit sebenarnya tapi menurut saya masih masuk akal lah ya karena di tengah gempuran harga kayak gini. Kenapa masih masuk akal? Karena sektor lainnya itu dibagusin sama dia. Kayak contohnya baterai 7.700 mA. Nah, brand lain biasanya kalau baterainya udah gede, layarnya tuh dibikin layar-layar yang biasa aja. Tapi Redmi enggak. Dia pakai AMOLED 120 Hz full HD plus. Snapdragon 4 G 4-nya juga udah support 5G. Terus infrared ada micr SD ada under display fingerprint ada IP rating 65. Jadi positioning-nya itu jelas harga Rp3 jutaan yang lebih allrounder gitu. Cuman kalau kita main kekurangan ya itu tadi chipsetnya memang bukan yang paling kencang di kelas harganya. Terus karena dia baterainya gede dan layarnya gede 7 inch. Menurut saya, HP ini bukan untuk yang tangannya kecil kayak Azura gitu, kayak bawa tablet dia jatuhnya. Tapi overall buat kalian yang cari HP yang layarnya oke, sertifikasi IP rating oke, proteksinya [musik] oke, sensor-sensornya lengkap, dan baterainya gede dengan harga yang enggak terlalu mahal di kondisi sekarang si Redmi Note 17 5G ini bisa jadi rekomendasi yang bukan menarik lagi sih, sangat-sangat menarik untuk dipertimbangkan. Saya Andik and see you on the next video.

Lihat di YouTube