Jungkat

Toyota Urban Cruiser 2025: Kembaran Suzuki e-Vitara (YouTube Video)

  • 25/11/2025

Yes, ini dia Toyota Urban Cruiser EV EV kedua dari Toyota dan cukup unik ya, merek Jepang menghadirkan mobil listrik di Indonesia. Dan Urban Cruiser EV ini dijual dengan harga Rp759 juta yang artinya hanya Rp40 juta lebih murah dibandingkan KKS sendiri yaitu BZ4X. Lantas seperti apa detail dari mobil ini? [Musik] Toyota Urban Cruer EV ini sebenarnya sudah pernah ditampilkan waktu itu di ajang GIAs 2025, tapi masih dalam tahap perkenalan belum dijual di secara resmi. Nah, sekarang sudah dijual sear resmi Indonesia dengan harga Rp759 juta. Ya, dengan spek ini sebenarnya rivalnya banyak banget ya. Hyundai Ionic 5, kemudian juga BYDC Lion Sale yang ya kalau secara spek itu sebenarnya lebih tinggi kalau mau mobil-mobil Cina ya. Toyota ini dia dijualan dengan pengin charger R00 jutaan ya. Enggak apa-apa kita lihat detail spesifikasinya. Dan seperti diketahui sebelumnya, Urban Ker ini merupakan kembaran dari salah satu EV Suzuki yaitu Suzuki Evitara. Bukan salah satu sih, Suzuki itu baru punya satu EV yaitu Evitara itu aja. Dan dia memang e basicnya sama tapi hanya berbeda desainnya saja. Oke, kita bahas desainnya terlebih dahulu untuk mobil ini. Di bagian depannya Urban Cruiser EV tampilan seperti ini, slick, simpel, dan dia menerapkan bahasa desain terbaru dari eh Toyota yaitu Hammerhead desain seperti ini. Ini desainnya sebenarnya mirip dengan Toyota BZ4X, kemudian Prius dan juga Toyota Crown yang dia tuh ada gini lampunya kecil terus juga ada e aksen di bagian sininya serta disisakan aksen body di bagian sini. Nih, ini bahasa desain dari Hammerhead desain. Kemudian bagian depannya enggak ada grill radiator, hanya ada di bagian bumper dan ada kamera di sini nih. Dia untuk kamera ya 360 sudah 360 ya. Bagian bawahnya seperti ini. Ada aksen underguard-nya di bagian bumpernya. Kemudian kita bergeser ke bagian kirinya. Dan untuk bagian sampingnya memang dia secara overall memang hadir dengan bahasa desain yang benar-benar crossover gitu ya. Kita lihat tadi bagian bawahnya tuh bagian ini nih bagian sini eh aksen hitam aksen hitam. Tapi sebenarnya kalau jujur ini bahasa desain yang agak mobil India banget gitu. Karena memang Suzuki Vitara itu basically diproduksi oleh India. Kemudian hadir versi Toyotanya ya seperti ini. Dan panjang mobil ini dia mencapai 4,2 m. Artinya dia tuh setara dengan di secara dimensi ya, dia setara dengan DYD Dolphin. Masih ada lagi ya. Kalau AOT 3 rasanya dia di level 4,4 m. Kemudian untuk soket pengisian dayanya di sini nih. Nah, sudah CCS2 dan tentunya fast charging. Kita lihat apa ya yang ada di balik ee cup motornya. pembukanya eh belum belum ini ya belum ada pegasnya. Oke, terpampang controller motornya sih aki di bagian sini. Yes. Untuk sebenarnya basically mobil ini kalau di India itu verin-nya banyak. Ada yang versi 49 kWh baterainya FWD. Kemudian ada 61,1 kWh baterainya dan ada yang 61 kWh juga tapi yang versi AWD-nya, versi bertenaganya. Untuk pasar Indonesia hanya ada satu varian saja seperti ini. Dia tuh tenaga motor listriknya mencapai 178 horsepow torssi belum tahun berapa. Baterainya 61,1 kWh dan berpenggerak front wheel drive. Dalam pengisian daya penuh, sekali pengisian daya penuh itu Toyota mengklaim mobil ini sanggup berjalan sejauh 427 km. Nah, baterainya menggunakan jenis LFP lithium iron fosfat dan yang menarik adalah baterainya diproduksi oleh Fin Dreams. Nah, tahu kan Finams pabriknya apa? Finams adalah pabrik baterai dari Buid. Seperti ini bagian belakangnya ya. Jadi benar-benar desain yang harmonis antara bagian depan, samping dan juga belakangnya. Harmonis dari mana? Karena ini nih aksen hitam itu menyambung terus dari belakang sampai ke depan yang bagian bawahnya ya. Kemudian lampunya juga dia menyambung sudah LED. Oh, enggak nyambung nih. Tapi aksennya menyambung seperti ini ya. Eh, LED model dot dot dot seperti ini. Kemudian kaca belakang, ada ruger, ada wiper belakang, dan ada juga tentunya kamera belakang karena sudah dilengkapi dengan 3 derajat. Bagian span juga ada itu ya, ada kameranya ya. Kita buka bagasinya belum electrical. Ada partisi dan bagasi ya. Ini bagasinya ukurannya sebenarnya ukuran hatchback sih, bukan ukuran komplek SUV gitu ya. lebih kecil dibandingkan BOD atau 3 ini setaranya mungkin dengan dolfin dan lantai bagasi memang tidak terlalu menjorok ke bagian dalam tapi untungnya dia masih bisa ada tempat penyimpanan di bagian sini nih tempat penyimpanan yang tertutup dan ya lumayan luas lah ya dan untuk speakernya ini ada subwo-nya di sini dia sudah menggunakan aftermarket dari JPL kalau kurang membuang space coba ya kita buka seberapa luas ketika Jika bangku baris keduanya dilipat, ini bisa dilipat. Oh, proporsinya nice ya. Bisa dibagi tiga seperti ini. Nah. Nah, untungnya ruang bagasinya enggak terlalu luas, tapi ketika dilipat itu rata lantai semuanya. Jadi, kalau harus membawa barang besar dengan mobil ini, itu rasanya enggak masalah. Nice. Dan seperti ini bagian interior baris kedua dari e Suzuki Evitara eh bukan sorry Toyota Urban Cruiser karena emang kembarannya banget ya. Dan bisa dilihat kita kami sudah pernah membuatkan video waktu itu Suzuki Ivitara memang dalamnya benar-benar mirip gitu ya, hanya perbedaan emblem kemudian corak warna permainan warnanya gitu yang ee berbeda ya. Dan untuk bagian baris keduanya bisa dilihat eh rata-rantai, semuanya, enggak ada channel. Tapi memang overall ini duduk di bagian belakangnya tuh agak ini agak tinggi gitu. Karena baterai ditempatkan di bagian bawah dan bisa dilihat lantai maka seperti ini. Dia enggak terlalu apa ya, enggak terlalu menjorok ke bawah gitu untuk bagian lantainya. Kemudian ini posisi berkendara saya sudah saya sesuaikan. Tinggi saya 177 cm dan bisa dilihat masih ada space. Tapi memang untuk full duduk di sini ya memang kaki saya tuh enggak terlalu tersangga dengan baik bagian pahanya. Kemudian untungnya untuk headro masih luas. Enggak terlalu luas sih, cuman masih ada space untuk saya segini nih kurang lebih. Dan nah dia tuh punya amres yang seperti ini modelnya ya. Jadi bagian joknya yang turun semua gitu ya. Bukan yang biasanya kan kalau mau mobil ada AMRES yang modelnya kebuka gini. Kalau ini kebuka full kayak gini. Nah, langsung kelihatan bagasinya. Jadi, e sekaligus gitu. Bisa jadi amres, bisa jadi ngambil barang juga ya. Cukup nyaman sih untuk amresnya. Kelengkapannya di bagian belakang oke. Ee dia belum ada ini ventilasi AC, jadi masih mengandalkan bagian depan saja. Kemudian USB ada dua buah, ada model type A dan juga type C. Nice. Kemudian untuk material full pasti keras. Bagian tengahnya juga nih pasti keras. ee atap berwarna hitam dan untuk joknya dia coraknya tuh ada permainan warna yang lumayan menarik. Abu-abu, hitam, dan coklat. Coklat apa orange? Ini coklat. Lebih kearah coklat. Nah, kalau Ivitara tuh hitam semuanya dan juga material joket tuh juga macam-macam. Ada yang kulit sintetis bagian sini dan ada bagian fabriknya sedikit di bagian sini nih. Untuk joknya juga untuk bagian sandarannya enggak bisa direbahin lagi. Jadi satu telan seperti ini tuh ya. Overroll duduk belakangnya cukup nyaman. Sekarang kita ke bagian depannya. Dan ini dia ketika berada di baling car kemudinya ya. Benar-benar nuansanya nuansa Suzuki Ivitara banget sih yang sudah kami lihat juga waktu GS 2025 lalu ya. Nah, untuk setirnya atau pengaturannya untungnya masih leluasa sih. Bisa tilt dan teleskopic. Posisi duknya sih enak jujur tuh. Ergonomis. Ini bisa diatur secara electrical untuk e naik turunnya. Kemudian sandarannya semua ada lumbar supportnya juga. Nice. Untuk posisi duduk ini enak. Nah, instrumen customernya seperti ini. Enggak bisa kita nyalain. Tapi udah ketahuan nih full digital berpadu dengan sistem entertainment-nya. Modelnya nonggol seperti ini sama persis dengan eitara. So far sih enggak terlalu mengganggu pandangan ya. Terus juga untuk material sama dengan bagian belakang ya, full pasti keras. Ada sih sedikit bagian soft touch di bagian sini nih, di bagian door trim-nya. Tapi bagian bawahnya ee masih keras lagi. Hard plastik lagi, hard plastik lagi, hard plastik lagi. Semuanya hard plastik di sini nih. Nah, untuk dashboardnya sendiri desainnya benar-benar pelek ketiplek Evitara ya, kecuali penggunaan warnanya aja. Kalau Ivitara tuh hitam full. Kalau ini ada berbadung warna coklat yang sama seperti di bagian joknya ya. Kemudian untuk kisi-kisi AC juga sama modelnya kotak-kotak seperti ini. Dan di bagian tengah kita lihat fiturnya ada apa aja. Ada wire charging, ada dua buah cup holder. Nah, untuk per tuas transmisi atau mode penggerak i mode penggerak benar ya bukan tuas transmisi. Ini mirip dengan Bz 4X ya modelnya kena putar seperti ini P-nya di bagian sini. Jadi untuk masuk gede tuh ditekan kemudian dimasukin di ke pindahin kanan untuk mundur juga sama ke kiri. Di sini ada regen rif breaking stepnya. Kemudian ada snow mode. Snow mode tuh kepakai ya di Indonesia. Ini kayaknya masih versi CBU-nya nih snow mod-nya. Kemudian ada drive mode di bagian sini. Parking brake dilengkapi dengan auto hold speaker ya sama ya kayak di belakang ada subwoovernya dia JBL. Harusnya suaranya premium sih. Tapi memang JBL-nya tuh ini twitter-nya ini speakernya. Yaah. Enggak ada speaker di bagian tengah. Tapi harusnya sih oke suaranya ya. Di bagian tengahnya ada konsol penyimpanan lagi nih. Penyimpanan terbuka ada dua buah USB. USB tipenya A dan C juga sama dengan bagian belakang. Nice. Kami suka yang kayak gini nih. Ada type A-nya, ada type C-nya ya, do type C juga. Jadi enggak hanya type C atau type A gitu ya. Kemudian konsultnya kita lihat cukup luas 12 volt-nya di Oh, ada 12 volt di bagian sini nih. Ini fontnya Suzuki banget font 12 volt 120 watt-nya nih. Ah. Terus juga untuk bagian lingkar kemudi top dan juga flat bottom dan tob seperti ini. Untuk bagian kiri itu ada tombol untuk mengatur sistem entertainment-nya. Untuk bagian kanan ini untuk mengatur sistem radarnya. Dan sistem radarnya lengkap karena dia sampai ke adaptive cruise control dan juga lane keeping assist di sini ya. Terus juga yang menarik dari mobil ini dia masih dilengkapi dengan tombol fisik. itu khasnya mobil Jepang banget memang ya. Tombol fisik untuk sistem entertainment, untuk mengatur AC, untuk mengatur font di fogger dan juga rear fogger. Nih di sini nih semuanya ada. Nah, untuk bagian atapnya dia dilengkapi beda dengan sunroof. Bukan panoramic tapi it's ok lah. Sunroof juga ini menambah ee kesan lega di dalam kabin dan juga kemewahan dalam kabinnya. Jadi overall sih feature wise mobil ini cukup lengkap gitu ya dari speaker premium, sistem entertainment dan caster full detail seperti ini hingga ke fitur radar Toyota safety sense yang lengkap. Tapi memang concernnya ya di materialnya aja masih full pasti keras dari bagian depan ke bagian belakang. Saya lupa menyebutkan ya veleg ya dia menggunakan diameter ring 18. Ee desainnya seperti ini. Bilah-bilah kemudian tuton ya warnanya. Bannya itu menggunakan profil 2255 dan mereknya MRF. MRF itu made in India setahu saya ya. Jadi benar-benar masih spek India banget mobil ini. Oke ya. Jadi eh secara kesimpulan mobil ini dia bersaing dengan mobil-mobil EV yang sebenarnya sudah ke arah premium gitu ya seperti di Hyundai IX5. Apalagi Hyundai NX5 ini saat ini terkenal dengan diskonnya yang gila-gilaan ya. Tidak lagi harganya Rp100 juta itu diskonnya bisa Rp100 juta ya. setara dengan mobil inilah kurang lebih Rp760 juta Anda bisa membawa pulang Ionic 5. Dia juga bersaing dengan byc ion Hightch HD. Kemudian bahkan dia lebih mahal dibandingkan salah satu mobil listrik yang saat ini sedang hype yaitu Xeng G6. Xeng G6 itu harganya R00 jutaan. R00 jutaan gede gitu ya. Tapi overall enggak apa-apa jugal lah. Mobil ini fitternya lumayan banyak lengkap. E desainnya juga cukup catch. Jarak tempunya ya cukup jauh. 427 km. Tenaganya pun lumayanlah 178 ee HP ya. Oke, jadi bagaimana menurut Anda tentang EV Toyota dengan harga Rp759 juta ini? Klik like jika Anda menyukai video ini, subscribe bila belum dan jangan lupa juga untuk isi kolom komentar di bawah. Main-main juga ke website kami di www.otodivo.com dan jangan lupa juga untuk download aplikasi kami di Google Play Store. Terima kasih sudah menyaksikan video ini dan sampai jumpa di video-video kami selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube