Turun 7 JUTA! Mantan Flagship vivo Ini.. (YouTube Video)
Oke, jadi di video sebelumnya gua sempat unboxing HP 10 juta rekondisi Vivo. Dan dari pengecekan awal kondisinya sih kelihatan meyakinkan. Tapi setelah dipakai seharian, apakah mulai muncul hal-hal aneh? Baterainya masih awet atau udah mulai lemah? Dan kameranya masih bisa ngimbangin X300 Pro enggak? Dan semua pertanyaan tadi bakal menjawab satu hal. Apakah flagship Vivo berumur 2 tahun ini masih layak dipakai tahun ini atau cuma menarik karena harganya lebih murah? Baru awal pakai udah lumayan anget nih HP-nya, Guys. Yuk, kita bahas. Good morning, Guys. Kali ini kita sehari bersama lagi bareng Vivo X100 Pro Rp. [musik] 2 tahun lalu HP ini udah bisa pindah lensa belakang saat terakhir recordingnya, Guys. Dan ini sesuatu banget sih kayaknya. Salah satu atau salah dua yang awal-awal bisa deh brand Vivo sama satu lagi apa ya? Samsung kalau enggak salah. [musik] Oke, begitu gua pegang HP ini lagi setelah unboxing kemarin gua langsung kepikiran satu hal. Ternyata Vivo masih setia sama desain kamera bulat gede ini di tengah ya buat flagship mereka. Walaupun sih ya pasti ada aja yang kurang demen sama model kamera bulat gede ini di tengah. Termaksud gua yang lebih ke bosan aja gitu. Terus kalau buat layar dia punya ukuran 6,78 inch curve yang mana 2 tahun lalu emang hype banget layar lengkung gini dan pada zamannya gua cukup suka sih. Tapi makin ke sini preferensi gua makin berubah ya. Sekarang lebih suka yang flat gitu. Dan terbukti kebanyakan HP zaman now balik lagi ke layar datar, termasuk flagship terbarunya mereka X300 series. [musik] Etan, are you excited to go to school now? Yes, that's good. Bye. Byye. Bye. Byye. Ha. You don't want go to school? No. Oke. Habis ng-drop si bocil mau. Ke mana kita? Hai K. Kita mau recreate video 2 tahun lalu ya. Kalau bisa disama-samain. Oh ya, lanjut ngomongin layar tadi ya. Emang layar lengkung ini ada pro kontranya ya. Ada yang suka karena feel genggamnya lebih enak, tapi ada yang enggak suka juga gara-gara dibuat nge-game kurang nyaman ya. Plus kalau dicariin screen protecttornya itu juga susah. Eh, tapi gua baru nemu loh, ternyata si Vivo ini punya program ganti case sama screen protector gratis ya. Di Vivo Service Center selama stoknya masih ada. Cuman buat persyaratannya gimana, mending kalian cek atau hubungin Vivo Centernya dulu sih. Selebihnya kalian bisa lihat nih gua bandingin langsung sama X300 Pro yang lebih ke ngotak. Backnya matte sama ini favorit gua. Frame-nya juga matte ya, enggak glossy kayak di X100 Pro. HP zaman now ada enggak sih yang frame-nya glossy? Eh, sama ini nih ada tambahan tombol di sebelah kiri yang ggak dipunyain X100 Pro. Dan lucunya tombol tambahan ini juga ggak ada di X300 Ultra loh. Benar-benar jadi misteri sih. Kenapa cuman ada di X300 Pro doang? Huh. Oke, guys. Nyampai juga perjalanan yang panjang ya. Dan update dulu sekarang jam 105. Baterai ada di 80 berapa? 84% ya. Sekarang saatnya kita kurusin badan ini kalau dibanding sama yang du tahun lalu. Muka [tertawa] youtuber live setelah 2 tahun. Next. Gua tetap harus mention fitur cinematic portraet ini yang entah kenapa masih belum banyak di pununya brand lain. Jadi simpelnya ini video bokeeh [musik] tapi spesialnya dia bisa ngedeteksi subjek dan mindahin fokus ke objek lain. Terus yang lebih wah lagi setelah kelar rekam fokusnya masih bisa kita atur ulang langsung dari galeri. Ini sih keren banget menurut gua. Oke guys sekarang gimana kalau kita bandingin sama versi terbarunya X300 Pro? Ada dua hal yang langsung gua notice. Pertama, buat urusan Zoom, telefoto X300 Pro jelas masih bisa ngasih detail yang lebih bagus. Sementara X100 Pro gambarnya udah mulai blur dan noise-nya juga lebih berasa. Yang kedua, area gelap atau shadow di X300 Pro bisa diangkat lebih baik ya. Walaupun jujur bedanya cukup tipis buat mata orang awam. selebihnya nanti kita lanjutin lagi pas low light. Oke, karena ternyata ada bagian yang justru masih unggul di X100 Pro. Dan satu yang kelihatan cukup membedakan adalah brightness layarnya ya, Guys. Kalian bisa lihat yang di kiri X300 Pro itu terlihat emang lebih terang. [musik] Oke, guys. Kalau ngomongin spek teman-teman langsung lihat di layar aja ya. Aduh, enggak enak tiduran. Cuman sekarang yang bikin penasaran itu gimana kalau HP flagship 2 tahun lalu ini dibandingin sama mid trangech zaman now [musik] Vivo V70. Untuk layar V70 itu dia lebih kecil ya dan punya layar flat. Sedangkan untuk urusan chipset flagship 2 tahun lalu ini masih cukup kuat loh dibanding [musik] mid range zaman now yang pakai Snapdragon 7 Jet4. Terakhir gua cek skornya dapatnya R1,4 juta. Lumayan juga kan selisihnya tuh. Cuma dari sisi baterai, HP-HP zaman now itu udah cukup gede ya. Selisihnya itu bisa sampai 1100 mAh walaupun buat charging sedikit lebih cepat flagship-nya. Plus ketambahan wires charging juga 50 [musik] wat cuma buat kamera beda di ultrawide yang jauh lebih baik di X100 Pro. Tapi buat selfie-nya secara megapixel V70 lebih baik ya. Terus buat fingerprint-nya [musik] V70 lebih baik sih. Jadi enggak perlu keluar eh yuk jalan yuk. Jadi [musik] enggak perlu keluarin sinar-sinar kayak di X100 Pro ini, Guys. Dia udah 3D Ultrasonic soalnya. Dan terakhir kayak yang udah gua sempat bilangin sebelumnya, salah satunya mesti kalian pertimbangin saat beli HP lama, yaitu update software-nya ya, yang mana HP ini tersisa satu kali Android update lagi ya. Sedangkan V70 itu masih ada 4 kali Android update. Oke, guys. Update dulu nih. Sekarang jam 11.20. 20 baterai ada di 62% ya. [musik] Kembali ke peradaban di mana manusia seharusnya berada yaitu wah guys ternyata cukup mengejutkan nih. Bukannya inflasi naik harga ternyata roti eh roti donatnya itu malah turun harga loh dari 4,5 jadi 4,2. Cuman ya secara rupiah tetap naik ya kalau enggak salah dari R4.000 ke R8.000. B guys kalau suka format ngetes mantan flagship kayak gini bisa kasih tahu gua dengan like video ini ya biar gua tahu perlu dilanjutin atau enggak. Thank you. Oke guys, akhirnya sampai rumah juga dan update dulu sekarang jam 11.30 11. Baterai ada di 44% ya. Oh ya, buat SOT-nya sendiri untuk posisi baterai 44% ini ada di 3,5 jam ya, Guys. Nih kalau kalian lihat emang gua lumayan banyak pakai kamera. Ada Instagram, album, dan lain-lain. Kira-kira nanti sampai akhir total sot-nya dapat berapa, ya? selama 10 tahun. Seperti misalnya Oh ya, Guys, kalau ngomongin speaker HP ini udah stereo dan volumen-nya lumayan kencang ya. Tapi jujur secara kualitas belum berasa kayak speaker flagship [musik] sih yang wah gitu. Bassnya agak tipis terus di volume yang tinggi suaranya udah mulai cempreng. Buat dengar podcast sih masih aman ya karena vokalnya cukup jelas kedengar. Tapi kalau buat musik rasanya ya biasa aja. Ya, emang sepenting itu update software [musik] dan punya software yang matang dari sebuah HP, Guys. Selamat sore, Guys. Kali ini jalan-jalan part 2 dan update dulu sebentar. Sekarang jam .30. Baterai ada di 26% ya. Wih, bocil sekarang udah bisa baca buku bocil. Oh ya, Guys, mari sekarang kita ngomongin AI-nya, terutama yang di galeri ya. Jadi, ini salah satu yang sempat gua bahas 2 tahun lalu. Kalian masih ingat kan video X100 Pro sebelumnya? AI Erasernya cupu banget. Ini mah lebih kayak fitur yang buat nge-blur kali dan gimana kalau sekarang jadi jauh lebih rapi ya. Walaupun bayangannya masih muncul tuh dia, tapi tinggal diiray sekali lagi baru bersih. Terus searang juga ada fitur buat expand. Jadi kalau misalnya mau post di IG story gak perlu nge-zoom foto lagi karena sekarang bisa diperluas. Tapi masih ada teks ininya nih. Harusnya dihilangin dulu ya. Dan inilah yang sempat gua komplain dan sayangnya masih kejadian ya, Guys. Jadi kalau foto kita ada watermark-nya dan pengen diedit, watermark-nya jadi ikutan ke rotate tuh. Harusnya kan diumpetin dulu, setelah kelar baru muncul lagi. Gua kira dengan update ke Origin OS6 bakal sembuh ya. Tapi ternyata masih sama. Padahal app albumnya juga udah terbaru loh. Dan kalau ngomongin software si HP ini sekarang udah origin OS6 ya. yang buat tampilan dan fitur-fiturnya sejauh ini lumayan lengkap, termasuk bagian galeri yang sempat gua bahas tadi. Intinya miriplah kayak HP-HP Vivo lainnya yang lebih muda. Kayak tampilannya yang kegelas-gelasan, ada origin island, bisa pakai office kit tadi. Itu yang penting buat gua sampai flipcast juga ada di HP ini. Dan fitur-fitur barusan udah pada tahu lah ya. Enggak usah gua jelasin lagi. Gua juga udah lumayan sering bahas yang video lengkapnya. Kalian langsung cus aja nonton di sini nih. Secara performa juga belum nemu gejala lemot ya. Animasi juga mulus. Buka tutup app juga masih responsif. Cuman sekali lagi gua ingetin update software-nya itu tinggal satu kali Android update ya. Wah, udah gelap nih, Guys. Saatnya kita coba LOL light. Kalau ngomongin kamera low light, untuk telefoto tetap X300 Pro lebih unggul. Sementara lensa utama ya agak mirip sih di mata gua. Bedanya dalam meredam sumber cahaya lebih baik di X300 Pro. Cuman pas pindah ke ultrawide kalian perhatiin deh jalanannya. Jadi soft banget di X300 Pro. Sedangkan X100 Pro detailnya masih dapat. Apakah artinya ultrawide di X300 Pro downgrade? Hm, kalau buat foto yang gua noti sih untuk lensa utamanya di X100 Pro bisa menangkap cahaya lebih baik ya. Hasilnya terlihat lebih terang dan detailnya juga lebih dapat. Sementara X300 Pro cenderung lebih gelap tuh. Oh, sama ini buat selfienya juga menarik. Kok muka gua terlihat lebih natural di X100 Pro ya? Di X300 itu berasa kayak kontrasnya ketinggian. Apalagi di bagian sini nih, bulu-bulu yang ada di muka gua jadi jauh kelihatan lebih pekat hitamnya. Oke, guys. Udah sekarat nih, udah mau jam 09.00 dan baterai ada di 4% ya. Otw balik dulu. Akhirnya sampai rumah jam .30 dengan baterai di 3% yang dapat ST di 6 jam 55 menit ya hampir 7 jam dan ini udah termaksud oke sih apalagi gua pakai kameranya cukup lama sampai sejam sendiri terus diikutin sama IG, YouTube dan lainnya yang teman-teman bisa lihat langsung di sini. Oke, jadi kalau disuruh ngerangkum pengalaman gua pakai X100 Pro Rurbish ini, jujur aja gua malah lupa kalau ini sebenarnya HP reverbish. Yang lebih sering kepikiran justru oh iya ini HP udah umurnya 2 tahun misalnya beberapa spek yang emang mulai ketinggalan kayak kapasitas baterai terpaut 1110 mAh dari X300 Pro. Terus chipset beda dua generasi. Walaupun selama gua pakai Performance X100 Pro ini masih aman banget. Kalau buat suhu pas awal-awal pakai ada berasa panas. Mungkin pas kelamaan pakai kamera. Selebihnya lebih keanget sih. Entah pas nge-grab atau rekam video. Tapi di luar itu semua, flagship 2 tahun lalu ini masih layak banget buat dipakai di tahun ini. Apalagi masih kebagian fitur terbaru dari Origin OS6. Walaupun itu watermark kok bisa ketinggalan Vivo. Benerin lah. [tertawa][terkesiap] Sementara buat ember riverbish-nya sendiri kayak yang gua bilang tadi malah hampir enggak pernah kepikiran dan ini juga sejalan sama beberapa testimoni dari teman-teman yang sempat share di video penjelasan Referbish sebelumnya. Ada yang baru beli, ada yang udah pakai berbulan-bulan, bahkan sampai ada yang udah beli HP Riverbis Vivo tiga kali. Sejauh yang gua baca, mayoritas bilang kondisinya masih bagus. mulus kayak baru, enggak ada kendala dipakai sampai sekarang aman-aman aja dan yang paling penting puas sama HP-nya. Jadi udah guys, segitu dulu update pengalaman gua tentang HP Riverb resmi dari Vivo. Semoga bermanfaat dan jangan lupa subscribe.
Video Lainnya
Di tengah dinamika harga ponsel yang meroket tahun ini, GadgetIn membedah pilihan terbaik dari berbagai kelas. Simak ulasan lengkapnya sekarang!
Mencari ponsel berperforma tinggi dengan bujet Rp 7 hingga 10 juta kini penuh pertimbangan akibat tren kenaikan harga. Ulasan dari Jagat Review ini membedah...
Menemukan ponsel kelas atas impian dengan potongan harga drastis tentu memancing rasa penasaran sekaligus keraguan. Mengupas tuntas unit resmi dari program...
Dinamika pasar ponsel tiga hingga lima jutaan saat ini rupanya masih menyembunyikan deretan perangkat 5G tangguh. Di balik pergeseran tren, ada harta karun...
Mendobrak smartphone kelas menengah, vivo Y500 tampil memukau dengan baterai monster 8100mAh. Visual AMOLED simetris dipadukan algoritma foto ala X300 juga...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Tren ponsel pintar berdimensi ringkas kembali mencuri perhatian lewat kehadiran vivo X300 FE, sebuah perangkat kompak yang digadang-gadang menjadi idaman baru para...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...

















