TEST SUZUKI FRONX: DUA JEMPOL BUAT MOBIL HARIAN (YouTube Video)
Halo, kita mau cobain Suzuki Frongs. Yes, ini adalah SUV lima penumpang compact small SUV terbaru dari Suzuki yang rasanya akan menjadi lawan kuat lalu juga rival yang serius bagi lawan-lawan dan juga model-model yang sudah lebih dulu diluncukkan. Kita cobain varian yang paling termahal. Ini adalah Suzuki Frong Trim XGX yang sudah dibekali dengan kelengkapan fitur ADAS dan juga teknologi mat habit. Nah, bagaimana rasa berkendaranya? Lalu juga apa saja poin plus dan minusnya? Teman-teman tonton videonya sampai selesai. [Musik] Secara desain memang mobil ini diracik sebagai mobil SUV yang ringkas di mana memang panjangnya ini sekitar 3.995 mm yang itu enggak sampai 4 m lalu lebarnya di sekitar 1,7 m dan tingginya ada di 1550 mm dengan wheel base yang cukup mungil juga ada di 2.520 mm. Nah, kalau misalkan teman-teman lihat bagian mukanya memang ini seperti identik dengan Suzuki Grand Vitara. terutama di bagian silet lampu sini dan juga di bagian lampu bawah utamanya. Tapi Suzuki Frx menggunakan tiga layer lampu. Dua di bawah sebagai lampu penerangan jarak dekat ataupun normal lampunya. Dan di atas ini sebagai penerangan lampu jauh. Dia menggunakan grill yang cukup besar di bagian sini yang memang tarikan garisnya ini mirip dengan Suzuki Grand Vitara. Jadi enggak salah kalau misalkan sebut mobil ini sebagai baby Grand Vitara. Sementara di bagian samping untuk memperkuat identitas SUV SUV urban ataupun SUV perkotan juga ada set skirt di bagian bawah sini, lalu juga ada over fender dan juga penggunaan komponen roof rail. Nah, untuk khusus varian yang ini SGX dia optionional dengan warna twoon. Nah, ketika teman-teman pengin ada warna kontras seperti ini, jadi warna kontras putih ataupun warna body yang lain dengan warna atap hitam, teman-teman harus menambahkan dengan uang sekitar R2 juta. Lanjut untuk kakakinya. Dia pakai ring 16 inci pelegnya. dengan warna seperti gun metal ya di bagian sini lalu dengan balutan ban 195/60 sementara untuk suspensinya dia pakai ma shoot di depan dan torsion beam untuk suspensi di bagian belakangnya lanjut kita ke bagian belakang jadi memang mobil ini dia punya DNA ataupun bahasa desain sebagai SUV dynamic cou ataupun SUV dynamic coupe ya. Di mana kalau teman-teman lihat memang di bagian belakang ini dia sedikit melandai jadi memang seperti kupe gitu langsung dia turun ke bagian sini. Nah, di sini adalah siluet dari desain kupenya. Jadi, cukup menarik dengan desain yang cukup gagah, sporty, tapi ada bumbu-bumbu dari mobil cupe desain di bagian belakangnya. Ya, jadi spot yang saya suka dari mobil Fran juga di bagian belakangnya. Teman-teman bisa lihat desain yang dinamis dengan teledintegrasi. Jadi ini sudah modern ya dengan lampu stop lamp seperti ini. Jadi dia menyambung ketika menyala dari bagian sini, tengah sini nyala lalu juga nyambung langsung ke bagian sebelah sisi kirinya. Di sini sebagai lampu stop lamp dan di sini sebagai lampu peranda. Ini adalah lampu mundurnya. Yes. Di sini ada emblem hybrid mat hybrid-nya ataupun Suzuki hybrid vehicle by Suzuki dan di sana ada logo Frongs dengan garnish di bagian belakang ini membuat desainnya lebih bold tentu ya. dan juga ada nuansa-nuansa kekar car khas SUV. Oke, sekarang kita mau ngelihat cargo space-nya ataupun bagasi dari Suzuki Frogs. Kita lihat nih mobil seringkas ini apakah dia punya bagasi yang bisa mencukupi kebutuhan penggunanya. Nah, jadi dia belum ada electronic power toilgate, tapi dia sudah ada tombol kapasitif. Ini memudahkan Anda untuk ngangkat bagasinya ataupun pintu belakangnya. Nah, seperti ini bagasinya. Ini sudah kita isi dengan tiga buah koper cabin size. Jadi, ini sebenarnya bisa diisi empat cabin size di sebelah sisi paling kirinya. Ini bisa full. Jadi, benar-benar muatan koper ini empat bisa sebenarnya. Karena tadi kita ke sini tuh bawa dua kursi lipat ya. Jadi, tetap bisa masuk tanpa ada masalah ataupun mentok ke bagian partisi di atasnya. Jadi, ini juga fungsi buat teman-teman bawa barang di atas juga bisa. Yang penting jangan sampai nutupin visibilitas ke spion tengah dan juga bisa berfungsi untuk jaga privasi ketika teman-teman lagi parkir di parkiran di basem ataupun di parkiran outdoor seperti ini supaya orang lain tuh enggak bisa ngelihat barang bawaan di bagasi utamanya. Ya, saya suka dengan kemampuan angkut barang cargo space-nya, tapi yang jadi catatan sedikit aja adalah dimensi ataupun ketinggiannya ini cukup tinggi. Ketika Anda lagi bawa koper yang berat memang agak effort ya untuk naikin ke atas ini. Karena lihat teman-teman, ini dia hampir sepaha. Tapi kalau misalkan barang-barang yang gak terlalu berat sih ini gak akan jadi masalah ketika Anda masukin ke cargo space-nya. Nah, kalau misalkan ngerasa kurang, misalkan teman-teman memang lagi bawa barang yang banyak, ya tinggal rebahin aja bangkunya. Walaupun dia enggak rata lantai, tapi bisa kasih volume angkut barang yang lebih banyak ketika Anda Sekali lagi ya difungsikan bawa-bawa barang di bagian belakang dan juga di bagian tengahnya. Ya, seperti ini tampilan interior dari Suzuki Frongs. Kalau buat teman-teman yang pernah masuk ke dalam interior dari Suzuki Baleno, kurang lebih detail-detailnya pendekatannya itu kurang lebih sama. Di mana punya desain yang cukup sporty, lalu juga cukup ramai ya. Ada berapa perpaduan warna seperti ada warna merah anggur, lalu juga ada warna bronze, warna silver, dan juga warna hitamnya. Nah, untuk varian yang XGX ini dia sudah pakai jok kulit sintetis dan juga ada perpaduan bahan suat di bagian tengahnya. Lanjut untuk varian yang tertinggi ini dia sudah pakai head unit 9 inci bermodel floating seperti ini. Lalu sudah dilengkapi juga dengan fungsi dari Android Auto, Apple CarPlay yang bisa secara kabel ataupun juga secara wireless. Sekarang kita langsung nyalain mesin dari Suzuki Frogx. Nah, di sini dia sudah engine start stop button dan dia kasih welcoming sound. Nah, terus langsung diikuti dengan naiknya fitur dari head up display-nya. Oke, pengaturan setirnya sudah tilt dan teleskopic. Nice. Jadi, kita bisa atur e setir yang paling terbaik dengan posisi driving kita. Lalu juga joknya bisa maju mundur, ada tinggi rendah dan juga relining. Jadi, posisi duduknya sudah praktis, relable untuk disesuaikan dengan bentuk tubuh si pengendaranya. Di depan hanya ada maju mundur dan juga reclining. Jadi memang varian SGX ini dibuat lebih sporty, lebih lengkap. Artinya sudah digital, sudah auto climate juga dan ketambahan pedle shift untuk kasih experience berkendara yang fun to drive. Nah, dia pakai sistem transmisi AT, sayangnya belum dilengkapi dengan electronic parking brak. Jadi, masih tua seperti ini dan juga absen fitur auto hold itu fitur sebenarnya yang penting dan juga berguna banget ya untuk dipakai. Apalagi ketika di kondisi macet-macetan. Di sini ada power soket dan juga USB dengan fungsi menggunakan kabel. Di sini ada wireless charger khusus di varian XGX. Sementara di belakang kita pernah coba juga first drive waktu itu di Briston. Lanjut kita bawa ke Bandung. Memang duuk di belakang ini masih cukup relable, cukup oke untuk tinggi orang-orang dewasa di sekitar 160 sampai di 175 cm. Ruang kepalanya oke, lututnya juga oke, dan bagian pisa tertopang dengan baik. Nah, seperti itu. Jadi buat teman-teman detailnya bisa nonton di video sebelumnya, kita langsung aja cobain rasa berkendara dari Suzuki Frs untuk kebutuhan komputer dari rumah, kantor, dan juga kegiatan sehari-hari. Let's go. Ya, kita langsung ngomongin posisi driving. Mobil ini dirancang sebagai mobil SUV. Ketika Anda duduk di bagian kabin, terutama di bagian driver sini memang posisi duduknya dibuat sedikit comending. Dalam artian memang duduknya dibuat tinggi. Kita bisa ngelihat pandangan di depan dengan sangat baik. Bagian bonetnya ini masih kelihatan. Jadi ini bisa jadi panduan ataupun jadi guide ke kita untuk penanda ke bagian marka kiri dan kanan juga. Nah, terus juga visibilitas ke kiri dan kanan juga bagus, spionnya cukup besar ke bagian belakang. Meskipun mobil ini memang dia punya gaya-gaya sedikit ngekup ya ataupun gaya-gaya cupe jadi agak melandai tapi untuk visibilitas ke bagian belakang ini cukup wide cukup luas jadi kita masih bisa ngelihat dengan sangat baik untuk bagian pandangan ke belakangnya. Biasanya kalau mau mobil crossover ataupun gaya-gaya cupe gitu kaca belakang itu dia agak turun dan visibilitas ke bagian belakang tuh memang agak sempit. Tapi di Suzuki FrX ini untungnya baik visibilitasnya. Jadi kita bisa ngelihat ke arah belakang dengan sangat luas. Yang menarik adalah mobil ini memang kalau misalkan dilihat memang mobil Frong ini dia punya bentuk badan ataupun dimensi yang memang terhitung cukup ringkas ya. Tapi ketika Anda duduk ini kerasa luas ketika Anda berada di dalam kabin dari Suzuki Frongs. Lalu setirnya, karakter setirnya ini saya suka dari mobil Suzuki adalah dia enggak enteng tapi enggak yang berat juga. Jadi ada di posisi tengah-tengah. Jadi ini pas banget untuk perjalanan stop and go komuter jalan-jalan yang macet. Terasa presisi ketika memang harus sedikit ngebut di jalan tol gitu ya. Ketika kita mau manuver kiri kanan responnya cukup baik. Jadi minim koreksi ya. Sekarang kita ngomongnya suspensinya. Memang dia punya karakter yang bisa dibilang berkiblat seperti Suzuki Baleno, tapi dibuat sedikit agak kaku lalu juga dibuat agak firm dalam artian tuh memang agak cenderung keras gitu ya untuk suspensinya. Jadi ini rasanya untuk ngasih handling yang lebih baik, lalu juga keseimbangan yang mumpunnya. Tapi yang sudah kita rasain selama 7 hari pemakaian ini ya, suspensinya memang masih bisa ditolelir. Jadi enggak yang keras banget bikin bokong sakit, pinggang pegal-pegel gitu, enggak. Tapi kita udah coba mobil ini full muatan diisi empat orang penumpang, bahkan lima orang penumpang. Karakter suspensi itu jadi lebih enak gitu. Dia ngimbangin kiri kanannya berasa lebih smooth. Lalu juga mau handling ini berasa enggak terlalu limbung. Jadi bobot yang terisi penuh di kabinnya ini bikin suspensinya kerjanya jadi lebih oke. Kalau ngomong handling ini mobil memang dia terhitung linca ya. Bisa dilihat memang karena satu racikan dari rancang bangunnya e mulai dari sesis lalu juga dimensinya. Wheel base hanya di sekitar 2.520 mm ini bikin gerak ataupun karakter handling-nya terasa lincah. Teman-teman bisa lihat ngebuangnya itu enggak terlalu yang parah gitu. Jadi bikin mobil ini berasa fun to drive. Apalagi untuk Anda-ak muda gitu ya yang memang sedikit pengen agak agak agresif tapi dengan tawaran oke gitu untuk handling, suspensi dan juga gaya berkendara dari mobil ini. Sekarang kita bahas fitur ADAS-nya. Ini jadi salah satu senjata ataupun juga jurus dari Suzuki Frongs. Jadi secara fitur ADAS dia punya sembilan fungsi. Pertama adalah adaptive cruise control. Ketika kita aktifkan ini ngebikin mobil ini bisa follow kendaraan di bagian depannya. Jadi baik dari mobil, truk juga dia bisa ngikutin ataupun melakukan pengereman akselerasi secara semi otonom secara adaptif sesuai dengan kecepatan yang sudah kita tentukan. Nah, yang asik adalah adaptive cruise control ini sudah digabung juga dengan fitur landeping assist. Di mana fitur-fitur landeping assist ini paling susah, paling jarang, ataupun paling sulit ditemukan di lawan-lawannya gitu. Jadi memang mungkin fitur-fitur yang agak ribet gitu ya, jadi ngebuat harga mobilnya bisa lebih tinggi. Tapi di Suzuki Frx ini dengan harga yang bisa dibilang value for money untuk vari tertinggi Anda bisa dapatkan fitur line cing assist di mobil eh small SUV dari Suzuki ini. Kita juga bisa atur untuk distance ataupun jarak teraman dengan mobil ataupun objek di depan ini. Ada empat level kita bisa tentukan. Jadi dia akan ngatur tuh untuk pengeremannya, deselerasi mau seperti apa. Kita bisa atur di sebelah kanan tombol di setir Suzuki FRX ini. Tapi memang fitur adaptif cruise control ini dia enggak low speed follow, Teman-teman. Jadi ketika let's say ketika udah diaktifkan gitu ya, ngikutin mobil di depan terus lampu merah berhenti, dia enggak akan bisa jalan lagi. Jadi dia akan ngasih waktu kita sekitar 3 detik supaya bisa berjalan lagi. Tapi ketika kita sudah injak gas, mobil berjalan di depan, secara otomatis juga filter ADAS-nya akan langsung berjalan. Tapi memang saya harus akui karakter ADAS dari Suzuki Frx ini jadi salah satu karakter Adas yang tersmooth yang pernah saya coba dibandingkan kayak Toyota di race gitu ya ataupun juga di Honda WRV ini berasa lebih presisi untuk ngembaca lingkungan ataupun juga dengan marka jalan yang kita sedang lewati. Nah, seperti ini dia akan lakukan pengereman secara smooth. Jadi enggak yang brut gitu ya remnya enggak. Nah, untuk dia intervensi setir ketika dia mau kiri kanan secara automatic juga belokannya itu cukup presisi. Jadi enggak yang bikin takut gitu ya ketika memang setir ini diambil alih secara sistem otonom dari fungsi ADAS Suzuki FX ya. Selain ada adaptive cruise control, lalu juga ada L king assist Suzuki Frong varian Tas ini juga dibekali dengan fitur ADAS yang lain. Kayak misalkan line depatu warning, dia akan ngasih tahu notifikasi ataupun warning ketika kita lagi jalan lurus nih ke kiri keluar jalur enggak pakai se dia akan langsung ngintervensi setir untuk ngarahin ini mobil lagi di marka yang sebenarnya. Lalu juga ada fitur ada yang namanya brand spot detection. Jadi dia akan ngasih tahu notifikasi berupa sinyal lampu di spion ketika ada mobil, motor, truk dari arah belakang kita ingin pindah jalur kiri kanan, kita bisa dikasih tahu dengan sinyal di e kaca spionnya lewat fitur brandch spot detection. Lalu juga ada fitur rear cross traffic alert. Ini fitur yang ngebantu banget ketika teman-teman lagi parkir ee di parkiran tentunya. Nah, dia warning suara ketika ada mobil di bagian belakang kiri kanan gitu ya, supaya menghindari potensi tabrak arah belakang. Lalu juga dibekali dual sensor support brake di mana fitur ini semacam fitur forward collision warning gitu ya. Dan juga automatic emergency braking system di mana ketika teman-teman udah mepet banget dengan mobil depan, enggak melakukan pengereman ataupun enggak melakukan perlambatan, dia akan ngasih warning notifikasi supaya kita ng-rem. Tapi ketika enggak ngerem juga dia akan langsung intervensi rem supaya potensi tabrak depan ini bisa terhindarkan. Nah, sekarang Frx ini dapat fitur 360 kamera secara real time di head unit Suzuki Frongs ini. Nah, selain ada RV monitor Suzuki Frs varian SGX juga kedapatan headup display. ada di bagian depan dia akan ngasih informasi seputar kendaraan ya mulai dari kecepatan, takometer, lalu juga ada jam dan juga fungsi ADAS yang diaktifkan. Jadi langsung dikasih notifikasi ataupun informasi lewat head up display-nya. Sekarang kita ngomongin mesin dari Suzuki Frongs yang varian XGX ya. Jadi ada dua pilihan mesin ya, Teman-teman. Pertama ada yang pakai mesin K15B itu sama seperti R3 dan juga XL7. Dan varian yang GX dan yang XGX ini yang varian tertinggi atau yang posisi tengah dan varian atas ini dia pakai mesin K15C dual jet. Jadi mesin yang sama seperti kepunyaan dari Suzuki Grand Vitara. Tapi ada berapa racikan yang diubah gitu ya, terutama di output-nya. Dia bisa masukkan tenaga di 99,2 HP pada 6000 rpm dan torsnya ada di 135 Nm pada putaran mesin 4.500 rpm. Fun fact-nya, mesin ini memang lebih apa ya, e dibuat enggak bertenaga ataupun kalah outputnya dibandingkan K15B yang which is ini adalah varian yang paling terbawahnya. Kalau mesin K15B itu dengan mesin 1500 cc 4 silinder, dia bisa kasih tenaga di 103,2 HP dan torsinya di 138 Nm. Jadi, ada beberapa ataupun ada gap lebih kecil dibandingkan mesin K15B varian terbawah. Nah, kenapa seperti itu? Jadi, Suzuki bilang katanya dengan tenaga dan torsi yang lebih kecil ini, ini adalah menyeimbangkan antara performa dan juga konsumsi bahan bakar. Karena varian yang teratas ini ataupun varian tengah dan atas ini GX dan SGX dia sudah dibekali dengan e teknologi SH VS ataupun Suzuki Hybrid vehicle System by Suzuki gitu ya. di mana konsep Habit ini lebih menekankan pada tambahan akselerasi di akselerasi awal dan juga memberikan konsumsi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan ee mesin Suzuki yang tanpa hybrid ataupun SHVS by Suzuki tadi. Jadi, peranti teknologi ini tuh menggabungkan antara mesin pemakan internal dan juga ISG tadi dan juga baterai litium ion. Nah, ISG ini berfungsi sebagai generator dan juga starter. Jadi ketika kendaraan melambat nih ataupun melakukan deselerasi ataupun pengereman, ISG akan mengubah energi kinetik menjadi energi listrik yang kemudian mengisi baterai litium ionnya. Nah, saat kendaraan melakukan akselerasi, ISG akan memberikan dukungan tenaga pada mesinnya. Ya, pokoknya inti dari hybrid ini, konsep hybrid-nya dari baik dari ISG-nya, lalu juga dengan baterai ini untuk memper ee ringan kinerja dari mesin dan juga mendukung fitur adlink stop system ataupun auto stop. Nah, dengan fitur auto start system ini bikin mobil ini tuh bisa berhenti gitu ataupun mesinnya dibikin off sementara kayak mati suri gitu ya. Jadi ketika teman-teman lagi macet-macetan, stop and go, kita berhenti pencet rem, mobilnya benar-benar berhenti, dia akan langsung mematikan mesin supaya juga untuk menghemat bahan bakaran. Oke, sekarang kita cobain aja di depan. Jalannya sepi dan sudah mempertimbangkan faktor safety tentunya. Nah, sekarang kita cobain mesin K15C-nya dari Suzuki Frongs. Sudah di D. Ah, kita langsung tunggu. Iya. W gigi satunya cukup tinggi ya RPM-nya ya. Sampai 6.000 sudah 80, sudah 100, 110, 120 dan remnya juga enak. Jadi bisa mengimbangi dari performa Suzuki Froongs ini. Yang saya suka dari mobil adalah karena mobil ini ringkas. Ini bikin pengendalian ketika putar balik dengan mobil ini sangat-sangat mudah. Lalu juga rilis seputarnya ini ngelewatin putaran balik yang memang sudutnya sempit ini enggak terlalu effort dengan Suzuki Frongs. Kita juga nyatat konsumsi PBM dari Suzuki Frongg. Penggunaan di jalan raya dan di jalan tol. Gab kendaranya enggak diirit-irit, speed ngikuti aturan yang berlaku dan menggunakan BBM RON 92. Hasilnya untuk di jalan raya berkendara sejauh 196,4 km berdasarkan mid, rata-rata BBM yang didapat adalah 17 km/l. Sementara penggunaan di jalan tol dalam kota masih mengacu mid, rata-rata BBM-nya berada di 24,7 km/l. Kemudian fitur auto soft juga ampuh banget buat save bensin. Hasilnya ketika mesin mati karena auto soft start, akumulasi selama 1 jam 53 menit bensin yang enggak terbuang sia-sia adalah 849 ml. [Tepuk tangan] Yap, itulah tadi hasil pengetesan kami selama 1 minggu lebih mungkin ya dengan Suzuki Frongs ini sudah dipakai di berbagai medan jalan, situasi lalu lintas, lalu juga kondisi cuaca yang lain gitu ya, kena macet-macetan. Semoga bisa menjawab pertanyaan teman-teman lalu juga coba deh tolong sampaikan komentar kamu soal mobil ini tentunya di kolom komentar dan sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.
