TOYOTA KOK REBADGE MOBIL CHINA? TOYOTA BZ3X!! (YouTube Video)
Oke, halo semuanya. Kembali lagi di Vardanif dan kali ini kita lagi ada di Shanghai Auto Show dan kita lagi ada di bootnya Toyota karena kita mau bahas mobil ini nih namanya BZ3X sebenarnya tuh sekalian lihat nih lagi dibuka ya enggak ada bagasinya ya depannya begini aja dan tidak rapi dilihatin sampai karet-karetnya loh orang sini loh luar biasa loh. Nah, jadi mobil ini adalah mobil listrik termurah Toyota BZ3X. Di bawahnya BZ4X tapi bukan yang paling kecil karena interiornya lebih lega dan mobil ini punya basis yang sama dan diproduksi oleh GAC ya. Jadi ini sebenarnya adalah ion V ya yang bentuknya seperti ini di Indonesia tapi dibage sama Toyota jadi bas Z3X dan mobil ini luar biasa. Waktu peluncurannya itu 1 jam langsung laku 10.000 unit. Dan kenapa mobil ini bisa laku banget? Yang pertama meskipun ya di Tiongkok ini banyak mobil Cina, mereknya banyak, ternyata orang tetap masih percaya sama Toyota. Dan yang kedua ini adalah mobil listrik Toyota termurah. Harga starting price-nya itu kalau di didolarin ya itu sekitar 15.000 US. Jadi kalau misalkan 15.000 Do itu pas video ini tayang rupiah itu Rp20.000 sekitar R00 juta. Tapi sekarang masih 17.000 waktu videonya dibuat. Dan desainnya ya ini keren sih dibandingkan dengan ion V jelas ni lebih keren. Gua lebih suka bentuk lampu depannya mobil ini. Terus juga lampu bawahnya itu headlight utamanya di bawah. Yang atas tuh cuma aksen-aksen doang sama lampu sein ya. Dan desainnya IONV itu kan dia ngotak banget ya. Tapi di mobil ini ngotaknya tuh hilang kelihatan yang sama kayak ion V itu di bagian atapnya. Atepnya ini masih ion V banget. Dan ini mobil ramei ya. Kenapa? Karena ya ini mobil yang sangat diminati sama orang karena harganya murah. Nah, di sini baru kelihatan ini adalah IONV ya. Tapi meskipun ini adalah mobil Toyota ya, kalau di Cina, di Tiongkok Toyota itu beda sama e di beberapa negara. Yang ini lihat dong sudah pakai electric power back door tuh. Keren kan? Dan juga kalau kalian lihat bentuk belakangnya ya terlihat lebih bagus dibandingkan dengan ION V. Toyota ini kalau dia langsung impor dari Cina bawa ke Indonesia apakah harganya bisa seperti Ion V? Ya semoga bisa ya. Karena jujur ngomong BZ4X sih secara spesifikasi segala macamnya agak kurang. Dan mobil ini karena dia bentuk bodinya sama, platformnya sama, range, tenaga mesin dan kawan-kawannya itu sama persis sama kayak IONV yang ada di Indonesia. Persis. Enggak ada bedanya ya. Desainnya bagus, gua suka. Kacanya lumayan tegak. Dan di bagian atas ini ada kamera buat kamera spion dan buat kamera 360-nya dia ada di bagian bawah sini ya. Yuk, kita buka yuk. Agak-agak mirip kayak Siena gitu. Nah, belakangnya bagasinya gede ya, sama kanan kirinya sini agak bolong ya. Dan kalau kita buka bawahnya, B ini gede banget nih. Ini kayaknya kalau segede gini dimasukin spare tire yang full size pun harusnya bisa. Sama nih mobil di Tionkok itu selalu dikasih ginian ya kalau misalkan mobilnya mogok atau semacamnya. Nah, pas kita keluar pakai ginian biar lebih kelihatan sama orang. Nah, ini kalau untuk bannya bocor dikasih tabung bertekanan tinggi ya, sama ada sealernya. Eh, ini sebenarnya lebih praktis tapi cuma bisa dipakai sekali aja, habis itu enggak bisa lagi dan e tekanannya enggak terlalu gede. Gua lebih senang yang pakai itu loh, yang pakai colokan dicolok terus ada kompresornya bunyi tr gitu ya. Oke, dan Toyota sebenarnya juga ngeluarin BZ7 di situ. Ini yang paling rameai. Kalau kita lihat siluetnya itu kayak Toyota Crown ya, Crown yang sport. Jadi semuanya BZ nih, baru di sana beda. Tapi ya dibandingkan dengan IonV, sebenarnya IV di Tiongkok juga sama kelengkapannya. Nah, BZ3X ini meskipun dia mobil listrik termurahnya Toyota tapi lengkap. Sensor liarnya ada ya. Terus di bagian kanan kiri ini ada kamera. Ada kamera. Ada kamera lagi. Jadi kameranya tiga di samping ya. Yang ini itu buat autonomo driving-nya. Yang bagian sini itu buat kamera 360-nya. Yuk kita masuk ke belakang dulu yuk. Nah, ini buat masuk. Bukanya seperti ini. Wah, wuh ngejreng banget ya. Lihat door trim-nya. Huh. Ini pakai soft touch kulit nih. Kulit sintetis. Kulit sintetis lagi ya. sampai sini. Ini plastiknya nih kayak daur ulang kalau kita lihat ya. Sudah all power window. Ini speakernya dari Yamaha sama ini kayak dark room tapi benar-benar gelap banget dark room-nya. Nah, bagian sini baru dia pakai plastik. Ini warna orange-nya tuh benar-benar ngejreng ya ke mata tuh langsung mencolok set gitu. Yuk, masuk. Ah. Nah, di dalam sini ini kursinya mirip sih kayak IonV ya. Empuk-mempuknya. Bisa mundur banget loh ini. Ini paling mundur loh. Ini rebahnya tuh. Rebah banget emang. Tapi yang kanan kenapa tidak bisa serebah yang kiri ya? Oh karena ini sepertinya enggak loh ini buat Oh oke. Jadi diaturnya dari sini dia baru bisa dibikin lebih sant. Wow, gede ya. Lihat dong kakinya lega. Bawah ini buat kaki sih enggak terlalu gede ya buat masuk ke dalam ee telapak kakinya. Dan dia punya atas nih panoramik yang gede banget sampai ke belakang ya. Terus amres juga ada. Nah, ada tempat penyimpanannya enggak sih di sini? Ada ya. Tuh, ada kabel USB type C-nya. Jadi, kita bisa buat ngecas HP sama di sini kayaknya buat naruh HP nih. Let's see. Kita coba taruh HP di sini. Ya, bisa begini juga bisa atau Nah, ini juga bisa. Oke, terus ada ventilasi AC di bagian sini sama ada Oh, ini USB biasa bukan USB type C. Dan buat yang punya anak mau makan di belakang, nah ini bisa dibuka dan ini kasih kulit sintetis loh, mewah loh ya. Iung. Terus ini juga bisa kita buka. Nah, dia jadi kulkas ya. Enggak deh. Enggak ada kulkasnya. Yuk, kita ke depan, yuk. Oke. Yuk. Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya. Dan seperti yang kalian lihat, interiornya sangat tidak Toyota sekali ya. Biasanya kalau Toyota itu tombol-tombolnya ya ataupun layarnya apapun itu, itu ada common part yang sama dengan Toyota lainnya. Ini completely different, enggak ada yang sama seperti Toyota lain. Mulai dari tombol-tombol buat W double glass. Power window-nya itu enggak sama. Ini speaker Yamaha-nya juga. Ini kita lihat printilannya AC dan kawan-kawan ini sangat tidak toyota sekali. H ini lebih kayak mobil lain sih. Kayak misalkan apa ya? Kayak dihatus jadi Toyota. Enggak juga. Ini ini benar-benar completely beda. Even user interface-nya pun juga beda banget. Coba lihat ke tengah ada enggak Toyota yang interface-nya kayak begini? Enggak ada kan? Ini benar-benar beda banget ya. Bahasanya Cina lagi. Seperti biasa ada kamera 360 seperti ini. Bisa diputar-putar enggak terlalu smooth ya. Oke, ini aplikasinya ada di sini ya. Bisa buat nonton kayaknya. Billy-bili itu apa sih? Oh, buat nonton juga. Ini swap dari atas enggak ada ya? HP adanya di sini kali. Oh, ini wifi-nya Bluetooth ada di sini. Oke. Pesan wireless charging, profile, peta ya. Peta di Cina tuh keren deh. Kita bisa tahu kalau misalkan lagi lampu merah tuh berapa detik gitu. Keren banget. Ini AC-nya juga semuanya full digital dari sini ya. Iya. Dan tuh lihat interiornya benar-benar berbeda sama Toyota yang kita kenal. Beda banget. Kenapa 30 sih? Panas dong. Nah, tapi overall ya ini mobil ada BZ4X kan di sana kan? Dan itu yang lebih mahal dibanding BZ3X. Ini way much better loh. Interiornya better ya. Ini juga build quality-nya bagus, fit finishingnya bagus ya. Ini bahan-bahannya juga bagus. Terus ini ada tempat buat ya bisa naruh-naruh sesuatu ya di sini ya. Ada pattern-pattern segitiga segitiganya terus sampai ke bawah sini. Ini push start stop engine button-nya bentuknya begini nih. Ada gambar petir. Lucu banget. kayak lain daripada yang lain. Dan untuk eh shifternya ada di sebelah kanan sini. Ini bisa kelihatan banget nih shifternya persis sama punyanya ee ION ya sama GAC ion Y Plus V itu sama setirnya agak berbeda sedikit terutama dari logonya ada logo Toyota di bagian sini. Terus untuk tempat penyimpanan sayangnya di bagian sini tuh enggak ada tempat buat naruh barang. Enggak ada laci, gak ada glove box ya. Jadi langsung naruh HP di sini dua biji. Yang sebelah kiri bisa dipakai buat wireless charging. Di bawah ada tempat penyimpanan yang cukup besar ya dan ada colokan USB di bagian sini sama kabel e colokan 12 volt. Cup holder ada di sini dua. Ini ada tempat kayak buat nar handphone dan ini bisa dibuka tapi dia enggak ada kulkasnya. Iya. Kenapa enggak ada kulkas ya? Wah, ada bisa dalam lagi loh. Tapi kenapa enggak ada kulkas ya? Karena di IONV itu ada kulkas kan seingat gua ya. Kulkasnya di di downgrade. Oke, lanjut. Terus di bagian sini nih, lihat deh ini dipasang tempat holder buat handphone loh. Oh, iya loh. Ini bawaan dari sananya bolong. Kalau dilepas bolong dong. Oh iya kok lucu. Nah udah kepasang ya. Coba kita taruh handphone di situ ya. Set. Nah kalau di Indo dikiranya kita driver taksi online nih naruh di sini. Oke, speedometernya ada kecil di bagian sini. Ini kurang lebih mirip kayak punyanya Hypetech ya. Nah, justru karena dia ee kerja samanya sama pabrikan Cina, di dalam mobilnya itu lebih banyak common parts dengan mobil-mobil Cina dibandingkan dengan Toyotanya sendiri. Terus kita mau ee buka ini nih agak susah nih. Ah duh. Tapi emang GAC ion itu bikin kontrol-kontrol gitu tuh enggak enggak semudah yang lain ya. Enggak bisa diwipe. Harusnya kalau udah pernah nyobain sekali, habis itu udah hafal sih. Cuma ni karena bahasa Cina gua bingung dari mana. Coba. Oke. Hah. Ah, bukan. Ah, kunci. Bukan. Nah, ini apa? Bukan. Ah, yang mana? Astagfirullah. Ini apa? Ah, akhirnya kebuka juga. Apakah ini kaca doang? Iya, ternyata kaca doang tapi panjang ya. Tapi bagus sih ada penutupnya ya. Gua enggak suka kalau mobil e full kaca begini tapi enggak bisa ditutup. Wah, itu disaster banget pas lagi kita tinggalin pas parkir panas masuk dalam mobil. Wuh, panas. Oke loh, ini Toyota kalau misalkan bisa bawa mobil ini ke Indonesia dijual dengan nama BZ3X juga harganya juga jangan Rp300 juta lah, R00 jutaan disamain sama Ion V. Gua yakin ni mobil pasti bakal laris. Pakai banget. Bagus loh. Jadi gimana? Keren kan BZ3X ini kan? Seandainya ini bukan cuma buat pasar Cina ya, buat pasar global, gua yakin ini mobil sih bisa laku keras ya. Karena Toyota walaupun dia listrik, harga terjangkau, dalamnya lega, fiturnya banyak. Apalagi kalau misalkan lidar dan kawan-kawannya itu enggak dibuang, tetap punya autonomous driving-nya. Beh, cakep banget ini mobil. Itu aja mungkin video kita kali ini. Jangan lupa untuk like dan subscribe seri. Sampai jumpa di vlog berikutnya.
