TERBARU❗Suasana di dalam pabrik motor listrik POLYTRON (YouTube Video)
Hai, selamat datang di AutonetMax. Sekarang saya lagi di pabrik dari Polytron dan di sini ada motor Fox 350. Nah, kita akan lihat produksi Fox 350. Tapi sebelum itu kita mulai dari yang kecil dulu dari perangkat-perangkatnya. Yuk, sebelum memulai cerita sedikit mengenai pabrik motor listrik Polytron yang berada di Kota Kudus dan Demak ini. [musik] Yes, ini adalah salah satu fasilitas produksi motor listrik tercanggih di Indonesia karena menggunakan robot untuk produksi dan robot otomatis untuk mengantar komponen-komponennya serta quality kontrol yang ketat layaknya pabrik motor modern global. Sekarang mari kita mulai lihat satu persatu prosesnya. Nah, sekarang kita sedang berada di pabrik pertama tempat perakitan komponen seperti speedometer dan sektor perlampuan. Bisa dilihat meskipun pengerjaan komponen ini masih menggunakan tangan, ya, belum otomatis mereka tetap memanfaatkan teknologi berupa robotik untuk bagian sealernya agar lebih presisi dan juga lebih rapat. [musik] Kemudian kita lanjut lagi ke pabrik yang kedua. [musik] Ini adalah tempat pengecatan body panel untuk motor Polytron yang baru-baru aja beroperasi sekitar 3 sampai 6 bulan belakangan ini. Nah, jadi ini proses pengecatan body dari motor Poltrron Fox. semuanya tergantung tersusun rapi di conveyor gantung ini kemudian dimasukin ke dalam ruangan khusus untuk pengecatan dan dilakukan dengan robot agar cat yang dihasilkan menjadi lebih presisi. Kemudian setelah selesai body-bod akan dikumpulkan dalam ruangan ini hingga kering. Dan kita lanjut ke sesi berikutnya. Selanjutnya ini adalah area perakitan baterai motor listrik Polytron. [musik] Dimulai dari penyusunan beberapa sel menjadi satu, kemudian lanjut ke bagian penyolderan menggunakan laser secara otomatis dan lanjut ke bagian penambahan kabel mengabel, pemasangan casing hingga [musik] pengecekan unit baterai. Nah, jadi Polytron juga mengajak media untuk turut melihat demonstrasi uji coba daya tahan baterai LFP yang mereka gunakan, sampel LFP yang tidak memenuhi standar mereka, dan juga baterai NMC. Nah, bisa terlihat jelas di sana baterai LFP yang mereka gunakan jauh lebih aman dibanding baterai LFP yang tidak [musik] memenuhi standar mereka yang mana lebih sensitif terhadap benturan bahkan sampai mengeluarkan api dan terbakar. Sementara pengetesan baterai NMC ya kalian gak perlu tanya lagi. Baterai yang sangat sensitif itu begitu kena benturan langsung menyambar seperti pada tayangan video berikut. Sebenarnya saya cukup menantikan mas-mas ini untuk mengkapak baterai aftermarket yang mereka beli di online ya. Yang ini tanpa casing tapi mengingat resiko yang cukup berbahaya. Jadinya mereka ya pukul casing-casing mereka lah. Ya, tebal sih, aman sih, tebalnya ya penonton kecewa. Sebenarnya baterai dari Polytron tidak hanya diuji seperti pada demonstrasi, namun juga ada pengujian lab seperti vibrasi, drop test, uji tegangan dan juga uji temperatur suhu. Dan akhirnya kita sampai ke tempat yang terakhir ya. Ini adalah tempat perakitan Fox 350, [musik] motor terbaru dari Polytron. Nah, setelah dari bagian perakitan kemarin, part-part yang dari pabrik sebelumnya itu dicek ulang di bagian sini, dicek ulang terlebih dahulu agar memastikan produk yang akan dipasang itu benar-benar layak. Setelah mereka cek, mereka taruh di bagian rak-rak sini. Nah, kemudian baru dilanjutkan ke produksi awal. dari perakitan sepeda motor di bagian sana. Yuk, kita langsung ke sana aja. Nah, seperti yang terlihat ini adalah pemasangan dari awal. Pertama sasisnya dibalik. Di situ ada wadah kotak baterainya, pemasangan arm belakang, terus ada drive hub-nya juga. Kemudian langsung dilanjutkan ke bagian sebelah sana. Nah, di sebelah sini mereka akan memasang stang sepeda motor beberapa perangkat kayak ini klakson sepertinya sama perangkat elektronik lainnya. Kemudian ada pemasangan body kasar di sebelah sini. Mulai naik baterai pada bagian sebelah sini. Dan kemudian dilanjutkan lagi untuk pemasangan kabel-kabel dari kabel gas, kabel-kabel wiring full di bagian dalam dan langsung dicek sebentar sama yang masang. Setelah kabel kelar barulah pemasangan body dilanjutkan. Nih, ini adalah pemasangan body. Ada body kasar dan juga body halus. Nih, itu body kasarnya. Ini body halus sudah mulai naik. Nah, lanjut lagi. Di sini setelah mereka memasang body halusnya, baru mereka akan memasang speedometernya pada bagian sana. Nah, ini motornya udah nyala, bisa nyala, bisa dijalankan. Cuman belum sebelum itu mereka pastinya akan melanjutkan ke tahap selanjutnya dulu ya. Bagian tahap inspeksi. Sebelum dipakai motor masuk ke dalam tahap inspeksi terlebih dahulu. Nah, ini bagian inspeksinya. Mereka inspeksi dulu dan ada sedikit pemasangan untuk pada bagian tulisannya ya, kayak Fox 350-nya, terus eh logo stiker Polytronnya ya, semi finishing di bagian sinilah terlebih dahulu teman-teman. Nah, begitu selesai motornya akan dituning ya langsung pengecekan tuning pakai dyno yang sudah mereka ada sediakan di sini ya. Sekarang sudah ada dua dno ya, Teman-teman. Kalau tahun kemarin itu masih ada satu dno doang. Itu waktu itu sama si Bagas. Sekarang sudah ada dua dno karena mereka sudah ada dua lineup sekaligus. Sesudah tahap inspeksi ini aman, mereka lanjut ke tahap laminasi. Nah, atau appearance inspection tulisannya ya di atas ini appearance inspection 2. Jadi inspeksi yang kedua lagi ini memastikan bahwa motornya ini yang berada di sini itu sudah 100% aman. Oke, untuk dijual. Nah, jadi bagaimana teman-teman tentang pabrik yang memproduksi Fox 350 ini dari Polytron? Jadi kita kemarin itu sempat mendatangi tiga lokasi yang berbeda. Yang pertama itu pabrik untuk produksi lampu sampai ke speedometer. Kemudian kita datang ke pabrik yang kedua itu untuk memproduksi bodinya agar dicat dan juga ada produksi baterai di sana. Setelah itu kita mendapatkan demonstrasi LFB yang baik dan mereka gunakan pada motor ini dan semua lineup motor Poltrron itu apa. Dan sebenarnya untuk produksi sendiri Polron berkembang jauh. 1 tahun kemarin, Bagas sudah pernah datang ke pabriknya Polytron. E waktu itu masih produksi Fox Air. Namun setelah 1 tahun dan di Fox 350 ini mereka sudah memproduksi dua lineup sekaligus agar produksi mereka itu menjadi lebih efisien dan [musik] lebih banyak. Kata mereka sih dalam satu shift e sementara cuma satu shift itu 7 jam itu mereka mampu menghasilkan sebanyak 140 unit yang artinya dalam 1 jam mereka bisa menghasilkan 20 unit kendaraan. Jadi, bagaimana? Apakah kalian tertarik dengan konten seperti ini? Jangan lupa like, comment, dan subscribe. Ivan pamit undur diri. Jauh
