Toyota Hilux Rangga 2025: Kami Modifikasi Menjadi Studio Podcast Berjalan (YouTube Video)
Studio mini podcast kami tidak terlalu kebesaran, tidak terlalu kekecilan, jadi fleksibel juga untuk ke segala daerah jalanan. Masuk ganggang juga masih aman. Betapa fleksibelnya Toyota Hilux serangga ini yang bisa diajak ke mana saja dan dibuat apa saja. Gimana angle-nya? Udah oke Asik. [Musik] Perkenalkan mobil baru auto driver yang kami beri nama Ramo. Di sini ada tulisan podcast juga. Jadi, mobil ini kami beri nama Rangga Mobile Podcast atau yang disingkat adalah Ramo. Nah, di video kali ini kami akan me-review perubahan yang terjadi dari Toyota Hilux serangga ini yang sebelumnya dari mobil pick up dan dirubah seperti ini jadi studio mini. Lantas mengapa kami menggunakan mobil ini untuk project mobile podcast kami? Kami menggunakan Toyota Hilux serangga varian diesel high dengan transmisi manual threeway. Jadi basicnya ini pick up dengan bug yang bisa dibuka dari tiga arah, kiri, kanan, dan belakangnya. Kenapa kami pilih mobil ini? Karena wheel base-nya panjang 2.750 mm. Jadi kami rasa dimensi ini cocok untuk studio mini podcast kami. Tidak terlalu kebesaran, tidak terlalu kekecilan. Jadi fleksibel juga untuk ke segala daerah jalanan. Masuk ganggang juga masih aman. Dan ini karena ada cup mesinnya, jadi lebih aman jika kami harus ke event-event yang berada di luar kota, di perjalanan lebih aman dengan adanya cup mesin ini dibandingkan dengan pickup-pickup lainnya. Itulah mengapa kami menggunakan Toyota Hilux serangga ini. Selain itu juga karena tenaganya yang besar yaitu 149 PS dan torsinya 343 Nm. Mesin ini adalah mesin diesel 2400 cc 4 silinder. Mesin yang sama digunakan oleh Kijang Innova Reborn sebelumnya dan Toyota Fortuner juga. Jadi ini mesinnya adalah 2GD. Jadi ini cukup banget untuk membawa beban yang berat studio podcast di belakang ini. Nah, yang tidak kalah penting dan tidak kalah seru adalah proses pengerjaannya. Jadi, mobil ini kami ambil dari kantor Toyota, lalu kami bawa ke kantor auto driver. Kami lakukan proses syuting dulu, lalu kami bawa ke Delima Mandiri Bogor tempat karoseri untuk dirubah menjadi seperti ini. Di proses itu juga nanti akan ada Mas Fitra yang menjelaskan bagaimana proses dari Ramo ini. [Tepuk tangan] He Nah, sekarang saya sudah berada di Delima Mandiri. Kita akan grebek langsung dan kita akan lihat progres dari Rangga Mobile Podcast. Ini rahasia sekali projectnya. No kamera, dilarang memotret. Tapi tentu saja karena ini adalah project kami, kami sudah minta izin dan diizinkan untuk melihat langsung. Wah. sudah kelihatan bentuknya. Jadi, ini udah ada beberapa pengerjaan yang dilakukan sebelumnya. Bak standarnya kita buang ke sana. Kemudian sudah dilakukan pemasangan rangka dasarnya, panel bodinya, serta sudah dilakukan epoxi primer. Oh, jadi nanti masuknya dari sini nih. Dari pintu sini kita masuk. Di dalam itu akan ada ruangan kedap suara untuk podcast. Nah, ini kita bisa lihat di sini. Wah, ini cukup tinggi dan ini bisa podcast mungkin 3 sampai empat orang bisa nih di dalam ini. Nah, proses selanjutnya adalah pendempulan. Sekarang saya sudah bersama Pak Edwin dari Alpagloss. Kenapa Alpha Gloss? Karena kami akan mendempul mobil ini menggunakan produk dari Alpagloss. Pak Edwin, terima kasih sekaliannya untuk Rangga Mobile Podcast ini. Siap. Terima kasih. Nah, ee boleh ceritain sedikit enggak kenapa Alpha Gloss tertarik untuk men-support kita membuat Rangga Mobile Podcast ini? Iya, yang pertama karena ya untuk dempul orang-orang pasti tahu kita ee sudah ada lama di Indonesia. Kita sudah 30 tahun sudah 30 tahun Mas Fitra jadi 94 dan kita juga sudah ekspor ke beberapa negara. Kita salah satu perusahaan coating yang sudah tersertifikasi ISO juga. Ee orang-orang rata-rata tahunya cuma kita produksi dempul aja. Padahal kita lebih dari itu. Kita juga nanti untuk mobil podcast ini kita enggak cuma pakai dempulnya aja, tapi kita juga pakai primernya, kita pakai e fillernya, kita pakai clearnya. E event tiner juga nanti dari kita. Ini line up yang kira-kira kita akan pakai untuk support untuk mobil podcast ini. Nah, tentu saja kami senang sekali pada saat Alpha Gloss menyatakan minatnya untuk mendukung Rangga Mobile Podcast kami ini karena kami tahu kualitasnya dan kami ingin ini mobil juga bukan hanya fungsional tapi enak untuk dipandang mata dan itu perlu sekali dari awal pembuatan itu menggunakan bahan-bahan yang berkualitas. Nah, Pak Edwin boleh ceritain enggak dari awalnya enggak semua orang itu mengerti tentang proses karoseri seperti ini. Body ini kan hanya besi biasa kan. Setelah itu apa yang dilakukan? Jadi dempul itu ibaratnya kosmetik, Mas. Kosmetik. Even kayak ee kalau misalkan orang make up itu kan pakai bedak itu ya kayak gini-gini, Mas. Ini kalau pekerjaan masih row ini kan masih ada kasar-kasarnya. Betul. Ini semua yang nanti akan ditutup dengan dempul, dibikin rata. ee nanti sesudah didempul baru nanti naik ke tahap selanjutnya. Nah, ini sebelum didempul dulu, Pak. Ini epoxy namanya. Iya, betul. Ini cat primer. Ini cat dasar. Kenapa harus diberikan primer dulu? Ee cat dasar itu fungsinya ada dua. Yang pertama dia untuk anti kararat. Memberikan fungsi anti kararat. Yang kedua ee yang enggak kalah penting dia sebagai fondasi awal dari ee plat untuk ee karena ini ibaratnya plat itu akan ditempelin begitu banyak layer ya. Iya. I. Jadi cat-cat yang ini e jadi fondasi ini penting sekali fondasi ya. Cat dasar kita bisa bilang cat dasar seperti itu. Nah, cuman karena ini sifatnya cat jadi ketidataan ini semua masih ada. Betul. Itu yang nanti akan dihilangkan oleh ditutup oleh dempul ya. Sayangnya untuk manusia produknya belum ada. Jadi kalau ibaratnya di manusia kalau Anda bopeng-bopeng mukanya jerawatan, nah itu bisa ditutup tuh kalau ada teknologi dempul untuk manusia tuh ya. Tapi enggak bisa senyum habis itu. Enggak bisa senyum ya. Nah, tapi kalau di mobil memang ee digunakan untuk meratakan semua bagian ini. Nah, produk Alpaglos apa aja sih yang kita pakai, Pak? Yang kita bawa otomatis yang high grade ini memang yang grade untuk karoseri yang punya sudah sangat terkenal juga ini kita sebagai pengisinya, sebagai dempulnya. Lalu nanti di atas dempul pakai yang ini yang puu filler. Ini setelah setelah dempul ya. Betul. Setelah dempul nanti di ee karena di atas dempul itu masih ada ee pewarnaan dan clear coat. Jadi butuh bridging lagi istilahnya sebagai chat primernya lagi dasarnya lagi menggunakan PU filler. Baru nanti terakhir setelah pewarnaan kita tutup dengan clear code dari Alpag Gloss juga. Oke, pertanyaan orang awam kan saya juga percaya sekali dengan Alpagloss apalagi kita pakai produk yang high grade. Iya. Bedanya dempul yang kualitas bagus dan kualitas jelek itu gimana, Pak? Dempul itu ada harga, ada rupa sih, Mas. Otomatis kalau ee dempul yang lebih mahal, kualitasnya pasti lebih baik. Kita ngomong tentang ee dua komponen utama dari dempul itu filler atau tepungnya atau taleknya dengan resin. Oke, resin itu ee bahan baku sebagai pengikat atau yang memberikan daya rek. Iya. resin ee sedangkan talek itu ee bahan baku untuk mengisi pori-pori, memberikan pondasi sebagai tepungnya. Jadi, komposisi yang pas membuat dempul itu jadi kalau terlalu keras juga ngamplasnya setengah mati. Tapi kalau misal ee dia perlu komposisi yang pas agar daya rekatnya juga cok bagus ee dan secara aplikasinya juga masih tetap nyaman. Kalau kita pakai dempul asal-asalan, kita pilih yang murah aja. Apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan? Iya. Resiko cracking cracking retak-retak gitu ya. Betul. Jadi kalau Mas ee pernah lihat mungkin di jalan ada mobil habis ketabrak dempulnya lepas itu ada kemungkinan dempulnya kurang bagus seperti itu, Mas. Waduh, terima kasih sekali Pakwin sudah men-support kami dengan produk-produk terbaik dari Alposs. Kita yang terima kasih banyak Mas Fitra bisa dibantu sabar rasanya nunggu mobil ini selesai sama Mas ini enggak sabar banget kita ikuti proses selanjutnya. Konstruksi body sudah selesai. Serangkaian depul juga sudah dilalui. Sekarang di tahap selanjutnya adalah melakukan pengerjaan pengecetan. Proses pengecetan ini dilakukan di pain workshop milik Delima Mandiri di kawasan Sentul. Ketika cat sudah kering, body mulai diamplas sedikit permukaannya untuk memasuki proses clear coat atau furnish. Body diamplas setelah dicat agar furnish dapat melekat di permukaan body. Dan untuk proses ini kami pun tetap menggunakan Clear Code Premium Alpha Gloss agar memberikan kilau yang sempurna serta awet dan tahan lama. Memasuki proses yang membuat studio Ramo lebih lega, yaitu pengerjaan expand. Terdapat dua jendela di sebelah kanan dan kiri serta satu pintu tambahan di belakang. Ruangan tambahan ini memberikan ekstra 80 cm yang memberikan cukup ruangan dan mampu menahan beban hingga 300 kg. Tahap berikutnya yaitu pengerjaan interior. Seisi ruangan studio diinsulasi dengan material kulit yang halus dan kedap suara serta dapat secara fleksibel menutupi kabel-kabel instalasi kelistrikan supaya terlihat rapi. Setelah interior selesai, dilanjutkan pemasangan furniture dengan perangkat-perangkat pendukung seperti inverter untuk mengatur dan memantau arus kelistrikan, jok recaro beserta meja lipat, kompartemen penyimpanan terbuka dengan ambient light. AC dan juga rak tertutup untuk menyimpan perlengkapan kamera. Beres dari interior, kami mulai memilih veleg dan ban yang cocok untuk RAMO. Dan pilihan kami jatuh kepada veleg Torsion Dakar ring 16 dan ban GT Radial Maxmiller Pro. Memasuki tahap terakhir, Ramo Podcast yang sudah jadi diperiksa kembali sebelum diserahkan ke tim Auto Driver. Tahap ini memastikan semua fungsi berjalan dengan semestinya, termasuk eksterior maupun interior agar tidak ada hal yang terlewatkan dari segi tampilan dan fungsinya. Setelah semuanya beres dan serah terima dilakukan, Ramo Podcast kami bawa ke kantor Otto Driver sebagai penanda bahwa projek terbaru kami sudah selesai dan sedang menuju ke kantor kami. Dan tibalah Ramo podcast di kantor kami. Jadi, kita akan bahas bagian eksteriornya dulu. Untuk bagian depannya sih kami enggak melakukan perubahan ya. Bumper masih sama, lampu masih sama. kap mesin. Pokoknya bagian kabin depan ini benar-benar masih original. Yang kita rubah memang bagian belakangnya aja. Nah, tapi kami melakukan perubahan di bagian ban dan juga velegnya. Kami menggunakan veleg Torsion Dakar. Ini juga merupakan lineup TX Dakar dari Torsion, TX Dakar series. Dan TX Dakar ini memang didesain keperluannya untuk offroad yang memiliki desain yang keren, sangar, dan juga gagah. Dan ini juga ada pilihan ring 18-nya. Jadi yang kami gunakan ini ring 16 dan ada pilihan ring 18-nya. Jika Anda e suka juga dengan veleg seperti ini, ini juga bisa jadi referensi e untuk Hilux serangga Anda menggunakan veleg torsion Dakar series seperti ini. Nah, veleg torsion ini dibuat dan diproduksi di Indonesia tepatnya di Karawang, Jawa Barat. Keren ya. Apalagi ini juga fitmentnya cocok banget di mobil kami. ET-nya juga pas di bagian depannya. nih pas banget sama vendernya. Kami juga melakukan penggantian ke ban Ramo ini. Kami menggunakan GT Radial Max Miller Pro dengan ukuran 23565 R16C. Ban ini memang khusus dirancang untuk mobil komersial ringan masa kini dan dia memiliki daya cengkram yang kuat sehingga ketika menikung mobilnya lebih stabil dan yang paling penting adalah jarak pengeremannya jadi lebih pendek. Ban ini juga hening. Ban ini juga memiliki performa yang baik di saat jalanan basah atau kering sekalipun. Dan yang paling utama adalah umur pemakaian yang lebih lama. Nah, bagian inilah yang paling banyak kita lakukan perubahan yaitu kami menambahkan ruangan yang di dalamnya adalah studio podcast dan ini kami kerjakan semuanya di karoseri Delima Mandiri. Di sini ada tulisannya Delima Mandiri Auto body manufacturer. Nah, panjang mobil ini bertambah jadi 5.50 mm dan lebarnya 1885 mm dan tingginya menjadi 2.700 mm. Nah, di sini ada beberapa kompartemen. Nah, ini untuk kabel ya. Ini ada kabel buat mengisi baterai yang ada di mobil ini. Karena mobil ini sudah dilengkapi dengan baterai untuk keperluan kelistrikan yang ada di dalam. Karena di dalam ini ada AC nanti untuk menyalakan lampu untuk motor yang ada di bagian studionya ini. Jadi studio ini nanti bisa expand, bisa expand sepanjang 80 cm dan nanti ada jack stand-nya juga untuk e menahan bobotnya. Nah, ini kabelnya yang nanti bisa dicolokin ke sini nih. Nah, ini di bagian sini ada tuh sistem kelistrikannya. Nah, jadi ini untuk dicolok ke genset atau ke listrik PLN. Nah, ini bagian sini ada untuk sentral, ada AC, ada stop kontak, ada lampu. Nah, di bagian atas ini tempat kita meletakkan gensetnya. Nah, di sini ada genset. Ini kita bikin kita pilih gensetnya juga yang silent supaya tidak terlalu mengganggu meskipun mobilnya juga sudah dilengkapi dengan peredam ya studionya di dalam cuman kita pakai yang silent ini kapasitasnya 4000 watt. Jadi minimal e kelistrikan di Ramo ini harus disuplai dengan 3.300 watt. Jadi kita makannya pilih genset yang 4000 watt. Nah, ini kabelnya kita masukin lagi. Ini bisa buat ya naruh barang-barang apa lagagil lah di sini nanti. Selain kabel juga kita bisa letakkan berbagai macam barang. Oke. Nah, di bawah sini juga ada jack nih. Ini tinggal kita tarik. Nah, nanti ini kita bisa turunin nih diputar tuh kelihatan gak ya turunnya? Cuman lama ya. Ini untuk menahan belakangnya ketika dixpand nanti juga akan ada tambahan. Nanti juga saya coba praktekin ya. Begitu mengekspand bagian belakangnya. Ini ada ruangan untuk membersihkan AC-nya. Nih, agak susah nih bukanya. Nah, ini ada AC window yang kita pasang di dalam. Jadi kalau kotor kita bisa bersihin dari bagian sini. Oke, kita lanjut ke sebelahnya. Lampu standar ya, yang penting lampu semua fungsinya hidup. Dan ini nanti rencananya juga kami akan pasang kamera belakang, kamera mundur. Karena ini mobil benar-benar baru jadi. Di sini kompartemen yang sama kurang lebih ya dengan sebelah kanan. Ini masih kosong kami belum isi bareng-bareng. Lalu untuk isi bahan bakar tangkinya sini. Jadi kita enggak modif tangkinya cuman manjangin apa ya namanya ini ya? Ee tempat pengisiannya aja kita panjangin supaya sesuai dengan bodinya. Nah. Nah, ini dia dalamnya. Nah, sekarang kita lihat bagian dalamnya. Nah, di sini ada inverter nih untuk memantau semua kelistrikan di ramo ini. Ini ada DC to DC. Jadi ini listrik yang diambil dari ee aki mobil atau dari alternator. Cuman ini kecil banget ya. Nah, kami juga menggunakan solar panel. Jadi dia ada solar panel di atas. Nah, ini untuk lampu ini cut off aja. Di sini ada power socket 220 volt. Dan ini ada saklar lampu. Nah, tuh nyala lampunya. Ada tiga lampu. Lalu ini untuk Xann-nya. Nah, ini untuk tenda. Jadi, di sini juga ada tenda tuh ada owning-nya. Dan ini adalah lampu tendanya. Nah, saya akan tunjukkan dulu nih cara mengekpand tuh bagian kursinya. Dia bisa expand ke belakang seperti ini. Jadi, dia akan menambah 80 cm supaya ruangannya semakin luas di dalam. Jadi, angle kameranya pun bisa lebih jauh ya, bisa lebih wip. Nah, di sini ada bangku untuk tim videografer. Jadi di sini bisa dua dua orang lah ya dan mungkin ada yang bisa di bawah juga nanti ada tig empat orang di sini. Kita bisa setting kamera dengan tripod-nya. Lalu di sini ada kaca besar juga bisa buat GoPro suction yang ngadap ke narasumber dan pembawa acaranya. Lalu di sini ada AC. Nah, ini dia AC window-nya pakai remote. Nah, ini AC-nya nyala. Jadi kalau mau dingin memang harus ditutup sih. Lalu di sini ada remote lagi ini untuk aingnya. Nanti saya akan tunjukinya. Di sini ada kompartemen tertutup bisa buat meletakkan alat-alat kamera dan lampu-lampu segala macamnya. Lalu ini di baliknya ada peredam ya. Cukup baik untuk meredam suara kebisingan dari luar. Ini lampu-lampunya ada lampu di sini. Ada ambient light juga dan ada 1 2 3 4 lampu LED juga berwarna putih. Nah, ini dia joknya. Nanti narasumber dan pembawa acara akan duduk di sini. Ini juga bisa pivot sedikit tuh ya. Karena keterbatasan ruang ya, jadi hanya bisa sedikit tapi lumayan lah. Masih bisa miring-miring seperti ini. Sini juga ada meja lipat. Nah, ini bisa untuk meletakkan e iPad atau tumblr untuk pembawa acara dan narasumbernya. Lalu ini bisa dilipat lagi seperti ini. Dan kami menggunakan ini dia joknya Recaro SR3 Lemang Convetti Type A. Kami gunakan dua buah untuk properti syuting podcast di Ramo ini. Nah, ini expand 80 cent tadi. Jadi lebih gimana angl-nya udah oke. Asik ya. Jadi seperti ini dalamnya. Ini lantainya juga seperti di bu ya. Jadi kami bikin juga desainnya bagus, rapi. Nah, di sini juga ada kompartemen terbuka. Ini bisa buat meletakkan properti-properti di sini. Dan ada ambient-ambient lights-nya juga. Gimana menurut Anda? Keren enggak Ramo kita? Nah, sekarang saya mau buka aingnya. Pakai remote aja nih. Tuh. Jadi kalau di acara event-event kami buka expand-nya, kami buka owning. Jadi ada bisa nunggu-nunggu di sini, duduk-duduk teduh sambil menunggu ee di dalam ada podcast gitu ya. Jadi ini bisa nunggu-nunggu di sini nih. Agak lama sih memang motornya, cuman dia auto. Nah, udah nih udah terbuka full. Jadi bisa duduk-duduk di sini sambil menunggu yang podcast di dalam. Mantap. Oke, jadi begitulah review dan proses pengerjaan dari Ramo ini. Wah, enggak sabar banget ya untuk segera menggunakan studio berjalan ini. Dan ini enggak cuman bisa untuk syuting podcast saja karena ini bisa dipakai untuk keperluan syuting lainnya di Auto Driver dan Auto Rider atau juga B trruck ID. Jadi, ini menunjukkan betapa fleksibelnya Toyota Hilux Serangga ini yang bisa diajak ke mana saja dan dibuat apa saja. Entah mulai dari bisnis atau untuk keperluan hobi, offroad atau camper fan atau ide-ide kreatif lainnya menggunakan Toyota Hilux serangga ini yang awalnya dari pickup dan bisa berubah menjadi studio berjalan seperti ini. Nantikan episode-episode podcast kami yang akan tayang di channel YouTube Auto Driver. Jadi, begitulah video kami kali ini. Jangan lupa Anda klik like, comment, share, dan subscribe ke channel YouTube Auto Driver jika Anda belum men-subscribe-nya. Main juga ke website kami di ww.odriver.com autodriver.com serta download aplikasi kami Autodriver di Google Play Store. Terima kasih Anda sudah menyaksikan video ini. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
