Tipis, Ringan, Cakep, Ini bukan Thinkpad yang kita kenal!! (YouTube Video)
Laptop buat pebisnis yang kerjanya ambis. Layar olet, body tipis yang bikin teman kerja kalian pasti tambah sinis. Performance kencang, multitasking jauh lebih praktis. Baterai awet mau kerja di mana pun makin dinamis. Cocok bangetlah kita padukan dengan pebisnis biar lebih harmonis. Jadi perkenalkan ini adalah Tingpad X9 Aura Edition. Kalau kalian dengar kata-kata tingpad yang kebayang pasti laptop kerja kantoran, formal, kaku modelnya, dan secara tampilan agak kureng gitu loh ya. Tebal-tebal gimana gitu ya, kas-kas produk lama gitu ya. Tapi kalau yang satu ini beda. Seri laptop Legend ini sekarang udah bikin penyesuaian dengan zamannya. Dan sekarang tingpad udah benar-benar mencoba untuk transformasi lebih berinovasi lah ya. Dari sisi desain, fitur, bahkan performance-nya udah kekinian banget. ThinkPad X9 Aura Edition ini merupakan kolaborasi keren dari Lenovo dan Intel. Dan yang pasti dilengkapi dengan fitur AI canggih. Ya udah ggak usah basa-basi, langsung kita bahas aja laptopnya. Tapi kalau harganya em clueya nomor punggung declan rise di Arsenal. Yuk, sekarang kita masuk ke salah satu hal yang paling menarik yaitu desainnya. Desainnya cakep banget, minimalis, tapi kesan elegannya itu masih dapat banget. berasalah desain-desain laptop flagship zaman sekarang. Jadi kesannya itu ini evolusi desain ting yang jadul banget, yang sangat dipertahankan. Kalau kalian si penggemar ting itu ya, T480 ini benar-benar kalau kalian lihat ini fresh banget. Desain ini jauh lebih relevan untuk profesional zaman sekarang karena model atau estetikanya itu dapat banget. Kesan elegannya itu bisa langsung dapat kalau kalian cuman lihat dan sedikit pegang laptop ini. Benar-benar laptop flagship banget. Sesuai harganya juga flagship. Dimensinya juga tipis banget cuman 1,3 cm. Gila enggak tuh? Dan bobotnya kalau kalian lempar seperti ini aman cuman 1 kg. Jadi buat pebisnis yang sukanya mobile, laptop ini enggak akan jadi beban banget deh di hidup kalian. Untuk boot quality laptop ini benar-benar sayang bumi banget sih. Untuk laptopnya sendiri dia pakai bahan full aluminium yang 50%-nya hasil recycle dan feel dari laptopnya benar-benar solid banget. Sudah standar military grade 810. Excelnya juga solid banget. Kalian bisa buka juga. Ini ada sedikit lips di sini untuk kalian bisa buka dengan satu tangan dan layarnya bisa ditekan hing-nya sampai 180 derajat. Enak banget kan untuk kalian bisa sharing dengan rekan bisnis kalian di depan. Untuk warnanya juga Thunder Greay. Yang finishing Mate-nya dan bodnya ini agak disayangkan sih kalau kalian pegang ini masih banyak atau masih bisa nempel fingerprint kalian. Tapi overall untuk desainnya ini cakep banget, gak gila branding. Cuman spesialnya memang kalau kalian tingpad di bagian pojok kanan atas itu ada LED kecil di huruf I-nya yang memang ini menandakan laptop ting pad dan orang sudah pasti nge dan logo brandingan Lenovoon-ya simpel banget di bagian pojok kiri. [Musik] Sekarang kita akan bahas mengenai layarnya. Untuk layarnya sendiri ini OP parah sih ya. Tapi kalau memang di harga segini enggak OP, kebangatan sih. Dia pakai layar OLED 14 inch dengan resolusi Wuxga dengan rasio atau golden rasio di 16 bing 10. Jadi cocok bangetlah untuk produktivitas. Jadi untuk workspace kalian luas, untuk scrolling-srolling, untuk data di Excel juga enak banget dan refresh rate-nya 120 Hz. Jadi smooth banget kalau kalian pakai scrolling. Jangan lupa layarnya juga touch screen. Jadi kalau kalian mengoperasikan laptop ini juga jauh lebih gampang. Atau saat kalian screen sharing gitu ya lagi presentasi data ini juga enak tinggal tekan aja layarnya. Layarnya sudah oke punya dengan panel OLED dan color gambutnya juga tinggi banget. Dia punya 143% sRGB. Adob RGB-nya di 98,4. P3-nya pasti di 100% dan NTSC-nya di 95% lebih. Dengan color gambar seperti ini, otomatis juga mumpuni atau bahkan sangat mumpuni untuk kegiatan-kegiatan produktivitas kalian yang memerlukan akulasi warna seperti Photoshop, Lightroom, itu mah receh. Render video bisa nanti kita tes. Layarnya selain untuk produktivitas juga untuk ngecill nonton di Netflix gitu ya, itu sudah enak banget, cakep banget. Oh ya, untuk layar Lenovo TingPad X9 Aura Edition ini sudah tersertifikasi display SDR. Jadi, secara kontras dan dnamic range-nya itu udah oke banget. Dan brightness-nya untuk low-nya kita cuman dapat di 3 nit doang. Wah, gila enggak tuh bisa jangka segitu dan brightness maksimal atau 100%-nya itu bisa sampai di 506. Ini enggak cuman bisa kalian pakai di indoor doang, tapi di dan outdoor dengan pencahayaan yang lumayan terang ini masih enak banget. Untuk spesifikasi yang ditanamkan juga enggak main-main loh di laptop ini. Dan hidangan utamanya ada di spesifikasinya yang menggunakan Intel Core Ultra 7 268V. Nah, kalau kalian lihat huruf V di bagian belakang prosesornya secara otomatis dia sudah tersertifikasi Intel Evo standarnya dan sudah punya teknologi yang namanya VPro. Nah, kalian sudah pada tahu enggak teknologi VPro seperti apa? Jadi kalau sudah pada tahu ya kita enggak perlu jelasin. Tapi coba deh kita jelasin sesingkat mungkin mengenai Intel Vro ini ya. Buat yang belum tahu Intel VPro ini platform dari Intel yang memang dirancang khusus untuk pebisnis. Jadi intinya dia menggabungkan performance tingkat tinggi milik Intel dan keamanan kelas enterprise. Lalu dia juga memiliki kemampuan pengelolaan jarak jauh atau remote dan stabilitas sistemnya juara banget. Jadi, tim IT kalian bisa melakukan remote jarak jauh bahkan pada saat kondisi laptopnya mati. Plus ada proteksi ekstra untuk keamanan dari serangan cyber. Cocoklah untuk profesional yang memang punya tanggung jawab untuk pegang data perusahaan yang vital banget, yang enggak cuman ngandelin kencang doang, tapi tingkat keamanannya udah level dewa. Nah, makanya TingPad nanemin prosesor VPro di laptop ini yang memang kelasnya atau segmentasi marketnya untuk profesional yang memang lebih mementingin keamanan data perusahaan atau harganya sebenarnya enggak ada apa-apanya dibandingkan dengan keamanan perusahaan yang memang bisa dia jaga. Dan juga jangan lupa untuk service managemennya dia juga seamless loh ya. Enggak cuman itu, dia juga punya AI NPU yang bisa ningkatin performance AI-nya yang rata-rata kan cuman ada di 45 tops atau trilliun operation per second. Ini bisa ditingkatin hingga 47 triliun operation per second. Dan artinya laptop ini sudah memenuhi standar dari Microsoft Copilot Plus dan terbukti juga ada tombol dedicated di bagian keyboard-nya untuk shortcut ke fitur-fitur di Copilot Plus. Oke, sekarang kita akan lanjut. Selain dia pakai Intel Core Ultra 7268V, IGP-nya dia menggunakan Intel Arc Graphic 140V yang arsitektur X-nya juga yang terbaru. RAM-nya juga sudah dikasih 32 gig dengan speed yang kencang habis di 8.53 M transfer persal channel pula dan storage-nya dipakai di 512 gig NVM Gen 4. Gen 4 bukan Gen 3. Jelas. FYI untuk storage-nya atau SSD-nya dia pakai ukuran yang 2D42 bukan seperti yang basic di 2280. Tapi kalau kalian pengin upgrade storage-nya gitu ya, kalian harus lepas yang storage 512 bawaannya kalian harus pasang yang lebih gede 1 tera atau 2 tera. Tapi untuk speed-nya sendiri diomong cepat banget enggak juga sih. Tapi ini sudah cukup cepat sih standarnya di 5.000-an untuk rit-nya dan rate-nya di 3.800-an. Nah, bagaimana dengan performance-nya? Kita akan tes di pengujian Caband R15. Kita akan tes di sintetisnya terlebih dahulu sebelum kita tes yang jauh lebih berat dan kita siksa. Pada pengujian di R15 di mode plugin kita dapat di pengujian awal di sekitar 1400-an. Kalian bisa lihat chart di sini ada penurunan hingga di 1100-an. Tapi itu naik lagi. Mungkin dia sedikit bernafas. Tapi di mode bater only kita dapat di awal di 1492 dan sempat turun di 1200-an dan naik lagi. Bisa dikatakan cuningan laptop ini cakep juga karena performance bater only dan pada mode charging-nya juga enggak selisih jauh. Untuk single core-nya pun mirip-mirip. Untuk eh plugin kita dapat di 267 dan baterai only kita di 265 poin. Dan kalian coba lihat grafik di R15 ini. Kalau kalian perhatikan di suhunya dia bisa mencapai hampir 100 derajat celcius. Tapi memang ini masih batas yang memang bisa di-cover oleh prosesornya. Dan kenapa bisa muncul seperti itu? Ya karena memang bodinya setipis itu, Teman-teman. Tapi untuk clock speed-nya atau CPU package power-nya masih bisa masuk di 40 watt dan clock speed-nya bisa juga masih spike di 4 GHz lebih. Dan untuk R23-nya kita juga dapat hasil yang mirip-mirip seperti R15. Konsistensinya bisa dikatakan cukup oke dan skornya juga bisa dikatakan cukup tinggi di mode plugin ataupun batery only. Dan kita akan masuk ke pengujian stress test yang jauh lebih ekstrem. Dan kita sudah menduga kalau dia tidak akan lolos uji stress test. Karena memang salah satu resiko dari laptop tipis ya begini. Di time spy stress test kita hanya dapat hasil di 58%. Ini cukup jauh dibandingkan lolos yang 90-an. Tapi untuk hasil time spy-nya untuk sebuah integrated GPU ini dapat hasil yang tinggi banget di 4.026 poin dan fireack-nya juga tinggi banget di 7.839. menandakan ini IGP-nya OP juga. Di tes editing juga kita enggak dapat kendala yang berarti. Untuk CPU render atau software only di Premiere 4K kita dapat hasil di 3 menit 23 detik. Untuk FHD juga jauh lebih kencang di 2 menit 12 detik doang. Untuk rendering 3D bisa? Bisa banget. Tapi memang sepertinya laptop ini tidak didesain untuk seperti itu. Pada format BMW di CPU rendernya kita dapat 5 menit 47 detik. Sedangkan GPU-nya 6 menit 14 detik. Ya memang ini laptop yang powerful tipis. Tapi kalau untuk pakai 3D rendering kayaknya memang agak sayang. Bukan enggak bisa, tapi mengingat harga segini kayaknya untuk di dua dimensi atau di Premier jauh lebih cocok deh. Nah, kalau mau dipakai main game gimana? Yuk kita tes. Yang pertama Dota 2 dengan resolusi FHD Plus atau 1920 * 200. Dengan setting fastest kita masih dapat FPS yang cukup tinggi dengan maksimal di 115 FPS. di average-nya di 92 FPS tapi paling drop ada di 75 fps. Kalau Valoran mah tumpah-tumpah ya FPS-nya ya. Dengan setting grafic high resolusi yang sama FHD Plus kita dapat maksimal FPS di 234 FPS. Gila banget. Untuk average-nya di 186 FPS paling rendah ada di 154 FPS. Kayaknya settingannya bisa kalian tinggiin lagi deh. Toh juga layarnya hanya di 120 Hz. Bukan hanya ini sudah tinggi. Gensin impact untuk setting high untuk sebuah IGP ini bagus banget. Kita dapat average di 60 fps mengingat Gensin ini game yang di-lock di 60 frame pers dengan grafik high maksimalnya ada di 61 paling drop cuma 59. Artinya ini stabil banget di angka segitu, enggak jauh-jauh dari maksimal FPS-nya lah. Kita juga coba game di bater only. Kita coba satu game doang di Gensin Impact karena memang laptop ini bukan basicnya laptop game ya teman-teman ya. Dan pada pengujian CTIS tadi kan kita dapat hasil yang sangat menyenangkan karena perbedaannya dengan plugin atau charging itu enggak terlalu jauh. Gen ini impact di mode yang sama dengan resolusi dengan graphic high maksudnya di resolusi 1920 * 1200 atau FHD plus kita dapat FPS yang mirip-mirip dengan rata-rata di 60 maksimal di 61 FPS dan dropnya hanya selisih 2 FPS di 57 aja. Wah gila enggak tuh? Walaupun tadi suhu CPU-nya mencapai hampir 100 derajat celcius, tapi pada suhu permukaannya saat kita pakai stress test, suhu tertinggi seperti biasa ada di bagian ekosnya di 46,6 derajat Celcius. Tapi di bagian keyboard-nya khususnya di bagian yang sering kita pakai di WASD itu hanya berada di taraf aman 39,1 derajat celcius aja. Nah, bagaimana dengan baterainya sendiri? Secara kapasitas memang tidak bisa dikatakan yang terlalu besar, hanya 55 watt hours. Tapi waktu yang dihasilkan karena efisiensi dari prosesornya, klaim dari Lenovo untuk modern office itu sudah benar di 13 jam 52 menit. Tapi untuk video playback klaimnya di 15 jam 52 menit. Wah, gila lama banget. Dan pada pengujian real use-nya di YouTube streaming dengan penggunaan 30 menit kita berkurang 6%. Untuk writing atau untuk mengetik kita berkurang 7% tapi untuk gaming di 30 menit berkurang 30%. Dan untuk chargernya bisa dikatakan ini charger yang mungil banget. Jadi enggak repot kalau kalian bawa ke mana-mana dan juga enggak berat dengan daya 65 watt dan saat posisi kita pakai ngecas dari 0 sampai 100% itu hanya butuh waktu 1 jam. 20 menit. Untuk portnya bagaimana? Bisa dikatakan ini port yang minimalis karena memang tidak semua port bisa masuk di body setipis ini. Karena chargernya pakai USB type C, port yang disediakan di sini juga bukan type C biasa, tapi type C-nya adalah Thunderbolt 4.0 dan ini juga disediakan dua buah sekaligus. Selain Thunderbolt, ada juga HDMI, audio jack, dan gak ada port USB type A sama sekali di laptop ini. Untuk konektivitas lainnya, dia sudah menggunakan WiFi 7 dan Bluetooth 5.4. Nah, untuk input device atau keyboard-nya gimana? Kalau sudah ngomongin ThinkPad di seri apapun sudah enggak ada lawan. Karena laptop ini dibuat untuk produktivitas, input device-nya di sini pasti dibikin senyaman mungkin. pertama untuk keyboard-nya. Beh, ini keyboard-nya enak banget. Parah sih, feel-nya soft tapi ttilnya masih dapatlah travel desain dan key travel-nya juga enak dan pas. Waktu dipencet feel-nya juga enggak terlalu keras tapi juga enggak terlalu enteng. Pas aja gitu. Jadi, key caps-nya di tangan saya itu pas banget gitu. Untuk feel-nya juga enggak terkesan plastiki banget. Dan kalau kalian pegang gitu ya, feel-nya benar-benar keyboard flagship banget. Plus untuk keyboard-nya juga punya backlit keyboard yang kalian bisa atur menggunakan function dan spasi. Jangan lupa juga untuk tombol power-nya itu merupakan fingerprint scanner. Wah, kalau seperti ini keyboardnya sampai rusak sih, wah bahaya banget sih. Bisa-bisa keyboard-nya setara harga UMR Jogja. Jadi kalau kalian punya laptop ini, jaga baik-baik deh keyboard-nya. Touchpad-nya juga ini sudah buttonless, jadi beda banget seperti laptop Thingpad yang lainnya atau yang versi-versi sebelumnya. Feel-nya mirip kayak brand buah-buahan yang enak banget itu. Selain itu, dia juga sudah pakai bahan gelas di permukaannya juga sudah support, mult touch juga dan responsif serta udah heptik juga. Jadi kalau kalian klik smooth banget. Mungkin bisa jadi masukan untuk Lenovo kalau misal di bagian touchpad-nya itu ada shortcut untuk ngatur volume atau brightness itu bakal tambah cantik sih laptop ini. Nah, untuk kualitas gambarnya dia maksimal resolusi di 1440p 30 fps dan hasilnya atau kualitasnya cakep banget walaupun itu dipakai di kondisi yang minim cahaya apalagi yang cahayanya oke seperti ini. Sudah pasti karena memang laptop ini laptop AI, sudah ada fitur studio effect yang kalian bisa atur untuk background blur-nya. Eonct-nya juga kalian bisa atur. Dan jangan lupa automatic framing yang memastikan kalian terus berada di tengah. Enggak ketinggalan ada fitur E previsator bukan bukan fisik lagi dengan menekan tombol F9 dan kameranya juga merupakan AR kamera yang pasti support untuk Windows Hello. Untuk mic-nya juga sudah ada fitur ANC. Otomatis suara yang dihasilkan dari mikrofonnya itu jauh lebih bersih. Audio dari Lenovo X9 Aura Edition ini punya dua buah speaker yang sudah dicuning oleh Dolby Atmos sehingga suaranya cukup imersif. Walaupun laptop ini tipis, karakter suaranya bassnya bisa cukup keluar, tapi dia enggak mengganggu karakter suara yang lain. Detail suaranya oke banget. Antara high, mid, dan low-nya juga masih dapat. Crispynya dapat, melengkingnya juga dapat. Jadi enak banget. Yang penasaran? Yuk kita coba. Nah, sekarang kita akan bahas fitur yang enggak kalah menarik di laptop ini, Lenovo X9 Aura Edition. Nah, di smart modenya juga ada beberapa pilihan nih. Yang pertama ada mode shield yang akan menjaga privacy kalian dari orangorang yang mau ngintip layar kita. Dia akan kasih notifikasi atau alert atau ngeblurin layarnya. Lalu juga ada fitur attention timer buat menokaktifkan ngeblokir web khusus biar fokus kita tetap terjaga. Collaboration juga ada buat mengoptimalisasi gambar pas video call atau pas presentasi online. Ada juga fitur wellness yang kayak istri kalian pasti ngomel kalau pada saat postur kalian itu jelek pakai laptop ini atau ngingetin kalian kalau kalian terlalu lama pakai laptop atau terlalu lama bekerja. Power mode juga pastinya enggak akan ketinggalan. Ada tiga power best power efficiency, balance, dan juga performance. Selain smart mode, ada juga smart share. Ya, fitur ini tuh kayak fitur ekosistem pada umumnya, tapi lebih next generation gitu ya. Jadi, dia bisa connect dengan handphone yang syaratnya cuman satu, harus instal aplikasi Intel Union. Itu fitur yang hanya ada di Intel Vro. Di tempat lain enggak akan ada. Lalu juga ada SmartCare, assistant buat trouble shooting sewaktu-waktu kalau laptop kalian ada masalah. Di situ juga ada agen Lenovo yang kalian bisa pakai untuk konsultasi kalau laptop kalian sedang bermasalah. Nah, karena laptop ini sudah tersertifikasi atau sudah memenuhi standar Copilot Plus, fitur-fitur copilot Plus juga enggak akan ketinggalan. Yang pertama pastinya ada co-creator. Kalau kalian suka main di Paint untuk hal-hal kreatif yang menggunakan prom. Lalu ada studio effect juga tadi sudah kita jelasin di bagian kamera. Dan ada live caption yang memang agak disayangkan memang belum support di bahasa Indonesia tapi kalau kalian sudah terbiasa dengan bahasa Inggris ini akurasinya sudah cukup oke kok. Lalu enggak ketinggalan juga ada fitur recall pada copilot plus-nya yang sudah berjalan sangat baik untuk pengingat kalian kemarin ngerjain apa. Ya, tinggal kalian search by kata kunci aja kalian akan diarahkan ke sana. Terakhir yang pasti bawaannya dia sudah preinstall dengan Windows 11 Pro bukan yang home seperti laptop consumer biasa. dan yang pastinya sudah include office home dan untuk dukungan servisnya sampai 3 tahun dengan support premium dari Lenovo. Ya, itu tadi review dari Lenovo X9 Aura Edition yang bisa dikatakan kalau manusia dia sudah operasi plastik lebih cantik, lebih slim, lebih menarik. Desainnya cakep banget, udah enggak kaku lagi seperti desain terdahulunya atau pendahulunya. sekarang lebih kelihatan fresh, minimalis, dan lebih kelihatan elegan aja gitu ya. Jadi cocoklah untuk para pebisnis muda dan profesional yang mementingkan estetika dan penampilan. Ketepalannya juga tipis banget di 1,3 cm doang dan bobotnya cuma di 1 kgan doang. Jadi enggak akan bawa beban berat kalau kalian mobilitasnya tinggi banget. Bu quality-nya juga solid banget. Bahan yang dipakai juga sudah metal dan pastinya sudah diupport dengan standar military grade. Jadi kalau kalian jatuhkan jangan takut mahal. Layarnya juga cakep banget dengan 100% DCI IP3 dan refresh rit-nya juga sangat tinggi untuk sebuah laptop bisnis di 120 Hz dan touch screen-nya juga responsif dan layarnya cakep banget pakai panel OLED dan enggak ketinggalan untuk portnya sudah pakai dua buah port Thunderbolt 4.0. Jadi kalau kalian butuh performance grafik lebih, tinggal colok external GPU dan kalian bisa pakai untuk render atau bahkan main game. Enggak cuman IGP-nya aja yang kuat, tapi CPU-nya udah kuat banget. Jadi kalau mau dipakai multitasking, gaming, editing, nangkap kepiting, bisa aja, Cing. Apa sih ini yang buat screen? Laptop ini sudah tersertifikasi Intel Evo dan VPro secara bersamaan. Jadi enak banget untuk enterprise. Dan jangan lupa keyboard dan touchpad-nya ini enak parah. Serta enggak ketinggalan fiturnya juga melimpah. Kekurangannya nih ya menurut saya pribadi, menurut saya pribadi kalau kalian belum tentu juga untuk portnya hanya diype C aja menurut saya kurang. Harusnya ada USB type E juga yang harusnya bisa masuk juga di laptop TV seperti ini. Dan satu lagi untuk storage-nya yang 512 GB untuk laptop semahal ini itu terlalu kecil dan speed-nya menurut kami terlalu rendah juga. Nah, terakhir untuk harganya berapa nih? dari tadi saya akan nyebutin harganya cukup tinggi. Harganya Rp41 juta. Dan sudah jelas ya teman-teman ya, laptop ini tidak untuk kaum mendang-mending. Lebih cocok ditujukan untuk para profesional atau pebisnis mudah yang dirasa punya harga data lebih mahal jika dibandingkan dengan harga laptopnya yang seharga Rp41 juta ini. karena dia punya fitur keamanan tingkat dewa dan performance-nya bisa dikatakan juga tanpa kompromi dengan desain yang estetik. Nah, kalau kalian meminang laptop di harga segini yang cukup mahal dengan fitur keamanan yang sangat ketat yang bisa menjaga file kalian benar-benar baik, layak enggak dihargain di harga Rp41 juta? Kalian coba komen di kolom komentar. Dan cukup sekian video kita kali ini. Jangan lupa kalian like dan subscribe dan share ke teman kalian kalau memang dirasa teman kalian butuh laptop seharga ini. Jangan lupa juga follow semua sosial media di Instagram dan di TikTok kita. Oke, cukup sekian. Saya pamit. See you on the next video.
