Jungkat

Tampil Rapi Berkelas, Tapi Terjangkau?! Bisa Pakai Ini! Review Sepatu Aerostreet Cortado Loafers (YouTube Video)

  • 27/07/2026

Jumpa lagi di review sepatu. Kali ini tetap bareng Angga. Dan kita akan bahas Aerostreet Cortado Loafers. Oke, Aerostreet Cortado Loafers. Betul. Lagi musim banget Loafers. Loafers kan mudah dipakai, ya kan? Tinggal masuk. Kemarin juga gampang sih pakainya, mau apa juga gampang. Ini juga bisa tuh. Ini bisa bikin mudah ya. Bisa kan dibikin mudah aja atau slep bisa. Cuma enggak tahu kenapa sekarang lagi skena aja kayak pakai Loafers ya. Lebih preppy, Pak. Mau langsung tiba-tiba meeting, ya kan? Ada tuh dulu meme-meme yang kayak kalau ke mana-mana pasti bawa satu sepatu lagi di, misalnya kayak mau main bola, ya bawa dua sepatu karena biar siap tanding. Ini enggak, kalau mau lagi nongkrong bawa, aduh harus ada meeting nih, berangkat. Enggak usah ganti sepatu kan sudah siap. Iya, bisa, bisa, bisa, bisa. Jadi sepatunya harus nyaman, empuk dipakai buat apapun. Iya, dan siap Tapi tetap oke buat meeting. Ya, oh buat Buat berbagai occasion ya, buat semi-semi formal sampai ke agak formal masih bisa gitu. Oke, ini Aerostreet Cortado Loafers. Biasanya ya, biasanya nih. Aerostreet itu harganya Eh, [tertawa] iya, iya. Sangat cocok in this economy. Betul. Dia sangat memahami dan sensitif terhadap ini loh ya, kayak kondisi pasar. Wah, kebutuhan, kebutuhan kaum mendang-mending sangat terpenuhi di sini. Benar, benar, benar, benar. Nah, itu juga sebenarnya jadi salah satu alasan utamanya kenapa terlirik, melirik lah seperti Nah, melirik satu ini ya, Aerostreet ya. Oke, berapa sih? Lu beli berapa sih? Beli waktu itu dengan voucher marketplace ya, itu di bawah 200.000. Cepean? Heeh, cepean. Karena kalau dengan harga retail-nya pun cuma 209.000 sih. Oh, 209. itu biasanya sudah free ongkir loh. Jadi kayak ya sudah lah ya, sudah kayak beli harga 200.000 plus ongkirnya. Oke, Oke, oke. Mari kita bahas, mari kita mulai. Bagaimana? Menurut lo bagaimana nih konstruksinya, desainnya gimana nih ya? Oke, kalau loafers tuh sebenarnya enggak banyak yang bisa diomongin tapi bakal bahas utamanya adalah di konstruksi. Cuma kita bahas materialnya dulu seperti biasa ya. Di bagian [mendengus] upper ini pakai, mereka nyebutnya tekstil aja, tekstil gitu. Berarti mereka Oh, mereka tidak bilang bahannya kulit? Enggak, karena memang tidak pasti di harga 200 ribu. iya, iya, iya, iya, [tertawa] iya. Cuma ini feel-nya kayak megang nubuck ya, karena kalau suede kan harusnya dia eh berubah warna ini tidak. Jadi benar-benar lebih kayak nubuck. Dan kalau di pegang pun kerasa sturdy, Pak. Iya, kaku ya? Kaku. Heeh. Nah, sebetulnya kalau kita bicarain loafers, ini memang secara wujud loafers. Tapi kalau kesan mewah yang biasa dikasih loafers, ya jangan terlalu dituntut di sini gitu. Mohon maaf, belum dapat ya. Iya. Kalau bicara mewah, belum dapat. Tapi okelah. Secara eksekusi Tidak kelihatan seperti pakai sepatu bola kan? Itu poinnya di situ. Enggak, cuma dari atas aja kelihatan. Iya, enggak kayak mau mau jogging terus eh masuk ke meeting. Enggak. enggak, enggak. Enggak gitu. Terus juga di bagian lidahnya ini, di sini dia ada embroidery atau bordiran logo Aerostreet. Nah, ini touch yang apa sentuhan yang lumayan apa ya premium lah lihat kesannya. Karena enggak enggak loud, enggak berisik ya kan? Dan ada strap juga yang ya sebetulnya tidak Eh, strap Strap ini kuncinya loafers loh. Iya, tapi ini hanya dari dari feel pemakaian ya, ini hanya aksesoris. Kebanyakan memang begitu sih. Iya kan? Sampai setengah juta pun kayak begitu. Benar. Itu PR-nya sih memang. Oke, kalau dilihat dari eh bagian depan dulu nih ya, di bagian vamp-nya dan toe cap-nya, di bagian jari-jari ini toe box ini, eh ada jahitan yang mengelilingi bagian depan dan ini sangat rapi loh jahitannya kalau Iya iya iya iya betul betul betul. harga di harganya ya, sangat sangat sangat rapi. Ingat ya ini harganya di bawah 200. Yes, untuk sepatu di harga di bawah 200 ribu ini sangat rapi. Sangat eh Kenapa tahu tuh kenapa bisa di bawah 200 tuh? Kenapa tuh? Enggak ada size gua. Golden size. Benar enggak perlu bikin molding yang baru. Lanjut lanjut lanjut lanjut. Lalu ke bagian sisi samping sampai belakang ini semua benar-benar satu satu lembar ya satu lembar bahan. Iya kelihatan satu lembar begitu. Jadi di cut jadi satu utuh. Enggak ada sambungan. apapun ya enggak ada sambungan paling di bagian belakang aja ada ada Belahan ya ini juga ya itu sambungannya lah ya. Eh kalau dibahas lebih lanjut sebenarnya bagian luar tidak ada yang spesial tapi kalau lihat ke bagian dalam ini aeroform-nya Aerostreet di branding. Oh oke iya iya betul betul betul. Biasanya kan cuma warna kuning ya kan? Tulisan aeroform sudah. Nah ini enggak Aerostreet aeroform di sini dibuat benar-benar kelihatan premium kalau dari atas nih. Iya di branding ininya. Heeh di branding aja dengan sentuhan minimalis premium warna emas juga print-nya. Nah ini aku ambil size 42 dan 43. Untuk yang ini 42 yang warna coklat warna birunya 43. Dan lucu ya di dijahit ya dia ke bawah ya. Iya dijahit bawah. Ah ini menarik kenapa mereka dijahit ke bawah? Karena untuk perekatan antara upper dan mid sole-nya itu mereka pakai eh kayak inject molding. Jadi di press di press. Iya iya iya iya. Enggak ada enggak ada lem. That's why untuk makin merekatkannya dijahit lah. Dijahit oh gitu sekalian merekatkan dan mempertahankan. Yes betul. Mungkin kalau yang pernah sepatunya mid sole-nya jebol kalau di tukang apa reparasi pasti disaranin gitu kan. Iya iya iya iya. ya. Jangan dilem doang nih kalau bisa dijahit juga. Nah, ini nunjukin kalau mereka memang pengen sepatunya bisa awet. Tapi ini menarik ya, eh, midsole-nya ini empuk, dalamnya udah empuk, midsole-nya juga lumayan [mendengus] empuk, udah ada bolong-bolongnya. Cuma memang ini sepatu sangat santai sekali ya. Sangat santai. Untuk yang mau nyantai banget karena ini menekuknya sangat gampang sekali. Dan melintirnya juga gampang. Iya, minimal sebenarnya kalau loafers justru kan bagian sampingnya kaku. Iya, biasanya kaku. Ini malah lembek banget, jadi sepatu santai banget. Udah kayak sendal nih sebenarnya. Udah kayak sendal hotel sebetulnya ini. Jadi kalau, eh, mungkin agak kaget ya ini kok bisa fleksibel banget enggak kayak Sperry gitu ya. Enggak kayak Enggak kayak Loro Piana. Jauh [tertawa] amat. Tolong. Iya, itu itu adalah nilai tambahnya supaya apa? Supaya lebih fleksibel karena ini slip on-nya bener-bener dapat, Pak. Ketika dipakai dia bener-bener bahkan bagian belakangnya itu enggak bakal ketekuk ketika iya. kaku, iya, kaku. Ingat ya buat kalian-kalian yang Gen X ya jangan diinjak. Masa muda kalian mungkin nginjak sepatu, enggak, bukan saat ini. Ini dibikin keras supaya enggak bisa diinjak. Betul, ya, sakit kalau diinjak. Tapi ini bener-bener bisa, karena karena, ya, konstruksinya oke bagian belakang, jadi bisa [mendengus] bener-bener slip on sebagaimana mestinya, enggak perlu pakai ditahan dulu. Yes, yes, yes. Menarik, menarik, menarik. Nah. Bagian luarnya oke, bawah oke. Grip bawah gimana? Bentukannya sepertinya oke soalnya lembek ini. Yes, dan eh, surprisingly tidak tidak licin. Iya, harusnya agak grippy ini. Pengalaman terakhir kita pakai Aerostreet, eh, pakai Eiger, aku maksudnya pakai Aerostreet. Aku enggak bisa pakai Aerostreet. ada size-nya. Ini size-nya cuma size 39 sampai 44. Iya, gua pernah pakai Aerostreet 45 di rumah. 45 kalau enggak salah. Ada satu gua. Tapi itu mentok ujung-ujung. Iya, jadi tidak nyaman. Enggak nyaman. Nah, ini bagian bawahnya mungkin teman-teman ba, eh, yang biasa pakai Adidas itu bakal sadar. Eh. mirip sama Kamanda. Kamanda? Iya, Adidas Kamanda bagian bawahnya yang di kalau samping-sampingnya tuh dia kayak ada duri-durinya gitu. Oh, oke oke oke oke oke. Ini mirip banget sama Adidas Kamanda. Mungkin Ini kalau dilihat kalau kalau ininya sih kayak itu ya kayak Samba ya. Benar, akan iya. Adidas Samba juga. ini kayak Samba dia ada ada dua pattern yang berlawanan ini. Ini kayak Samba banget dia kayak grip Samba. itu menolong juga untuk jalan untuk jalan di yang tidak rata ya. Oke, lumayan membantu lah. Tapi tapi pasti tapi pasti sih kalau ada batu di bawah lu akan merasakan batu itu sih. Iya, ini tipis banget soalnya. Ini tipis soalnya. Dan tadi empuk kan memang rasa agak empuk gitu. Santai lah santai santai. Buat anak muda ya yang engkelnya masih pada kuat-kuat enggak apa-apa pakai ini. Benar. Aman aman kalau masih muda. Aman aman aman aman aman. Justru [berdehem] latihan supaya kakinya enggak manja. Iya, supaya kakinya enggak terlalu banyak harus dijagain. Yes. Oke, yang jadi catatan apa tuh? Nah, tadi mau tanya apa dulu Pak? Baru mau nanya ini gampang kris enggak? Nah, iya. Ini gampang kris. Ya balik lagi karena kan Ini bahan ya. Iya, kita kita bilang gimana meternya materialnya sudah disesuaikan in this economy. Jadi [tertawa] Kenapa sih Pak ketawa? Benar. Iya iya tadi benar benar benar in this economy kalau size kaki kaki kalian ada di bawah 45 kalian sangat beruntung sekali karena ini ada satu nya. Mau lovers 200.000. 200.000 an. Iya, bisa tergantung voucher lah pokoknya. Bisa lebih di bawah itu. gitu. Tangkap sih. Jadi enggak usah terlalu maksain lah beli lovers yang mahal-mahal itu enggak usah. Siapa juga yang ngelarang ya kalau punya duitnya terserah tapi kalau misalnya ya budgetnya mepet ada tuh opsi-opsi seperti ini ya kan. Alternatif lokal dan ini bukan yang busuk-busuk amat gitu bukan yang jelek gitu tapi ini surprisingly rapi. Yang ini surprisingly gua harus bilang sama lu kalau misalnya nih ada size 40 mungkin gua pengen nyoba. Nah, itu sayangnya adalah tadi kan cuma 39 sampai 44. Walaupun sebenarnya sempat ada harapan karena size 42 nya ini itu 27 kegedean. Harusnya nyata aku pakai 41. Biar lebih nyaman. Oh gitu, jadi ini agak gede ya. Iya, dan ini sampai 44. Oke. 44 itu sudah 28 setengah kalau enggak salah. 28,7 apa. Jadi kalau misalnya ada satu lagi aja 45 misalnya, mungkin bisa dicoba buat ukuran kaki 46. Oke, jadi poinnya adalah ini adalah sebuah loafers, loafers yang menarik sekali tentang dari Aerostreet. Apa tadi namanya ya? Aerostreet. Cortado Loafer. Cortado. Cortado Loafer, bukan bukan l o a f e ers ya. Bukan Loafer. Bukan bukan Loafers, tapi Loafers. Iya, Loafer. Untuk warna dia ada apa aja? Untuk warnanya ada lima mereka. Ada coklat. Nah, ini ada coklat, coklat tua. Ini coklatnya. Ada coklat tua juga yang lebih gelap ya. Terus juga ada warna hitam, krem, sama biru tua ini. Saran gua sih biru tua gitu ya. Jangan coklat, jangan hitam lah. Jangan hitam, kalau hitam dikira mau nikahan nanti. Bisa. Terlalu formal soalnya kalau boring Nah, gua lebih cocok sama lu ngomong terakhir, terlalu boring. Terlalu boring. Cari yang lain lah, coklat. Tabrakin-tabrakin enggak apa-apa lah. Gitu. Ini ini menarik sekali. Ada apa lagi yang bisa kita ungkap dari sepatu ini? Sebetulnya kalau ngomongin Cortado Loafers ini atau Aerostreet pada pada umumnya. Mereka pasti menang di harga. Harganya mereka selalu bisa gimana caranya diracik supaya ditekan biar sesuai sama harapan pasar lah untuk sepatu-sepatu lokal gitu kan. Ini bahkan di bawah 200 ribu. Terus kalau Sejauh ini sih pakai Aerostreet sebetulnya dari harga yang dikasih durability-nya tuh sangat baik karena pemakaian 6 sampai 8 bulan pun tuh masih masih oke lah build-nya. Konstruksinya menarik. Jadi sepatu lokal yang murah pun jadi enggak cuma sepatu lokal yang setengah juta, 250 ribu gitu yang sudah oke-oke gitu. Sekarang yang murah pun sudah semakin baik. Iya iya. Gua tidak merasa Aerostreet dulu sefleksibel ini sih. Iya benar, di yang sebelumnya juga kita mungkin karena tebal juga ya bagian atasnya ya. Cuma yang ini memang oh kalau di awal-awal mereka yang mirip sama Air Force 1 itu He eh Nah, itu kan memang agak lembek banget ya bagian kulitnya lembek fleksibel juga tapi enggak bikin tenang kayak pakai ini Enggak nyaman ya? Ini nyaman Nyaman plus nyaman Yes Oke kalau begitu, jadi menurut kalian bagaimana? Apakah ini saatnya kalian meminang sebuah sepatu loafers ya kalau memang iya kayaknya di bawah 200.000 dari Aerostreet ini menarik banget ya Menarik banget. Kalau memang budget kalian ada di bawah 200.000 gitu ya kalian mungkin mikir aduh kalau beli sepatu masa iya gua beli sepatu buat jogging lagi buat lari lagi buat ini lagi enggak dapat juga 200.000 gitu kan Susah yang nyaman susah Atau sudah mulai diomelin sama pasangan atau sama emak gitu ya Sepatu lu enggak ada yang rapihan dikit kalau diajak kondangan Nah, itu, itulah Itu sering sekali menjadi sebuah tuntutan Iya kan? Sepatu enggak ada yang rapihan dikit Kalau diajak kondangan gitu ya Tapi kalau pakai sepatu yang kondangan banget kok kayaknya kaku ya capek. Saya tahu loh itu capek banget pakainya ya. Zaman dulu saya sudah pernah terpaksa karena dulu ada masanya Sepatu kondangan itu dipakai pakai jeans Ah, iya Ada, ada masanya, ada masanya itu in the 90s itu kayak begitu Iya, iya, iya, iya Jadi gua cetak-cetak pakai jeans pakai kaos Agak maksa ya gua bilangnya Untungnya sekarang enggak perlu begitu tapi kalian enggak perlu juga terlalu sneakers banget jadi kalian bisa pakai sepatu-sepatu emosi sneakers yang sepatu-sepatu olahraga yang kelihatan olahraga banget itu ya Sepatu-sepatu kayak gini tuh bisa nunjukin kelas Tapi harganya enggak bikin dompetnya jadi tipis begitu Oke kalau gitu Bagaimana menurut kalian mengenai sepatu yang satu ini? Menarik, kurang menarik, sangat menarik, saya mau beli ah ya tulis saja di kolom komentar langsung oke? Sampai jumpa lagi di review-review sepatu berikutnya [musik] Aaa.

Lihat di YouTube