Jungkat

Toyota bZ3X : SUV listrik kembaran AION V, cocok buat Indonesia? (YouTube Video)

  • 12/05/2025

[Musik] Gimana kalau Jepang dan China kerja sama bikin sebuah SUV listrik? Ya, ini hasilnya. Ini adalah Toyota B3 X. Seperti apa mobilnya? Yuk, kita lihat langsung aja. Mumpung ada di Auto Shanghai 2025. Hai guys, welcome back to Autonet Max dengan saya Satria Katana dan seperti biasa mode ala-ala POV karena kalian lihat aja nih seramai apa nih di Auto Shanghai 2025 dan di depan saya ini sudah ada sebuah Toyota B3 bukan bukan Betri biasa ya dia ini BZ3X jadi dia SUV kita akan bahas sedikit ya tentang mobil ini sekilas saja apa yang menarik dari mobil ini dan gimana sih peluangnya mobil ini masuk ke Indonesia? Kita mulai dari desain dulu yang kelihatan mata lah ya. Ya, di bagian depan kalau kalian lihat dia menggunakan LED DRL bagian atas seperti ini yang secara desain, secara keseluruhan ini mirip dengan desain terbarunya Toyota terutama di generasi eh Prius terbaru ataupun mobil-mobil Beyond Zeron-ya. By the way, yang sana juga ada BT 4X tapi kalau desain yang ini lebih baru ya. Dan enggak cuma di bagian samping aja, dia juga menyambung dari kiri ke kanan ya. Jadi bagian tengahnya ini juga bisa nyala. Lampunya di mana? Lampunya ada di bawah sini dan dia sudah double projecttor gitu ya. Ada 1 2 3 titik sensor di setiap sisinya. Jadi bagian depan itu ada enam titik ya dan di bagian bawah ada warna hitam seperti ini dan ini lubang ya. Jadi ini bukan ee enggak lubang dia lubang. Dan di tengah situ ada untuk radarnya logonya. Udah enggak ada biru-biru ya, mungkin di belakang malah ada logo Beyondero. Nah, kalau kalian perhatikan dia di bagian atas juga ada lighter. Dimensi mobil ini tuh ukurannya panjangnya 4,6 m ya. Dan kalau B3 itu kerja sama antara Toyota dengan BYD. Kalau yang ini kerja sama antara Toyota dengan Guangcho Auto atau JC ya atau ION lah. Jadi mobil ini sebasis dengan ION V ya si Tyrannosaurus itu. Dan bagian depan tadi juga dia masih ada kameranya ya. Kita lihat juga ke bagian sampingnya dia menggunakan veleg dual tone dengan ban ini profilnya 225/45 ring 19. Jadi ini tipis ya, cuma 45 doang. Dan kalau kalian perhatikan di sini dia untuk overfendernya glossy dan ada kamera juga di sini. Di bagian sini juga ada kamera dan bagian sini juga masih ada kamera lagi. Jadi 1 2 3. Di bagian samping ada tiga kamera dengan lampu sein di bagian sini. Kalau enggak salah sih total kameranya ada 27 ya. Nanti kita akan cantumin di bawah adasnya apa kalau enggak salah momenta termasuk juga sensor-sensornya apa aja ya. dan handel-nya dia model flash. Bagian atas enggak ada ruel, tapi tentunya ada panoramiknya ya. Seperti itu. Kita agak geser ke belakang ya. Nah, di bagian belakang ini si pinggulnya inilah yang ngingetin kita sama IONV. Jadi ini bagian yang sepertinya memang tidak dihilangkan oleh Toyotanya dan kelihatan jadi tarikannya seperti ion V. Nah, di bagian belakang lampunya memanjang seolah menyambung ya. Padahal yang tengah ini enggak, tapi seolah menyambung aja. LED menyambung. Dan di sini dia ada ornamen kayak kotak-kotak gitu ya. Ya, di atas juga masih ada kameranya, ada high stop lamp ya, wiper dan sebagainya tentunya ada ya. Sensor juga di bagian belakang itu ada enam jadi tiga di masing-masing sisinya. Dan benar aja dia ada logo Beyond Zeron-ya BV B 3X ya seperti ini. Dan kita mau coba untuk buka karena tentunya dia sudah power back door. Yes, kalau kalian tahu IONV itu lumayan lega. Tentunya di sini juga Toyota mirip-mirip ya bagasinya lumayan lega. Ada hook juga buat cantol-cantol di sini. Dan ini harusnya dia ee untuk lantainya bisa dinaikin ya. Mungkin kalau ditekuk biar rata lantai. Bagian bawah enggak ada apa-apa, cuma begitu aja. Ada lampu juga. Dan itu aja kita bisa tutup aja. Kita mau coba ngintip ke interiornya, yuk. Oke, jadi kita coba masuk ke interiornya, ya. Dan interiornya seperti ini. Setirnya dia palang dua aja lurus seperti ini dengan krom-kerroman seperti ini. Dan dia ada joysticknya, ada rolnya gini. Dan ini apakah dedicated ya? Iya kayaknya dia dedicated dibawain kayak semacam kayak magnet mf gitu. Ini bisa taruh-taruh bareng ya. Bahkan sampai ke bagian kanannya begini. Dia ada wireless charger di sini dengan ventilasinya, cup holdernya dua, ada tempat penyimpanan dan juga dia masih ada konsol box bagian tengah. Dia untuk eh panel instrumen-nya sori dia untuk sistem infonya 14,6 inci tertanam chipset Snapdragon 815 dan untuk panel instrumennya dia kecil aja seperti ini dan sudah berwarna juga ya dan untuk material ini oke bagus juga ya di bagian atas ada SOS ini. Ini mungkin menandakan dia sudah punya IOV juga ya dan bagian bawahnya juga dia kosong. Nah tuas transmisinya di mana? Seperti biasa di sebelah kanan. Wow. Ini kalau masuk ke Indonesia menarik sih ya. Dan dia ada untuk driver monitoring systemnya di sini ya. Jadi dia bisa detect kalau kita capek atau mungkin kita enggak fokus ya. Oke, kita coba masuk ke bangku baris keduanya dulu. Mumpung baris keduanya dia masih enggak ada orang karena ramai banget ya. Dan kalian bisa lihat ya, kaki saya ini masih ada tas yang segede gaban gini ini. Dan depan ada orang jadi masih lega banget. Dan kalau kepala seberapa nih? Kepala segini ini karena lagi enggak ditutup ya. Kalau ditutup mungkin ya enggak terlalu jauhlah selisihnya. Duduknya juga lumayan oke ya. Dan dia juga masih ada ampres ya. Saya putar lagi. Ini ada ampres seperti ini dan ada cup holder dan juga buat tempat smartphone gitu lah ya. Internalnya orange ya. Unik juga ada kisi AC juga di situ dan juga ada tempat penyimpanannya. Di kantongnya juga bisa taruh-taruh botol seperti ini. Handelnya seperti ini ya. Dan masih ada lampu juga. Dan dia masih ada mejanya sini ya. Dan mejanya lumayan kokoh ya kayak punyanya si Bulling Fortress. Oke, ramai banget ya yang lihat mobilnya kalau kalian perhatikan. Dan ada informasi tambahan mobil ini tuh tersedia dalam tiga tipe. Ada yang baterainya 50, 58, dan juga 60 something dengan range itu 430 buat yang paling rendah 520 dan yang paling jauh 620. Sialti sih ya. Dan mobil ini hanya ditawarkan dalam satu sistem gerak aja yaitu adalah single motor. Tapi motornya itu opsinya ada dua. Ada yang sekitar 201 tenaga kuda atau 150-an kW, ada yang 165 kW. So, menurut kalian apakah si Bisa 3X ini layak banget dipertimbangkan sama Toyota buat masuk ke Indonesia? Tapi kalau kita lihat di NJKB yang ada malah cruiser ya. Ya udahlah ya. Yang jelas ini tadi menarik, tapi memang sense of China-nya masih kerasa kuat banget. Tapi daripada India, apakah mending Cina? Kalian komen aja di kolom komentar di bawah. Oke, kayaknya itu aja. Thank you buat teman-teman yang nonton sampai akhir. Kalau kalian suka boleh like, share teman-teman kalian dan juga komen di bawah. Mampir ke TikTok dan juga Instagramnya AutonetMax itu aja. Sampai ketemu di kesempatan selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube