Toyota Veloz HEV 2025: Calon Hybrid Sejuta Umat? (YouTube Video)
Mobil ini dijual dengan harga tidak sampai Rp300 juta. Sedangkan kapasitas tangki bahan bakar dari Velos hybrid ini adalah 43 L. [musik] Yang itu artinya di kondisi yang normal ini bisa dekat ke [musik] 1000 km range-nya. Toyota Velos akhirnya memiliki varian hybrid Dan kali ini pertama kalinya kami akan coba menyetir the first Toyota Velos Hybrid. Sebenarnya Velos Hybrid ini sudah lama dinanti-nanti. Dan tanpa diduga-duga tiba-tiba di 2025 ini kita sudah hadir mobilnya dengan harga yang sangat menarik. Sekarang kita lihat dulu harga dari mobil ini secara sekilas. Mobil ini tipe entry levelnya tipe V dijual dengan harga tidak sampai 300 juta, hanya Rp299 juta. Kemudian di atasnya ada varian Q. Varian Q belum diumumkan secara resmi harganya, tapi range-nya adalah segini. Kemudian di atasnya ada varian Q modelista. model itu dengan body kit seperti yang Anda bisa lihat di sini itu range harganya seperti ini. Dan satu lagi adalah Q modelista dengan TSS Toyota Safety Sense dengan rentang harga Anda bisa lihat Rp360 sampai Rp390 juta. Jadi rentangnya jauh juga hampir Rp100 juta dari yang entry level sampai yang tertinggi. Nah, tapi karena persaingan yang begitu ketat saat ini, rasanya Anda bisa expect ketika harganya diumumkan mungkin bisa dibatas bawahnya atau bahkan mungkin lebih rendah lagi. Enggak tahu. Tapi yang jelas value-nya luar biasa. Kenapa? Karena Velos ini adalah mobil yang sangat populer, yang reliability-nya sudah terpercaya dan sekarang hadir dengan format hybrid membuat ini akan menjadi Toyota Velos yang paling hemat. Sebenarnya kehadiran Velos Hybrid ini sudah bisa ditebak karena apa? 2 tahun yang lalu Yaris Cross meluncur dengan mesin Velos yang dibuat versi hybridnya. Jadi kalau Toyota Velos biasa itu menggunakan mesin 2NRVE 1500 cc 4 silinder injection dan di Yaris Cross 2 tahun lalu ketika eh hadir dengan varian hybrid. Varian hybridnya itu mesinnya berkode 2NRVE X. Nah, X itu artinya versi hybridnya. Artinya dengan logika sederhana mesin itu dengan mudah bisa langsung diletakkan di Velos. Tapi Toyota tidak sembarangan langsung dipindahkan ke sini. Karena MPV7 seater memiliki kebutuhan yang berbeda. Memiliki ee karakter penumpang yang lebih banyak, beban yang lebih berat sehingga ada sedikit penyempurnaan di 2NRVEX ini untuk beradaptasi dengan kebutuhan dari MPV 7 seater seperti Velos. Jadi walaupun tipe mesinnya sama, tapi tidak sama persis. Untuk di Velos ini tenaga yang dikeluarkan adalah 111 PS dan torsi datang dari dua sumber penggerak. Dari mesinnya sendiri ada torsi 121 Nm. Sedangkan dari motor listriknya yang juga menggerakkan roda depan ada torsi 141 Nm lagi tambahan. Walaupun di tes ini kami belum mengetes jarak jauh dan rasanya treknya tidak cukup untuk 0 sampai 100 km/h, namun di atas kertas bukan hanya ini akan menjadi Velos yang paling irit, tapi juga yang paling bertenaga. Secara tampilan memang basic-nya tidak banyak berbeda dengan varian dari Velos bermesin normal. Tapi untuk HV ini ada varian modelistanya yang membuat dia tampil lebih sporty dan gagah. Serta untuk modelista ini tersedia juga pilihan two tone. Ada ee paduan dengan putih, ada paduan dengan merah, dan ada paduan dengan silver. Jadi ada ee pembeda yang cukup kentara. Kalau misalnya Anda memilih yang twoon ini bahwa ini adalah tipe yang cukup tinggi dari Velos HV atau Velos hybrid, kita baru bisa tahu bahwa ini adalah Velos yang HV atau yang hybrid adalah dengan logo di belakang sini ada HV hybrid electric vehicle. Di logo sini juga tidak ada biru, tapi lihat ini velosnya warnanya eh hitam. Dan dalam tampilan yang modelista ini memang dia terkesan seperti MPV crossover karena ada overfendernya ini. Nah, ini adalah tipe tertinggi dari Velos HV yang Q modelista dengan TSS atau kalau Toyota menyebutnya sebagai Toyota Velos HV QTSS modelista. harganya antara Rp360 sampai Rp390 juta tadi, tapi belum eh belum pasti ya, karena itu masih menunggu pengumuman dari Toyota. Yang menarik adalah varian eh paling entry level dari Velos Hybrid yaitu varian V itu tidak sampai Rp300 juta dan tidak ada kuota bukan untuk 1000 pembeli pertama, 2000 pertama, tapi tidak ada kuota dan itu bisa berlaku sampai 31 Desember 2025. Mobil tes kami ini memiliki ban 17 inci dengan veleg hitam yang terkesan gagah dengan ban 20550R17. Serta walaupun dia sebuah MPV tapi Velos hybrid juga memiliki ground clearance yang lumayan tinggi 205 mm. Artinya ini setara dengan SUV ya memang karena Velos dibuat untuk menjelajah seluruh wilayah di Indonesia bukan hanya perkotaan. Sehingga ground clearance tinggi ini akan membuat mobil lebih fleksibel ke segala medan. Saya tidak akan berpanjang lebar bagaimana akomodasinya, kepraktisannya karena sama persis dengan Velos biasa. Dan kita tahu Velos adalah mobil yang praktis. Saya juga sudah coba duduk sampai paling belakang. Tujuh orang penumpang dewasa bisa duduk cukup nyaman di mobil ini. Dan bagian tengah ini juga bisa dilipat, bisa reclining, bagian tengah itu bisa menjadi armr, serta lantainya ini rata membuat akomodasi Velos tergolong sangat baik untuk ukurannya yang tidak terlalu besar. Nah, di bagian dalamnya ini yang tipe Q modelista juga paduan warna hitam-hitam jadi lebih bold, lebih maskulin ininya. interiornya. Nah, di interior ini juga ada perbedaan dengan Velos biasa yang bukan HV. Yang pertama yang langsung terlihat adalah tombol startnya yang berwarna biru. Yes, akhirnya kita mendapatkan nuansa warna biru juga yang menggambarkan ramah lingkungan di tombol start stop-nya, tombol power-nya. Kemudian di sebelah kanan ini ada tombol EV mode khas eh hybridnya Toyota. Jadi kalau misalnya level baterainya cukup, kita bisa memaksa sistem untuk bergerak full elektrik sampai titik listrik penghabisan di baterai. Misalnya kita mau lewat kerumunan yang kita enggak pengin berisik gitu ya, kita bisa aktifkan EV mode-nya. Posisi duduk sama seperti Velos biasa. Dia ergonomis karena walaupun ini mobil hybrid EV untuk semua, tapi dia sudah dilengkapi dengan tilt dan telescopic steering. Bahkan jok ini juga bisa dinaikkan, diturunkan sehingga gampang untuk memperoleh posisi menyetir ideal bagi Anda semua. Bahkan untuk saya yang tingginya 177 cm itu enggak ada masalah. Headro-nya lega. Bahkan di belakang juga light room saya masih lega dan posisi berkendaranya ergonomis. Nah, untuk tipe Q entertainment system yang dimiliki ini lebih besar dibandingkan yang tipe V. Tipe V itu 9 inci, sedangkan yang tipe Q ini 10 inci serta sudah dilengkapi dengan Apple CarPlay dan Android Auto. Instrumen ini juga ada perbedaan. Walaupun secara konfigurasi sama, tapi software-nya berbeda. Di sini sekarang ada tampilan untuk melihat level baterai, kemudian eh power delivery-nya echo power atau sedang posisi nge-charge. Kemudian ada diagram energinya. Siapa yang sedang memberi tenaga ke roda, apakah baterainya ataukah mesinnya. Baterainya juga apakah lagi dicharge, dicharge oleh energi kinetik atau dicharge oleh ee mesinnya. itu sekarang ada di instrumennya. Serta varian yang kami coba ini adalah varian tertinggi dengan Toyota Safety Sense. Jadi, Anda bisa lihat di belakang spion ini sudah ada sistem kamera pemantaunya dan ada tiga fungsi dari ADAS yang ada di mobil ini. Yang pertama yang paling menyenangkan adalah adaptive cruise control. Jadi, dia bisa menyesuaikan jarak ke depan. Sangat berguna ketika kita di jalan tol, jalan bebas hambatan. kita tinggal style jarak yang kita mau, dia akan secara otomatis mengikuti ee laju mobil di depan. Dan ketika mobil di depan itu mengerem, dia akan mengerem secara otomatis. Kemudian fungsi berikutnya adalah preollision system. Jadi, dia juga bisa mendeteksi ketika mobil itu mau menabrak sesuatu meminimalkan resiko tabrakan. Kemudian juga ada LDA lane departure assist yang akan memperingatkan Anda kalau Anda keluar jalur tanpa disengaja. Oh ya, satu lagi, Apple CarPlay dan Android Autonya di mobil ini juga sudah menggunakan sistem wireless. Jadi ee bisa lebih ee praktis tanpa menyambungkan kabel. Rem parkir seperti biasa sama seperti Velos itu juga sudah menggunakan eh elektrik dengan fitur auto hold. Kemudian di sini ada wireless charging, ada laci di sini dengan soket 12 volt di dalamnya serta ada laci juga walaupun ukurannya tidak terlalu besar tapi cukup untuk menyimpan barang-barang. Dan di sini adalah soft panel dengan emblem Velos membuat mobil ini terkesan lebih mahal daripada harganya. Setir sudah dibungkus eh oleh leader material dan banyak sekali tombol di sini untuk mengatur mid, mengatur cruise control, mengatur audio. Kemudian sistem entertainment di mobil ini juga sudah dilengkapi dengan sambungan internet. Jadi ada fitur telematics-nya, kemudian ada T in touch-nya dan itu berlangganannya gratis selama 3 tahun. Dan eh sama seperti sejumlah Toyota lainnya, sistem entertainment di mobil ini bisa mendeteksi pulsa atau kuota yang ada di kartu pembayaran elektronik Anda. Jadi, Anda bisa tap di sini. Anda bisa tahu tanpa perlu repot-repot ee buka HP. Serta ada satu lagi yang menarik di eh entertainment mobile system ini adalah indikator guide. Karena Toyota juga mengerti mungkin tidak semua orang yang memiliki Velos ini adalah orang yang mengerti otomotif dan kadang-kadang kalau keluar peringatan di layar instrumen enggak semua orang ngerti. Disediakan indikator guide, indicator guide look up. Jadi di sini ada jenis indikator semua. Anda tinggal klik salah satunya dan langsung ketahuan itu artinya apa. Ini pertama kalinya saya lihat ada di sebuah mobil. Hal sederhana tapi akan sangat bermanfaat buat owner yang kebetulan enggak terlalu mengerti otomotif dan mendapatkan lampu peringatan di instrumennya. Nice. Nice sekali. Ada fitur sederhana tapi berguna seperti ini. Oh ya, karena ini juga sebuah hybrid, artinya Velos HV ini hanya tersedia dalam varian transmisi otomatis. Dan transmisi otomatisnya berbeda dengan velos biasa. Di bawahnya ada B. Bde regeneratif yang lebih maksimal dibandingkan mode D. Jadi ketika kita angkat gas, dia ee melakukan penangkapan energi yang lebih optimal. Untuk tipe Q juga sudah dilengkapi dengan kamera 360. Jadi ketika Anda mundur, Anda bisa melihat eh kondisi sekitar mobil dengan adanya sensor parkir juga dan adanya kamera ke belakang dan ada kamera 360. Oh ya, tadi saya lupa menginformasikan untuk rear seat entertainment ini tersedia baik dengan TSS maupun tanpa TSS. Nah, sekarang kita akan rasakan bagaimana Velos pertama yang menggunakan sistem hybrid. [tertawa] Kita memulai perjalanan ini dengan mesin mati, tidak menyala sama sekali karena level baterainya ee cukup memadai. Jadi, ini adalah sistem full hybrid bukan mild hybrid. Karena banyak juga yang nanya ke Toyota dan juga nanya ke saya, "Itu Velos hybrid itu mild hybrid atau full hybrid?" Ya, karena harganya tidak sampai Rp300 juta. Jadi menimbulkan eh kekhawatiran. Tapi ini full hybrid. Jadi setelah energi di baterainya itu cukup, dia akan mematikan mesin. Nanti kita akan lihat ketika kita sudah e berjalan melakukan syuting ini, berapa persen waktu mesin itu mati. Nah, sekarang saya mau merasakan impresinya dulu. Ini yang terasa adalah lebih halus. Jadi tadi saya konfirmasi juga ke Toyota memang ada eh perbaikan di masalah NVH-nya, noise, vibration and harshness. Serta satu lagi yang menarik, mobil ini memiliki ground clearance yang sama dengan Velos biasa 205 mm. Padahal mobil ini memiliki bobot yang lebih berat karena ada motor listrik, kemudian ada baterai dan ada sistem hybridnya. Artinya ada revisi di suspensi. Nah, itu juga yang akan kita rasakan. Sekarang kita akan masuk ke polisi tidur yang banyak. Sini kita akan merasakan. mungkin karena bobotnya yang lebih berat ya. Jadi Toyota bisa memberikan suspensi yang bantingannya lebih firm, lebih dewasa, tidak terasa keras, tetap ee tetap ada rasa nyamannya. Namun guncangan mobil itu lebih sedikit dibandingkan yang non hybrid. Jadi ini adalah Velos yang lebih nyaman. Sekarang satu yang pengin saya coba adalah akselerasinya. Kita gaspol. Oh, definitely ini lebih kencang dibandingkan Velos biasa ya. Karena jadi dia bukan dari mesin bensinnya aja. Sekarang ada tambahan dari motor listriknya. Jadi kalau ketemu Velos biasa di jalan, enggak usah takut, yang ini pasti lebih kencang. Nah, bagaimana dengan kehematannya? Untuk hal ini kami belum bisa mengetes sendiri karena memang lintasannya adalah lintasan hanya untuk test drive eh singkat. Tidak ada jalan yang kita bisa lebih dari 30 atau 40 km/h. Dan ah tasain dulu bantingannya sekarang agak cepat. Nah, tuh lumayan enak. Nah, balik lagi ke konsumsi bahan bakarnya. Kami tidak bisa melakukan pengetesan saat ini. Nanti kami akan melakukan pengetesan pada saat ee sudah bisa meminjam mobil ini dalam jangka yang panjang. Tapi hasil pengetesan dari tim internal Toyota, mereka mengklaim mendapatkan konsumsi bahan bakar 40% lebih hemat dibandingkan Velos yang bukan hybrid. Wah, itu akan sangat menyenangkan karena Velos yang bukan hybrid saja itu sudah mobil yang lumayan irit. Apalagi ini. Nah, hybrid Toyota itu biasanya bermain di kisaran 20 km/l atau bahkan lebih. Saya belum tahu yang ini yang mana. Sedangkan kapasitas adalah 43 L. yang itu artinya 1000 km range-nya dan itu luar biasa untuk sebuah Velos. Satu yang saya selalu suka dari Velos itu karena mobil ini memang dirancang mainly untuk pasar Indonesia adalah radius putarnya yang kecil. Toyota mengerti benar bahwa mobil ini akan sering dipakai di jalanan Indonesia yang kadang-kadang membutuhkan manuver yang tajam, jalan yang sempit. Ini walaupun MPV seater tapi putar baliknya sangat mudah. Dan juga saya tahu bahwa ini bukan mobil sport, tapi bagaimana kalau kita ajak zigzag karena di sini ada trek zigzag. cukup oke karena ini bannya juga menggunakan 205 dengan aspek rasio 50. Jadi ee mendukung pengendalian yang berdaya cengkram dan presisi. Limbung pasti ada karena ini adalah sebuah MPV. Tapi tidak sampai mengkhawatirkan dan mobil tetap terprediksi pergerakannya. Nah, ini kan kondisi TRKnya di sini banyak stop endselerasi terus habis itu deselerasi lagi. Dan di situ sistem hybrid senang sekali karena setiap kali deselerasi seperti ini, energi kinetik itu diubah menjadi listrik oleh sistem hybridnya dan disimpan ke baterainya yang membuat mobil ini bisa berjalan tanpa mesin bensinnya menyala ketika level baterainya sudah cukup. Dan ini dari data yang saya dapat ini bisa mematikan mesin kira-kira di atas 60% waktu. 69% hampir 70% waktu berkendara dengan mobil ini dilakukan hanya dengan baterainya. Nah, kenapa bisa begitu? Karena Toyota itu sangat berpengalaman dalam membuat hybrid. Sebelum pabrikan lain menjual hybrid ke umum, Toyota sudah melakukannya. Setiap kali generasi hybrid Toyota itu dikeluarkan selalu lebih hemat dari sebelumnya. Toyota memiliki pengalaman yang terpanjang di dunia otomotif masalah memproduksi mobil hybrid sehingga mereka tahu betul bagaimana menangkap energi yang efisien. Ini bahkan di lokasi seperti ini saja bisa hampir 70% waktu mesin itu mati. Dan ketika mesin menyala khas hybrid Toyota tidak ada getaran sama sekali. Hanya ada suara mesin sayup-sayup. yang terdengar. Buat saya varian yang Q dengan model lista dan TSS ini menyenangkan karena tampilannya gagah. Kemudian dia sudah dilengkapi dengan safety sense jadi lebih aman di jalan. Tapi kalau saya hanya butuh basic, saya ngerasa yang V saja. itu sudah cukup dan saat ini direntang harga di bawah Rp300 juta hybrid yang tersedia tidak ada yang MPV seven seater ini pertama kalinya ada MPV seater hybrid dengan harga di bawah Rp300 juta dan datangnya bukan dari merek baru tapi dari salah satu merek terlama yang ada di Indonesia Toyota. Jadi secara overall kalau kita bandingkan rasa berkendara Velos hybrid ini dengan Velos yang non hybrid yang biasa, yang pertama jelas lebih bertenaga, yang kedua pasti lebih irit. Iritnya seberapa menurut Toyota? 40%. Menurut kami nanti kita tes. Kemudian yang ketiga lebih halus. Selain material peredaman yang lebih baik, seringkiali mesin itu mati sehingga lebih hening di dalam kabinnya. Kemudian, mobil ini juga memiliki bantingan yang lebih dewasa serta pengendalian yang lebih rigid dibandingkan yang non hybrid. Jadi, hybrid ini tidak hanya membawa dampak terhadap konsumsi bahan bakarnya, tapi juga ke beragam hal lainnya. Dan itu semua dengan harga yang lebih murah. Dan menyenangkannya lagi harga di bawah Rp300 juta itu diberlakukan Toyota tanpa kuota dan hanya dengan batas waktu sampai 2025 saja. Setelah itu akan ada pengumuman harga lagi. Saya sih berharapnya naiknya enggak terlalu banyak karena ini akan sangat menyenangkan bagi masyarakat Indonesia yang banyak ee butuh mobil seperti Velos ini mendapatkan konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, mobil yang lebih enak, dan Indonesia pun akan secara tidak langsung menikmati juga konsumsi minyak bumi dan konsumsi bahan bakar yang menurun. Kalau mobil seperti ini populer ada di jalan raya. Good job Toyota memasukkan Velos dalam format hybrid. Benar-benar senang rasanya melihat Toyota akhirnya merilis Velos HV ini. Mobil yang dipercaya dan disukai banyak sekali orang di Indonesia hadir dengan format yang lebih canggih, lebih hemat, lebih bertenaga, dan lebih nyaman. Serta Velos HV ini adalah kendaraan full hybrid dengan konfigurasi MPV seven seater berharga paling terjangkau. Dan bukan itu saja, kita tahu Toyota adalah merek mobil terbesar di Indonesia. Artinya, jaringan after sell service-nya luar biasa. Bahkan garansi baterainya mencapai 8 tahun atau 160.000 km. Dan perawatan mobil ini, perawatan atau perbaikan bisa dilakukan di ratusan jaringan dealer Toyota yang ada di Indonesia. Jadi, membeli mobil ini akan memberikan rasa senang karena kita bisa menghemat dan juga akan memberikan rasa tenang karena brandnya Toyota. Satu yang kami tidak sabar adalah mencoba mobil ini lebih jauh lagi. Bagaimana konsumsi bahan bakarnya? Bagaimana rasanya ketika dipakai berjalan jauh? Apa saja kelebihannya? Dan apa saja kelemahannya ketika kita jalan dengan jarak yang lebih dari tes kali ini. Tapi itu nanti baru bisa kami lakukan setelah unit tesnya tersedia. Tapi untuk sekarang semoga First Drive ini membantu Anda yang sedang mempertimbangkan mengambil mobil ini. Jangan lupa Anda klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah dan subscribe ke channel Auto Driver jika Anda belum. Follow Instagram kami @utodriver. Main-main ke website kami di ww.odriver.com serta download aplikasi kami Autodriver di Google Play Store. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye. [musik]
