Jungkat

TUTORIAL BIKIN VARIO JADI AROGAN‼️ Modif Motor Pake Ini, Yang Lain Langsung Minggir (YouTube Video)

  • 24/10/2025

Hari ini kita mau bikin Varionya bukan jumaw tapi arogan. Emangnya torot-tot itu doang bisa arogan? Vario juga bisa arogan. [Musik] Yes, benar banget. Jadi, kali ini kita sudah kembali di Makmur Jaya ya kan. Dan modifan kali ini sebenarnya modifan yang simpel tapi sebenarnya kepakai banget. Kalian tahu kan Jakarta ini jalanannya kan benar-benar wow sangat-sangat rapi kan ya kan? Sangat-sangat beraturan semuanya ya kan. Jadi ini adalah salah satu modifikasi yang paling dibutuhkan sebenarnya. Jadi kita akan bikin Vario hari ini menjadi sangat-sangat arogan. Sebelum ke situ kita ke sini dulu. Sebari mau bikin Varionya arogan, saya mau ganti frame platom karena sugo sekarang sudah bikin. Kalau kalian mau kalian bisa langsung check out aja. Dijual bebas. Ini bakso kosong enggak bebas? Ini Masang enggak ada. E enggak dapat kemarin. Oh iya belum. Perk dari So juga belum dipasang-pasang sama Masang Mong belajar motor yang lain mong. Nah jadi kita akan bikin motornya hari ini Varionya menjadi arogan. Sebenarnya tadi tuh emang belum gua buka biar surprise di video. Kenapa dibuka? Ulang ulang ulang ulang ulang biar surprise. Biar surprise. Udah ketahuan dong. Coba dibungkus lagi. Anggap aja kalian belum lihat lah ya. Gini. Nah. Hah. Nah. Hah. Nah. Kan gitu. Betul ceritanya biar belum ketahuan biar videonya agak panjang. Benar. Iya kan? Nah, tolong dong sedikit kerja samanya. Iya. Pelek sugunya mana? Ada. Belum dipasang ya? Lagi dibugus. Oh, alasan sih belum dipasang. Enggak karena kan gua ke belakang ada pelek segoya. Kan harus bikin adaptor. Aku mau pasang di dia emang alasan aja. Gaya 3 stylo Vario 160 sama ADV juga bisa. Oh, udah punya ADV ya? Anak ADV ya sekarang ya? Ee nyari gua di Bromo di Outlur ya, Mas. Oh, gitu. Oke, oke. Ada kayak adventure banget. Entar dulu. Tadi kan mau pasang ini. Nah, ini apa enggak? Ini bukan di t sampah gua dari tadi. Gua pikir taruh sini tuh mau dipasang di apa gitu. Bukan. Nah, tapi kita kan hari ini mau bikin Heeh. Kenapa arogan malah nambah-nambah kabel begini? Ini apa? Untuk pemasangan semua kelistrikan, Mas Dim, kita butuh kabel yang proper. Oke, salah satunya pakai kabel set ini buat kita pasang yang arogan. Entar dulu. Ini bisa buat apa aja? Bisa buat apa aja, tapi tergantung motornya. Karena kan panjang dari aki ke titik ee lokasi ee kayak lampu apapun itu beda-beda. Jadi kita bisa custom panjang ininya. Ini beli ininya doang bisa. Ini sebutannya apa? Kabel set. Bukan kabel relay bukan. Relaynya. Ini. Ini relaynya. Heeh. Kita nyebutnya kabel set. Oke, ini dari Oh, ini Mas Dep ya, Mas Dep Hightech. Kayak gini ini berapaan kalau kayak gini nih? Kalau enggak salah sekitar 150-an deh. Jadi kalau misalkan teman-teman di sini modif apa aja yang butuh ini kalau modif apa aja? Klakson. Klakson. Lampu bilet. Lampu bilet. Lampu bilet. Terusnya kayak kita nambah di ECU dan lain-lain. Oh. Itu biar stabil pakai ini, Mas. Karena kan ini kabelnya AWG, Mas. Beda. Karena kabel tuh setahu aku yang beredar Indonesia tuh ada dua AWG, AWW. Kalau AWK? B awak karin. Oh, beda AW perempuan. Benar. Jadi ini hukumnya apa? Wajib atau misalnya? Kalau mau kencang wajib tapi kalau kayak cuman mau biasa-biasa aja ya emang kalau misalkan lampu bilet pakai dan tidak pakai ini ngaruh. Ngaruh. Biasanya ketika ee kan ECU tuh butuh kabel atau butuh arus yang kencang Mas. Ketika enggak pakai ini akan kebagi jadi berebet kayak gitu. Jadi ini untuk harga Rp100.000 worthed ya. Worthed worthed banget. Jadi bilangnya kabel set. Set. Oke. Nah. Nah. Baru kita pindah ke sini. Ang ke sini. Benar kita buka. Dan ini yang akan membuat motornya semakin arogan. Karena kan jalanan Jakarta, tadi gua bilang jalanan Jakarta tuh kan apa? Tertib semua kan. Yes. Tada. Iya. Bentar bentar. Ini Dis Horn Classic. Entar dulu. Ini harganya berapa ya kemarin beli? Kayak enggak nyampai R.000-an ya. Oh gitu. Dan ini sebenarnya kelasa mobil ya? Iya betul. Jadi kita akan masang klakson mobil. Bahkan di dusanya enggak ada gambar motor tuh. Enggak ada mobil, pickup, truk, sama ini bus sama. Wow. Wow. Jadi kita kson suaranya suara macan. Benar ya kan. Nah ini dibuat di Cina. Hela. Oh gini doang ya. Enggak dapat kabel apa-apa ya? Iya. Enggak dapat kabel set, enggak dapat apa-apa gitu makanya. Kenapa ini udah kita PNP-in. Ini buat yang ke sini tuh nyolok. Ini buat yang ke sini, Mas Din. Ah, ini buat ke kabel orinnya. Jadi, kalau kalian suka bongkar di rumah bisa masang sendiri. Oh, berarti gua bisa dong. Bisa sebetulnya kalau punya kunci-kuncinya. Oh, lengkap kunci-kunci. Wow. Tapi mau enggak? Enggak. Ya udah. I. Jadi ini dipasang. Nah, ini sebelumnya kita tes dulu suara klakson standar kita kali ini. Gila, kosonya warna-warni banget ya. Wih. Coba kita cek klakson. Ah, cupu. Ini kucing di klakson aja enggak nengok. Cupu kucing di kasar aja enggak kabur kalau ini. Wah. Nah, Mas Dim sebetulnya kan klakson juga tuh banyak banget kan dari mulai yang ke kenapa dis? Karena ee Mas ngonsepin ini kan akan jauh kita pakai macam-macam. Ketika pakai keong dan lain-lain akan penempatannya tuh malah sulit. Yang ada malah mentok-mentok. Jadi buat teman-teman di rumah yang pengin pasang klakson gini ini harus bebas. Jadi enggak boleh kesentuh. Oh dia enggak boleh dikekang ya. Dia harus bebas. Betul. Oh iya. Iya, orangnya free. Orangnya sih harus free. Iya kan? Jadi entar pasangnya di balik dasi ya. Betul. Balik dasi nih di sini. Ini pas banget nih kita selipin ya nanti begini. Nah nih apa? Ee lif haack buat teman-teman yang pengin pasang class on di Vario di sini. Oh di bawah di LED new tuh. Kalau LED new di bawah. Kalau ini kan nanti luas nih di sini. Jadi kita pasang di bagian sini. Heeh. Kenapa di sini lebih dekat ke luar juga? Tapi ini ngerasanya ke dalam dong entar. Enggak kan sebenarnya lewat bawah nih. Jadi gini bawah tes gitu. Benar konsepnya iyain aja dulu. Coba coba coba sebelahnya coba sebelahnya. Sebelahnya gini nanti kan ini bisa dij kan nanti gini nempel. Jadi ini klakson harga Rp100.000-an ya. Iya ini murah meriah bagus. Jadi kalau banyak yang nanya tuh di YouTube Masang. Masrang ee gaya tadi pakai klakson apa nih? Pakai ini nih. Hela classic. Hela classicon. Celon. Telefonah suaranya kayak mobil-mobil zaman now. Zaman now. Heeh. Bahkan mobil aja itu enggak semuanya klaksonnya double, Guys. Oh, iya. Enggak. R3 enggak kan? R3 satu kan. Karena R3, Jimny, Frong, dan Suzuki Carry mereka semua klasonnya sama. Konen apa sih? Kan konten otomotif kan gua adalah otomotif banget. I kan. Jadi oke ini diganti ini. Ini bisa buat mobil lah pokoknya ya. Betul. Kalau di mobil ini PNP, Mas. langsung tanpa pakai kabel set kalau misalkan klaksonnya udah ada dua. Dua. Heeh. Oke. Oke. Oke. Jadi hari ini kita akan bikin arogan Varionya. Sama ada satu lagi pars modifikasi yang udah pesan cuman belum bisa kita pasang. Arem arem. Iya arem. Arem-arem tuh loh. Beda. Beda. Masa habis mandi dari mana? Ih gerah banget. Karena bajunya baru belum dicuci kan. Oh sombong banget. Sama sama topi. Oh wow. Wih, Mionya lucu banget. Biru. Tada. Lucu loh. Apa? Miya biru. Iya. Tut lucu banget. Itu Mio lagi. Wk spesialis Mio sini ya. Tara. Nah, ini yang akan kita coba pasang nanti. Cuma kita enggak tahu berhasil atau tidak, Guys. Ini modifan biar anak Vario banget, kan? Oh, biar betul biar Mas Dimas dianggap sama anak Vario. Enggak, soalnya kemarin di video sebelumnya ada yang bilang, "Mas, kalau misalkan mau modifario tuh dikonsepin dulu baru modif." Gitu. Jadi gua diajarin netizen katanya gitu. pokoknya kemarin gua ketika upload ini kayaknya salah aja nih mata netizen. Betul. Netizen maha benar. Benar soalnya kayaknya kalau mau di Vario tuh kalau beda salah salah ya kan? Padahal sebenarnya kalau mau di Vario itu ya terserah yang punya. Karena netizen kebetulan tidak sumbang duit ya untuk modif ini gitu ya kan. Nah, ini ini apa lagi? Kalau kalau bahasa Inggrisnya raaragat rasahnya catat. Wah. Kalau bukan donatur enggak usah ngatur. Iya, kalau bukan donatur enggak usah ngatur sebenarnya ya lebih ke arah kalau modif Vario modif motor matic itu cerah aja guys. Gua tahu sekarang emang ada Thailand style, ada Vietnam Style. Ada Vietnam. Mau ke situ enggak apa-apa, tapi kalau enggak ke situ pun juga enggak apa-apa. Jadi buat kalian yang mau modif motornya beda dari yang lain alias tidak ikut Thailand style, tidak ikut Vietnam Style, tidak usah berkecil hati. Yes, gua yang akan membela kalian. Tenang aja, Guys. Ini tim Father Style. Kita adalah tim berkreasi itu bebas, tidak terbatas pada batasan-batasan tertentu. Bah, kacau. Tolong tuh yang di TikTok yang suka klipping diklipping klipping klip. Tolong tolong ini buat kalian. Pokoknya gua video ini gua dedikasikan buat kalian orang-orang yang pengin modif tapi tidak pengin terpaku betul pada gaya-gaya tertentu. Anjay. Anjay. Tidak terpaku pada gaya-gaya tertentu. Gu gua puitis banget ya. Ini kenapa jadi amplop ya? Emang packingnya cakep. Heeh. Packingnya cakep. Jadi ini adalah ARM dari Rpro. Restro Mas Acong dan Mas Handgripe. Oh ternyata tuh Ro banyak ngeluarin bareng-bareng ya. kayak radiator. Saya juga baru tahu kebetulan sound dis brake sun tuh sun dia dia suka nge-sun orang beda sun sun cium itu. Jadi kenapa gua pemilih arm ini? Karena dari segini banyak arm yang dijual di marketplace. Iya ini salah satu yang paling simpel. Yang lain tuh kayak enggak tahu di mata gua tuh kayak terlalu banyak bolong-bolongan, sirip-siripan apa. Iya betul betul. Ini yang paling simpel. Cuman ini light new ya. Light new. Jadi knalpot harus berubah lagi. Oh, knalpot ganti lagi. Ganti. Cuma dudukan di sininya Oh, beda di sini. Beda di sini. Oh, ini tuh gini ya. Betul. Enggak kebalik. Oh, gini. enggak masuk gini. Yap. Atau gini? Bukan. Gini bukan gini nih. Sebetulnya kan yang ini nih buat pengganti ini Mas Dim tuh bagian dalam sini. Oh benar. Nah ini gini set kalau kita pasang gitu ini gini. Nah tuh kan bentuknya simpel. Ya udah enggak usah pakai knalpot aja Jangan dong jangan. Pek pek pek. Iya iya benar. Kayak kayak masak air. Udah pasang aja deh. Pasang dulu klakson. Kita mau bikin jumawa dulu klaksonnya. Boleh. Ini kita taruh sini dulu. Siap. Kalau kalian mau ini berapa kemarin harganya ya? I 800an ya? Jadi untuk ARM ini salah satu yang harganya juga lebih bersahabat. Iya. Di antara yang lain ya lumayan bersahabat harganya. Bentuknya simpel, tidak terlalu neko-neko. Oke, jadi sekarang The Mong to the rescue klakson. Mong tolong Mong siap. Tu Mong udah ada red card katanya sekarang. Kalau Iya iya betul betul betul. Dia sudah potong sudah potong dia. Heeh. Kalau dia ngomong tuh beda harganya. Kalau dia cuman bongkar doang beda harganya. Domong di mulu ya. Iya karena kalau ngomong ada angkanya cuy gitu. Belajar dari Masrang ya mau kayak gitu. Enggak enggak enggak. Dia lagi cosplay teman-teman sekarang. Kenapa cosplay? Astagfirullahalazim. Gua gak gua engak apa-apa. Satu, dua. Tadi cuman tadi kencang ya. Ini sih arogan banget gua di jalan tu. Sampai mobil depan gua enggak ngelihat ada gua sih. Bangetan. Ini lebih kencang daripada teriak loh. Ah betul. Lebih kencang daripada kenamot brong itu kencang banget. Ini kalau enggak pakai kabel setnya ini enggak gitu suaranya lebih kurang. Oh, cuma kabel tuh ngaruh banget pasti. Benar, benar, benar, benar, benar. Jadi ini sekarang mau dicari posisinya. Oke. Nah, jadi ini sudah lebih arogan, Teman-teman, motor saya dengan Iya. Mamp itu tonya gesernya geser tuh. Heeh. Jadi crash. Naik naik. Oh naik. Benar. Kerekam loh mong di video tuh mong gitu ya Mong cara mainnya Mong ya. Ya udah kepasang sama dia. Gimana sih? Lagi nyobain doang tadi. Oh coba itu diapain di baut? Heh enggak mentok ya? Enggak sih. Oh oke. Coba coba coba pasang pasang pasang pasang. Sembari kita mencoba klakson kita mau coba pasang armnya. Oke, kita coba pasangnya. Oh, ini baat L doang kuat ya. Ini kalau diganti baut L hitem kayaknya akan lebih clean lagi nih. Looks ya. Sebenarnya sih kalau gua kepenginnya jadi enggak usah pakai arm. Cuman itu mengubah ee strukturnya jadi agak sulit. Berarti kalau enggak kencang lepas nih. Seret yang sebelah sini. Mobil tuh. Anjay sudah terpasang. Kita balik ke klakson. Gila, kencang banget suar. Buset, ini Rp200.000 lah ya to. Iya, R.000-an. Tambahin ini tuh, Mong. Aret, Mong. enggak enggak keluar? Masih agak mendem suaranya. Engak tadi jatuh kayak iya jatuh tadi pakai gara-gara jatuh nih suaranya berubah nih gara-gara jatuh ini. Gimana sih sop-nya Makmur Jaya nih? Wah ini ini kayaknya nanti gua ganti hitem deh. Ini kalau diganti hitam cakep nih katanya ini buatnya. Buatnya yang mana sih? Ini yang panjang ya? Iya gini yang panjang coba. Iya berapa? I. Ah, ada haugernya ya. Oh, iya mentok haugger. Haugernya mesti di lagi. Mas Rang. Mas Rang to the rescue. Motoker gak sih ni? Tenang aja ya. Motorer kayaknya ya. Apa kurang masuk aja? Kurang ke dalam nih. Tuh apa lah itunya apa? dalam ini dorong lagi ini kan ada bos-bosan nih sebetulnya kan lu bos kita semua nih wah bukan tuh bos-bosan di depan itu. Ini bengkok Mas Dim nih. Harusnya keluar sedikit. Nah nih. Ini kan gini cup. Terus ini tadi bos-bosan yang ini bos-bosan yang di depan. Saya mentok nih. Iya. I udah tugas kita inilah knalpot di sini. modifikasi knalpot di Benar. Benar. Tata tidak PNP ya. Karena emang ini aja juga udah bukan PNP kan. Iya betul. Oh crah kalau begitu berarti masang armnya masih gagal hari ini. masih. Tapi yang penting sudah kelihatan fitingannya. Betul betul betul betul. Nanti ini di sini yang Oh di situ. Pusing di sini. Nah. H. Yang ini di sini. H. Nanti keman kita ada pemapasan sedikit di sini. Ini lumayan banyak sih pasti di ya diikutin inilah ya pokoknya. Iya. Heeh. Tuh kira-kira kayak gitu tuh tadi hasilnya. Uh menarik menarik lebih slim ya. Mana arm standarnya? Mana arm standarnya ini. Ih padahal bagus juga udah dicat kok. Udah dicat ya. Udah gini ya. Ini apa? Mana ini buat knalpot kan tiga. Kalau LED old tuh tiga titik. Hampir sama kah? Emang ada timbangan kecil? Ada sih timbangan kecil? Ada. Ada. Bentar ya. Coba ya kita lihat apakah Race Pro ini aluminium kan harusnya. Apakah aluminium lebih enteng daripada yang casting alias bawaan pabrik. Oke. Yang original dulu ya. Berapa? Wow. Wow. 1,1 kilo. 1,1 kilo. Oke. Yang ini apa? Aluminium kan? Bukan bilet ya. Yes. Aluminium. Aluminium CNC gini. Apakah lebih berat atau lebih enteng? Mmm harusnya lebih enteng ya. Harusnya lebih enteng ya. Harusnya lebih enteng. 1,1. 1,6 lebih berat. 400 gr. 400 sampai 500 gr. Gua tadinya gua juga bilang akan lebih enteng tapi tap setelah dipegang, setelah di kita ukur secara data. secara data tadi dia ada sedikit lebih berat sisi 500 gran, 400 gran, 300 gr, 4 on. Ya, jadi begitulah teman-teman. Kalau mau modif terkadang malah ada yang lebih berat ya. Iya, ya. Ya. Oke, oke, oke. Enggak apa-apa. Tapi kalau gua kalau gua secara model emang lebih suka yang ini soalnya. Yes. Ini standar banget ya. Itu setar standar aja. Berarti masih ada penyesuaian lagi lah Mas. Berarti kalau ada motor yang konsep modifikasinya OM Look tuh standar aja enggak apa-apa ya? Enggak dimodif. Betul. Tidak salah. Tidak salah. Tidak salah. Benar kok tidak salah. Cuma kalau kata net desain salah. Kalau kata netizen Vario salah. Betul. Harus ganti semua. Ganti semua ya kan? Kalau bisa PNP semua. Kalau custom-custom gitu enggak masuk kayak Makanya semoga di video ini pada belajar ya. Yes. Teman-teman di luar sana juga tahu kalau dunia modifikasi itu enggak sesempit itu dan enggak se apa ya? Seharus itu. Yang suhu yang ngomong, yang lebih tua yang ngomong. Kalau gua masih muda soalnya kan ang beda tadi ya. Beda beda. Oh di nyalain juga beda. Hah? Nyalain motor nyala nyalain motornya nyalain. tolong dikelip yang gitu ya. Benar sih suaranya beda. Jadi con ah udah capek ah. Jadi hari ini kita sudah berhasil membuat Varionya semakin arogan. I kan kecuali suara knalpotnya yang salah. Enggak kayak gitu suara knalpotnya itu karena belum pakai suara knalpot. Eh, belum pakai knalpot. Cuma klakson sudah semakin arogan. Harm ternyata lebih berat dari bawaan, tapi bentuknya lebih cakep dan harus dipapas Ya, knalpot juga harus ganti ya. Jadi kalau LED old mau pakai armed new beda knalpotnya. Ganti knalpot LED. L new karena dudukannya beda. Tapi kalau dari mesinnya sama. Cuma dudukan di knenotnya aja. Knotnya aja. Habis ini motornya akan kita repain. Terus steilles. Yes. Emblem. Emblem masih banyak m kalian harus subscribe jangan lupa notifikasinya jangan lupa diike jangan lupa subscribe next video guys bye

Lihat di YouTube