Tembus 68 Km/Jam, Mode Sport Drone DJI Mini 5 Pro (YouTube Video)
Guys, kalau beberapa bulan lalu di tempat ini saya pernah membuat video tentang jarak terbang maksimal dari drone DJI Mini 5 Pro. Waktu itu baru kurang dari sebulan dari pelucuran perdananya. Sekarang sudah bulan Desember 2025. Kita di tempat yang sama. Sore hari kita coba lagi tes jarak maksimalnya sudah seperti apa, apakah bisa lebih jauh lagi. Tapi kali ini kita coba dengan mode mode sport. Jadi kecepatannya bisa lebih tinggi, bisa lebih cepat lagi. Namun biasanya baterainya cukup terkuras. Masih di tempat yang sama. Sekarang kita coba. Oke, kita siap-siap take off, Guys. Take off. Home point updated. Kita langsung bentar lagi gelap, Guys. Kita langsung terbang dengan mode kecepatan. kita ke kecepatan jadi ini guys kita pakai kecepatan sport lebih cepat namun cukup menguras baterai kalau beberapa bulan lalu di tempat ini di tempat yang sama di jam yang kurang lebih sama juga bisa tembus sampai 5 km. Ini kita coba nih bisa sampai lebih dari lima atau enggak. Kemarin itu sebetulnya masih bisa lebih dari lima. Cuma waktu itu memang ee percobaan pertama kita masih kurang begitu yakin. Sudah 1 kilo, Guys. Ketinggian di 77 m, kecepatan di 56 km/h, baterai 89. Mudah-mudahan bisa lebih dari Baterai lumayan cepat terkuras, namun kecepatan juga lumayan. Kita coba serong dikit biar tidak terhalang. Sudah 2 kilo, baterai 83%. Ketinggian di 81 m, kecepatan di 55 km/h kurang lebih. Kita sambil naik pelan-pelan supaya signal dari remote ke drone tidak putus. Ini sudah berkurang satu dari lima. Jarak sudah 2 kom 5 km. Dan sekarang hampir mencapai jarak 3 km di ketinggian 9 100 m. Kecepatan masih tetap 54 km/h. Baterai sekarang tersisa 76%. naik lagi dikit. Posisi signal remote warna kuning berkurang dua. ini kaminggian kita naikin lagi di 100 20 jarak sudah 3,8 baterai 71%. Ya, mungkin ke depan saya coba lagi. Tapi posisi terbang saya lagi berada di ketinggian biar drone tidak perlu ditinggikan. Kita naikin lagi ketinggiannya karena ini posisi remote, signal remote sudah mulai berkurang. Kecepatan di 444 ketinggian sudah di 80 198 ya 200 m jarak di 4,3. Waduh, ini signal kurang kuat ini. Naik nih. Kita coba serong. Sepertinya kita telah serong terlalu jauh dari posisi kita menghadap drone. Sambil naik pelan-pelan. Signal remote mulai merah tinggal satu, Guys. Kita coba naik terus. Mudah-mudahan tetap connect. Sekarang sudah di 400 m. Wih, ngeri kali 400 m. Kemungkinan kejadiannya sama seperti kemarin. Signal yang tidak bagus, Guys. Update terakhir. Ketinggian di 477 m 480 jarak 5 2 kilo lebih. Max altitude reached. Ketinggian sudah maksimal di 500 m dan baterai masih tersisa 58%. Signal remote tersisa satu. Kita coba sampai batas di maksimal. Jarak di 5,6 km. Ketinggian sudah di maksimal 500 m, kecepatan di 49 km/h. Apakah bisa tembus 6 km? Ya, sekarang sudah 6 km, Guys. Baterai 54%. Apakah sudah harusnya kembali? Kita tunggu sampai ada notif permintaan kembali otomatis biar kita coba lihat dia landing sendiri. 6,3 km, Guys. Kecepatan di 49, baterai 52%. Ketinggian udah di 15 eh di 500. Kemungkinan ini bisa sentuh angka 7 kilo ini. Waduh, sepertinya harus kembali. Ini sudah 50% 6,7 4,9. Apakah ini tidak ada notif? Harus kembali. Kita di 7 kilo kembali ya, Guys. Baterai sudah 48% sudah terpakai lebih dari setengah dan tidak ada notif. Oke, sudah 7 kilo. Kita pilih kembali ke asal. Bahaya ni tidak ada notif. P kita coba manual aja kali ya biar turun ketinggian, Guys. Kita coba. Baterai tinggal 46%. Jarak masih di sepertinya ini cukup darurat. Oh, kecepatan baliknya ternyata 68 lebih cepat kita tidak melawan angin. Jadi harusnya ini lebih cepat sampai, Guys. Ketinggian sudah di 248 m, jarak 6.000-an, sudah hampir kurang dari 6.000. Baterai 45%. Kecepatan balik ternyata lumayan 68 km/h. Sepertinya aman. Baterai 45% guys. Remote signalnya tersisa dua. Tersisa satu lagi. Kurang membaik. Kita maju terus. Nanti pelan-pelan kita turunkan ketinggian. Kecepatannya cukup membantu, Guys, di jarak 7 kilo tadi. Kecepatan baliknya lumayan. Sekarang sudah tinggal hampir di 5 km di jarak 5 kilo dan baterai 43. Sepertinya ini aman aman, aman, aman. Bentar lagi kita turun ketinggian, Guys. Kita masih terus pacu jalur balik, ambil garis lurus biar lebih cepat sampai. Ketinggian di 248. Signal remot-nya tinggal satu dan kadang hampir putus-putus. Aman. Baterai 40% jarak tinggal 4 km lebih dan sudah magrib guys. Magrib guys. Bentar lagi kita balik. Dronnya sudah dekat ya sekarang. Signal drone sudah muncul dua. Bentar lagi naik lagi di tiga dan kita akan coba turun ketinggian. Kita turun ketinggian di bawah 200, Guys. Pelan-pelan. Sekarang jaraknya tinggal 3,1 km. Ketinggiannya sudah turun di 190 186. Sepertinya ini benar-benar cukup aman karena jarak kembalinya cukup cepat. Eh, kecepatan kembalinya cukup cepat. Sekarang cuma 2,7 2,6. Baterai masih tersisa 35%. Tadinya saya berpikir akan susah untuk kembali karena baterai sudah terpakai lebih dari 50%. Jaraknya sudah di 7 km, Guys. Kita turun ketinggian ya, di bawah 100 lagi sekarang karena remote signal remote sudah membaik menunjukkan angka 4. Jarak tinggal 2,1 kilo. Kita turun hingga di bawah 100 m. Jadi kalau remotnya sampai ke kita, ternyata baterainya masih lebih dari angka 15%, kita coba terbang lagi ke arah sana. Jadi sekarang kita itu posisinya di Desa apa? Aska. Kubang Oleng. Kubang Oleng, Pandeglang, Kecamatan Angsana. Daerah yang cukup datar, banyak persawahan dan bagus buat dijadikan lokasi terbang drone. Kita coba lagi, Guys, di ketinggian di bawah 50 m karena remotnya sudah bagus. Jaraknya tinggal 1,1 km. Dan jaraknya sekarang tinggal 800 m. Cukup cepat. Kecepatannya di 60 km/h. Aman, aman, aman. Kita coba lewat di atas kita sampai kedengaran suara drone-nya. Kita coba merekam layar, Guys. View-nya lagi bagusnya nih. Bentar lagi eh drone melintas di atas kita. Apakah kedengaran bunyinya di ketinggian 23 m? ya kelihatan tapi cuma pelan-pelan aja. Kita coba mutar-mutar di sini sampai baterainya menyentuh angka 15% dan minta Desanya dikelilingi persawahan, Guys. Sana Gunung Karang guys di Pandengelang. Ya. Dan yang ini namanya Desa Kubang Oleng. Ternyata di jarak baterai 24% jarak 300an m drone sudah minta kembali. Ini namanya Desa Kubang Oleng. desanya bos saya, bos Oke, kita konfirmasi drone kembali otomatis ya. Nih, guys, posisi drone siap-siap mau mendarat nih. akbarhaillallah wa asadu anna muhammadarasulullah dan ini dia drone-nya sudahudah gelap guys apakah dia bisa landing sendiri atau Tidak bisa enggak, ya? Oh, ternyata tidak bisa. harus kita bantu. Kita harus bantu proses kendaraan manual, Guys. Karena kendaraannya ini kurang.
