Jungkat

TAUN DEPAN NAIK !! Rekomendasi Laptop 5 Jutaan 2025 (YouTube Video)

  • 28/12/2025

Hai Andika, guys. Di sini ngelanjutin video rekomendasi 4 jutaan kemarin. Sekarang kita lanjut ke harga R jutaan. Ini angka yang lumayan keramat sih, karena di Rp3 jutaan kemarin kita beli laptop yang kayak istilahnya N4020. Yang penting nyala lah, yang penting bisa lah ya. Terus R juta kita agak expect demand dikit, kita agak nuntut dikit. Tapi di angka R5 juta ini angka yang keramat. Kita udah boleh nuntut dan kita juga udah mulai boleh berekspektasi. Nah, ini kalau R juta dapatnya Celeron N4020 berarti kalian mungkin harus belajar lagi ya dari sisi prosesor, dari segi ilmu teknologi perlaptopan. Karena ya R juta itu anggapannya WMR Jakarta lah ya R5 juta sekian. Dan kalau misalkan mau nabung beli laptop harga R jutaan mungkin bisa 4 sampai 6 bulan untuk nabung laptop. Apalagi kalau di Malang. di Malang itu MR-nya Rp3,5 juta nabungnya lebih lama lagi. Nah, jadi kalau misalkan salah beli laptop R5 jutaan enggak sesuai, wah itu bisa sakitnya di sini nih. Kalau lagu dangdut R5 juta itu banyak hidden jem, banyak juga jebakan Batman-nya. Jadi biar kalian enggak tersesat dan kalian belinya bisa lebih pas, mungkin video rekomendasi ini bisa membantu. Tapi sebelum kita masuk ke barangnya, seperti biasa kita bikin aturan dulu atau saya sebut dengan Undang-Undang laptop R jutaan tahun 2025. Wih, cakep ya undang-undangnya ya. Jadi pasal yang pertama layarnya enggak boleh budik atau enggak boleh pakai TN. Karena TN itu kalau dilihat dari depan sih oke, tapi kalau dilihat dari samping w langsung kelihatan tuh kok hitam banget. Jeleklah. Burik intinya. Pasal 2 seperti biasa otaknya harus encer. Intel N4020, N4.500. Pokoknya depannya N. Coba kita hindari di sini kecuali kita dapat selling point yang lebih ya. Pasal ketiga, RAM-nya harus 8 GB dan bisa di-upgrade. Kalaupun di solder, sekali lagi harus ada selling point yang bisa kita toleransi lah. Kenapa dia enggak bisa di-upgrade. Tapi kalau misalkan yang lainnya bisa kita toleransi, wajar ya. Oke. Dan langsung aja kita masuk ke rekomendasi yang pertama ini dari Cina grupnya Transion Holding. Ada namanya si Infinix Inbook R. Harganya pas video ini saya buat ya di 5,7 jutaan dan Infinix ini harus saya akui dia satu-satunya diis ini yang ngasih gila di kelas harga segini ya. Karena bukannya cuma IPS aja tapi layar dari Infinix Inbook Air ini sudah memiliki 100% sRGB. Artinya apa? Jadi warnanya gonjreng akurat hidup. Laptop lain di harga segini biasanya warnanya agak pucat dengan 45% NTS. Si Infini doang yang punya kayak warna asli. Jadi kalau misalkan kita lagi lihat konten dengan warna merah, warnanya itu merah benar merah cabe bukan merah bata gitu, enggak meleset warnanya. Desainnya juga tipis, enteng metal tapi nah ini tapinya. RAM-nya memang 8 GB tapi sayangnya dia solder. Nah, untuk dapat layar 100% sRGB, RAM solder sih kalau buat saya pribadi sih masih ok lah ya. Masih bisa saya toleransi karena pesaingnya di kelas harga segini jarang yang ngasih 100% sRGB. Opsi kedua untuk kategori visual atau untuk memajakkan mata ini ada dari Acer lagi. Karena Acer ini memang jago kalau misalkan suruh bikin visual dia panel IPS-nya itu enggak pernah pakai panel IPS level pure IPS gitu. Namanya adalah Acer Spirelite 14. Harganya di R5,7 juta. Ya, dia pakai resolusi Wuxga atau Full HD plus lah ya kita bilangnya. Terus layarnya lebih kotak ke atas dengan golden ratio disebutnya dengan 16 bing 10. Enaknya apa? Kalau kita ngetik skripsi atau ngoding scroll-nya lebih jarang karena area bacanya itu [musik] lebih luas, lebih tinggi gitu. prosesornya saya bilang cukup oke aja lah ya karena dia pakai core 355 yang punya 8 core tapi ada gabungannya dengan efisiency core. Performanya masih di bawah i3 untuk single core-nya tapi untungnya RAM-nya bisa di-upgrade dan laptop ini bisa dibilang dewasa lah kalau secara visual. Lanjut kita masuk ke segmen R jutaan dengan kategori si paling aman lah. Di sini ada dua brand, ada brand lokal dan ada satu brand yang logonya Naga MSI. Jadi yang pertama ada Axio Hype 5 AMD X52. Harganya itu di 5,6 juta. Kenapa dia aman? Karena prosesornya Ryzen 57430. Ini prosesor switch sport di kelas harga segini dengan 6 core 12 trad. Adem, kencang, baterainya juga awet. Jauh lebih kencang lah dibandingkan Ryzen 3 dari tetangga sebelah. Yang paling saya suka sih RAMnya ini dual slot. Jadi sekarang kalau misalkan kita beli 8 GB terus ada rezeki mungkin Exel kalian datanya udah berjibun dan udah mulai gak kuat tuh buka tab-tap. Nah, kalian tinggal tambah aja. RAM-nya 8 GB total 16 GB jadi lebih aman. Desainnya Axio memang jujur dia agak kaku dan karena ODM ya, jadi mirip-mirip sama brand lokal yang lain. Tapi ya inner beauty-nya dapatlah secara spesifikasi ya. Alternatifnya kalau misalkan kalian anti laptop ODM. Wah ini laptop ODM kenapa disalah-salahin? Padahal spesifik harya-ya bagus dan harganya terjangkau. Cuman kalau kalian memang anti, kalian bisa ambil MSI modern. Harganya di R5,8 juta dapat brand naga merah MSI. Prosesornya Core i3 Gen 13. Bisa dibilang ini paling baru ya di rekomendasi kita ini. Keyboard MSI itu enak banget buat ketik travel dis-nya pas, ada lampu backlight-nya juga. Jadi ngetik pas mati lampu tetap asik. Cuman ya itu MSI di seri murahnya biasanya layarnya agak B aja dan bodinya plastik. Tapi untuk dapat performance core i3 di kelal seharga segini itu lumayan mantap apalagi ini dari brand MSI ya. [musik] Masuk ke kategori yang ketiga ini kategori performance lagi di kelas harga segini performance masih dikuasai sama brand lokal ya kebanyakan. Jadi ada Advance WorkPro yang harganya R5,7 juta tapi di harga ini dia kasih prosesor Intel Core i5 12450H. Perhatiin huruf H di belakangnya. Jadi prosesor itu kan ada UP, H juga sekarang. Nah, H itu high performance bukan handika ya. Dan intinya kalau prosesor seri H itu biasanya prosesor yang dipakai di laptop gaming. Jadi udah jelas kencang. Jadi kalian mau pakai ngedit video di Premiere Pro terus rendering 3D tipis-tipis, main Valoran Dota 2 atau compile codingan berat dia ya ketawa doang. Apalagi layernya juga udah full HD plus, IPS bodinya metal. Tapi kekurangannya Advan ini karena dia pakai seri H ya, jadi baterainya boros ya. Mirip-mirip kayak laptop gaming lah. Tapi kalau duit kalian itu enggak cukup di 5,7 jutaan, ada alternatif lain dari brand lokal juga. Namanya adalah SPC Style 5. Nah, buat kalian mungkin belum tahu SPC, SPTC itu dulu terkenalnya di monitor ya, tapi sekarang mereka juga mulai nyemplung tuh di dunia perlaptopan dan harganya juga lumayan menarik. Contohnya di kelas harga R jutaan SPC Live 5 ini harganya R5,4 jutaan. Speknya mirip banget sama Advance Work Pro ya karena ya mungkin pabriknya sama ya, sama-sama ODM, sama-sama i5 high series juga cuman ya ini sekarang perangnya cuman di harga dan juga after seal dan trust kalian sih kalian mau pilih Advance atau SPC bebas. Yang jelas SPC memang lebih terjangkau tapi mungkin after sales-nya lebih terpercaya advance atau ya tergantung daerah kalian lah. Karena mungkin di daerah kalian ada service centernya Advance tapi enggak ada SPC atau di daerah kalian itu ada service centernya SPC tapi enggak ada advance. ya tergantung kalian bisa reset dulu service center yang paling dekat di kota kalian itu brand [musik] mana. Karena kalau ODM kayak gini ya perangnya jelas harga dan juga after seals. Nah, sekarang masuk ke segmen yang kayak di harga R jutaan kemarin. Ini segmen yang jangan [musik] dibeli. Sebenarnya ini lucu-lucuan aja karena ya kalau misalkan enggak saya masukin juga enggak apa-apa sebenarnya. Cuman biar lucu aja. Biar kalian juga tahu prosesor-prosesor apa yang harus kalian hindari di kelas harga segini. Contohnya ya, ada Asus Vivook GO 14 Ryzen 3 harganya 59 hampir 6 juta ya. Sebenarnya dulu itu wajar harga segini tapi sejak brand lokal itu menyerang kayak Advance, SPC, Zyrex apalagi satunya Axio menyerang dengan harga yang enggak masuk akal. Jadi harganya brand-brand internasional yang dulu awalnya normal sekarang jadi kayak kemahalan. Kayak contohnya Ryzen 3 harga 599 nyaris Rp6 juta tapi speknya cuma Ryzen 3 7320 4 core. Sementara brand lokal kalian udah bisa dapat prosesor seri H tadi. Terus kedua ada Lenovo V14. Lenovo V14 itu kebanyakan yang saya enggak suka dari Lenovo V14 itu layarnya kebanyakan ya enggak semua SKU-nya tapi kebanyakan itu TN ya. Memang secara prosesor dia masih sama kayak MSI tadi i3. Tapi untuk SKU yang masuk ke Indo ini saya sudah research TN. Tapi kalau misalnya ke depan Lenovo [musik] mau masukin SKU yang IPS ya harga segini ya itu sebenarnya masih oke. Ooke banget. Okelah. Jadi mungkin cukup segitu aja video rekomendasi harga R5 jutaan. Kalian makin bingung tenang ya. Ini saya [musik] bikin kesimpulannya biar kalian enggak bingung. Jadi intinya kalau kalian mau nge-game dan ngedit murah ambilnya Advance WorkPro yang F5H series. Mau layar cantik bisa ambil Infinite Inbook Air yang punya 100% sb. Mau awet dan bisa upgrade ambil Axio Hype 5 AMD. Kalau kalian kurang percaya sama brand lokal ya bebas ya. Mungkin kalian ada trauma sendiri, kalian bisa ambil MSI [musik] modern. Terus kalau mau nyiksa diri ya bisa beli yang pakai panel ATN dan juga Ryzen 3 di harga 599 tadi. Saya K and see you on the next video.

Lihat di YouTube